Navigation Menu

Pengalaman Menggunakan Produk Fair and Lovely Indonesia selama Empat Bulan


Ngomongin skin care, aku jadi mau bahas Fair and Lovely. Aku lupa kapan produknya dikirim waktu itu, mungkin sekitar bulan Maret atau April ya, yang jelas jauh sebelum bulan puasa sudah sampai di rumah. Big thanks to Dhiyah (pemilik blog marudiyafu.com), udah kasih gift dari ikutan challenge YukCoba.in! Love you so much dear ❥ ❥:3 Produknya super super aku suka.

Sebenarnya aku udah lama mengenal produk ini jauh sebelum produk ini launch di Indonesia. Ingat sekali waktu itu aku sering diberi gift secara percuma dari bapaknya temen deket yang dulu kerja jadi surveyor di Malaysia. Lebih tepatnya kedua orang tuanya lama tinggal di sana. Jadi, tiap pulang ke rumah pasti ngasih oleh-oleh jajanan Malaysia sama yang paling spesial produk Fair and Lovely ini. Karena masih takut pakai makeup, jadinya produk ini aku sumbangin aja ke ibu. Katanya bukan kaleng-kaleng produknya. Ibu bilang wajahnya jadi cerah dan makin segar seketika. Ya, mungkin sekitar satu minggu pemakaian lah beliau kasih testimoni ke aku.


Setelah aku masuk SMA, barulah aku mulai mencoba produk ini, yang tiap pak de pulang dari Malaysia selalu ngasih ole-ole. Biar aku nggak dipanggil oreo lagi katanya. Emang aku item buanget pak? Igak nduk, kuwi manis koyok kulite manggis. Yo podo ae toh pak, kesel aku. Yasudah, biarkan saja. Lha wong dipanggil oreo saja kok marah. Buktinya sewaktu aku nyoba produk ini, alhamdulillah Allah ngasih kemudahan dan kecocokan. Alhasil mukaku jadi ikut cerah dan bersih. Sampai kata teman-temanku, wajahku jadi baby face saking mulusnya. Ya, dulu kulitku tipe normal without sensitif ala-ala rewel kayak sekarang. Jadi, mau dibedakin apa aja juga cocok. Apalagi kalau cuma pakai pelembab fair and lovelybaby powder, rasanya mukaku jadi bayi lagi beneran. Saking mulusnya.

Sejak itu aku jadi ketagihan pakai produk fair. Seringkali aku bertanya sama pak de, berapa harga produk ini di Malaysia, ternyata cuma sekitar RM 6.9 kalau dirupiahkan dulu ya 21,000 Rupiah kali ya. Dan benar kata Allah, kalau manakala kita berlebihan terhadap sesuatu, Allah jadikan kemarahan. Allah ambil semua nikmat kita, dan pada saat itu juga pak de udah memutuskan untuk kembali ke tanah air. Iya, siapa sih yang mau berlama-lama tinggal dan bekerja di negeri orang. Sebaik-baiknya pekerjaan adalah bisa bekerja membangun kejayaan di tanah air kita sendiri. Terakhir kali aku mendapat bingkisan satu box fair and lovely masa mau naik kelas sebelas. Rasanya mau nangis, karena beli Indonesia masih susah carinya. Pernah dapat juga dari kakak tingkat, katanya tetangga dia jualan dan asli impor Malaysia. Setelah beberapa kali beli, akhirnya toko itu pun berhenti jualan produk fair lagi.

Kemarin, saya diingatkan kembali ke masa itu. Beberapa tahun sebelumnya memang saya sudah tahu kalau produk ini masuk ke Indonesia. Entah bagaimana rasanya aku kurang bahagia, karena masa itu banyak sekali berita pemalsuan produk kecantikan. Pas banget dulu nyoba, aku dapatkan yang palsu. Muka jadi panas dan kering betul. Makin teruk kerana parut bermunculan. Makanya sampai saat ini pun aku masih suka ragu sama produk yang diiklankan di Indonesia. Kenapa sih, jarang banget ada produk yang sesuai gitu sama ayat-ayat yang diiklankan. Bilang mencerahkan, tapi muka masih tetap kayak beruk. Masaiya, itu kesalahan. Bukannya produk itu diciptakan untuk menjadi solusi? Ternyata korupsi dimana-mana ya. Bukan cuma di kursi dunia parlemen dan politik sahaja.

Back to the topic.

Setelah saya dikirimi produk fair and lovely yang sepaket dari yuk cobain kemarin. Rasanya surga banget. Karena sedari awal ku mengenal makeup, produk fair adalah cinta pertamaku. Tapi ya tetap, pada awalnya sedikit ragu, ini produk asli apa enggak. Tapi dengan niat dan bismillah ini produk asli akhirnya aku bongkar sudah paketnya. Setelah ku coba di muka selama beberapa hari, ternyata ada perubahan sedikit di mukaku jadi lebih segar dan cerah. Meski tidak banyak sih perubahannya. Alhamdulillah, akhirnya cocok.

Aku dapatkan paket dua jenis ini secara percuma alias gratis yaitu kemasan 40 gram Pelembab dan 2in1 Powder Cream. Satu lagi kemasan lebih kecil, dua jenis pula. Tapi sayangnya yang aku pakai cuma pelembabnya doang, karena jujur mukaku kurang cocok sama 2in1 powder creamnya. Kalau aku pakaikan keduanya muka jadi terasa panas dan gatal. Besoknya timbul bintik-bintik merah, jadi aku stop pakai jenis 2in1 itu.

So, setelah empat bulan pakai macam mana? Muka lumayan segar, cerah dikit karena kebanyakan tidur pagi. Mau nangis ini, stoknya sudah habis. Kalau ditanya mau beli lagi apa enggak, ya jelas aku nak repurchase, tapi dekat mana eh yang jual? Takut tak ori pulak kalau tak beli di official storenya. Duh, dilema pengen cantik tapi anti ribet-ribet. Produk habis masih saja ragu buat beli. Plis, yang lagi di Malaysia, kirimin aku produk ini. Beliin yang ori. Yasudah, nanti aku update lagi, ukay! Sekali lagi, I just wanna say, "Thank you so much yuk cobain, dhiyah, dan fair and lovely". ❥❥❥

Jika Memori Smartphone Kalian Penuh, Cadangkan Saja ke USB OTG Sandisk!


Siapa di antara kalian yang suka bikin video di smartphone, atau suka ambil gambar, edit foto dan video, menyimpan banyak game, juga banyak aplikasi media sosial di smartphone seperti saya? Sedangkan ROM dan RAM dari smartphone yang kita punya juga punya batas penyimpanan. 16 GB, 32 GB, 48 GB, 125 GB, ataukah 256 GB? Sebanyak apapun kapasitas atau ruang yang diberikan smartphone kita, tidak mungkin bisa menyimpan seluruh koleksi foto dan video kita terus menerus. Apalagi buat yang doyan mengabadikan momen apa saja pakai smartphone, pastinya akan ada peringatan "storage almost full" alias memori penuh pada waktunya. Akibatnya, beberapa fitur atau aplikasi yang ada didalamnya tidak bisa diakses dengan cepat bahkan tidak bisa sama sekali. Oh big no! Bisa saja hal ini akan membuat kita kesal dan mood tidak baik.

Pernah suatu hari saya dapat orderan bikin short movie untuk acara organisasi ekstra kampus. Tapi karena saya masih belum punya kamera dslr atau mirrorless, akhirnya saya pakai smartphone untuk take. Karena kamera di smartphone saya mendukung kualitas video 4k UHD, alhasil memori yang terpakai jadi full. Perlu kalian tahu, kalau smartphone yang saya pakai tuh kapasitas RAMnya 3GB dan ROMnya 32GB. Kebayang dong betapa lemotnya kalau lagi diakses dalam keadaan memori penuh. Nah, karena niatnya mau mindahin foto ke laptop (sekalian edit di laptop) biar free storagenya banyak lagi dan nggak lemot, akhirnya saya pindahinlah foto dan video yang ukurannya super gede-gede itu pakai share-it. Karena proses pemindahannya memakan waktu yang lumayan lama, akhirnya saya tinggal deh mandi, sholat dan melakukan aktifitas yang lain dulu. 


Setelah yakin selesai proses pemindahannya, akhirnya saya hapuslah semua foto dan video yang ada di smartphone, tanpa berpikir panjang akhirnya saya langsung eksekusi menuju laptop untuk diedit. Tahukah kalian apa yang terjadi? Semua video yang saya kira sudah terkirim ternyata nggak ada filenya sama sekali. Saya cek lagi, barang kali ada di folder yang berbeda, dan ternyata hasilnya nihil. Untung foto-fotonya sudah terkirim. Cek filenya di smartphone sudah bersih semua termasuk di folder trash semua hangus tak berbekas. Kesal, marah, merutuki diri sendiri karena keteledoran luar biasa. Bayangkan saja, untuk satu scene saja sudah menghabiskan waktu dan tenaga berkali-kali take. Usaha maksimal sudah dilakukan oleh para aktor dan saya yang merangkap sebagai director sekaligus kameramen. Tapi, kita harus kehilangan semuanya dalam sekali keteledoran. Benar-benar nangis karena deadline untuk pembuatan dan revisi sudah tinggal beberapa hari lagi sebelum launching. Makanya, perihal backup data itu sangatlah penting. Kita nggak boleh asal-asalan.

