Suka Cita Bersama Blogger Jakarta


Suka Cita Bersama Blogger Jakarta - Malam itu tanggal 15 Februari 2017, saya mendapat letter of invitation di email dari komunitas Blogger Jakarta, bahwa saya telah disetujui dan wajib menghadiri acara "Sharing Session: Build Professional Branding With Blog" pada tanggal 18 Februari 2017 pagi di Meeting Room Signature Park Grande Jl. Letjen M.T. Haryono No.20 Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, DKI Jakarta. Yang sebelumnya saya memang belum resmi menjadi anggota / member di Blogger Jakarta.

Tepat pukul 08.00 saya berangkat dari Ciputat naik Commuter Line tujuan Tanah Abang (karena lokasinya lumayan jauh, jadi harus berangkat lebih awal). Sesampainya di Tanah Abang, saya melakukan transit kereta sampai ke stasiun Cawang. Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam. Entah kenapa hari itu, kereta berjalan lambat tidak seperti biasanya. Setelah sampai di stasiun Cawang, saya memutuskan untuk jalan kaki ke lokasi. Ya, saran teman di chat pagi itu 'lebih baik jalan kaki, tempatnya deket ini', dan ternyata lumayan capek juga sampai saya terseok-seok, saingan lari sama penjual tape uli. Dari stasiun ke Apartemen Signature Park Grande (lokasi acara) memakan waktu sekitar 30 menit. Jadi, sesampainya di ruang acara sekitar pukul 10 dan acara ternyata sudah berlangsung sejak pukul 08.00. Omo! Telat bener, saya.
Penampakan luar Gedung lokasi "Sharing Session" - Apartemen Signature Park Grande 
Sebelum saya menerima Rundown acara, saya pikir acara ini cuma sekedar Sharing Session saja, tapi ternyata ada Gatheringnya juga. Mata saya seketika jadi berbinar-binar. Jujur sih, awal saya masuk pintu sedikit plonga-plongo, karena wajahnya sama sekali tidak ada yang saya kenal. Biasanya, kalau saya mengikuti acara blogger dari KEB atau BP, saya masih bisa sedikit mengenal wajah-wajah mereka (diinget-inget sambil merem, 'oh iya itu temen fb saya yang sama-sama anggota KEB, BP, atau BM)), ya meski saya sebelumnya juga belum pernah ketemu mereka sama sekali.

 

Materi Optimazi SEO

Setelah lumayan berkecil hati karena saya datangnya telat pake 'banget', ternyata ada yang bikin saya merasa 'bodo amat', yaitu serangkaian acara yang terlewat. Panitia mengatakan bahwa acara yang di mulai jam 08.00 tadi cuma sekedar Perkenalan Komunitas Blogger Jakarta dan Registrasi Ulang, jadi saya agak ngerasa 'tidak bersalah'. Hehe.

Baca Sampai Tuntas! (Ada Alasan Mengapa Saya Bergabung di Blogger Jakarta di Paragraf Akhir)

Barulah sekitar pukul 10.30 acara benar-benar dimulai dan dibuka oleh Mas Erwin (pihak Pikko Group) dengan Materi Sharing Session mengenahi "Optimasi SEO" yang dinarasumberi oleh "Bang Renaldi" (dari Komunitas Blogger Jakarta). Sembari mendengarkan materi, di meja belakang telah disajikan kopi Nescafe Taster's Choice yang bikin mata terus melek dan terbayang-bayang bakal diajak Tour di Apartemen baru. (Sudah! Jangan bikin saya gagal move on; berharap punya apartemen sendiri. Hehe)

Setelah lumayan kenyang dengan materi SEO, kami diperkenankan Lunch dan Sholat sebelum materi dari Pikko Group dimulai (sudah bisa tebak kan bakal ngebahas apaan? Hehew). Ya, menurut saya sih lumayan rasa Nasi Kotaknya. Lumayan mengenyangkan enak. Hehe. Setelah Ishoma selesai, kami lanjut mendengarkan materi dan diskusi mengenahi Pikko Group. Sebenarnya apa saja sih yang ada di Pikko Group ini?

Mengupas Lebih "Pikko Group"

Actually, saya akan membahas Pikko Group ini di postingan selanjutnya. Tapi sedikit saya kasih gambaran bahwa Pikko Group merupakan perusahaan properti yang menjual apartemen, kantor, mall, juga perumahan yang mengedepankan sistem "Happy Family Happy Nation". Materi sharing kali ini dipaparkan oleh seorang ibu muda cantik yang bernama Sicilia Alexander Setiawan (putri dari bapak Hendro Setiawan sang Founder dari Pikko Group itu sendiri).


Pikko Group lahir di tahun 1982, di mana Indonesia khususnya ibukota masih belum seramai sekarang ini. Nah, sejak itulah Pikko Group ini hadir sebagai pengembang bisnis di bidang properti yang memiliki visi "Menjadi penggerak ekonomi dan menjadi market leader di Global Property Development Business dengan memberikan pelayanan dan kualitas yang optimal serta menjaga dan meningkatkan nilai investasi dengan memberikan optimal returns" dan misi "Memenuhi kebutuhan customer terhadap residential, commercial development dan juga memberikan nilai kehidupan yang lebih tinggi serta pertumbuhan pengembangan proyek-proyek secara berkesinambungan".

