Navigation Menu

Mazaya In Cosmobeaute Indonesia 2018

Kemarin, tepat pada tanggal 12 Oktober 2018, gue dan teman-teman Beauty Blogger Jabodetabek menghadiri undangan Launching produk baru Mazaya Indonesia yaitu Mazaya Facial Wash Massage dan Mazaya Super Cushion 3-In-1 (Air Cushion + Shading + Highlight dalam 1 kemasan) di Jakarta Convention Center. Tapi sayang banget, karena gue datangnya telat, jadi gue nggak dapat kesempatan buat dapetin Facial Washnya. Kalau untuk Air Cushionnya sendiri sih memang belum bisa dibagikan secara cuma-cuma ke kita. Jadi ya, dinikmati ajalah apa yang ada. 


Di sini gue mau berbagi sedikit soal produk Mazaya yang mungkin masih belum banyak yang tahu. Udah pada tahu belom produk kosmetik lokal bersertifikat Halal di Indonesia bernama Mazaya ini? Buat yang belum tahu, nanti gue jelasin dikit apa itu Mazaya. Sebenarnya udah pernah gue tulis juga sih di postingan lama. 

About Mazaya

Mazaya merupakan brand kosmetik halal yang diciptakan bagi wanita muslimah guna mendapatkan kecantikan kulit alami. Produk Mazaya ini diformulasikan dari berbagai bahan baku kosmetik pilihan yang dijamin bebas dari komposisi yang haram dan diproses melalui tahapan pembuatan kosmetik yang baik dan benar, sehingga aman dan baik bagi pemakainya. 

Mazaya telah memiliki 5 standart sertifasiksi ISO yang di akui dunia iaitu ISO 19001 , ISO 18001, ISO 14001 ISO 22716 dan cGMP. Mazaya juga sudah memiliki sertifikat Halal MUI dan resmi terdaftar di BPOM, sehingga tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Kalian sudah tahu? Baiklah, mari berselancar ke produk yang gue dapat selama acara kemarin.

L I P S T I K  

Ya, so pasti kalau acara Beauty Blogger gini dapatnya ya makeup, kalau enggak ya skincare. Karena Mazaya sendiri sedang launch produk Facial Wash, so pasti produk pemicunya adalah makeup. Kenapa? Karena, tanpa makeup Facial Wash nya nggak lebih berarti apa-apa. Jadi, kalo ada makeup kan jadi kepake facial washnya. Haha. Apasih. Yang jelas, kalau kita pakai makeup jelasnya bisa dibersihkan lagi pakai facial wash (selain pakai micellar water atau toner). Makanya kita juga dapatnya makeup biar bisa dijadikan pemicu buat review Facial Wash nya. Gitu.

Untuk lipstik yang gue dapat kemarin sih lumayan cocok lah di bibir gue. Secara, kulit gue cokelat eksotis, terus gue dapatnya yang warna nude, yaudah komplit. Gue juga demen banget. Pas gue aplikasikan sih ya hasilnya lumayan lah ya.


Pucet? Yaiyalah, warnanya aja nude kok. Teksturnya butter tapi langsung nyatu gitu ke bibir. Nggak gue komen apa-apa deh. Gue suka, ya pokoknya suka lah. Iyaaaa. Pokoknya suka aja. Sukaaaaak!

*Abaikan muka gue yang medeni (asli menakutkan)

B B   C R E A M 




Jujur ya, gue agak nggak klop sama ini BB Cream. Dengan shade warna terang begini, nggak ada cocok-cocoknya di kulit gue. Pas gue swatch di kulit tangan gue juga langsung pocong. Gue masih belum berani nyoba di muka gue. Pan kapan lah ya, gue review di youtube. 

E Y E   S H A D O W 

Selain lipstik sama BB Cream, gue juga dapat eyeshadow, yang ketiga warnanya emang gue lagi butuhin banget. Pink, Blue, sama Black. Black sih yang lebih banyak gue pake, karena gue sering ngalis pake eyeshadow Black. Kalo untuk warna pink dan biru nya paling gue pakai buat eyeshadow. Ya, soalnya selama ini gue jarng banget pakai eyeshadow dari dua warna itu. Makanya seneng banget sih kemarin dapat 2 warna ini. Siap-siap gue pake buat jelajah Indonesia. Ha ha ha.

M A Z A Y A   4 I N 1   P O W D E R   C A K E   R E F I L L 

Ini sih yang paling gue sedihin kemarin. Temen-temen gue dapat full, gue dapat refillnya doang. Hiks. Iya, gue tahu, gue datangnya terlambat, tapi kan nggak terlambat banget dan kesannya kayak nggak adil gitu loh. Facial Wash nggak dapat, bedaknya juga refill. But ya, gue terima apa adanya saja lah. Toh, ini adalah sebagian dari perjuangan mengikuti event Beauty Blogger.


Untuk shadenya sih gue suka banget. Klop ama warna kulit gue yang sawo matang. Ketahanannya gue belom uji coba. Nanti kalo udah gue pake gue bakal ngereview ulang di channel youtube gue. Jangan lupa subscribe ya.~

Untuk PRICE nya, kalian bisa langsung cek webnya Mazaya ya Gengs :)

Top 6 Indonesian Bloggers To Follow in 2018

E'hem, gue tau kok. Kalian pasti kaget gue bikin ala-ala Indonesian Blogger Awards 2018 ini. Tapi jujur ya, daridulu gue pengen banget nulis postingan ini tapi nggak kesampaian, jadilah sekarang gue tulis dengan sejujur-jujurnya. Kali ini gue random aja niche blognya, karena blog yang gue suka juga nggak melulu travel, beauty atau lifestyle doang. Jadi selamat menikmati.

1. Efenerr (efenerr.com)



Pemilik blognya bernama Mas Farhan, alumni STAN dan kerja di perpajakan. Gue udah lama ngikutin blognya dan baca blognya setiap doi posting. Meski kadang males meninggalkan jejak, yang jelas setiap kali gue baca satu postingannya doi, entah kenapa gue jadi baca postingannya yang lain. Dan herannya gue baca sampe abis. Cara ngobrolnya santai gitu loh, tapi gue suka. Niche blognya emang travel blog, makanya nggak heran kebanyakan postingannya ya melulu traveling. Dan dari blognya Mas Farhan inilah yang ternyata sampai saat ini "gue masih bermimpi jadi travel blogger". Originalitas photonya uwaw banget. Buat kalian yang penasaran, langsung aja klik link efenerr.com yang ada di atas.

