Navigation Menu

Showing posts with label Skin Care. Show all posts

Pengalaman Menggunakan Produk Fair and Lovely Indonesia selama Empat Bulan


Ngomongin skin care, aku jadi mau bahas Fair and Lovely. Aku lupa kapan produknya dikirim waktu itu, mungkin sekitar bulan Maret atau April ya, yang jelas jauh sebelum bulan puasa sudah sampai di rumah. Big thanks to Dhiyah (pemilik blog marudiyafu.com), udah kasih gift dari ikutan challenge YukCoba.in! Love you so much dear ❥ ❥:3 Produknya super super aku suka.

Sebenarnya aku udah lama mengenal produk ini jauh sebelum produk ini launch di Indonesia. Ingat sekali waktu itu aku sering diberi gift secara percuma dari bapaknya temen deket yang dulu kerja jadi surveyor di Malaysia. Lebih tepatnya kedua orang tuanya lama tinggal di sana. Jadi, tiap pulang ke rumah pasti ngasih oleh-oleh jajanan Malaysia sama yang paling spesial produk Fair and Lovely ini. Karena masih takut pakai makeup, jadinya produk ini aku sumbangin aja ke ibu. Katanya bukan kaleng-kaleng produknya. Ibu bilang wajahnya jadi cerah dan makin segar seketika. Ya, mungkin sekitar satu minggu pemakaian lah beliau kasih testimoni ke aku.


Setelah aku masuk SMA, barulah aku mulai mencoba produk ini, yang tiap pak de pulang dari Malaysia selalu ngasih ole-ole. Biar aku nggak dipanggil oreo lagi katanya. Emang aku item buanget pak? Igak nduk, kuwi manis koyok kulite manggis. Yo podo ae toh pak, kesel aku. Yasudah, biarkan saja. Lha wong dipanggil oreo saja kok marah. Buktinya sewaktu aku nyoba produk ini, alhamdulillah Allah ngasih kemudahan dan kecocokan. Alhasil mukaku jadi ikut cerah dan bersih. Sampai kata teman-temanku, wajahku jadi baby face saking mulusnya. Ya, dulu kulitku tipe normal without sensitif ala-ala rewel kayak sekarang. Jadi, mau dibedakin apa aja juga cocok. Apalagi kalau cuma pakai pelembab fair and lovelybaby powder, rasanya mukaku jadi bayi lagi beneran. Saking mulusnya.

Sejak itu aku jadi ketagihan pakai produk fair. Seringkali aku bertanya sama pak de, berapa harga produk ini di Malaysia, ternyata cuma sekitar RM 6.9 kalau dirupiahkan dulu ya 21,000 Rupiah kali ya. Dan benar kata Allah, kalau manakala kita berlebihan terhadap sesuatu, Allah jadikan kemarahan. Allah ambil semua nikmat kita, dan pada saat itu juga pak de udah memutuskan untuk kembali ke tanah air. Iya, siapa sih yang mau berlama-lama tinggal dan bekerja di negeri orang. Sebaik-baiknya pekerjaan adalah bisa bekerja membangun kejayaan di tanah air kita sendiri. Terakhir kali aku mendapat bingkisan satu box fair and lovely masa mau naik kelas sebelas. Rasanya mau nangis, karena beli Indonesia masih susah carinya. Pernah dapat juga dari kakak tingkat, katanya tetangga dia jualan dan asli impor Malaysia. Setelah beberapa kali beli, akhirnya toko itu pun berhenti jualan produk fair lagi.

Kemarin, saya diingatkan kembali ke masa itu. Beberapa tahun sebelumnya memang saya sudah tahu kalau produk ini masuk ke Indonesia. Entah bagaimana rasanya aku kurang bahagia, karena masa itu banyak sekali berita pemalsuan produk kecantikan. Pas banget dulu nyoba, aku dapatkan yang palsu. Muka jadi panas dan kering betul. Makin teruk kerana parut bermunculan. Makanya sampai saat ini pun aku masih suka ragu sama produk yang diiklankan di Indonesia. Kenapa sih, jarang banget ada produk yang sesuai gitu sama ayat-ayat yang diiklankan. Bilang mencerahkan, tapi muka masih tetap kayak beruk. Masaiya, itu kesalahan. Bukannya produk itu diciptakan untuk menjadi solusi? Ternyata korupsi dimana-mana ya. Bukan cuma di kursi dunia parlemen dan politik sahaja.

Back to the topic.