Selain cantik, Ibu Sicilia terlihat cerdas dan rapi (bukan hanya cara dia berpakaian, tetapi juga cara bicaranya, cara berpikir, dan manajemen marketingnya). Sehingga para peserta Sharing Session di sini terlihat sangat antusiasm. Akhirnya Sharing Session ini ditutup dengan tiga pertanyaan dari peserta (Blogger Jakarta) yang selanjutnya mereka menerima MAP Gift Voucher senilai Seratus Ribu Rupiah (masing-masih orang).


Setelah selesai sharing dan diskusi, acara ini berlanjut ke "Tour Apartemen Baru: Signature Park Grande". Kami diperkenankan memakai helm proyek secara bersamaan, agar selama touring tidak ada yang cidera (luka). Karena apartemen ini tengah menjalani masa Pembangunan Total.

Bu Sicil dibantu partnernya memandu para peserta Touring
 
 

Setelah puas berkeliling ke Apartemen baru proyek Pikko Group, kami pun bersiap untuk pergi keliling Jakarta. Espesially, touring ke tiga Apartemen paling keren milik Pikko Group.


Touring Ke Apartemen Mewah Milik "Pikko Group"

Sekitar pukul empat sore kami semua berangkat dari MT. Haryono ke Pondok Indah. Kami mengunjungi salah satu apartemen yang bernama "Hampton Park". Di sana terdapat 3 Tower yang masing-masing tower memiliki area Swimming Pool tersendiri. Saya juga sempat berfoto ria bersama teman-teman Blogger. Karena hari ini temanya Suka Cita jadi ya dibikin Happy saja.


Serius, suasananya enak banget di sana. Serasa sedang berlibur ke luar negeri. Di antara tiga kolam renang di Apartemen ini, hanya ada satu yang khusus dibikin kayak pantai gitu. Jadi ada pasir putihnya lengkap dengan karang, kerang, keong. Wis, pokoknya surga banget deh. Berasa Nginep di Hotel Mewah selamanya.

Karena tiga tower ini penuh atau sudah dihuni semua, jadi kita tidak bisa melihat fullset yang diberikan Pikko Group di Apartemen Hampton ini. Oleh karenanya, Ibu Sisil mengajak tiga orang peserta yang memiliki kamera mendukung (like a DSLR or Mirrorless) untuk naik ke puncak tower. Sehingga mereka bisa mengabadikan suasana alam sekitar apartemen. Beginilah kira-kira penampakannya:


Setelah itu kami dibawa lagi keliling dari Pondok Indah menuju kawasan Simprug. And yeah! Kami lanjut ke apartemen mewah yang kedua milik Pikko Group yaitu "Botanica Simprug Apartment". Tiada pantas nikmat yang harus kau dustakan guys. Semuanya benar-benar like a pradise, and right dear! Semuanya adalah Paradise Resort. This is a Paradise! Kalian bisa bayangin ketika hunian idaman kalian adalah di sini. Itu benar-benar membahagiakan.

 
 

Kalau Botanica ini saya lihat, konsepnya lebih kembali ke Nature kali ya. Karena sejak kali pertama masuk pintu utama, kami disambut dengan pepohonan yang asri dan bikin nyaman, semacam pabrik oksigen. Jadi pas masuk Apartemen kami langsung terpesona dengan arena Swimming Pool dan taman yang lebih luas juga pepohonan hijau melebar yang selalu ada disetiap sudut ruang.


Saya mencoba bermanja ria di sana. Tapi ya cuma bisa satu menit saja. Yah, maklumlah. Tugas saya di sana cuma Touring Apartment doang jadi disyukuri saja walau semenit. Setelah berkeliling di Botanica. Kami menuju ke tujuan yang terakhir yaitu "Grand Sahid Sudirman". Gedung ini juga merupakan salah satu spot favorit dari semua apartemen yang dimiliki Pikko Group. Selain berada di tengah kota (ramai dan padat sekali), gedung ini merupakan salah satu gedung Apartmen tertinggi di antara yang lain, yaitu 59 lantai. Wow! Bisa kalian bayangin kan, betapa mengerikannya kalau saja ada orang yang menjatuhkan dirinya dari atas sana. Ah, sudahlah. Jangan terlalu berkhayal yang tidak baik. Beginilah penampakannya gedung "Grand Sahid Sudirman" milik Pikko Group.


Di sinilah masa-masa terindah Sharing Session bersama Blogger Jakarta berakhir. Kami bersama-sama menaiki lift sampai ke puncak gedung ini sebagai penutup "Gathering Blogger Jakarta with Pikko Group" hari itu. Rasanya pengen teriak "Kenapa harus cepat berlalu?", tapi kami ingat bahwa perjalanan kami bukan hanya sampai di sini. Masih banyak hal-hal yang harus kita gapai di hari berikutnya. Hingga kami yakin bahwa kami akan dipertemukan kembali.


Dan itulah alasan Mengapa Saya Bergabung di Komunitas Blogger Jakarta. Karena sesungguhnya kebahagiaan kami ada di sini. Di satu komunitas ini. Saat kami berjalan berani keluar untuk memberikan informasi dan semangat kepada orang banyak di luar sana, lalu kami saling menuntun, saling berbagi dan saling melindungi, kami merasa sangat berguna, merasa sangat bahagia, dan hidup kami bukan hanya untuk sia-sia. Di sinilah kami benar-benar belajar akan hidup. Saling take and share it.