Instagram: @efenerr

2. Cokelat Gosong (hildaikka.com)


Pemiliknya bernama Hilda Ikka. Nggak tau kenapa blognya dikasih nama Cokelat Gosong. Kalian bisa langsung kepoin blognya aja kali ya buat dapetin jawaban itu. Gue udah lama follow blognya, semenjak header blognya belom seunyu itu, orangnya juga belom sebulet itu (#upsss :p) dan ya, gue taunya dari pas dia ikutan lomba di moeslema.com gitu deh atau sebelum itu. Pokoknya udah lama banget. Gue suka cara ngobrolnya di blog kayak ngomong sama temen aja gitu, dicampur pake bahasa suroboyoan kadang bikin gue mules karena capek ketawa. Infografis sama GIF nya bikin nggak bosen baca postingannya. Untuk niche blognya sih Lifestyle (kayaknya). Buat kalian yang penasaran, langsung aja klik link hildaikka.com yang ada di atas yess.

Instagram: @newhildaikka 

3. Duckofyork (duckofyork.com)



Ahaa, ini bagian yang gue suka. Blognya Agi Pranoto. Nichenya Lifestyle gitu, dan yang paling gue suka dari blog ini adalah meskipun tampilan blognya sederhana, tapi foto-foto beserta editing dan tulisannya nice banget. Adem liatnya, greget banget deh. Pokoknya paket lengkap. Filternya oke, cara ngobrolnya juga oke. Kadang bikin gue mules juga sama kayak si Ikka. Nggak tau kenapa, gue juga belom lama kenal dan follow blog ini, tapi sekalinya tau dan baca langsung jatuh cinta. Buat yang kepo, langsung aja klik link duckofyork.com yang ada di atas. 

Instagram: @junoaggy

4. Langit Amaravati (langitamaravati.com)


Oh myyy, ini beneran blogger favorit dan sesepuh pokoknya. Gue ngikutin udah lama banget. Semenjak blognya masih berplatform blogspot sampe sekarang udah pindah ke wordpress premium. Makin kece aja sumpah. Asli keren banget sih teh Langit ini. Infografisnya bener-bener bikin meleleh. Secara gitu loh, doi cewek, jago editing foto, jago bikin infografis keren, jago otak-atik html pula, gimana gue nggak meleleh, yekan. Oh myyy, panutan banget doi. Nggak heran sih kalo doi sering menang lomba blog, soalnya totalitas banget orangnya. Yaudahlah gitu aja, kepoin langsung blognya klik link langitamaravati.com yang ada di atas. 

Instagram: @langitamaravati

5. Everything About Bella (everythingaboutbella.com)


Jujur sih, sebenernya gue nggak begitu interest sama beauty-beautyan gitu. Ngerasa kesindir aja, soalnya secara fisik gue juga nggak cantik (udah banyak banget yang bilang foto doang cakep), jadi  gue hopeless. Tapi gue suka aja ngeliat blog beauty yang rapi, jadi gue suka baca. Ya lumayan lah buat pengetahuan gue yang minim menyoal beauty biar nggak kudet-kudet amat. Yang sering gue kepoin blognya ya si Bella ini. Gue suka sama konsep blognya yang bersih dan rapi. Teratur banget, begitu juga foto-fotonya, hmmm bisa-bisa gue oplas nih. Haha. Saking bagusnya sih. Doi pake apa aja kayaknya cucok-cucok aja yess. Kuy, yang mau liat Beauty Blogger yang satu ini, silakan dikepoin linknya ada di atas yess.

Instagram: @everythingaboutbella

6. Handikoo (handikoo.com)


Nah, Handikoo.com ini juga salah satu blogger sesepuh yang udah gue follow. Dari blog inilah gue termotivasi bikin infografis dan berani edit-edit foto. Padahal dulu mah gue bilangnya,"ngapain sih foto pake diedit segala, kan bagusan ori, kelihatan noraknya." Itu dulu, tapi sekarang kebanyakan blog gue isinya editan semua fotonya. Heeemmbb. Gue kenal blog Handiko ini karena doi suka menang lomba blog dan emang, infografisnya super keren. Dan si pemiliknya juga ternyata jago bikin video, edit video. Duh kan meleleh jadinya. Gue jadi termotivasi lagi jadi content creator. Pokoknya buat kalian yang kepo langsung aja cuss ke blognya melalui link yang udah gue taroh di atas penampakan blognya.

Instagram: @handikoo 

Itu dia 6 Blogger terkece versi gue. Hehe. Ya, sebenernya ada banyak lagi sih, tapi gue capek nulisnya jadi ya segitu aja dulu ya. Semoga bisa terinspirasi dan termotivasi dari mereka-mereka semua. Bye~

Biaya Hidup dan Kuliah di Jakarta


Jadi, kemarin banyak banget cuitan yang gue dapat dari tetangga, teman lama, dan siapapun yang pernah jumpa dan kenal sama gue. Mereka rata-rata menanyakan hal yang sama yaitu, "Gue sibuk apa, kuliah di mana, kerja apa, bla bla bla." Dan yang ingin gue share di sini adalah menyoal biaya hidup dan kuliah di Jakarta, tempat di mana gue memang belajar, mengadu nasib, mencari hubungan dan merantau jauh sampai detik ini. Jadi, buat kalian yang masih nanya, gue di Jogja, apa di Malang, apa di Jakarta. Udah kejawab semua ya. Nggak usah julidin gue mulu, gue risih dengernya. Udah tau Kartu Tanda Mahasiswa gue kuliah di mana, masih aja nanya, kuliah apa kerja. Emosi gue. He he. Enggak, becanda. 

[ D I S C L A I M E R ] Biaya Hidup di Jakarta ini sebenarnya relatif ya, tergantung kalian tinggal di area mana dan gaya hidup kalian gimana. Di tulisan ini sebisa mungkin gue mencoba untuk menjelaskan secara umum, berapa sih biaya hidup sebagai seorang student (mahasiswa) di Jakarta itu, dan bagaimana perasaan sebagai seorang diaspora lintas provinsi yang hidup di negeri orang dengan bermacam-macam aturan yang berbeda. Let's get started!

Sebenarnya gue tinggal bukan di Jakarta kotanya. Tapi di kawasan kampus gue di mana orang melihat gue sebagai student. Ya, di pinggiran kota Jakarta Selatan, tapi masuk kawasan Tangerang, Banten. Bingung kan, kenapa gue sebut Jakarta? Dulu sih, katanya UIN Jakarta itu masuk kawasan Jakarta Selatan, tapi sekarang wilayahnya diambil alih oleh Tangerang Selatan, makanya alamat UIN Jakarta yang sekarang ya di Tangerang, bukan Jakarta. Tapi, tenang saja. Hidup di sini mah rata-rata sama. Beda dikit lah, itung-itung uang bensin, ongkos jalan.