Betul juga kiranya apa yang disampaikan Western Digital Corp tentang riset "Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey"  yang melibatkan 1.120 responden dari 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar bahwa 67% orang Indonesia pernah kehilangan data di smartphone mereka yang berujung pada perasaaan kesal. Dan lucunya, lebih dari 80% responden survey telah menyadari pentingnya melakukan back-up data. Namun, hanya SEPERTIGA dari mereka yang melakukan back-up secara teratur selama sebulan sekali.


Seperti kejadian yang pernah saya alami juga selain kehilangan data karena teledor saat mindahin waktu itu, saya juga pernah kehilangan data penting di smartphone diakibatkan rusak atau corrupt karena virus. Padahal saya tidak memiliki duplikatnya. Asli nyesek banget, cuma gara-gara download MOD APK (alias aplikasi oprekan yang bukan dari situs resminya), alhasil saya harus mengorbankan smartphone yang saya pakai untuk di reset pabrik dan kehilangan data yang begitu banyak. Oh my god, mau marah juga sia-sia saja kan, lha wong kejadiannya sudah terlanjur menjadi takdir. Benar-benar menyesal sekali rasanya kalau harus kehilangan data sebanyak itu, apalagi ada file pentingnya juga. Makanya, nge-backup data secara rutin itu sangatlah perlu. Jadi kalau file tiba-tiba hilang atau tidak sengaja terhapus bisa dipulihkan (dikembalikan) lagi.

Saya yakin, sampai detik ini pun pasti banyak di antara kalian yang selalu menggunakan smartphone sebagai penunjang aktivitas dan pekerjaan seperti yang saya lakukan juga sekarang. Menurut data hasil survey DEKA yang didukung oleh western digital pun menyatakan bahwa 97% orang Indonesia di tahun 2019 ini banyak yang menggunakan smartphone dalam melakukan beberapa aktifitas dikesahariannya seperti gaming, navigasi, video streaming, dan belanja online. Ngaku dong ya, sama kok saya juga dikit-dikit pakai smartphone. Apalagi kalau bikin konten buat youtube, dari mulai take sampai editing saya selalu mengandalkan fitur dan aplikasi di smartphone.


Nah nyambung nih sama hasil survey yang direkam oleh western digital juga, bahwa 90% orang Indonesia yang memiliki smartphone ini lebih sering mengalihfungsikan tugas utama smartphone dari calling and chatting di smartphone jadi jepret-jepret syantik biar kayak selebgram atau record video, syuting ala-ala biar jadi youtuber. Alhasil, memori smartphone yang kebanyakan cuma mengandungi storage 16 GB atau 32 GB macam saya jadi 98% full sama foto dan 79% full video. Haduduh, piye gak lemot mbak mbak. Lha wong hape kok dipenuh-penuhin terus sama foto dan video, kasihan dong aplikasi yang lain merasa tidak difungsikan. Baiklah, akan saya hapus-hapusin saja filenya. Tapi kan mestinya kudu dibackup dulu, biar lebih aman.
“Dengan ledakan konten, orang membutuhkan solusi penyimpanan yang lebih canggih untuk mengimbangi volume dan kualitas foto, video, file yang mereka hasilkan dengan perangkat mobile mereka,” ujar Idris Effendi, Country Manager Indonesia, SanDisk Corporation

Cadangkan saja ke USB OTG Sandisk!

Pasti pertanyaan kalian seperti ini: kalau pekerjaan saya suka turun lapangan, kemana-mana cuma bawa smartphone dan nggak mau ribet sama laptop buat mindahin data, gimana dong? Masaiya harus dihapus-hapusin filenya, #DibuangSayang dong ya. Apalagi saya kan fotografer, ya meskipun masih amatiran. Pasti butuh filenya buat di simpan jadi portofolio atau dijadikan sebuah catatan perjalanan saya selama motret. Iya, saya juga. Saya kan travel blogger, kalau lagi jalan-jalan ke luar negeri kadang males bawa laptop yang lumayan berat begitu. Baiklah bapak ibu, saya paham maksud dan perihal yang anda keluhkan. Sama, saya juga seorang blogger yang suka traveling kok, yang juga suka turun lapangan kalau lagi cari referensi buat bikin konten. Apapun profesi kita, kalau sama-sama ngomongin data yang menuh-menuhin memori di smartphone pasti kita butuh sesuatu semacam USB OTG (On The Go) Sandisk kan buat bantu ngebackup data-data kita super cepat dan efisien.


Kalian pasti nggak asing lagi dong sama brand SanDisk yang super membahana di mana-mana. Apalagi yang doyan mengoleksi flashdisk buat menyimpan data dari komputer atau laptop seperti saya. Setiap habis motret pakai kamera DSLR, colok memory card yang juga merk SanDisk, pindahin data ke laptop terus kalau butuh buat dipindah ke laptop lain pakai flashdisk SanDisk juga. Jujur, sedari saya memiliki smartphone jaman blackberry, sekalinya beli memori kad pasti langsung minta yang merknya SanDisk. Selain terkenal dengan keorisinilitasnya, kalau dengar kata SanDisk pasti yang saya ingat adalah produknya super awet alias nggak gampang rusak. Sampai pernah saya koleksi flashdisk SanDisk sampai enam buah. Jadi, tiap flashdisk isinya berbeda-beda. Ada yang khusus untuk foto, video, aplikasi atau tugas-tugas kuliah. Semuanya seolah saya kategorikan gitu, biar gampang diingat dan nggak kecampur. Tak lupa aku kasih gantungan boneka biar gampang nebaknya. Nah kabar baiknya, SanDisk telah menelurkan dua jenis USB OTG Drive yaitu Sandisk Ultra Dual Drive untuk smartphone android dan iXpand Flash Drive untuk smartphone iPhone.



Kegunaan USB OTG Sandisk

Selain yang kita tahu bahwa Sandisk memiliki produk flashdisk yang kompatibel dengan laptop, USB OTG Sandisk ini memiliki kelebihan lain selain menjadi flashdisk andalan, yaitu multifungsi kompatibel baik dengan laptop maupun smartphone. Jadi, urusan pemindahan maupun backup data jadi lebih mudah dan cepat.

Kenapa pilih USB SanDisk?

Jika kalian pecinta brand SanDisk sejak awal, mungkin kalian akan merasakan hal yang sama dengan saya bahwa setiap produk yang dikeluarkan SanDisk memiliki kualitas yang super memuaskan pelanggan. Saya saja kalau mau beli produk merk SanDisk pasti nggak pernah mikir dua kali. Mau itu MicroSD, SD Card, USB OTG. Langsung sikat, bung! 😉😋💥

Nah, buat yang belum tahu atau belum kenalan sama SanDisk, sini saya bisikin. SanDisk itu merupakan perusahaan multinasional Amerika yang didirikan pada tahun 1988 oleh Eli Harari, Jack Yuan dan Sanjay Mehrotra. Perusahaan ini mengembangkan dan memproduksi flash memory dan perangkat lunak dengan produk seperti, USB flash drives, flash memory card, digital audio player, dan kartu SIM. Perusahaan ini bermarkas di Milpitas, California. Produk SanDisk dijual di lebih dari 250.000 lokasi ritel di lebih dari 100 negara dengan fasilitas pabrik di China. Tim penelitian dan pengembangan produk perusahaan tersebar di China, Perancis, Jerman, India, Irlandia, Israel, Jepang, Korea, Rusia, Skotlandia, Singapura, Spanyol, Swedia, Taiwan, dan Uni Emirat Arab dengan mempekerjakan lebih dari 4.600 karyawan di seluruh dunia. Bbeh, pantesan aja kan ya, pelanggannya buanyak banget. So, mari saya beri tahu kenapa kita harus memilih USB OTG Sandisk buat urusan backup membackup.


Selain nama brandnya sudah dikenal pelanggan seantero dunia sebagai perusahaan dengan konsumen terbanyak ketiga dari 24 perusahaan elektronik lainnya, produk-produk yang dikeluarkan sandisk pun semuanya berkualitas. Terbukti dari beberapa penghargaan yang diperolehnya diantaranya menjadi Top 100 Global Innovators in 2012" menurut Thomson Reuters, Pemilik Hak Paten Terkuat diantara 5.000 perusahaan dan oraganisasi lainnya, memenangkan 2012 Golden Peacock Global Corporate Social Responsibility Award dan Israel's 2012, 2011 serta 2010 Maala Award untuk keunggulan dalam berbagai isu tanggung jawab sosial perusahaan. 