Terima kasih banyak untuk semua Kru dan Panitia acara Sharing Session  kali ini. Kalian benar-benar hebat. Kalian benar-benar keluarga yang patut diperjuangkan hingga nama kalian bisa seindah Tulip bermekaran di berbagai belahan negara. I really love you guys! Sampai ketemu di acara-acara keren selanjutnya.

Notes:
-Tidak semua foto yang saya bagikan di sini adalah murni hasil jepretan saya. Semua berkat bantuan teman-teman Blogger Jakarta, Thanks to Annafi (yang paling banyak nyumbangin foto kecenya buat konten ini karena saya lupa bawa kamera DSLR), Rizka dan Hani
-Buat kalian yang pengen gabung di komunitas ini, silakan mengunjungi website Blogger Jakarta

Hargai Orang Lain, Jika Ingin Dihargai yang Lain!


Berawal dari tulisannya kak Gitasav yang berjudul "Generasi Tutorial", gue jadi ikutan ngeluarin uneg-uneg. Memang benar, nggak semua orang Indonesia-generasi muda seperti apa yang disebutin kak Gita di sana dan seperti apa yang gue sebutin di sini. Tapi kebanyakan memang begitu adanya. Generasi baru-baru ini; Generasi Tutorial. Setuju! Gimana enggak? Apa-apa yang dulu bisa kita dapat hanya dari legenda, mitos, cerita rakyat, ngumpul bareng keluarga, wejangan orang tua, kini berubah drastis menjadi member google dan om youtube. Bahkan lebih dipersempit lagi, mengandalkan jawaban dari orang random di sosial media. Lo pikir mereka?

Gue juga kadang ngerasa sedikit "ehm" kalo ada pertanyaan-pertanyaan konyol di tahun melek teknologi seperti sekarang ini:

"Cor, kok bisa sih kamu ngedit foto kayak gitu, gimana caranya?"
"Cor, gimana sih cara bikin blog gitu? Susah nggak sih?"
"Cor, lu kok bisa suka nulis sih? Emang suka baca juga?"
dst.. dst..

Omo omo, nggak tau internet ya? Google? Bing? Yahoo? AOL? Ask? KASKUS? 
Nggak tau kak! OMG, Jebakan banget buat gue! Hari gini gitu loh, masa iya masih ada aja yang nggak tau internet. Kecuali bapak-bapak kudet atau nenek-nenek masa kini yang udah lama hidup lebih sebelum Indonesia merdeka, mungkin saja mereka nggak tau apa-apa. Nah kamu itu loh, hidup nggak dikurung di dalam kandang doang kok ya bilang nggak tau internet. Atau mungkin tau tapi nggak ngerti fungsinya? Alah. 

Kadang gue ngerasa bersalah juga ketika ada yang nanya tapi jawaban gue cuma "Cari aja di google". Harusnya lo juga sadar, kalo lo itu bukan kucing, yang harus dikasih ikan karena nggak bisa mancing sendiri di empang. Kalo lo emang sadar bahwa otak lo butuh jawaban atas pertanyaan yang emang lo belum tau, ya lo harusnya nyari, usaha dulu. Setidaknya ada inisiatif 'Oya, cari di google dulu deh, siapa tau ada'. Kalau emang bener nggak ada, baru tuh nanya ke orang yang menurut lo bisa ngejawab pertanyaan yang menurut lo rumit.

Pentingnya Komunikasi Dalam Organisasi Kemahasiswaan


Pentingnya Komunikasi Dalam Organisasi Kemahasiswaan - Di dalam suatu kelompok/ organisasi, selalu terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan hidup kelompok. Di antara kedua belah pihak harus ada two-way communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik. Untuk itu diperlukan adanya kerja sama yang diharapkan untuk mencapai tujuan suatu organisasi.

Kerja sama tersebut terdiri dari berbagai maksud yang meliputi hubungan sosial/kebudayaan. Hubungan yang terjadi merupakan suatu proses adanya suatu keinginan masing-masing individu, untuk memperoleh suatu hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kehidupan yang berkelanjutan. Bila sasaran komunikasi dapat diterapkan dalam suatu organisasi baik organisasi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, maupun organisasi kemahasiswaan, maka sasaran yang dituju pun akan beraneka ragam, tapi tujuan utamanya tentulah untuk mempersatuka individu –individu yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Pengertian Organisasi Kemahasiswaan 

Pengertian organisasi secara umum adalah sekelompok orang yang tergabung dalam suatu wadah yang menimbulkan suatu hubungan timbal balik, saling memberi dan menerima dan juga saling bekerjasama untuk melahirkan dan merealisasikan maksud (purpose), sasaran (objective) untuk mencapai tujuan bersama.

Sedangkan pengertian organisasi kemahasiswaan adalah suatu bentuk kegiatan yang terdiri atas sekelompok orang yang berada di bawah naungan perguruan tinggi (universitas), yang diselenggarakan atas prinsip dasar: dari mahasiswa, oleh mahasiswa, untuk mahasiswa, dan bertujuan sebagai sarana pengembangan diri, peningkatan ilmu pengetahuan, serta intregritas kepribadian dari mahasiswa itu sendiri.