Back to the topic. Gue tinggal di Jakarta ini sebenarnya udah lumayan lama. Dari awal gue kuliah tahun 2011 bulan September sampai sekarang tahun 2018 bulan Oktober. Dibilang bosan sih lumayan, gue homesick udah sering banget, kalau ditotalin bisa sampai 730 harian lebih. Sampai nangis-nangis, mimpi buruk, bengong sendiri, semua pernah gue alamin karena saking kangennya sama kota kelahiran. Tapi mau gimana lagi, perjuangan gue masih belum totalitas, jadi harus gue totalin sampe akhir. Hampir delapan tahun ternyata gue tinggal di sini. Sedih akutu sampai sekarang masih (jomblo) belom sepenuhnya sholehah.

Ngomongin soal biaya hidup, seperti yang udah gue jelasin di awal, sebenarnya relatif. Tergantung kalian tinggal di mana dan gaya hidup kalian kayak gimana, dan (plus) kalian berasal dari keluarga yang gimana, bisajadi kaya atau tidak. Kenapa? Karena status sosial menentukan betul bagaimana hidup seseorang di perantauan. Kalau kalian kaya, otomatis bilangnya murah. Kalau kalian (maaf) kurang beruntung, ya pasti bilangnya mahal. Kayak yang gue bilang, hidup ini mahal bila difikirkan. Jadi, nggak usah banyak pikiran biar nggak nambah beban. Ya, gue merupakan salah satu manusia yang hidup di perantauan dengan status sosial keluarga paling rendah. Jadi, kalian nggak usah baper kalo barusan gue bilang berasal dari keluarga yang kek mana.

Jaman gue kesini dulu, nggak semahal sekarang. Naik kereta cuma 50 ribu, makan dua kali bisa goceng, kos-kosan juga cuma tiga ratus ribu. Kalau jaman sekarang, naik kereta (paling murah) 150 ribu, makan sekali ceban, kos-kosan rata-rata satu jutaan. Mampus gila mamak kau! Kerja bagai quda dulu baru ke Jakarta. Hmm, tidaklah.

Kalau kamu tinggal di Jakarta bagian kotanya pasti biaya hidupnya lebih mahal lagi, makanya gue sangat bersyukur bisa tinggal di pinggiran kota begini. Selain karena kampus gue di pinggiran, gue juga nyaman tinggal di lingkungan agamis seperti Ciputat ini. Jangan heran makanya, kalau di Ciputat masih lihat cewek cowok pakai busana muslim muslimah, karena lingkungan di sini amat sangat kondusif bagi muslimah kayak gue. Biaya hidupnya juga biasa aja, tidak terlalu mahal apalagi buat orang borjuis, bisa menggaya di sini. Beli nasi ayam 15 ribu aja udah kayak beli permen satu biji. Sok kaya. Ha ha.

Nih ya, buat kalian yang masih dalam mimpi kering, pengen merantau ke Jakarta, khususnya warga Jawa Timur. Gue saranin ambil daerah Ciputat, Pamulang, Cirendeu, Pondok Cabe, Parung dan sekitarnya. Karena biaya hidup di sini lumayan rendah dibanding Jakarta kota. Di sini kalian masih dapat kontrakan seharga 900 ribu per dua petak. Kalau di Jakarta, satu petak aja satu juta. Gimana mau hidup irit, yekan? Niat merantau mau beradu nasib biar sukses malah bangkrut di jalan karena biaya hidup mahal. Mending nyangkul tanah di rumah, nabur biji cabe.

Terus ya, buat kalian yang mau kuliah di Jakarta. Gue saranin cari teman yang bisa membawa pengaruh baik deh buat kehidupan kalian, karena yang selama ini gue rasakan di sini, salah bergaul bisa bikin potensi kita luntur sejak kali pertama berteman loh. Yaiyalah, dia bawa pengaruh buruk bagi kita, gimana gak ilang kan passion dan skill bawaan kita. Dan juga bisa bikin kalian terpengaruh gaya hidup yang bakal kalian jalani. Ini yang bikin gawat. Hati-hati saja, jangan sampai dapat gelar Social Climber secara cuma-cuma dari netijen yang maha bejat mulutnya. Ya, kita kudu pinter-pinter menjaga diri, memanage uang, mengatur waktu, menjalani kehidupan, belajar sungguh-sungguh, biar kita gak sia-sia jauh merantau.

Oke next, di sini gue mau itung-itungan. Hasil dari itung-itungan gue, tercatat bahwa biaya hidup + kuliah di Jakarta itu lumayan mahal. Setahun (2 Semester) bisa mencapai Seratus Juta (100,000,000) Rupiah. Nggak percaya? Lihat aja selengkapnya di video ini:

COMING SOON !

Jadi, menurut ramalan gue. Semakin berjalannya detik, menit, jam suit, hari, bulan, dan tahun di kehidupan manusia serakah seperti kita ini, gaya hidup akan semakin norak sekali. Biaya hidupnya juga akan semakin mahal, makin jadi borjuis, dan makin gak tahu diri. Ya, semoga aja kita selalu diberikan kesehatan, kemudahan, kekuatan, dan keberkahan oleh-Nya. Amin :")

Jika ada yang kurang jelas, atau perlu dipertanyakan dan didiskusikan, silakan tinggalkan komentar, Inshaallah akan gue jawab as soon as possible . Thank you :")

Say Hello to Lenovo K9 Quad-Camera Smartphone


[ H E L L O   E V E R Y O N E ! ]

Mari kita sambut bersama, LENOVO.. (dar dar dar dar dar) LENOVO.. (dar dar dar dar dar) LENOVO.. (dar dar dar dar dar). Sudah sudah, macam nonton bola saja kau ini. Oke-oke, jadi gini. Pada tanggal 1 Oktober 2018 kemarin, melalui jalur distribusi yang dimiliki oleh Inone International, Lenovo smartphone hadir kembali di Indonesia dan menciptakan produk baru yang tak kalah hebat dengan smartphone unggulan yang lainnya. Tersebutlah ia adalah Lenovo K9 dengan keunggulan Quad-Camera.

Gue udah nggak ngerti lagi sama Zaman Now, makin kesini makin ada aja inovasi terbarunya. Termasuk fitur-fitur smartphone. Memang sih, hari gini nggak punya smartphone itu enggak banget sist! Apalagi yang doyan jeprat-jepret, biar nggak terlalu mahal dan ribet beli kamera original, mending beli yang sepaket (beli smartphone maksudnya), yekan? Bisa nelpon, bisa sms, bisa chatting, bisa update sosial media, bisa ini bisa itu, sekaligus bisa motret apa aja yang pengen kita abadikan moment terbaiknya. (Nikah woy nikah! Apasih? Gak nyambung!)