Beberapa Keunggulan dari USB OTG Sandisk ini adalah:

  1. Kompatibel dengan perangkat Android berkemampuan On The Go (OTG)
  2. Membebaskan ruang pada smartphone. Dengan adanya dukungan OTG pada smartphone yang kita punya, maka kita bisa menjadikan perangkat ini sebagai penyimpanan back up jika seandainya memori internal smartphone kita full storage alias penuh. Dengan kata lain flash drive ini bisa kita jadikan sebagai pengganti memori internal.
  3. Memudahkan kita untuk mentransfer konten dari ponsel ke komputer. Kita cukup menghubungkan perangkat tersebut ke port Micro USB atau USB Type-C pada smartphone yang kita punya, lalu menyalin data yang ada di smartphone kita ke flash drive, dan kita bisa langsung menyalinnya ke PC atau laptop tanpa repot.
  4. Konektor Micro-Usb Ganda Dan Usb 3.0. Dengan konektor micro-USB di satu sisi dan konektor USB 3.0 di sisi yang lain, drive ini memungkinkan kita untuk dengan mudah memindahkan konten lintas perangkat—dari ponsel cerdas atau tablet android ke komputer laptop, PC, atau Mac yang kita punya. Tinggal disesuaikan saja jenisnya ya.
  5. Proses transfer file yang begitu cepat. Dengan menggunakan USB 3.0 yang ada di dalam USB OTG SanDisk ini, kecepatan transfernya bisa mencapai 150MB/second. Untuk ukuran flash drive 32 GB hingga 128 GB memiliki kecepatan baca hingga 150 MB/detik. Jika hanya berukuran 16 GB, kecepatan baca hingga 130 MB/detik. Kecepatan tulis lebih rendah dan bervariasi sesuai kapasitas drive. Dibutuhkan port USB 3.0. Berdasarkan pengetesan internal; kinerja mungkin lebih rendah bergantung pada perangkat inang. 1 MB=1.000.000 byte.
  6. Adanya aplikasi Zona Memori SanDisk®. Dimana kita bisa melihat, mengakses, dan mencadangkan semua file dari memori ponsel kita dalam satu lokasi. Mantep banget kan?
  7. Memiliki desain yg unik dan ringkas. Seperti yang bisa kita lihat sendiri bahwa desain flash drive ini terbilang unik karena ada yang transparan tanpa body pelindung. Dan yang terpenting adalah ukurannya yang mini dan ringkas, bisa dibawa dan diselipkan dimana saja. Ditaruh kantong kecil lengkap dengan smartphone pun lebih efisien.
  8. Memiliki Garansi Resmi #SandiskAPAC. Ada jaminan untuk para pelanggan wilayah Asia Pasifik termasuk Australia dan Selandia Baru, jika sewaktu-waktu ada yang tidak beres dengan flash drive yang sudah kita beli. Lumayan kan dapat garansi resmi selama 5 tahun. Asal belinya di official storenya ya.

Sedikit tentang Sandisk Memory Zone 3.0

SanDisk Memory Zone merupakan aplikasi tambahan yang bisa membantu kalian saat membackup data dari smartphone ke USB OTG Sandisk. Di dalam aplikasi inilah kita bisa melihat, mengakses, dan mencadangkan semua file dari memori ponsel kita dalam satu lokasi. Lebih detailnya kita bisa:
  • Mendapatkan kemudahan dalam melakukan pencarian konten.
  • Backup foto, video, dan musik secara otomatis.
  • Menampilkan semua konten yang ada pada smartphone, cloud, microSD, dan flash drive dalam satu layar.
  • Fitur kompresi atau dekompresi file.
Untuk mendapatkan aplikasi ini dalam mengontrol penuh urusan backup dari dan ke USB OTG Sandisk, kita tinggal download saja langsung di Play Store. Kalian search saja di sana "SanDisk Memory Zone 3.0" atau bisa download dari sini.

Berapa harga dan dimana belinya?

Untuk harganya sendiri sebenarnya beragam, tergantung dimana kita membeli USB OTG Sandisk ini. Apakah di official storenya ataukah di toko-toko penyedia alat kantor atau alat sekolah, seperti Gramedia dan sebenarnya. Dan juga tergantung pada besarnya ukuran flash drivenya, apakah 32 GB ataukah lebih besar. Untuk lebih lengkapnya silakan kunjungi langsung Sandisk Official Storenya di Shopee.


Nah, barangkali ada di antara kalian yang mengalami problematika yang sama dengan saya waktu lalu, bahwa kalian sedang kehilangan data karena terhapus atau terkena virus, ataukah kalian sedang membutuhkan tempat yang pas untuk membackup data-data yang sudah memenuhi memori internal smartphone kalian, langsung saja pakai USB OTG Sandisk. Jangan lupa beli yang original ya. Biar kegunaan dan kualitasnya sama dengan apa yang sudah saya jelaskan di postingan ini. Mumpung lagi ada promo gede-gedean tuh di Sandisk Official Storenya di Shopee. Lumayan banget diskonnya, suweer!

Memori smartphone kalian masih penuh? Udah nggak jaman dong! Kan ada USB OTG Sandisk Super Cepat. Colok-colok di mana saja dan kapan saja, salin-salin, langsung beres deh.
Tabik,

Disclaimer: Tulisan ini diikutsertakan dalam "Sandisk Blogging Competition" 2019. Seluruh tulisan, foto, beserta infografis yang ada dalam postingan ini adalah murni dokumentasi juga hasil desain grafis oleh sang penulis sendiri. Untuk beberapa keterangan dan foto produknya diperoleh dari website resmi Sandisk Indonesia.

True Money; Cara Mudah Kirim Uang dari dan ke Luar Negeri Tanpa ke Bank


"Akak, tolonglah bagi emak duit nih. Dah takde duit lagi dekat akaun bank emak tu. Kad emak pon dah teruk sangat-sangat dah. Entah, kapan emak nak ganti balik. Adik dah nak masuk sekolah next semester jugak. Next week pun adik kena berkelah dengan kawan sekolah. Beg adik pun dah rosak. Alah akak nih.." sembari mengutarakan rasa kecewa, begitulah kiranya pesan yang diluncurkan Aisyah, adik sedaripada Rosmiyana. Panggilan akrab "Rose" dilekatkan kepada seorang mahasiswi Magister Seni Chulalongkorn University Thailand asal Malaysia yang sudah dua tahun ini harus pindah ke Indonesia, disebabkan karena memenuhi permintaan terakhir abahnya untuk menempati kediaman nenek buyutnya di Surabaya.

Sudah hampir dua minggu Rose sibuk dengan pekerjaan program studinya di negeri Gajah Putih itu. Sampai ia lupa membagi sedikit uang beasiswa kepada emaknya. Sepeninggal abahnya yang cukup mengagetkan dua tahun lalu, rasanya Rose harus siap menggantikan posisinya sebagai tulang punggung keluarga. Ia sempat galau tujuh keliling saat harus dihadapkan kepada dua pilihan, antara tetap tinggal memulai dari awal di Indonesia ataukah meninggalkan keluarga untuk menerima beasiswa dengan jaminan uang saku dan pekerjaan part time selepas pulang kuliah di negeri tetangga. Setelah ia memutuskan untuk meninggalkan keluarga, ia harus siap akan konsekuensi yang diterima bahwa mau tidak mau ia harus mengirim uang ke Indonesia paling tidak dua minggu sekali.

Catatan Pemasukan dan Pengeluaran Rose Selama Sebulan


Sebelum kirim-kirim ke emak, mari kita hitung bersama, berapa sih pemasukan dan pengeluaran Rose selama sebulan hingga dia mampu bertahan hidup sebagai seorang mahasiswi diaspora dan juga mampu mengirimkan uang ke emaknya tiap bulan di Indonesia.

Pemasukan: Karena dia mendapat beasiswa full dari pemerintahan Thailand, maka dia mendapatkan uang beasiswa tiap bulannya untuk stipend atau living cost senilai 20,000 baht (diluar uang kuliah). Ia kerja part time sebagai seorang waitress di salah satu kafe dekat kampus dan mendapat upah 300 baht per hari. Jadi selama sebulan ia mengantongi uang 32,000 baht atau setara dengan 14,800,000 rupiah dari beasiswa dan kerja part timenya.

Pengeluaran: Karena ia hidup lumayan hemat di sana, jadi selama sebulan ia hanya mengeluarkan uang sebesar  17,000 baht atau setara dengan 7,800,000 rupiah dengan rincian: sewa apartemen lengkap dengan bayar listrik dan Wi-Fi sebesar 9,500 baht, biaya makan 4,500 baht, biaya transportasi 900 baht, biaya telekomunikasi (pulsa telpon dan paket data) 500 baht, dan biaya lain-lain sebesar 1600 baht.

Tabungan: 32,000 baht - 17,000 baht = 15,000 baht atau setara dengan RM 2,000 atau Rp. 6,800,000. Nah, dari sisa tabungan inilah ia mengirimkan uang kepada emaknya sebesar RM 1,000 atau setara dengan Rp. 3,400,000. Kalau bisa lebih ya ia kasih lebih untuk adiknya.