Dengan mengikuti (tergabung dalam) suatu organisasi, mahasiswa akan belajar mengimplementasikan sebuah makna interaksi sosial (antar mahasiswa), juga belajar akan kemampuan dalam menyelesaikan sebuah permasalahan secara bersama-sama sehingga membentuk sebuah kepribadian yang kritis, enerjik, dan mempunyai semangat tinggi. 

Macam-Macam Organisasi Kemahasiswaan

Di Indonesia, organisasi kemahasiswaan dapat dikategorikan ke dalam 2 jenis, yaitu organisasi kemahasiswaan internal kampus dan organisasi kemahasiswaan eksternal kampus.

Organisasi kemahasiswaan internal kampus adalah lembaga-lembaga organisasi yang memiliki kedudukan resmi di lingkungan kampus (perguruan tinggi/ universitas) dan mendapat pendanaan kegiatan kemahasiswaan secara mandiri, dari pengelola perguruan tinggi dan atau dari Kementerian/Lembaga, pemerintah dan non pemerintah untuk memajukan program kerja serta kemajuannya lainnya. Bentuknya dapat berupa Ikatan Organisasi Mahasiswa, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Senat Mahasiswa tingkat fakultas dan Himpunan Mahasiwa Jurusan (HMJ). Kewenangan pengaturan sepenuhnya ada di tangan pemimpin perguruan tinggi yang dituangkan dalam Statuta (UU No. 12 Tahun 2012).

Organisasi kemahasiswaan eksternal kampus merupakan organisasi mahasiswa yang aktivitasnya berada di luar lingkup universitas atau perguruan tinggi. Organisasi ini biasanya berafiliasi dengan partai politik tertentu walaupun tidak secara eksplisit. Di Indonesia, ada beberapa organisasi kemahasiswaan ekstra kampus diantaranya adalah (Wikipedia) : 
  • Front Mahasiswa Nasional
  • Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
  • Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia
  • Himpunan Mahasiswa Islam
  • Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA PERSIS)
  • Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
  • Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
  • Lembaga Dakwah Kampus
  • Pelajar Islam Indonesia
  • Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
  • Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia
  • Serikat Mahasiswa Indonesia
  • Ikatan Mahasiswa Teknik Industri
  • Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia
  • Ikatan Mahasiswa Manajemen Pendidikan/Administrasi Pendidikan Seluruh Indonesia (IMMAPSI)
Pengertian dan Fungsi Komunikasi dalam Organisasi

Komunikasi dalam organisasi adalah komunikasi yang terbentuk di dalam sebuah organisasi, dimana proses komunikasi tersebut dipengaruhi oleh struktur hirarki dalam suatu organisasi.

Komunikasi menjalankan empat fungsi utama dalam sebuah organisasi diantaranya yaitu (Robbins, 2006:392) :

- Pengendalian

Fungsi komunikasi ini untuk mengendalikan perilaku anggota dengan beberapa cara. Setiap organisasi mempunyai wewenang dan garis panduan formal yang harus dipatuhi oleh pimpinan dan anggota. 

- Motivasi

Komunikasi memperkuat motivasi dengan menjelaskan ke para anggota apa yang harus dilakukannya. Seberapa baik mereka mengerjakan sesuatu, dan apa yang dapat dikerjakan untuk memperbaiki kinerja yang dibawah standar.

- Pengungkapan emosi

Komunikasi yang terjadi di dalam suatu kelompok atau organisasi merupakan mekanisme fundamental dimana para anggota dapat menunjukkan kekecewaan dan kepuasan. Oleh karena itu, komunikasi memfasilitasi pelepasan ungkapan emosi perasaan dan pemenuhan kebutuhan sosial.

- Informasi 

Komunikasi memberikan informasi yang diperlukan oleh suatu kelompok dalam organisasi untuk mengambil keputusan melalui penyampaian data guna mengenali dan mengevaluasi pilihan-pilihan alternatif.

Dampak positif dari adanya komunikasi dalam sebuah organisasi, diantaranya adalah:
- Komunikasi dapat meningkatkan tanggung jawab moral dan sosial
- Komunikasi dapat menimbulkan saling pengertian di antara sesama anggota
- Komunikasi merupakan suatu cara untuk mendorong manusia ke arah berfikir positif, logis dan kreatif
- Komunikasi sebagai alat utama bagi anggota organisasi untuk bekerja sama

Dampak negatif dari tidak adanya komunikasi dalam sebuah organisasi, diantaranya adalah:
- Diskusi dalam organisasi tidak akan berjalan baik
- Sulit untuk bekerja sama
- Terjadinya miss communication sehingga berakibat saling menyalahkan

Pentingnya Komunikasi dalam Organisasi Kemahasiswaan

Sebagai mahasiswa yang aktif dalam roda organisasi, tentunya banyak hal yang harus dipenuhi untuk mengimplementasikan hak dan kewajiban sebagai anggota organisasi tersebut. Jika diminimalisir, pentingnya komunikasi dalam organisasi kemahasiswaan diantaranya adalah:
1) Menciptakan interaksi sosial antar mahasiswa
2) Memahami maksud dan tujuan mereka mengikuti organisasi
3) Mendapatkan informasi dan wawasan (ilmu pengetahuan) yang lebih
4) Tujuan kegiatan dalam sebuah organisasi bisa terlaksana dengan baik
5) Terjalinnya kerjasama yang harmonis antar mahasiswa dan antar organisasi

Berkomunikasi berarti kita berusaha untuk berbagi informasi, gagasan atau sikap kita dengan partisipan lainnya. Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi social dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat. 