Oke, kenapa gue bahas Lenovo? Kangen dong pastinya? Kangen lah. Secara gitu loh, selama ini yang gue tahu dari produk Lenovo itu harganya merakyat banget. Dibanding harga-harga smartphone yang lainnya, Lenovo lebih bisa mengerti perasaan para pekerja lepas alias serabutan. Jadi nggak usah baper nggak punya hape pinter. Eaaaa~

Apa aja Fitur-fitur Lenovo K9 versi terbaru ini?


Sebagai breakthrough product untuk kembali memasuki pangsa pasar smartphone saat ini, Lenovo K9 menawarkan fitur dan spesifikasi terbaik di kelasnya, diantaranya adalah 1) Kamera Ganda dengan kekuatan Rear Camera dan Front 13 MP+5MP; 2) Glowing 2.5D Curved Glass Body; dan 3) 5.7-inch HD + Full Screen.

E'hem. Masih ngiler? Baiklah! Sila usap pakai stiwel busuk, biar cepat meresap. Ha ha ha.

Menurut pemaparan pada saat launching Smartphone Lenovo K9 awal bulan kemarin, #CLBK atau #CintaLenovoBersemiKembali diangkat sebagai pernyataan penegas, yang mana pada smartphone Lenovo versi terbaru ini diharapkan mampu merangkul konsumen setia Lenovo untuk kembali mencintai Lenovo sebagai produsen smartphone terdepan di dunia, khususnya dalam memberikan inovasi-inovasi terbaik melalui teknologi yang berbeda. Jadi, buat kalian yang sudah menjadi penggemar setia smartphone merakyat ini. C'mon beibeh, jangan lewatkan untuk bisa memiliki Lenovo K9 versi terbaru ini.

Buat yang belom tahu Lenovo, Apa itu Lenovo?


Lenovo adalah merek smartphone global terkemuka yang telah mendapat pengakuan dari pelanggan milenial dan kelas menengah yang terus tumbuh dari seluruh dunia. Selain smartphone, Lenovo juga ahli dalam pengembangan, pembuatan dan penjualan produk-produk teknis berkualitas tinggi seperti server, perangkat pencitraan, dan telepon genggam. Selain itu, Lenovo juga menyediakan integrasi teknologi informasi dan jasa pendukung lainnya.

Sebagai perusahaan yang digerakkan oleh inovasi yang mengedepakan prinsip "Beda Lebih Baik", Lenovo tidak pernah berhenti mencoba melahirkan penemuan atau inoasi teknologi baru. Dengan demikian, produk dan inovasi Lenovo terus diminati oleh seluruh pelanggan di dunia.

Keunggulan & Spesifikasi Lenovo K9

Ada tiga fitur utama yang menjadi keunggulan produk era baru Lenovo K9 ini yakni kamera depan dan belakang masing-masing memiliki 13MP (lensa utama) + 5MP (lensa sekunder) yang luar biasa. Kemudian Glowing 2.5 D bodi kaca melengkung dengan sempurna, serta didukung oleh tampilan layar sebesar 5,7 inci HD + layar penuh. Oh wow sistaaah! Superb, kamera depan aja 15MP. OMG!

Smartphone Lenovo K9 memiliki desain bodi melengkung yang ergonomis 2.5 D yang tidak hanya menjamin genggaman lebih nyaman tetapi juga membuat ponsel ini jauh lebih stylish. Layar HD 5,7 inci + full displaynya jauh lebih jelas dan lebih lebar yang bakal memberikan efek tampilan lebih detail dan jernih bagi pengguna di seluruh dunia. Hmmm, ngiler lagi. Tes.

Selain itu juga, Smartphone Lenovo K9 ini menghadirkan inovasi unggulan lainnya yang diantaranya ada; dua opsi untuk membuka kunci. Pertama kita bisa membuka kunci dengan satu jari dalam 0,27 detik atau bisa dengan cara melihat layar dalam 0,93 detik. Selain itu juga smartphone ini menghadirkan baterai dengan kapasitas 3000 mAh yang tahan lama supaya kita bisa lebih lama ketika menonton video atau main game. 

 
Untuk spesifikasi detailnya adalah:

// Spesifikasi Hardware //

Lenovo K9 ini telah dilengkapi dengan chipset MediaTek MT6762 Octa-core berkecepatan 2 GHz, RAM 3 GB, dan storage internal 32 GB yang dapat ditambahkan microSD. Bisa dibilang kombinasi hardware ini sudah dapat menjalankan smartphone dengan lancar.Layar

Untuk layarnya memiliki resolusi 5,7 inci dengan kaca lengkung 2,5D, resolusi HD+, dan beraspek rasio 18:9 yang dapat memenuhi bagian depan. Dengan layar yang luas ini dapat membuat penggunanya leluasan dalam bermain game maupun menonton video.

// Dua Kamera belakang //

Perangkat terbaru Lenovo ini memiliki dua kamera belakang yang memiliki kombinasi kamera primer 13 MP + kamera sekunder 5 MP dan LED Flash sehingga mampu menghasilkan foto dengan baik. Bahkan kamera sekundernya dapat mendeteksi kedalaman gambar sehingga dapat dengan mudah menghasilkan foto bokeh (background blur) dengan cepat.

// Dua kamera depan //

Selain memiliki dua kamera belakang, ternyata Lenovo K9 ini juga dilengkapi dengan dua kamera depan yang mempunyai kombinasi 13 MP + 5 MP yang dapat menghasilkan foto selfie bokeh (background blur) dengan rapi.

// Fingerprint //

Sensor fingerprint pun telah hadir pada bagian belakangnya yang memungkinkan penggunaya dapat membuka kunci smartphone hanya dengan menempelkan sidik jarinya saja. Bisa dibilang Lenovo K9 dapat merespon sidik jari dengan cepat.

// Face Unlock //

Tidak hanya sensor fingerprint, Lenovo K9 juga dilengkapi dengan fitur Face Unlock yang memungkinkan penggunanya dapat membuka kunci smartphone hanya menggunakan wajahnya saja.

// Sistem operasi Android Oreo Murni //

Tanpa menggunakan tampilan antarmuka sendiri, sistem operasi Android Oreo dari Lenovo K9 bersifat murni sehingga minim bloatware dan tidak terlalu boros dalam penggunaan RAM.

Kabar Bahagia (FLASH SALE) Lenovo K9


Nah, buat kalian yang masih setia sama Lenovo Smartphone ini, jangan sampe ketinggalan moment bahagia yang akan datang ya. Apa itu? PROGRAM FLASH SALE LENOVO K9 di Shopee. Dan acara eksklusif ini akan hadir pada tanggal 11, 16 dan 23 Oktober 2018, dengan penawaran harga khusus (super spesial). Berapa pricenya? Hanya 1.799.000. Jadi, jangan lupa catat tanggalnya ya!