Kirim uang ke Luar Negeri Tanpa ke Bank

Nah, problematika yang dihadapi emak Rose saat ini adalah kad atau card ATMnya rusak. Mereka belum sempat memperbarui lagi di counter bank terdekat. So, pertanyaannya: bisa nggak sih mengirim uang tanpa ATM tanpa ke bank dan ngambilnya pun kalau bisa bukan di mesin atm atau di bank? Pastinya bisa dan mudah dong ya. Karena Rose sudah mendownload aplikasi True Money sejak ia pindah ke Indonesia. Makanya untuk urusan kirim mengirim pun jadi lebih mudah dan cepat, tanpa ribet harus ke bank dulu. Emak nak minta duit seribu ringgit? Rose penuhkan mak, jangankan seribu. Janji Rose banyak duit, Rose akan bagi berapapun kat emak. Tak payah nak risau sangat pasal transfer dekat kampung tu, ada TM kan. Klik-klik, beres deh urusan kirim uang.


Sebenarnya, apa sih aplikasi True Money ini? Hostorinya, TrueMoney adalah sebuah perusahaan uang elektronik yang hadir pada tahun 2007 di Thailand, yang merupakan unit bisnis dari Charoen Pokphand (CP) Group. Setelah laris manis di Thailand, True Money kemudian hadir di Myanmar dan Kamboja. Nah pada September 2015 kemudian, True Money hadir pula di Indonesia di bawah payung Ascend Group, melalui PT. Witami Tunai Mandiri. Jadi singkatnya, True Money ini adalah aplikasi terobosan baru dalam memberikan layanan pembayaran elektronik yang sudah mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia sebagai penyedia jasa uang elektronik & jasa pengiriman uang yang memungkinkan kita bisa melakukan semua transaksi melalui aplikasi di handphone dan EDC. Lalu, apa saja sih produk dan layanan dari aplikasi True Money ini?

Produk dan Layanan True Money


Sebagaimana infografis yang bisa kalian lihat di atas bahwa produk dan layanan yang disediakan dalam satu platform True Money sendiri sangatlah beragam mulai dari pengiriman uang, pembelian pulsa, juga pembayaran untuk berbagai tagihan seperti PLN Paskabayar, Telkom Vision dan Speedy, PDAM, telpon rumah, BPJS dan cicilan kredit. Bahkan ada banyak lagi toh fitur-fitur pembelian dan pembayaran selain yang saya sebutkan barusan. Semua bisa dilakukan dalam satu klik, mudah, cepat dan beres. Subhanaallah, banget.

Untuk kirim uang sendiri pun persyaratannya tidak ribet, cukup menggunakan KTP dan nomor telepon pengirim maupun penerima, True Money membantu pelanggan untuk mengirimkan uang tanpa menggunakan Nomor Rekening Bank. Jadi, kalau kartu ATM emak tengah rusak, True Money memanglah selalu menjadi solusi.

Jadi, bersyukur banyak-banyak kan perasaan Rose semenjak memiliki aplikasi True Money ini, karena setiap dimintain pertolongan emaknya untuk membayar sebuah tagihan listrik atau ada teman yang mau beli pulsa, ia tinggal buka aplikasi, sign in dan klik-klik beres. Duh, begini nih nikmat hidup di era digital seperti sekarang. Jadi Gen Z yang siap bertempur dengan Gen Y di masa depan, rasa-rasanya ada banyak sekali kemudahan di setiap sudut kehidupan. Sungguh luar biasa loh, kirim uang dari luar negeri saja tak perlu agen pengiriman uang jaman baheula atau bank lagi kan. Perfecto ferguso! yuk sini, siapa yang mau dikirimin uang juga? *eh.


Oiya, untuk sign up atau cara detailnya menjadi member sila klik di sini ya. Di sana akan lebih detail lagi penjelasan mengenahi cara bergabung menjadi member, cara mengambil uang di gerai alfamart dan cara isi saldonya. :) Tapi buat yang masih bilang, ah kak Rose ni memanglah jahat eh, tak nak bagi tau macam mana sign up buat jadi member sekejap je. Baiklah kawan, anda memaksa saya terus eh! Pening kepale saye rase ni. Oke-oke, karena saya baik hati, bolehlah saya kasih tahu ringkasnya. Jadi begini:
  • Pertama, kalian download aplikasi Member TrueMoney Indonesia di Play Store.
  • Kedua, masuk ke halaman utama dan pilih Registrasi.
  • Ketiga, isi dan lengkapi data diri.
  • Keempat, masukkan nomor token yang didapat melalui SMS
  • Kelima, muncul notifikasi pendaftaran berhasil.
  • Terakhir, selamat anda resmi menjadi member True Money!
Mudah banget kan? Yasudah, download dulu sana. :")

Tips aman menggunakan True Money


Nah, buat kalian yang sudah mendownload aplikasinya, Rose ingin memberikan tips nih biar kalian tidak kebobolan alias pening kepale lah tengok awak merepek betul pasal "saldo tiba-tiba hangus". Haduh, mbaknya ini gimana seh. Gak becus blas kalau ngisiin saldo. Mbaknya nyolong ya. Tolong kawan, kasihanilah para pekerja minimarket yang dengan ikhlas menyambut dan memberikan pelayanan kepada kalian sepenuh hati. Jangan main tuduh sembarangan, karena bisa jadi saldo kalian hilang karena keteledoran kalian sendiri. Siapa tahu kan, pas habis ngisi saldo justru kalian sendiri yang lewer buka aplikasi di jalan dan secara kebetulan jambret lillahi ta'ala mengintip password anda. Nah supaya kalian juga aman bertransaksi lewat True Money, silakan melakukan hal-hal berikut:

Pertama, rahasiakan kode pin dan token kalian jangan sampai ada orang lain yang tahu. Kedua, jangan gunakan pin yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau nama pacar. Karena itu sudah menjadi rahasia umum. Kalau bisa pakai kode morse, halah bukan juga sih. Pokoknya yang sulit ditebak deh. Ketiga, ganti kode pin secara berkala. Kalau ada adik atau teman dekat kamu yang suka nyelonong atau ngintip diam-diam, ganti pinnya kalau perlu sejam sekali. Halah. Terakhir,  untuk bantuan bisa hubungi fitur layanan pelanggan. Siapa tahu kan, kalian tipe orang yang suka deg-degan kalau ada sesuatu yang belum kalian paham sepenuhnya. Tak usah sungkan, langsung aja telpon ya ke nomor 0804-1000-100. Asal jangan salah alamat. Ntar malah telpon ke pemadam kebakaran. Jangan dong, apa sih yang mau disiram? Please, be a smart human. Ehe.

Dari sini paham semua ya? Haduh apasih kak Rose. Tak payah lah berpusing-pusing sangat. Baiklah.

Kenapa harus pakai True Money?


Nah, kalian pasti bertanya-tanya dong. Kenapa sih Rose pakai aplikasi True Money? Selain mudah dan cepat untuk urusan keuangan terlebih kirim-kirim dari dan ke luar negeri, True Money bisa dikategorikan sebagai perusahaan yang aman dalam fitur dan pelayanan karena memiliki lisensi juga izin yang resmi sebagai penyelenggara uang elektronik dan remitansi dari Bank Indonesia. Terbukti dengan adanya dua nomor sertifikasi yang dikeluarkan yaitu Sertifikasi E-Money Bank Indonesia No: 16/129/DKSP dan Sertifikasi Remittance Bank Indonesia No:16/152/DKSP/58.

Bisa dapat Untung kalau jadi Agen

Kalau sudah jadi member sih alhamdulillah. Kemudahan transaksi yang kita butuhkan setidaknya bisa mengurangi beban kehidupan seperti kurangnya waktu luang, atau mikir antrian panjang kalau mau kirim-kirim uang, atau juga kepikiran belum bayar tagihan BPJS dan lain sebagainya. Nah, kabar baiknya lagi, kalau kita daftar jadi agen True Money, beberapa keuntungan bisa kita dapatkan secara percuma alias gratis. Seperti yang tertera pada grafis di bawah ini:


Hanya dengan mengisi Formulir Permohonan menjadi Agen TrueMoney, menyiapkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu keluarga (KK), juga memberikan nomor hape yang aktif saja, kita langsung bisa membantu meringankan beban orang lain dalam urusan pembelian, pembayaran dan pengiriman uang baik di seluruh Indonesia maupun lintas negara. 

Nah, keunggulan dari aplikasi True Money sendiri adalah:
  1. Bebas biaya admin setiap bulannya
  2. Biaya penarikan dan transfer jadi lebih ekonomis
  3. Membuat transaksi menjadi lebih cepat dan aman
  4. Cek mutasi lebih mudah, dan
  5. Keamanan lebih terjamin dengan sensor sidik jari (khusus smartphone yang mendukung) 

Cara mudah kirim uang ke luar negeri menggunakan True Money Wallet


Kalau mau kirim uang ke luar negeri, menjadi member True Money saja tidak cukup. Kita harus mengisi saldo di dalam True Money Wallet. Dengan begitu proses registrasi dan pengiriman uang bisa diproses dengan mudah dan cepat. Oiya, jangan lupa ya. Verifikasi data dulu sebelum melakukan transaksi apapun, baik pembelian, pembayaran maupun pengiriman uang. Untuk mengisi saldo pun tinggal pergi ke gerai Alfamart atau alfamidi terdekat (buat yang tinggal di Indonesia) atau juga bisa dengan cara transfer dari M-Banking (buat yang tinggal di luar negeri). Mudah banget kan? Of course.