Setelah saya dikirimi produk fair and lovely yang sepaket dari yuk cobain kemarin. Rasanya surga banget. Karena sedari awal ku mengenal makeup, produk fair adalah cinta pertamaku. Tapi ya tetap, pada awalnya sedikit ragu, ini produk asli apa enggak. Tapi dengan niat dan bismillah ini produk asli akhirnya aku bongkar sudah paketnya. Setelah ku coba di muka selama beberapa hari, ternyata ada perubahan sedikit di mukaku jadi lebih segar dan cerah. Meski tidak banyak sih perubahannya. Alhamdulillah, akhirnya cocok.

Aku dapatkan paket dua jenis ini secara percuma alias gratis yaitu kemasan 40 gram Pelembab dan 2in1 Powder Cream. Satu lagi kemasan lebih kecil, dua jenis pula. Tapi sayangnya yang aku pakai cuma pelembabnya doang, karena jujur mukaku kurang cocok sama 2in1 powder creamnya. Kalau aku pakaikan keduanya muka jadi terasa panas dan gatal. Besoknya timbul bintik-bintik merah, jadi aku stop pakai jenis 2in1 itu.

So, setelah empat bulan pakai macam mana? Muka lumayan segar, cerah dikit karena kebanyakan tidur pagi. Mau nangis ini, stoknya sudah habis. Kalau ditanya mau beli lagi apa enggak, ya jelas aku nak repurchase, tapi dekat mana eh yang jual? Takut tak ori pulak kalau tak beli di official storenya. Duh, dilema pengen cantik tapi anti ribet-ribet. Produk habis masih saja ragu buat beli. Plis, yang lagi di Malaysia, kirimin aku produk ini. Beliin yang ori. Yasudah, nanti aku update lagi, ukay! Sekali lagi, I just wanna say, "Thank you so much yuk cobain, dhiyah, dan fair and lovely". ❥❥❥

Nyobain Masker Baru dari Aqma Skincare


Ah, lagi-lagi syantik. Buat siapa sih cantik-cantik amat? Haha, najong.

Ini tidak bicara menyoal cantik saja, tapi sehat ceria dong. Menjaga kesehatan kulit juga salah satu bukti bahwa kita mensyukuri apa yang sudah Allah berikan kepada kita kan. Jadi, ketika kita diberkati nikmat wajah yang cantik dan mulia, harus dijaga sebaik-baiknya dong ya supaya Allah juga tidak marah. Bukan begitu sodara-sodara? *eh, emang gue ngerasa cantik? sudah sudah, mari kita lanjutkan saja pembahasannya.

Aseli, saya ini orang yang paling mbuh-mbuhan ngomongin soal skincare, makeup, sama apapun sejenisnya. Lha wong saya bukan seorang beauty enthusiast kok ya, jadi wajar-wajar saja toh nggak tahu apa-apa. Apapun yang saya bagi di blog ini ya memang berdasarkan pengalaman pribadi saja sekali dua kali menikmati sajian produk made in dunia fana' bikinan makhluk Tuhan paling sempurna. Mari saya kenalkan produk baru dari Aqma Skincare.

Peel of Mask Aqma Skincare


Kalau ditanya sudah pernah pakai masker apa saja, dengan lantang akan saya jawab: pakai masker kain si penutup muka saat jalan-jalan, karena sesungguhnya saya adalah orang paling mager oles-oles sesuatu ke muka meski banyak sekali waktu senggang. Ya kan, ritual peel of mask itu sebenarnya bisa dilakukan kapan saja sambil ngapa-ngapain toh, tapi dasar saya nya saja yang super mager. Jujur ya, ritual yang sering saya pakai ya oles-oles wajah dengan masker lemon dari ovale yang warna kuning dingin gitu. Itu pun biasanya rajin ngoles pas minggu-minggu awal saja, setelah itu bye. Menjamur sampai dua tiga tahun kedepan. Padahal mimpi-mimpi sering pakai sheet mask kakao talk ala-ala artis korea gitu, tapi wassalam.


Akhirnya, setelah sekian purnama tidak maskeran sebab keseringan tidak cocok (bertentangan dengan kondisi kulit), ku putuskan untuk hijrah mengikuti uji coba beauty blogger pakai masker yang kalau sudah setengah kering di muka bisa langsung dikelupas. Mbuh, apalah itu namanya.

Masker ini sebenarnya sudah saya dapatkan sejak akhir tahun 2018 kemarin, tapi saya baru update di blognya sekarang. Saya pikir saya mau mereview pas habis sudah semua persediaan. Ndilalah kok ya masih ada dua pack lagi yang menganggur. Yasudah, saya putuskan untuk mereview seadanya saja.