Info lebih lanjut bisa dilihat di website resmi Lenovo Indonesia, yaitu https://www.lenovo.com/id/in

Semangat Blogging dan Vlogging Bersama Notebook ASUS X555 Series


"Don't give up on your dreams, dreams give you a purpose in life. Remember, success is not the key to happiness, happiness is the key to success." Iya, memang benar. Bukanlah sukses yang menjadi kunci sebuah kebahagiaan, tapi kebahagiaanlah yang menjadi kunci atas sebuah kesuksesan. Banyak orang yang terlihat sukses di luar sana tapi hidupnya masih sering ngeluh, merasa tidak bahagia. Tapi ada beberapa orang di luar sana yang terlihat biasa saja, tapi mereka merasa sangat bahagia. Saya pun pernah merasakan hal yang sama. Jika saya sedang banyak tugas, banyak kerjaan, banyak beban yang saya pikirkan, tapi saya menanggapinya dengan rasa syukur, tanpa saya sadari pun orang lain juga bisa melihat bahwa saya sedang berbahagia, dan dengan kebahagiaan itulah tugas saya jadi cepat selesai, kerjaan beres, beban pun jadi berkurang. Tapi sebaliknya, jika saya sedang merasa stress, ditambah kurangnya rasa bersyukur, maka semua pekerjaan yang saya lakukan jadi terasa sia-sia. Istighfar banyak-banyak!


Ngomongin soal impian, ngomongin soal hidup, saya merasa (hidup saya) benar-benar hidup adalah semenjak saya menginjakkan kaki di bangku kuliah. Dulu saya kalem, diam-diam bergerak, bergerak diam-diam, demi mencapai sebuah keingintahuan. Saya ingin tahu: Sebenarnya diri saya ini nantinya mau jadi apa? Pertanyaan itu sudah mulai menjadi beban sejak SMA. Melihat kondisi lingkungan yang hanya memiliki cita-cita sebatas netesno ayam alias punya anak yang penting disekolahin, nggak usah sekolah tinggi-tinggi (terlebih cewek), toh nantinya bakal dikawinin, cuma buat masak di dapur sama mejeng di kaca, terus netesin bayi biar punya keturunan. Apalagi kalo ekonominya rendah, mending jadi buruh pabrik atau jadi ibu rumah tangga. Cukup! Oh, tidak bagi saya. Sepurane cak! Karena sejak SD (tahun 2004) mataku sudah berani berkeliaran, mencari ide supaya bisa mengakses komputer (karena di tahun-tahun itu sekolah saya baru membeli 10 perangkat komputer yang bakal disajikan khusus untuk anak-anak 10 besar). Dan syukurlah saya bisa menikmati untuk yang pertama kalinya, dan dari situlah saya mulai ketagihan mengoperasikan microsoft dan sok yess meramal masa depan, kalau-kalau nanti bakal ada zaman laptopysaurus. Dan ternyata "kok benar?" Saya juga agak sedikit shock.


Zaman laptopysaurus menggantikan zaman komputeropus erectus. Di mana saya mengenal laptop untuk yang pertama kalinya: ketika saya masuk SMA tahun 2008. Saat itu saya masih sering ke warnet buat main friendster sembari cari di google, bagaimana cara registrasi di facebook. Dalam balutan muka yang polos dan cupu, semua teman saya termasuk keluarga dekat saya tidak akan ada yang percaya bahwa saya sudah bisa bikin akun sendiri di email pakai @rocketmail.com (bawaan Yahoo!), bikin akun friendster, facebook, dan blogger. Mereka menganggap saya bagian dari makhluk komputeropus erectus yang hanya mengerti setelan wallpaper, microsoft word, CD dan disket. Padahal saya sudah memasuki zaman laptopysaurus, di mana saya pernah bergaul dengan si penjaga warnet (sering pulang maghrib sebab internet) dan di sana saya diajarkan mengoperasikan laptop untuk yang pertama kalinya. Desain undangan, scan foto, edit video dan lain sebagainya. Tak sampai hati melihat batinku tengah bergumam, "Wah, komputer ternyata bisa dibawa kemana-mana ya." OF COURSE, CORY!

Pikiran saya sempat melayang sebab ingin memiliki laptop sendiri. Tapi sejak pertemuan saya dengan abang warnet saat itu, saya jadi beruntung terpilih menjadi salah satu perwakilan dari kotamadya/kabupaten untuk mengikuti lomba Karya Ilmiyah Remaja (PORSENI) tingkat Provinsi. Ya, saya berhasil membuat juri takjub dengan presentasi yang saya operasikan di laptop. Semua guru tepuk tangan termasuk kepala sekolah saya. Saya tersenyum bahagia, akhirnya saya bisa membuktikan ke mereka bahwa diamnya perilaku saya tidak membuat pikiran (otak) saya diam begitu saja. Dalam senyuman yang menyeringai kepala sekolah dan teman-teman saya, mereka menyiratkat sebaris kalimat, "Ternyata Cory diam-diam bergerak, dan bergerak diam-diam." Hehe, saya tersipu.


“Do not dream too often, however, take action as often as possible”. Setelah berhasil mengikuti lomba KIR, saya semakin semangat buat ikutan lomba yang lain. Termasuk lomba Bikin Komik Berbahasa Arab, Story Telling, dan lomba Pidato. Alasannya cuma satu. Supaya saya bisa mendapatkan penghargaan, bernilai uang, lalu saya belikan laptop dan modem sendiri. Sehingga saya tak perlu lagi pulang maghrib demi belajar internet di warnet. Satu lagi alasan pendukung, karena saya juga suka menulis, saya ingin seperti mba Dee, menerbitkan buku serial Supernova yang Maha Keren dan bisa belajar apa saja di laptop sesuka hati. Semangat lomba, kebut cari duit, banggain guru dan orang tua! Ciaaaaaaaaat!

Sayangnya, impian punya laptop tertunda banyak waktu, banyak hal tak terduga dalam hidup yang dulu tidak saya mengerti, sampai akhirnya saya kuliah 6 semester dan seringkali meminjam milik Sam yang pada akhirnya berakhir pada rasa tidak enak karena terlalu sering menginap 2-5 hari. Dan Alhamdulillahnya, di penghujung akhir tahun 2014 Allah telah memberikan pencerahan bahwa saya harus punya laptop sendiri. Secara dong ya, saya pengen lulus kuliah cepet-cepet (read: lancar skripsian), pengen jadi penulis beneran kayak mbak Dee, dan supaya bisa cepat mengatasi beberapa kekurangan dalam hidup. Dan akhirnya, saya berhasil menemukan Notebook 14"inc ASUS X452EA yang sampai saat ini masih setia menemani saya dalam suka dan duka.