Nah, buat yang mau mencairkan uangnya. Ikuti langkah berikut ya:
  1. Datang ke Alfamart/Alfamidi & informasikan bahwa Anda ingin mencairkan uang lewat TrueMoney Pengiriman Uang.
  2. Isi formulir penerimaan uang, tunjukkan kartu identitas yang masih berlaku, beserta kode MTCN yang telah diberikan oleh pengirim.
  3. Kalian akan menerima uang kiriman tanpa dipotong biaya administrasi.
Perlu diketahui juga bahwa masa berlaku kode pencairan MTCN adalah selama 30 hari sejak tanggal transaksi (pengirim biasanya mengirimkan kode MTCN kepada penerima), dan setelah 30 hari maka masa berlaku kode MTCN habis (expired), namun bisa juga diperpanjang dengan cara Pengirim menghubungi Layanan Pelanggan (Contact Center) True Money. Namun, jika selama 90 hari ditambah dengan 90 hari berikutnya uang kiriman belum dilakukan pencairan atau penarikan, maka uang kiriman tersebut (oleh True Money) akan diserahterimakan kepada Balai Harta Peninggalan. Emak jangan sampai lupa tau, adik kena ambik uang tu dekat Alfamart atau Alfamidi. Jangan lupa bawa KTP eh. Begitulah pesan Rose kepada emaknya saat mengabarkan bahwa uang sejumlah 7,500 baht atau setara dengan RM 1,000 atau Rp. 3,400,000 sudah dikirimkan via TrueMoney.

Pict source: truemoney.co.id
"Akak, adik dah ambik duit dekat Alfa dah ni. Thank you so much yer kak. Murah rezeki, sehat selalu, kami bedua sayaaaang dekat akak sangat-sangat. Aisyah sayang akak sangat-sangat, love you lagi kak Rose :3." diikuti dengan emoji kiss hug banyak sekali beserta bunga-bunga mawar kamboja berjajar beriringan dengan bunyi ting tong notification whatsapp smartphone masa kini. Begitulah sekilas cerita dari Rosmiyana binti Yusof. Kiranya kemerdekaan telah dicapai dengan rasa penuh kerinduan dekat ibu dan adiknya. Mengirim uang sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus tugas bulanan sebagai tulang punggung keluarga yang baru menjadi kebahagiaan tersendiri baginya.

Bagaimana dengan kalian?
Tabik,

5 Tips Memilih Asuransi Bagi Generasi Milenial


Di masa kini, persaingan dalam dunia kerja begitu ketat sehingga lumayan berat bagi generasi milenial untuk mengejar karier-karier impian mereka. Terbatasnya kesempatan kerja membuat para milenial harus bekerja lebih giat, lebih kreatif, bahkan lebih produktif dibandingkan lainnya, atau jika tidak mereka harus mampu menciptakan peluangnya sendiri. Produktivitas dan mobilitas yang tinggi menyebabkan generasi milenial ini terpapar gaya hidup yang kurang sehat, pola makan tak teratur, bahkan jam kerja yang panjang sering membuat mereka kurang tidur. Belum lagi mobilitas yang tinggi, terutama yang sering melakukan perjalanan, memiliki risiko tinggi akan hal-hal tak terduga. Kesehatan dan nyawa mereka sering terabaikan demi meraih cita-cita.

Dampak lain dari gaya hidup kurang sehat, juga pola makan dan pola istirahat yang buruk, membuat banyak di antara mereka yang terkena penyakit berbahaya di usia muda, mulai dari penyakit seperti jantung, stroke, diabetes, bahkan sampai ada yang meninggal mendadak di usia muda. Apa gunanya kerja keras jika akhirnya tak bisa menikmati akibat sakit? Ya, banyak di antara milenial yang akhirnya tak menikmati hasil kerja keras mereka setelah bekerja bertahun-tahun akibat sakit atau yang paling parah sampai meninggal dunia. Saat sakit, uang akan habis tak bersisa. Kecelakaan yang menyebabkan kehilangan kemampuan untuk bekerja juga bisa menghabiskan seluruh harta yang tersisa. 

Lalu bagaimana caranya agar semua hal itu bisa dihindari? Persiapkan diri dengan perlindungan tambahan, berupa asuransi, baik itu asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa. Asuransi bisa dimiliki siapa pun, termasuk para milenial. Begitu memasuki dunia kerja dan sudah punya penghasilan sendiri, alangkah baiknya mulai menyisihkan penghasilan untuk membeli produk asuransi. Semakin dini, semakin banyak benefit yang bisa mereka dapatkan. Berikut beberapa tips memilih asuransi bagi generasi milenial.

1. Ketahui Dahulu Kondisi Keuangan

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memutuskan membeli dan memilih produk asuransi, milenial harus terlebih dahulu mengetahui kondisi keuangannya sendiri, seperti berapa penghasilan per bulan yang didapatkan, termasuk uang lembur maupun bonus. Kemudian, mereka harus menghitung pula kebutuhan utama mereka selama sebulan. Apakah ada cicilan lain atau tidak? Apakah masih tinggal sama orangtua atau malah kost sehingga ada dana tambahan untuk sewa tempat tinggal?

2. Tentukan Premi yang Sanggup Dibayar

Dengan mengetahui terlebih dahulu kondisi keuangan, kita bisa mengetahui berapa sih premi asuransi yang mampu kita bayarkan setiap bulan atau setiap tahun (jika memilih pembayaran premi tahunan). Jangan sampai memiliki asuransi kesehatan demi memiliki dana cadangan pada kondisi tak terduga, tapi malah di tengah jalan jadi beban dan akhirnya tak bisa menyelesaikan kontrak asuransi yang telah dipilih sendiri jangka waktunya. 

3. Ketahui Kebutuhan Utama

Setelah mengetahui kondisi keuangan, berikutnya adalah mengetahui kebutuhan utama akan perlindungan tambahan. Contoh mudahnya begini: kita menyadari kalau jam kerja kita panjang, kadang sering lembur. Pola makan dan pola hidup tidak sehat, bahkan sering begadang. Menjalani hidup seperti ini jelas memiliki risiko gangguan kesehatan sehingga yang saat ini paling utama adalah memiliki produk asuransi kesehatan. 

4. Pilih Asuransi yang Tidak Memberatkan

Tips Penting Memilih Asuransi Bagi Generasi Milenial yang ketiga adalah memilih asuransi yang tidak memberatkan. Jika setelah dihitung dengan seksama dengan teliti, ternyata kemampuan membayar premi asuransi yang bisa kita lakukan hanya di angka satu juta rupiah (dengan asumsi dana ini tidak mengganggu pos kebutuhan lainnya), jangan memaksakan diri mengambil asuransi yang lebih mahal dengan premi di luar kemampuan. 

5. Pilih Asuransi Double Claim

Beberapa tahun terakhir Pemerintah Indonesia dengan gencar menganjurkan masyarakat jadi peserta BPJS Kesehatan dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan taraf hidup masyarakatnya. Program ini pastinya juga membuat para milenial secara otomatis jadi peserta BPJS Kesehatan juga karena seluruh anggota keluarga lain dalam satu Kartu Keluarga ikut terdaftar. 

Di kemudian hari, kebutuhan akan perlindungan kesehatan meningkat karena tahu ada penyakit-penyakit yang tidak terlindungi dengan program BPJS, maka milenial mulai berpikir memiliki asuransi kesehatan. Nah inilah saatnya milenial memilih asuransi yang bisa double claim. Artinya, penyakit-penyakit yang tak ter-cover BPJS, tetap bisa terlindungi dengan produk asuransi yang dipilih dan manfaat yang diterima jadi bisa lebih optimal.

Mari lengkapi diri dan masa depan dengan perlindungan tambahan dalam bentuk asuransi maupun investasi lainnya. Beberapa tips memilih asuransi bagi milenial di artikel ini semoga bisa membantu dan menginspirasi.

Tabik,

Siap Menjadi Seorang Desainer Grafis Profesional Bersama ASUS Vivobook Ultra A412DA


Bukan, ini bukan tentang mereka seperti Ivan Gunawan si perancang busana atau Anda Arrusa si penata jambul khatulistiwa. Tapi ini tentang diriku, yang berharap bisa mengukir sejarah seperti Danton Sihombing, Kathrin Honesta, Naela Ali atau graphic designer yang mendunia lainnya. Kalau mau flashback sedikit, sebenarnya diriku memang suka menggambar sejak kecil. Suka bikin sesuatu yang kadang bikin teman-temanku jadi kaget dan berkata, kok bisa sih kamu bikin begituan, kreatif banget. Tapi sayangnya, aku dan ibuku tak pernah menghargai bakat itu. Hingga pada akhirnya tangan ini bersumpah sendiri tak akan menghianati bakat terbaiknya. Dia muntab, lalu berjalan dengan percaya diri mengukir beberapa karya yang kemudian pernah ku jadikan buku harian dan pernah ku ikutkan lomba komik ber-dialog bahasa arab. Alhamdulillah, juara kedua.