Di dalam suatu kelompok/ organisasi, selalu terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan hidup kelompok. Di antara kedua belah pihak harus ada two-way communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik. Untuk itu diperlukan adanya kerja sama yang diharapkan untuk mencapai tujuan suatu organisasi. 

Organisasi dapat dipandang sebagai suatu sistem pemrosesan informasi. Maksudnya, seluruh anggota dalam suatu organisasi berharap dapat memperoleh informasi yang lebih banyak, lebih baik dan tepat waktu. Informasi yang didapat memungkinkan setiap anggota organisasi dapat melaksanakan pekerjaannya secara lebih pasti. 

Sebagai mahasiswa yang aktif dalam roda organisasi, tentunya banyak hal yang harus dipenuhi untuk mengimplementasikan hak dan kewajiban sebagai anggota organisasi tersebut. Untuk itu, komunikasi dalam sebuah organisasi khususnya organisasi kemahasiswaan menjadi suatu hal yang amat penting. Karena dengan berkomunikasi, seseorang berarti sudah berhasil melakukan apa yang dinamakan interaksi sosial dalam sebuah organisasi, memahami maksud dan tujuan mereka mengikuti organisasi, mendapatkan informasi dan wawasan (ilmu pengetahuan) yang lebih, dan tujuan kegiatan dalam sebuah organisasi bisa terlaksana dengan baik, sehingga terjalinlah kerjasama yang harmonis antar mahasiswa dan antar organisasi.

Begitulah kiranya artikel yang bisa saya sampaikan tentang "Pentingnya Komunikasi dalam Organisasi Kemahasiswaan". Semoga Bermanfaat! 😊

Sejarah Berkembangnya Jurnalistik di Indonesia


Sejarah Berkembangnya Jurnalistik di Indonesia - Dulu sebelum beredarnya surat kabar atau media yang sampai saat ini masih menjadi konsumsi dan kebutuhan banyak orang dalam memperoleh informasi, ternyata ilmu jurnalistik telah lahir pada akhir abad pertengahan, yang mana berita didatangkan dalam bentuk lagu dan cerita, dalam balada-balada yang disenandungkan para pengamen keliling. Seperti halnya kita mendengar pembacaan sebuah dongeng dari orang yang ada di sekeliling kita, namun hal tersebut adalah sebuah berita.

Dalam catatan lain pun telah disebutkan bahwa produk jurnalistik (secara tertulis) pertama kali muncul berupa surat edaran yang menyajikan peristiwa sosial politik dan diberi nama Acta Diurna yang terbit setiap hari di Roma Kuno (Romawi) pada 59 sebelum Masehi. Begitu pula di Cina, pada masa Dinasti Tang telah diterbitkan selebaran pendek yang disebut Pao atau laporan oleh pejabat pemerintahan dan berlangsung hingga akhir Dinasti Ching pada tahun 1911.

Richer Fawks membuat surat kabar yang bernama True en Countre yang hanya beredar terbatas di Eropa Tengah (Switzeland dan Inggris) pada abad ke-14. Kemudian menyusul di Belgia yang menerbitkan jurnal komersial yang diberi nama Courante Braden, juga di Inggris yang diberi nama jurnal Gazettes, dan juga di Jerman yang diberi nama jurnal Courantos pada permulaan abad ke-16.

Dan pada tahun 1450, Johan Gutenbuerg di kota Minz, Jerman membuat mesin cetak pertama kali di dunia. Dan dengan mesin inilah surat kabar pertama telah dilahirkan di Eropa pada tahun 1609 di kota Wolfenbuttel yang diberi nama Avisa Relation Order Zaitung dan resmi menjadi perbicangan di kafe-kafe Inggris juga kedai-kedai minum di Amerika mengenahi berita perkapalan, argumen politik, dan sebagainya.

Lalu pada tahun 1618, Casper Van Hibben di kota Amsterdam Belanda menerbitkan surat kabar Tijdighe Mijn Verathy de Qualteren dalam bahasa Belanda, Prancis, dan Inggris. Dan sejak itu, jurnalistik berkembang pesat hingga Amerika Serikat menerbitkan surat kabar untuk pertama kalinya pada tahun 1704 yang diberi nama The Boston News Letter.


Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang beredar hingga ke seluruh penjuru dunia, Indonesia pun merilis surat kabar untuk yang pertama kalinya pada masa pemerintahan Belanda Van Imhoff bulan Agustus 1744 yang diberi nama Bataviasche Nouvelles en Politique Raisonementen yang berisi kurang lebih untuk kepentingan perdagangan saja. Lalu pada Juni 1746, Bataviasche Nouvelles telah berhenti diterbitkan (resmi ditutup) sebab Van Imhoff diduga telah mempengaruhi pikiran pribumi Hindia-Belanda pada masa itu.