Empat tahun lamanya saya bergelut dengan dunia tulis menulis, desain grafis dan ditambah lagi belajar vlogging spesifik video editing bersama notebook ASUS X452EA. Meski speknya masih jauh dari notebook ASUS keluaran tahun 2018 saat ini, tapi prosesor AMD E1 yang dimiliki notebook X452EA ini adalah sebuah prosesor dengan teknologi manufaktur 28 nanometer dari AMD yang sudah dilengkapi dengan grafis terkini (Radeon HD 8000 series). Jadilah saya betah menonton film berjam-jam, editing desain grafis pun hasilnya maksimal, karena visual yang ditampilkan di laptop sungguh sangat realistis. Bersyukur, tidak pernah ada keluhan selain baterainya yang bocor sejak dua tahun lalu atau kabel chargernya yang error namun sudah saya ganti yang baru.

Sayangnya beberapa hari ini soundnya mulai terdengar gemeresek, artinya ada something di dalamnya yang tidak beres. Dan juga RAM yang dimiliki notebook ASUS X452EA ini hanya 2 GB, sebagai seorang designer dan vlogger (edit video), saya seperti merasakan kurang masako pada laptop yang sudah menemani saya selama empat tahun ini. Dan tentunya saya ingin memiliki yang lebih. Kenapa? Karena untuk menggunakan aplikasi seperti Adobe Photosop, Illustrator, Lightroom, Indesign, Audition, Premiere, After Effect dan Video Editor lainnya, laptop saya masih sedikit kurang mumpuni dalam menjalankan aplikasi berat seperti mereka secara berbarengan. Memang sih, satu aplikasi bisa dihandle dengan baik, namun untuk urusan linked seperti Adobe Illustrator dan saudaranya, tidak bisa dibuka secara berbarengan. Kendalanya karena laptop saya ini sudah banyak data dalam folder, baik di Disk C maupun Disk D. Itulah sebabnya, jika saya membuka dua aplikasi atau lebih secara bersamaan, maka akan timbul yang namanya 'Not Responding' atau 'Force Closed'.

 
Jadi maunya gimana? Berhari-hari saya berpikir tentang bagaimana mencari solusi terbaik agar aktifitas blogging dan vlogging saya tetap berjalan lancar. Bekerja juga jadi lebih semangat. Semangkaaa. Semangaat Kakaaaak! Kendala sedikitnya ada di laptop. Sekarang jadi jarang edit video karena nge-rendernya butuh waktu yang lama. Video berdurasi 15 menit saja bisa seharian penuh, dari pagi sampai ke pagi lagi. Sempat ada usulan dari teman, mending upgrade RAM nya saja, biar lebih enteng. Tapi saya masih takut mengambil resiko. Takutnya, nanti-nanti kalau tidak sesuai dengan spek notebooknya, malah terjadi kerusakan permanen. Yoweslah, mending upgrade laptopnya saja, iya kan? Iya dong!

Browsing kanan kiri, berselancar di mbah google dan di berbagai sosial media, kira-kira notebook apa yang cocok dengan kebutuhan saya. Kok ya, mata saya jadi tertarik sama ASUS X555 Series yang bertebaran di timeline teman-teman blogger seperguruan. Cocok nih, batin saya. Iya, cocok deh kayaknya, pikiran saya meyakinkan. Secara, saya ini orangnya setia. Selama empat tahun saja saya pakai ASUS sering dipuji-puji karena hasil editan video saya bagus, desain grafis yang saya buat oke banget (percaya diri saja dulu). Dan saya secara pribadi pun maunya ya beli notebook ASUS aja lagi. Secara, notebook ASUS selalu upgrade sesuai kebutuhan konsumen. Jadi, saya merasa srek aja terus. Contoh hasil editan video saya dibawah ini:

 
Setiap melihat timeline instagram yang berisi updatean para blogger dan vlogger yang semakin hari semakin produktif, saya jadi terdorong lebih untuk bisa memiliki notebook ASUS yang baru. Secara, kendala saya kurang produktif selama ini ternyata ada di laptop. Mau desain harus nunggu laptop dicolok dulu, karena baterai sudah bocor. Mau edit video malah lebih terkalahkan oleh rasa gergetan, karena untuk ngerender beberapa menit saja saja butuh waktu seharian. Aseli, kudu emosi. Mau blogging di mozilla saja kadang-kadang suka not responding sendiri, kalau buka banyak tab. Terus aku kudu piye? Saya makin emosi. Yasudah, cari notebook ASUS X555 saja.

Kenapa Harus Notebook ASUS X555 sih? 

Well, mari kita bahas secara rinci. Kira-kira bagaimana spesifikasi Notebook ASUS X555 ini. Apa keistimewaannya bagi seorang blogger dan vlogger seperti saya? Siapkan catatan dan mari berselancar bersama! 


Ngomongin spesifikasi, notebook ASUS X555 punya daya tarik tersendiri bagi seorang blogger seperti saya. Kenapa? Karena, selain tampilannya yang elegan. Saya sungguh tertarik dengan RAM dan ruang penyimpanannya yang begitu besar. Bayangin saja, untuk seri X555QG saja memiliki RAM 8 GB dan ruang penyimpanan internal 1 TB. Oh, my God! Saya langsung bisa ngebayangin bagaimana serunya menulis, mengedit foto dan video di dalam laptop ini. Sungguh sangat enteng sekali! Srupuuuut, kali ya. Tak perlu nunggu seharian lagi buat ngerender video dan tak usah repot-repot juga beli hard disk eksternal lagi. Endeeuusss pokoknya! Huhu.

Selain itu, yang bikin saya lebih mupeng lagi adalah ukuran layarnya yang super lebar yaitu 15,6 inch. Padahal laptop lama saya; ASUS X452EA saja sudah bikin saya klepek-klepek saat mendesain, apalagi yang 15 inchi, bisa-bisa betah sekali saya seharian kejar tayang. Ditambah lagi saya orangnya doyan banget nonton film atau drama korea di laptop, seharian marathon pun masih sanggup (kalau ini jangan ditiru ya, Haha). Jadi, ketiban duren banget kan kalau punya Notebook ASUS X555 ini. Pastinyaa!