Mari kita kembali ke masa kini. Setelah ku pikirkan beberapa kali bagaimana baiknya sembari menulis perjalananku di blog lifeascory.com, aku ingin menghargai bakat itu. Aku yakin Tuhan tidak pernah setuju kalau aku bunuh keistimewaan yang tidak semua orang diberikan secara percuma. Aku ingin diriku lebih mengeksplorasi, belajar setinggi-tingginya, mencapai titik kepuasan seperti mereka para pendahulu yang sudah melambungkan namanya di seluruh dunia. Ya, aku ingin menjadi kebanggaan siapa saja yang pernah berpapasan dengan namaku maupun melihat langsung diriku. Untuk Allah dan ibuku terutama, juga untuk teman-teman semua. Be a professional graphic designer yang mendunia juga, InshaAllah. Biar mereka semua bangga, seakan memiliki diriku di mana saja. Barakaallahu lana pada akhirnya, Aamiin.


Sekian lama, bertahun-tahun harus ku jalani secara otodidak menjadi seorang desainer grafis. Dimulai dari coret-coret di buku harian, main photoshop waktu jadi anak warnet, nyoba illustrator selagi pinjam laptop milik teman, sampai akhirnya bisa belajar rutin edit foto dan video di laptop milik sendiri, rasanya diriku telah bermetamorfosis sebegini jauhnya. Aku yang dulu sering dibilang bego, nggak bisa apa-apa selain meneteskan air mata tanpa kata-kata, kini alhamdulillah sudah ada yang mengapresiasi. Memberikan tepuk tangan, ucapan bravo, acungan jempol, bahkan job desain part time misalnya. Mungkin inilah saatnya aku mengapresiasi diriku sendiri.

Problematika Seorang Desainer Grafis

Aku yakin, pekerjaan di bidang apapun, setiap orang pasti pernah mengalami kesulitan dalam bekerja, tak terkecuali sebagai seorang desainer grafis. Mendatangkan ide saja kadang harus melakukan sesuatu yang berbeda, apalagi buat yang masih pemula sepertiku. Rasa-rasanya, ide adalah satu hal yang patut dipertahankan kemunculannya. Ikat kuat-kuat supaya tidak lepas. Jangan lengah, jangan moody, kerjakan terus sampai mata kurus. Tak peduli sesulit apapun itu, kalau diusahakan secara matang-matang, mungkin hasilnya bisa dipertimbangkan, akan menjadi layak jika terlihat memuaskan. Begitulah seharusnya ritme mencapai harapan besar. Ya, mari kita lihat dulu apa problematika yang sedang ku hadapi saat ini.


Rupanya kendaraan yang sudah menemaniku selama lima tahun terakhir ini sedang mengalami penuaan dini. Bahkan lebih parah, karena dia mulai marah-marah akibat tulang rusuknya ada yang patah. Suka restart dan update system sendiri. Mulai ngambek, lemot dan suka keluar aplikasi tanpa permisi. Sebagian anggota tubuhnya juga sudah ada yang cacat seperti fitur card reader, sound dan bluetoothnya sudah tidak berfungsi, sampai akhirnya aku usahakan agar dia bisa mengistirahatkan diri, tapi entah kenapa kemarin Tuhan masih belum mengizinkan. Sudah cukup lama ia gonta-ganti charger. Baterai pun sekarang sudah bocor, alhasil kalau mau pakai harus dicharge terus menerus. Tak peduli kipas angin dalam dirinya masih berfungsi atau tidak. Ku biarkan dia nyala selama hampir 24 jam setiap hari. Rasanya aku terlalu kejam menjadi seorang tuan puteri. Andaikan aku ada rejeki buat menggantikan seluruh tanggung jawabmu sebagai kendaraan sayang, mungkin dirimu sudah beristirahat mulai sekarang. Doakan dengan sungguh-sungguh ya, semoga kali ini Tuhan tak sampai hati.

Dengan RAM 2 GB dan prosesor AMD E1 besutan ASUS X452EA tahun 2014 silam, masih bersyukur ku bisa membuka aplikasi Photoshop Portable dalam kondisi Microsoft Word dan UC Browser terbuka bersamaan di tahun 2019 sekarang ini. File beberapa tahun lamanya masih tersimpan rapi. Dengan size yang berbeda-beda, agak-agaknya itulah yang membuatnya merasa berat. Sedih juga, karena harapanku bisa belajar Illustrator, Indesign, Premiere, juga After Effect telah kandas di tengah jalan. Ia sudah tak sanggup lagi membuka semua itu (meski tidak dibuka secara bersamaan) kecuali Photoshop Portable, Microsoft Word & Powerpoint 2008, UC browser, Notepad++ dan aplikasi-aplikasi ringan lainnya. Berat juga ketika harus dibawa kemana-mana dengan kondisiku yang super sibuk seperti sekarang. Mohon ma'af, bukan maksudku menyia-nyiakanmu. Kamu pasti paham maksudku, sayang. Sekali lagi, ma'af.


Akankah bakat ini sebentar lagi akan ku kubur dalam-dalam? Jangan! Mari kita cari saja solusinya. Menggantikan tanggung jawab ASUS X452EA sebagai kendaraanku menjadi seorang desainer grafis bukan maksud mengganti keseluruhan kasih sayangku terhadapnya. Tanpa dia, mungkin aku akan jadi anak warnet sampai sekarang. Tanpa dia, mungkin aku tidak seberani sekarang. Dan tanpa dia, mungkin aku tidak sebahagia dan sekreatif sekarang. Jadi jangan salah paham, karena sampai kapan pun, namanya akan tetap menjadi bagian dari proses bagaimana keberhasilanku nantinya. Aku sayang, selalu sayang, dan tidak ingin membuatnya lebih menderita. Aku hanya butuh pengganti dengan spesifikasi dan performa yang bisa membuatku dan dirinya akan terus terkenang namanya. Biarkan dia istirahat sebentar, karena sebagai seorang Desainer Grafis yang memiliki harapan besar, aku juga harus bertindak profesional.

Butuh laptop yang bagaimana?

Berdasarkan kebutuhan yang sedang aku sesuaikan dengan kesibukan profesi ku sekarang, mungkin ada beberapa spesifikasi yang harus dipenuhi. Seperti RAM dan ROM yang besar, Baterai yang tahan lama, fitur keamanan yang menjanjikan, sistem operasi yang original, juga prosesor yang menjamin kemudahan setiap program atau fitur yang akan dijalankan. That's all. Satu lagi sih, kalau bisa dia ringkas dan ringan saat dibutuhkan dan dibawa kemana-mana. Pastinya, kalau lagi kejar-kejaran sama deadline seperti nulis postingan ini atau butuh cepat membalas revisi. Ya, harus standby kapan saja dan dimana saja kan. Sudah ada jawaban yang sesuai? Tentu ada. Salah satu generasi terbaru The World’s Smallest 14 inch Colorful Notebook. ASUS Vivobook Ultra A412DA yang super mempesona. Mungkin ini bisa jadi solusi bagi siapa saja yang membutuhkan dan ingin memilikinya.

Keunggulan ASUS Vivobook Ultra A412DA 

Seperti yang kita ketahui, eh mungkin di antara kalian ada yang belum tahu kali ya. Mari sedikit mengenang sejarah singkat profil perusahaan yang mulai go public pada tahun 2005 ini. Sebagai perusahaan yang berkecimpung dalam bisnis hardware komputer, ASUS telah menelurkan berbagai macam produk yang saat ini saja terdapat lebih dari 420 juta motherboard yang tercipta di seluruh belahan dunia. Belum lagi jika menghitung jenis-jenis produk lainnya. Secara keseluruhan, ASUS membuat motherboard, graphics card, notebook, netbook, produk networking sever dan workstation, monitor, produk multimedia, optical storage, peripheral,dan aksesoris komputer. Oh wow, inovasi yang diberikan kepada para pelanggan setia juga masyarakat awam rasanya tumbuh dan berkembang secara pesat dan ini keren banget. Tak heran, semakin kesini ASUS selalu menjadi unggulan dalam menelurkan produk-produk terbaru di kelasnya. Seperti produk Vivobook Ultra A412DA ini. (Bangga sekali rasanya, sebagai pelanggan setia pegasus yang mendengar hal ini)

Kalau kalian sudah pernah baca postinganku tentang Si Anet, pasti kalian juga tidak akan kaget ketika ada laptop dengan performa sekebon dan membuat mata berbinar-binar dibandrol dengan harga yang mungkin tidak sesuai dengan budget yang kita miliki. Tapi jangan kecewa, ASUS selalu memberi pilihan yang terbaik buat para pecintanya. Nah, biar bisa mendapatkan performa sekebon yang nggak bikin kantong jebol sesuai budget dan kebutuhan kita sebagai creator pemula, maka ASUS Vivobook Ultra A412DA saya rasa bisa jadi pilihan yang tepat sebagai pengganti Zenbook. Selain memiliki RAM 4GB DDR plus Storage 1TB HDD, laptop ini memiliki beberapa keunggulan fitur baru yang bakal membuat kita seketika berjingkrak-jingkrak ria, pastinya siapa saja yang memiliki tidak akan pernah kecewa. Mari kita kupas bersama, apa saja keunggulan yang dimiliki ASUS Vivobook Ultra A412DA itu?