Kemudian pada tahun 1907, Indonesia melahirkan Pers Nasional yang diberi nama Medan Prijaji yang diterbitkan setiap minggunya. Sesuai dengan nama, surat kabar ini diterbitkan oleh golongan priyayi yang diketuai (pimpinan redaksi) oleh Raden Mas Tirtoadisuryo. Dan jelang abad ke-20, di Jakarta telah terbit surat kabar Taman Sari dibawah pimpinan F Wiggers dan Pemberita Betawi dibawah pimpinan J Hendrik. Selain itu juga, di Bandung telah terbit Pewarta Hindia yang dipimpin oleh Raden Ngabehi TA (sejak tahun 1894), dan di Semarang juga telah terbit Bintang Pagi dan Sinar Djawa.

Dan kini, setelah Indonesia merdeka, jurnalistik telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pers Indonesia bukan lagi menjadi alat perjuangan semata, namun juga sebagai lembaga bisnis dan perindustrian. 

Saatnya Perangi Rasa Malas Dengan 5 Hal Menarik

https://corryus.blogspot.com/2016/12/saatnya-perangi-rasa-malas-dengan-5-hal.html

Saatnya Perangi Rasa Malas Dengan 5 Hal Menarik - Hari ini adalah hari berlangsungnya sebuah tragedi besar. Selain sebagai hari persiapan untuk menyambut hari penting "Maulidur Rosul SAW" tanggal 12 Robiul Awwal / 09 Desember 2016 Senin depan dan Hari Ibu tanggal 22 Desember 2016 minggu depan, gue pengen ngasih tau ke kalian bahwa sejak satu hari yang lalu a.k.a kemarin, gue sedang melakukan perang besar kepada sekutu [diri gue sendiri].

Selama ini [for three month], kerjaan gue cuma kuliah pulang [repeated 🔄]. Kebiasaan baca buku gue [novel dan sejenisnya] berkurang, bahkan hampir punah. Jadwal nyuci baju gue tertunda, sholat gue ngaret [you know ngaret kan? Ah, memalukan!], bahkan blog gue yang ini nih cuma jadi pajangan macam souvenir nikahan. Produktifitas gue cuma ngerjain tugas kuliah. Essay, Paper, Slide Share, Videos, Photo Edit. Ah, menggeramkan memang. Gue semacam robot yang di remote sama kegiatan kampus. Terkadang juga bolos kuliah, hanya gara-gara kesal sama diri sendiri. Sepele tapi benar-benar bikin sakit hati.

Mulai kemarin, gue intropeksi diri. Gue ngerasa ada yang nggak beres dengan diri gue sendiri. Apa sih penyebab gue malas selama ini? Jangan bilang ini bawaan dari lahir. Gue gak sejelek itu kok. Dulu gue juga sering memenangkan penghargaan murid paling rajin dan disiplin. Jadi wajar dong kedisiplinan gue sekarang bisa dibilang sudah hampir punah. Ah, bokis dikit nggakpapa kan? Tapi gue nggak sehebat itu juga sih. Hehe 😂 Gue mah, biasa aja. Nah loh? Wajar dong kalau sekarang jadi malas? Bukan, bukan begitu maksudnya. Ah, gimana sih!

Oke, lalu gimana sih caranya agar gue bisa produktif lagi a.k.a no lazy time?

Kalau kalian salah satu dari orang yang tipe nya seperti gue, atau lebih tepatnya sekarang lagi males. Coba deh maping dari sekarang. Hajar dan hayo kita perangi rasa malas yang membandel. Jangan mau kalah sama malas, karena dia bakal bikin kita jadi bangkai hidup. Kalau kata pepatah "La Yamutu wa La Yahya", diplesetin maknanya jadi "badan nggak mati tapi ngabisin biaya". Ngeselin juga kan hidup tak menghasilkan perubahan apa-apa.

So, mari ikut saya ke alam gaib! Wheleh, maksudnya ikuti tips saya. Ini khusus buat kalian yang se-tipe ama saya ya. Yang beda kasta, beda tipe, atau beda tingkatan dilarang baca! Eh, becanda. Kebanyakan ngocolnya juga ya nih orang. Well, begini. Buat kalian yang memang pada dasarnya punya passion, suka [hobi] menulis kemudian secara tiba-tiba terserang penyakit malas dan nggak produktif lagi. Ini dia tipsnya agar kita berhasil memerangi rasa malas:

1. Baca Novel atau Komik

Karena permasalahannya selama ini cuma gara-gara salah fokus a.k.a ngerjain tugas kuliah melulu, mulai sekarang mari ke dunia imajinasi. Dunia di mana kita bisa sepuas-puasnya menikmati kegemberiaan hobi kita yang selama ini terpinggirkan. Belilah novel, kalau memang kalian suka baca novel. Kalau enggak novel ya komik, kalau nggak ya buku apa aja kek [humor atau buku belajar do'a-do'a misalnya], pokoknya tergantung selera dan di luar buku kuliah deh, biar kalian nggak bosan. Karena sesungguhnya kebosanan adalah suatu hal akan memicu lahirnya kemalasan, jadi jangan beli buku yang udah bikin otak kalian bertambah sumpek dan ruwet.

Dan ini menjadi hal yang sangat penting. Kenapa? Karena, dengan membaca tulisan yang ada di dalam buku lalu kita paham atas apa yang kita baca [karena suka], setidaknya kita telah berusaha mengurangi beban kemalasan yang ada dalam diri kita. 