Oh ya, perlu kalian ketahui juga. Soal baterainya guys! Notebook ASUS X555 ini memakai baterai jenis Li-Polimer yang memiliki ketahanan baterai sampai dengan 2.5 kali lebih kuat dibandingkan baterai Li-Ion Silinder. Bahkan setelah diisi ulang hingga ratusan kali, baterai ini tetap dapat menyimpan sampai 80% dari original kapasitasnya. Seharian tanpa charger oke dong kalau kita pengen ngerjain job di luar rumah? Nggak perlu lirik sana-sini buat nyari colokan, nanti kebingungan. So pasti! Daripada laptop saya yang sekarang toh, baterainya sudah bocor sebab hampir setiap hari tak pernah shutdown. Jadi, kalau mau ngerjain sesuatu ya harus nyolok dulu, wara-wiri cari colokan yang nyaman buat ngerjain tugas yang bejibun. Heuheu. Ganti laptop, Semangaaat!

Dan yang bikin saya jadi makin cinta adalah Teknologi Ice Coolnya, yang nggak bikin suasana laptop jadi panas. Tangan juga nggak ikutan panas. Emang lagi masak, bu? Huhu (Abaikan!). Teknologi ASUS Ice Cool ini bisa menjaga temperatur notebook antara 28° C sampai 35° C, hal ini menunjukkan bahwa panas yang dihasilkan oleh sistem di dalam laptop ini lebih rendah dari temperatur yang dihasilkan oleh tubuh manusia, di sinilah kita bisa merasakan yang namanya kenikmatan menulis maupun editing foto dan video. Betah coy, betaaah!


Of course, pasti kalian minta penjelasan lebih detail lagi bukan, mengenahi Notebook ASUS X555 ini? Oke, akan saya jelaskan lebih detail lagi. Biar kalian makin cinta sama laptop ternakan ASUS yang super keren ini. So, let's get started!


Pilihan Konektivitas yang Luas

Notebook ASUS X555 ini memiliki fitur USB 3.0, HDMI dan VGA ports, 2-in-1 SD/SDHC card reder, dan pilihan konektivitas lainnya untuk memastikan kompatibilitas yang luas dengan berbagai periferal dan perangkat. Jadi, kalau kita mau mindahin data atau transfer dari handphone ke laptop, fitur ini akan sangat membantu memudahkan kita dalam hal tersebut.


Warna yang begitu nyata dengan Teknologi ASUS Splendid

Dikembangkan oleh tim ASUS Golden Eye, teknologi ASUS Splendid yang eksklusif memberikan warna dan temperatur warna yang akurat. Teknologi ini memberikan warna yang cerdas dan menggetarkan dengan pengaturan dan parameter pada fine-tuning display. Gimana nggak tertarik punya laptop yang sumringah begini toh? Syantik ulalaaa~

 

 Dirancang untuk produktivitas dan hiburan

Notebook ASUS X555 ini didukung oleh prosesor AMD untuk performa yang halus dan responsif. Performa serta didukung dengan grafis yang bagus dan memory controller di bagian dalam yang canggih, membuat Notebook X555 ini ideal digunakan untuk kebutuhan komputerisasi sehari-hari atau menonton film dan video. X555 memudahkan kita dalam menyelesaikan semua pekerjaan tersebut, memberikan peforma multifungsi yang kita butuhkan untuk bekerja atau bermain dengan satu perangkat. Wow, super wow! Kerja sambil hiburan, hiburan sambil kerja. Cucoook!


USB 3.0 untuk data transfer yang sangat cepat

Seperti yang saya jelaskan sedikit di atas bahwa USB 3.0 dalam laptop ASUS X555 ini memberikan kecepatan 10x dari USB 2.0 yang memungkinkan kita untuk menyimpan foto atau melakukan transfer musik dan video dengan ukuran besar dalam waktu yang singkat. Jadi kita dapat melakukan transfer film dengan kualitas Blue-Ray berukuran 25GB dalam waktu 70 detik. Subhanallah, kerjaan jadi cepet kelar dong ya.~


Hasil Full HD 1080p melalui HDMI

Ternyata laptop ini mengandungi performa Full HD yang bikin kita betah nonton film sampai larut malam. Apalagi yang doyan nonton drakor dan main game di laptop macam saya, hal ini sangat berpengaruh. 


Smart Gesture-Multi-touch made easy

Notebook ASUS X555 ini memiliki fitur multi-point touchpad dengan kombinasi teknologi ASUS Smart gesture yang memberikan pengalaman berbeda dan mendukung berbagai sentuhan perintah sehingga dapat melakukan zoom in/out dan geser.


Setelah ngomongin performa dari Notebook ASUS X555 di atas, so pasti kalian penasaran dong harga dari Notebook ASUS X555 ini berapa dan enaknya beli di mana. Penasaran banget? Silakan cek infografis di bawah ini, karena laptop ini HARGANYA SUPER TERJANGKAU (dicapslock ya, biar makin enak, hehe). LAPTOP DENGAN PERFORMA YANG KEREN TAPI HARGANYA TERJANGKAU, SIAPA YANG NGGAK MAU DONG YA? PASTI MAU! Oiya, satu hal lagi kalian harus tahu bahwa Notebook ASUS X555 ini juga dijual di Tokopedia.

 ASUS on Tokopedia :)
Klik gambar ini kalau kalian ingin langsung menuju toko ASUS di Tokopedia :)
Baiklah, kalau kalian capek nulis link yang ada di atas, atau masih belum paham kalau gambar di atas bisa mengantarkan kalian ke ASUS Store yang ada di Tokopedia, sila klik link yang ada di sini :)

Jadi, semakin kita bisa upgrading laptop kita, semakin produktif pula profesi kita sebagai seorang blogger dan vlogger. Mari kita upgrade laptop kita bersama dan doakan saya ya, supaya bisa memiliki salah satu tipe dari laptop ASUS X555 ini! Semangat Blogging dan Vlogging guys! Semangaaaaaat! Salam PEGASUS. Hehehe :)

Spicy Beef Soup La Mian Imperial Kitchen


Jika kalian penikmat kuliner, suka menjelajahi tempat makan di mana pun lokasinya, pastinya kalian sudah tidak asing lagi sama resto yang satu ini. Ya, Imperial Kitchen & Dimsum. Salah satu resto china yang menyediakan berbagai menu makanan Tradisional Nusantara nan memiliki cita rasa khas Tiongkoknya. Tau dong ya, dimsum asalnya dari mana? Oke, tak usah panjang lebar, langsung aja ngebahas makanan yang sesuai sama judul postingannya.

First Impression

Ditanya gimana rasanya nyobain makanan di resto china macam Imperial Kitchen ini so pasti akan saya jawab, enak banget (kalau soal rasa). Tapi pertanyaannya, pengolahan makanannya bersertifikat Halal apa enggak? Pasti nanya juga dong ya, apalagi saya baru pertama kalinya nyoba makan di resto ini. Ya, meskipun sebelumnya juga pernah nyoba makan di resto China (yang berlabel halal), tapi tetap saja ada yang bikin deg-degan. 