NanoEdge Display

Keunggulan yang pertama, ASUS Vivobook Ultra A412DA memiliki fitur mutakhir paling modern yang disebut NanoEdge Display, yang merupakan sebuah teknologi eksklusif yang membuat bezel pada layar VivoBook Ultra A412DA tampil dengan ukuran hanya 5,7mm alias super slim langsing banget. Nah, berkat bezel yang tipis inilah, dimensi bodi ultrabook ini secara keseluruhan dapat diperkecil dan dengan bangga menghadirkan screen-to-body ratio hingga 87 persen. Haduduh, siapa sih yang masih merasa bingung-bingung harus pilih yang mana. Jelas yang ini dong ya. 

Nah, ini dia salah satu alasan kenapa produk VivoBook Ultra A412DA ini menyandang gelar sebagai “The World’s smallest 14” colorful ultrabook” atau ultrabook dengan layar 14 inci paling berwarna dan paling kecil di dunia. Gelar tersebut mampu diraih berkat dimensi bodi yang diusungnya yaitu dengan panjang 32cm dan lebar 21cm, sehingga sekilas terlihat seperti ultrabook yang mengusung layar 13 inci. Cantik banget kalau dipandang-pandang ya.

ErgoLift Design

Keunggulan yang kedua, ASUS Vivobook Ultra A412DA memiliki fitur premium ErgoLift Design, yaitu mekanisme khusus yang membuat bagian bodi utama VivoBook Ultra A412DA terangkat dan membentuk sudut dua derajat. Berkat ErgoLift Design inilah posisi keyboard pada saat digunakan menjadi lebih ergonomis dan nyaman digunakan. 

ErgoLift Design juga membuat sistem pendingin di VivoBook Ultra A412DA dapat bekerja lebih optimal (penting banget ya, biar tahan lama dipakai berselancar). Nah, saat ultrabook ini digunakan, bodinya akan sedikit terangkat sehingga membentuk rongga yang dapat memperlancar sirkulasi udara pada sistem pendinginan. Kayak ada kaki kecilnya yang menonjol gitu. Hemm, asli seratus peratus deh kalau laptop ini bakal membantu mewujudkan harapanku untuk menjadi Desainer Grafis profesional.

Pre-Install Windows 10 Original, Sensor Fingerprint, dan Windows Hello 

Ini nih, satu hal yang perlu diperhatikan banget, ketika kita sudah memiliki laptop. Memiliki fitur keamanan yang ketat di dalam laptop kita. Beberapa di antara kalian pasti pernah dong ya mengalami kejadian pencurian data atau penggantian identitas seperti password direset dan lain sebagainya. Ini yang kadang bikin sebel. Kadang kalau laptop suka dipinjem sama teman yang nggak tau diri suka banget seenaknya main ganti-ganti password segala. Padahal izin ke pemiliknya aja enggak.

Bersyukur banget sih, kalau aku bisa memiliki ASUS Vivobook Ultra A412DA ini. Keunggulan ketiga yang bisa dinikmati adalah fitur keamanan terbaru yakni menggunakan sensor fingerprint dan Windows Hello. Dengan Windows Hello inilah pengguna dapat dengan mudah melakukan sign-in ke Windows 10 yang terinstalasi di dalam laptop hanya dengan sentuhan jari saja. Dan dengan adanya sensor fingerprint maka faktor keamanan juga semakin meningkat ketika berada di mana saja dan kapan saja. Bayangin aja ya kan, kalau kalian belum selesai desain terus tiba-tiba ada yang menghapus datanya saat ditinggal ke toilet sebentar. Oh, big no! Aku pasti sedih banget harus memulainya lagi dari awal. Nah, kalau pakai sensor fingerprint kan jadinya enak. Nggak bisa dijajah oleh siapa-siapa kecuali kita sendiri yang memberi izin melalui sidik jari yang udah kita setting sebelumnya.

Nah, kabar baiknya. Kalau kita beli laptop ASUS Vivobook Ultra A412DA ini, kita bisa mendapatkan Pre-Install Windows 10 Pro Asli (original) tanpa harus beli atau install ulang lagi. Asyiknya. Hemmb, jadi ingat laptop ASUSku yang sekarang. Setelah install ulang di gerai abal-abal, akhirnya windows yang aku pakai adalah windows bajakan dan banyak sekali icon yang berubah jadi simbol kotak nggak jelas gitu. Menyesal banget rasanya. Pantas saja dia sering ngambek dan marah-marah kan.

Ringan dan Ringkas

Nah, kalau yang ini kalian pasti tahu semua dong ya. Karena ASUS Vivobook Ultra A412DA ini mendapat gelar “The World’s smallest 14” colorful ultrabook” pastinya kelebihan paling terkesan mendunia adalah memiliki ukuran yang mini dan bobot yang ringan, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Bobot ringannya hanya 1,5kg sudah dihitung lengkap dengan baterai. Berasa bawa gula kan. Hemm. Laptop ASUS VivoBook Ultra A412DA ini juga hadir dengan kombinasi hardware yang menghasilkan performa powerful dalam sebuah ultrabook ringkas.

Ditenagai prosesor AMD Ryzen Mobile, ia merupakan salah satu ultrabook mungil paling gesit dan paling hemat daya yang ada saat ini. Varian tertingginya, Ryzen 5 3500U mampu menghadirkan kecepatan pemrosesan hingga 3,5GHz pada konfigurasi 4 core dan 8 thread. Haduh, cocok banget ini buat aku yang doyan memakai aplikasi berat seperti keluarga Adobe (Photoshop, Illustrator, bahkan After Effect).


Yang menarik dari prosesor Ryzen Mobile adalah terdapatnya chip grafis terintegrasi Radeon RX Vega. Chip grafis tersebut mampu menghadirkan performa grafis layaknya laptop yang menggunakan chip grafis terpisah (discrette graphic). Dengan demikian, prosesor AMD Ryzen Mobile lebih unggul dalam konsumsi daya dengan keseluruhan TDP hanya sebesar 15 Watt. OMG, superb meringankan beban banget nih buat yang suka ngeluh punya laptop lemot.

Selain itu, VivoBook Ultra A412DA juga dilengkapi dengan beragam port, mulai dari USB Type-A, USB Type-C, HDMI dan audio port. Semua itu tampil agar penggunanya dapat mengkoneksikan berbagai macam perangkat dan aksesoris tambahan. Opsi konektivitas nirkabel pun turut serta menambah kelengkapan sebagai premium laptop harga terjangkau. Seperti koneksi WiFi dual-band 802.11ac (2x2) dan Bluetooth 4.2 yang membuat berbagai aksesoris nirkabel dapat terhubung secara leluasa.

Fast Charging

Pernah kan kalian merasa kesal sendiri kalau lagi buru-buru tiba-tiba baterai low atau pas lagi mau meeting penting lupa belum mencharge laptop atau bahkan susah buat dihidupin? Nah, serunya lagi kalau punya laptop ASUS Vivobook Ultra A412DA, kita bisa meminimalisir rasa kesal itu karena ada keunggulan fitur paling membahagiakan, yaitu memiliki teknologi Fast Charging Baterai 2 Cell 37WHr lithium-prismatic Battery yang hanya membutuhkan waktu 49 menit untuk mengisi baterai 60% dan didukung oleh ASUS Baterai Health untuk memastikan proses charging yang aman. Nah, ketolong banget kan buat yang suka hidup buru-buru macam aku ini. Hemmb, semoga tidak berlarut-larut.

keyboardnya bisa nyala loh :")
Pict source: dailysocial.id

Oiya, perlu kalian tahu juga ya, kalau keyboardnya ASUS Vivobook Ultra A412DA ternyata bisa nyala loh kalau kita lagi ngerjain sesuatu di tempat yang gelap atau kurang terang gitu misalnya. Jadi, ya ampun bingung mau berkata apa-apa lagi. Yang jelas ini laptop ini insyaallah sesuai banget sama hobi aku sebagai seorang Desainer Grafis. Ya, berharap juga sih suatu hari nanti siapa tahu bisa jadi profesi kan.

Beberapa keunggulan ASUS Vivobook Ultra A412DA tadi itulah yang membuatku rasanya ingin sekali memiliki laptop ini. Saya rasa, inilah yang bakal menjadi solusi tepat mengatasi problematika yang saya hadapi saat ini. Dan mungkin di antara kalian yang memiliki hobi yang sama denganku, sebagai seorang Desainer Grafis pemula juga. Tak usah ragu buat memiliki laptop idaman ini, karena kualitas premiumnya tidak pernah menghianati sesiapa yang berselancar di dalamnya meski harganya sangat terjangkau di kelasnya. Superb!