2. Mencuci Baju

Kalau kalian punya pakaian kotor yang numpuk, please deh jangan sok-sokan bawa ke tukang laundry mulu. Kasih kesempatan juga buat mereka biar nggak terlalu berat mengemban beban nyuci-jemur-nyetrika🔄Kalau kalian masih punya tangan sama badan yang fit kenapa harus ke tukang cuci? Nyuci baju sendiri kan bisa. Apalagi di musim hujan begini pasti banyak alasan buat malas-malasan. Pura-pura ngantuk lah, capek lah, gerah lah, mager lah. Ah, nggak nyambung banget. Waktunya nyuci ya nyuci, jangan bilang malas jemur, apalagi bilang bosan. Ah, bener-bener gak rasional. Jadi, dengan memaksa diri untuk mencuci bajulah kita bisa setidaknya mengurangi sedikit rasa malas.

3. Bernyanyi

Nah, buat kalian yang benar-benar memiliki rasa malas yang akut, cobalah mengikuti saran saya. Bernyanyilah untuk memicu meningkatnya mood baik kalian. Karena terkadang, rasa malas itu lahir sewaktu kita sedang mengalami suatu hal yang sangat berat alias sedang 'stress'. Jadi, jika kita mencoba melawan malas dengan bernyanyi, tubuh kita akan melepaskan endorphine sehingga kita akan lebih bersemangat dalam mengerjakan sesuatu.

4. Belajar Menggambar/ Desain

Karena gue adalah tipe orang yang suka seni, dan buat kalian yang setipe sama gue, maka cobalah untuk belajar menggambar atau mendesign dalam memerangi rasa malas kalian. Karena dengan mencoba untuk menjadi orang yang produktif, rasa malas akan menghindar dan menghilang dengan sendirinya.


5. Menulis di Blog

Buat yang suka baca dan suka sharing kepada orang lain melalui tulisan, maka jangan ragu buat nulis di blog. Karena dengan nge-blog lah kita bisa sharing segala sesuatu yang bermanfaat ke seluruh lapisan masyarakat [yang bisa mengakses internet]. Jadi, dengan nge-blog juga lah kita bisa memerangi rasa malas kita agar bisa lebih produktif.

Dan itulah lima hal menarik yang menurut gue patut untuk diaplikasikan buat kalian yang setipe ama gue. Jadi, buat kalian yang nggak setipe ama gue tapi menurut kalian ini adalah cocok, maka boleh juga kalian aplikasikan ke dalam diri kalian. Karena sesungguhnya kemalasan adalah suatu hal yang patut disingkirkan, biar kita menjadi orang yang produktif dan bermanfaat untuk diri kita sendiri dan orang lain. So, mari kita perangi rasa malas yang ada dalam diri kita! Good luck!

Jumpa Blogger Bersama "Sun Life Indonesia"



Jumpa Blogger Bersama Sun Life Indonesia - Kemarin Sabtu tanggal 01 Oktober 2016, saya bersama teman-teman komunitas blogger lainnya menghadiri acara Jumpa Blogger Sun Life di Café Cinema XXI Plaza Indonesia. Acara ini membahas dan mengupas habis tentang kesehatan terutama mengenahi penyakit diabetes. Tema yang diambil dalam acara ini adalah Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes.

Pukul sebelas siang saya meluncur dengan kecepatan 80 motor Jupiter Z keluaran tahun 2009 dari Ciputat, Tangerang Selatan saya bersama teman sekelas saya, Chichy Siregar berboncengan menuju Jakarta Pusat. Duh, macetnya minta ampun. Panasnya allahu akbar deh, suer.

Dan saya yang biasa berkelana bersama teman-teman (agak norak) saya di ibukota, melintasi jalur Pd. Pinang – Pd. Indah – Blok M – Sudirman – Bundaran HI. Sekitar satu jam lebih saya baru bisa melihat gedung Plaza Indonesia yang berhadapan langsung dengan landmark Bundaran Hotel Indonesia. Jadi, belok kiri saja kalau dari arah Sudirman.

Setelah sampai di depan gedung mata saya mengamati lebih, bahwa mayoritas orang yang masuk ke Plaza rata-rata mengendarai mobil pribadi, nah loh? Saya? Halah, saya mah apa atuh? Cuma butiran debu yang terkibas angin sampai ke ujung sampul kehidupan hedon dan glamouranak Jakarta. 




Dengan muka sok tau, saya membawa motor ke Plaza Indonesia yang ternyata tidak ada ruang buat parkir motor, jadinya ikut nimbrung di jajaran motor dekat sungai samping Plaza. IDR 5rb/ parking.

Sambil me-norak-kan diri, saya mengalungkan Nikon D5000, cekrak-cekrek sejajaran gedung  mewah yang melingkar, berdiri congkak mengkilat dari ujung ke ujung. Ya, cuaca siang itu lumayan mendukung buat motret sempurna, dengan bantuan cahaya alami maksudnya (matahari).