Tau lah, kitorang dilarang makan pork, entah itu berbentuk minyak walaupun setetes, apalagi lemak, kulit, atau apapun yang bersentuhan dengan hewan tersebut. Jadi wajar kalau harus bertanya-tanya soal halal enggaknya. Tapi jangan khawatir, ternyata Imperial Kitchen ini sudah resmi mendapatkan sertifikat halal, karena pengolahan dan penyajiannya juga dengan cara yang halal (pegawainya kebanyakan orang-orang muslim). Jadi saya bersuka cita dan makan dengan tenang.

Ada Menu Apa Saja di Imperial Kitchen


Selain dimsumnya yang murah meriah (menu khas yang lebih dikenal kebanyakan orang), Imperial Kitchen juga menyediakan menu Nusantara diantaranya ada Aneka Nasi Goreng, Aneka Mie Goreng, Aneka Sup, Aneka Lumpia, Aneka Tumisan,  Menu Bebek Goreng, Menu Ikan Goreng, dan masih banyak lagi. 

Waktu itu kebetulan saya makan tidak sendirian, tapi ditemani banyak orang. Hahaha. Ceritanya ada Meeting gitu bareng Honestbee dan Blogger Perempuan. Kita ngumpulnya di Imperial Kitchen Citywalk Sudirman. Jadi nggak kelihatan jomblo kan? Hehe. Anggap aja lagi arisan ibu-ibu komplek.


Saking banyaknya menu yang ada di Imperial Kitchen, saya sampai bingung mau makan apa. Secara saya ini orangnya doyan makan, tapi kalau sudah ngeliat banyak makanan di depan mata gitu suka jadi kenyang duluan terus sakit kepala. 



Akhirnya untuk saya pribadi memesan Sup Pedas La Mian With Beef, sedang untuk dimakan bareng-bareng kita pesan Kai-Lan Dua Rasa sama Tahu Goreng disaosin gitu, lupa apa namanya, sapo tahu kali. Tak terlewatkan, kita pun memesan dimsum dung. Kan murah meriah. Only 10,000 dapat 4 biji.

Alasan kenapa milih Sup Pedas La Mian with Beef

Sebenarnya, saya sendiri tidak terlalu suka sama menu yang berbahan pokok mie. Kayak mie ayam, indomie dan sejenisnya. Tapi entah kenapa daripada milih salah satu dari menu nasi goreng atau nasi ayam, saya lebih tertarik sama Sup Pedas La Mian ini. Alasan paling mendasar adalah karena saya orangnya suka makan (makanan) yang berkuah semacam soto, sup, bakso dan sejenisnya. Alasan yang lebih mendasar lagi adalah karena saya punya wasir/ambeyen. Hmm, kan pasti langsung bilang, "Oooohhh.." atau "Owalah, pantesan!". Ya begitulah, jadinya saya memilih makanan yang berkuah.

Nah, ini nih momen yang bikin menarik. Saya ini kan nggak doyan mie, tapi kenapa kalo makan Sup La Mian ini saya habiskan sampai bersih, malah waktu itu saya pengen nambah lagi porsinya, tapi sayang waktunya nggak cukup karena kita harus fokus meeting projek Beelanja Challenge.


Saking semangatnya makan, saya sampai tercyduk oleh Sheni saat memasukkan mie kedalam mulut pakai sumvit 😁. Duh mbak, rakus bener yak! Tapi sumvah, rasanya beda aja gitu. Kayak mie rumahan bikinan sendiri (memang dibikin khusus sama Imperial Kitchen) plus ada rasa-rasa Tiongkoknya gimana sih buat ngejelasin yang lebih detailnya. Pokoknya enak pake banget deh rasanya. 


Jadi, Spicy Beef Soup La Mian in Szechuan Style alias Sup Pedas Lamian pake daging ini terdiri dari mie, diguyur kaldu kuah yang mengandung rempah dan berasa banget pedasnya, dicampur baby kailan yang seger banget, di atasnya ada beberapa potong irisan tipis daging sapi, di tambah dengan irisan daun bawang yang hijau subur di atas sendok khususnya. Kalian harus tahu, saya memang pecinta bawang-bawangan termasuk daun bawang dan seledri. Nggak heran dong kenapa saya jadi doyan makan La Mian ini.

Baru pertama kali nyobain saja sudah ketagihan mau nambah lagi, gimana kalau sudah nyobain menu berkuah yang lainnya? Tapi untuk nasi goreng seafoodnya sih lidah saya kurang cocok. Kemarin sempat mencicipi sedikit punya Sheni.


Ini penampakan nasi goreng milik Sheni. Gimana, kalian tertarik? Buat yang pecinta seafood boleh dicoba, lumayan lah rasanya tapi kalau di lidah jawa timuran saya kurang cocok, hehe. Nggak tau kenapa.



Nah selain Sup La Mian dan dimsumnya, yang saya suka dari Imperial Kitchen ini adalah teh khas Tiongkoknya. Nendang banget, dan pas di lidah rasanya. Dauh tehnya kerasa, wanginya lumayan menyegarkan, pahitnya pas, dan tidak terlalu manis.

Jadi, pas habis makan Sup La Mian ini kan saya pesan es teh manis. Eh, malah bikin lidah saya makin kepedasan, akhirnya saya menyeruput satu cangkir teh Tiongkok ini. Entahlah apa nama tehnya, tapi beneran saya suka banget tehnya. Langsung bikin badan terasa segar dan rasa pedas di lidah dan tenggorokan juga hilang.

Jadi, pengalaman saya makan di Imperial Kitchen untuk yang pertama kalinya ini sih tidak mengecewakan. Apalagi pas banget, La Mian menjadi menu yang cocok di lidah jawa timuran macam saya ini. Rasanya kalau ke Imperial Kitchen lagi mau nyobain menu lain yang sama-sama berkuah juga sih. Biar tahu, kali aja ada menu lain yang bakal lebih menggoyangkan lidah kan.

Siapa di antara kalian yang sudah pernah makan di Imperial Kitchen & Dimsum juga? Sharing juga dong makanan favorit kalian di Imperial Kitchen. Biar saya juga bisa membayangkan menu-menu lain selain Spicy Beef Soup La Mian in Szechuan Style ini. Kali aja ada yang bikin tergoda kan. :)

Spicy Beef Soup La Mian in Szechuan Style
Price: IDR 38,900
Rate: ★★★★ (5 stars)
MANTAP BANGET !