Eh, jangan kemana-mana dulu. Ada kabar baru yang bakal bikin hidup kita lebih berwarna loh. Apa dia mak cik? Boleh lah, kita sesuaikan warna laptop kita dengan hobi atau profesi yang sedang kita geluti. Nah, hidup jadi berasa ada yang mewarnai, bukan? Ah, laptop ASUS Vivobook Ultra A412DA makin membuatku ingin segera menjadi seorang Desainer Grafis Profesional di tahun 2019 ini. Kalau aku sendiri sih suka warna coral crush dong ya, sesuai sama blog dan peachnya hatiku. Ehem.

Oiya, pilihan warnanya ada empat. Transparent Silver, Slate Grey, Coral Crush, dan Peacock Blue. Hayo, kalian suka warna apa? Yuk, siapkan diri buat jadi apapun profesimu yang profesional. Kalau aku sih siap jadi Desainer Grafis profesional yang mendunia. Ehe. *jangan keselek, plis :)

Tabik,
#2019GantiLaptop
#ColorfulWithVivobook

Disclaimer

Tulisan ini diikutsertakan dalam ASUS Vivobook Ultra A412DA AMD Writing Competition. Segala bentuk infografis merupakan hasil editing langsung oleh saya sebagai penulis dan foto pendukung lainnya bersumber dari dokumen pribadi juga website resmi ASUS Indonesia.

Rahasia Seorang Beauty Influencer dalam Memasarkan Produk Kecantikan


Pernah nggak sih kalian ngerasa ter-influence oleh salah seorang beauty influencer ketika kalian ragu akan membeli suatu produk kecantikan? Mau beli skincare atau kosmetik harus lihat postingan mereka dulu. Mau bikin makeup look harus lihat video tutorial mereka dulu. Mau ini mau itu, terkadang harus ikut-ikutan apa saja yang mereka posting di media sosial. Pasti pernah dong ya? Sama kok, terkadang saya juga begitu. Bahkan, terkadang kita juga merasa harus membeli produk yang mereka ciptakan. Seakan-akan bahwa produk mereka bisa membuat kecantikan diri kita juga sama dengan mereka.

Tapi kalian tau nggak sih, kalau mereka sebenarnya punya cara jitu supaya apa yang mereka iklankan atau promosikan bisa cepat menginfluence orang untuk segera memiliki, dan pada akhirnya produk yang diiklankan atau dipromosikan tersebut laku banyak dipasaran. Bahkan rahasianya, mereka memproduksi kosmetik dengan brand milik mereka sendiri itu sebenarnya melalui Nose Herbalindo (jasa maklon kosmetik terbaik yang ada di Jakarta). Jadi, biar nggak jadi penasaran, mari kita preteli siji-siji (kupas satu demi satu), apa saja sih cara jitu beauty influencer yang bisa mengeinfluence banyak orang bahkan seperti menghipnotis siapa saja yang ingin membeli suatu produk kecantikan sebegitu mudahnya.

1. Tampilan atau Foto Produk yang Menarik Perhatian 

Sebelum ngomongin review, hal pertama yang bisa kita lihat dalam postingan beauty influencer adalah tampilan feednya yang rapi atau postingannya selalu membuat kita tertarik. Biasanya tampilan feed di akun media sosial yang mereka punya selalu terlihat clean dan rapi. Jadi sekali lirik di satu postingan saja selalu bikin penasaran dengan postingan-postingan yang lainnya.

Source pict: fridayfaye.com/
Nah, kalau kalian melihat postingan seperti gambar di atas pastinya kalian langsung interest dong buat kepoin seluruh feednya. Karena secara tampilan dia rapi dan membuat kita penasaran, kira-kira produk apa sih yang sedang ia tampilkan. Jadi jangan salah, kalau beauty influencer sudah datang memenuhi timeline media sosial kita, siap-siap saja kita kena racun positif dari apa yang mereka tayangkan.

2. Reviewnya Menggiurkan

Pasti kalian pernah merasa setengah menyesal atau bahkan menyesal sekali karena sudah teracuni idola kalian buat beli skincare atau kosmetik, yang sebenarnya memang kita sudah tahu bahwa kalau mau nyoba produk secara coba-coba itu biasanya mendatangkan kerugian. Entah nggak cocok lah sama jenis kulit kita, entah harga atau produknya lah yang ternyata nggak sesuai ekspektasi, rasanya kita sering terkena jebakan batman semacam ini. Gara-gara idola kita pakai produk tersebut, kita jadi ikut-ikut pakai tanpa berpikir panjang apa akibatnya kalau nantinya ada yang nggak sesuai.

Memang benar, review yang diberikan oleh beauty influencer itu bisa jadi 100% honest opinion atau sudah terbukti secara pemakaian, tapi kan nggak semua jenis kulit yang mungkin saja sama, bisa beradaptasi dengan produk tersebut. Kalau kulit dia sebagai reviewer cocok saat pemakaian ya Alhamdulillah saja toh tapi belum tentu juga kita cocok dengan produk yang mereka promosikan. Tapi entah kenapa gitu ya, kadang-kadang review yang diberikan beauty influencer tersebut bisa dengan mudahnya mempengaruhi kita untuk memakai juga. Nah, review yang diberikan inilah yang terkadang menggiurkan, tapi kadang juga jadi boomerang. Huhu~  

3. Mempromosikan Brand Kosmetik Milik Sendiri

Setelah tahu pasar anak muda juga ibu-ibu jaman now menyoal skin care dan kosmetik, akhirnya beberapa beauty influencer jadi kepengen punya produk kecantikan itu sendiri. Bikin brand sendiri maksudnya. Sudah tau dong ya kalau di Indonesia banyak banget artis yang merangkap sebagai beauty influencer juga memiliki brand kosmetik sendiri seperti Prilly, Ashanti, Ussy, dan lain sebagainya (maaf, saya nggak hafal semuanya). Dan seketika itu kita pasti percaya dong kalau produk yang mereka keluarkan di pasaran itu rasanya bakal bisa membuat kita secantik penampilan mereka. Tapi pernah nggak sih kita mikir, gimana cara mereka memproduksi barang dengan brand mereka sendiri. Apakah kita juga bisa?

contoh produksi Nose Herbalindo
Ujung-ujungnya jadi pengen beli produk mereka juga. Tiap hari baca review, tontonin aktifitas mereka yang hampir 24 jam promosikan produk kecantikan ala mereka. Sampai-sampai nggak kepikiran buat perawatan secara intensif untuk jenis kulit yang kita miliki. Berasa pecaya banget gitu loh kalau mereka ngeluarin produk sendiri gitu. Entah kenapa bisa tersihir berat begini. Ah, namanya juga beauty influencer. Ngeluarin produk kecantikan sebentar juga langsung diserbu pasaran. Heuheu, mantep juga ya kalau jadi beauty influencer.

4. Konsisten dengan Konten dan Kecantikan yang dimiliki

Penting banget i think, memiliki sikap konsisten terhadap konten dan terus berinovasi di setiap postingannya. Karena itulah jurus ampuh untuk menarik perhatian para followers agar tetap setia mengikutinya. Tetap ter-influence oleh setiap postingannya dan tetap mempertahankan kecantikan yang dimilikinya. Jangan sampai gara-gara review produk sembarangan, kecantikan yang dimilikinya jadi berkurang karena salah pemakaian.

Nah, keempat itulah rahasia jitu para beauty influencer ketika sedang memasarkan produk kecantikan. Saya yakin kalau beauty influencer yang selama ini kita kagumi dan kita ikuti itu menjalankan keempat-empatnya atau satu bagian dari keempat rahasia jitu di atas ketika mereka memasarkan produk kecantikan di dalam media sosialnya. Karena, dari ketiga resep rahasia tersebut sangatlah mempengaruhi kita untuk bisa ter-influence atau tidak. Jadi, siapa beauty influencer yang selama ini meracuni kalian untuk tetap syantik setiap hari?

Question: Oiya kak, kalau kita mau bikin brand kosmetik sendiri bisa nggak ya? Siapa tau aku juga bisa jadi beauty influencer, yang memasarkan produk kecantikan dengan konsep natural ingredients, berdasarkan pengalaman yang aku miliki sebelumnya.

Answer: Bisa banget, karena sekarang sudah ada Nose Herbalindo yang bisa mewujudkan impian kita untuk memiliki brand dan produk kosmetik sendiri (sesuai request).

Secuil tentang Nose Herbalindo 

Nose Herbalindo merupakan jasa maklon (produsen atau pabrik) kosmetik terbaik yang ada di Jakarta, yang memiliki spesialisasi dalam R&D, Formulasi dan Produksi. Sehingga, siapapun yang memiliki ide-ide cemerlang untuk melahirkan brand kosmetik baru bisa join di sini. Bonusnya lagi, tim mereka akan membantu kita dalam setiap proses dan prosedur yang terlibat dalam memperoleh izin BPOM, HKI, Halal dan izin lainnya di Indonesia. Jadi, tidak ada lagi kekhawatiran ini itu mengenahi sulitnya memproduksi kosmetik baru sesuai kebutuhan konsumen di pasaran.

Kalau sudah tahu rahasia jitu para beauty influencer dalam memasarkan produk kecantikan mereka, kalian siap jadi beauty influencer selanjutnya kah?

Tabik,