Lobby Plaza Indonesia (Pintu Masuk)

Dari parkiran motor saya berjalan kaki menuju lokasi acara. Ternyata Café Cinema XXI ada di lantai enam. Saya berputar-putar pusing mencari escalator, kira-kira di mana anak tangga berjalan yang akan membawa kami ke lantai enam. Pikiran saya berargumen, gedung ini pastinya khusus buat orang-orang kapitalis. Kaum proletar seperti saya tentunya tidak cocok menapakkan kaki di sini. Kebanyakan turis asing berkulit putih berlalu lalang dan saya yakin ini bukan bule buatan lokal. Dari logat bahasanya saja tidak saya temukan bahwa mereka orang Indonesia. Ya, mugkin inilah department store khusus orang-orang berduit (read: bukan rupiah). Tapi saya tetap, menikmati perjalanan saya menuju lokasi acara.


Sesampainya di lokasi, saya lumayan cengok. Kok ya ndak ada orang yang saya kenal sebelumnya. Yang saya kenal waktu acara blogger sebelumnya bernama mbak Ria Buchari. Salah satu anggota KEB, BP, dan BM. Sudahlah, saya putuskan sok percaya diri saja. Maklum, saya terbilang blogger paling muda. Karena yang lain kebanyakan sudah berumah tangga semua sedang saya masih semester satu di bangku perkuliahan. Jadi, ah abaikan!



Saya bersalam-salam sama peserta lain. Pura-pura kenal saja, dan ada juga yang sok kenal ternyata. “Ingat nggak, siapa saya? Saya tahu mbak Cory loh, kok mbak lupa sama saya ya?” Alhasil saya Cuma tersenyum, tanya nama lagi. Siapa tahu memang saya yang lupa. Anyway, kita pernah ketemu di mana ya mbak? Emm, Ada deh! Jawaban yang sulit dimengerti. Baiklah!

Acara ini dibuka oleh mas presenter yang lucu dan gemesin. Entah siapa namanya, saya juga penasaran. Lalu disambut dengan pengenalan Sun Life Indonesia sekaligus peresmian acara oleh mbak Elin Waty yang cantik dan seksi. Lalu dilanjutkan dengan materi pertama mengenahi diabetes dari Kementrian Kesehatan ibu dr. Lily S Sulistyowati, MM dan dilanjutkan lagi materi diabetes oleh Prof. Sidartawan Soegondo, MD, PdD, F.A.C.E. yang sudah berusia lanjut namun masih tetap bugar dan ganteng. Setelah pemaparan selesai, lanjut sesi tanya jawab yang mengharukan. Diabetes bisa dibilang sukses membuat orang satu forum meneteskan air mata ketika mendengar kisah mereka yang menyandang maupun calon penderita.

Sambutan dari Sun Life Finansial Indonesia
Dr. Lily S Sulistyowati menyampaikan materi diabetes
Terakhir, acara ini dimeriahkan oleh tiga pemenang  door prize, lima voucher belanja, tiga tweet live terbaik, juga satu pemenang Grand Prize (Smartphone Samsung J1). Dan saya, mendapat banyak ilmu tentang kesehatan, sebuah souvenir cantik dari Sun Life, dan bahagia bisa ketemu langsung para blogger dari berbagai komunitas blogger Indonesia.

Foto bersama mbak Caroline, si pemilik blok www.catatanoline.web.id - pemenang kuis live tweet. Dapat handphone Xiaomi
Dan akhirnya, saya ketemu mbak Ria Buchari juga. Kebiasaan, setiap kali acara sesi paling akhirnya adalah foto-foto. Sebagai kenangan yang tak terlupakan, saya pun berbahagia bisa bergabung di komunitas blogger bersama mereka. 

Foto berdua with Prof. Sidartawan Soegondo, MD, PdD, F.A.C.E
With mbak Nunu Halimi
Foto bareng, mbak nunu, gue, gak tau namanya, mbak eni
Dan maaf kalau yang terakhir fotonya ngeblur. Efek fotografernya yang amatiran dan sempat di goyang-goyang lensa fokusnya (pas motoin). Hehe. Untuk penjelasan mengenahi penyakit diabetes dan cara pencegahannya bisa tunggu postingan selanjutnya. Thank you :)

Cara Membuat Widget About Me Keren di Blogspot


Cara Membuat Widget About Me Keren di Blogspot - Selama saya meluncurkan tampilan blog baru saya, banyak yang nanya, "mbak bagaimana sih cara bikin widget sidebar 'about me' yang keren gitu?" Akhirnya saya memutuskan untuk memberikan tips buat kalian semua di sini.

Pertama, kalian harus menulis beberapa kalimat pendek untuk mengisi widget about me kalian di postingan baru, tapi bukan untuk dipublikasikan. Klik new post (entri baru) lalu upload gambar kalian, beri keterangan yang ingin kalian tampilkan nantinya. Jangan lupa atur paragrafnya (center or justify)



Kedua, klik html untuk mengetahui kode dari gambar dan kalimat yang sudah kita buat. Lalu copy semua tulisan yang ada (sebagai contoh di bawah ini: copy semua tulisan yang ada di dalam kotak biru).


Ketiga, masuk ke Tata Letak - Add Widget - Pilih HTML/Java Script. Paste kan semua tulisan yang sudah di copy tadi. Lalu klik Simpan!

Keempat, simpan setelan blog kalian dan lihat hasilnya. Otomatis blog kalian akan terlihat berbeda lebih keren dari sebelumnya. Ternyata, gampang banget kan? Selamat mencoba !