Nyobain Masker Greentea

Awal kali dapat masker ini, saya langsung eksekusi di muka. Mau ngetes cocok apa tidak saat saya pakai di musim kemarau berkepanjangan saat itu. Amit-amit. Alhasil memang mendinginkan muka sih, jadi lebih segar gitu setelahnya. Saya pilih varian Greentea karena saya addict banget sama matcha. Jadi ya bisa kalian tebak sendiri jelasnya. Waktu saya terima paketnya, ada tiga varian yang bisa saya nikmatin. Greentea, Gold, dan Aloevera. I choose greentea of course for the first time.

Kemasan

Saya pun tak paham, ini kemasannya terbuat dari apa. Dibilang plastik juga bukan, dibilang kertas juga bukan. Sepertinya perpaduan antara keduanya. Nah loh, ketahuan banget kan saya memang kurang cocok disuruh review-review produk kecantikan begini. Jelasin ingredient nya saja pusing kepala, apalagi nama kemasan, jenis kemasan, apalah-apalah deh ya itu. Yang saya tahu hanya desainan covernya cantik dan menarik. Udah itu saja.

Ingredient, Teksture & Cara Pakai

Di kemasannya sendiri kurang dijelasin ingredient sesungguhnya apa saja. Hanya dibilang mengandung gold, greentea, ekstra aloevera ya begitu begitu saja. Teksture seperti masker pada umumnya, tapi jenisnya serbuk/bubuk. Nanti kita bikin sendiri adonannya sebelum dioleskan ke muka. Kalau untuk cara pemakaiannya sih oke punya. Di kemasan diletakkan infografisnya, jadi buat yang awam pakai banget soal masker pasti langsung ngerti.

Hasil Pemakaian

Duh, ini sih yang paling saya sukai. Alhamdulillah di muka saya cocok. Nggak bikin jerawatan apalagi kusam. Setelah maskeran malah kelihatan lebih segar dan bersinar. Woho, sunrise like a diamond. Serius sih, enak banget pas dipakai dan hasilnya lumayan memuaskan. Apalagi kemarin pakainya pas panas menyengat, gila sih muka jadi adem tanpa babibu.

Detailnya bisa kalian tonton dalam video di bawah ini ya :)
Bye~

Aqma Skincare Peel of Mask Rate:
★★★★✩
4 dari 5 bintang
(Lumayan Memuaskan)

Pond's Micellar Water; Wajah Bersih Cerah Dalam Sekali Usap


Aktifitas sebagai sebagai seorang beauty blogger terkadang membuat saya all out segala sesuatunya. Terutama pada saat dandan (merias wajah). Karena kulit saya sawo matang, sebisa mungkin saya mengusahakan untuk tampil full covered biar terlihat perfect. Dari mulai makeup, kostum, dan lain sebagainya. Untuk makeup, ya of course saya memakainya agak tebal biar kulit wajah tidak terpapar langsung sinar matahari.

Kalau kalian lihat demo saya memakai makeup pasti kalian langsung tertawa geli karena betapa pocongnya muka saya saat pakai makeup. Mas, kenapa ya saya kok punya kulit gelap begini? *curhat mulu*. Dari mulai pakai pelembab, foundation, loose powder, two way cake, eyeshadows, lipstik, lip tint dan lain sebagainya. Duh, tebel banget toh? *aku dewe yo isin asline, wkwk*

Banyak yang bilang bahwa memakai makeup yang terlalu tebal bisa menyebabkan kulit berjerawat, kusam, dan lain sebagainya. Maka dari itu saya selalu mempersiapkan pembersih wajah yang super biar kulit wajah bersih kembali setelah makeupan tebal. Jangan sampai makeup kebawa tidur, berbahaya! Pembersih Wajah (Makeup Remover) yang saya pakai selama ini kebanyakan mengandung alkohol, sehingga agak kurang cocok di kulit kering saya. Untung sih, kemarin sempat menemukan makeup remover yang mengandung oil. Jadi, nggak bikin kulit wajah saya menjadi semakin kering.


Setelah makeup remover kemarin habis, saya pun mencoba mencari produk sejenis yang harganya agak lebih terjangkau. Dan ternyata saya menemukan produk Pond's White Beauty Brightening Micellar Water dari Home Tester Club. Setelah sign up dan klik uji coba gratis, alhamdulillah dapat notifikasi menggembirakan di email. Padahal akhir-akhir ini saya cuma lihat iklannya yang ada di Thailand, eh di Indonesia ternyata udah mulai dipasarkan. Alhamdulillah.


Tiga hari kemudian, produknya sampai di rumah dengan selamat. Oh, tentunya saya langsung penasaran dan cepat-cepat ingin merasakan khasiatnya. Pas buka, saya langsung terpesona sama warnanya yang super girly. White Pink bok! Eh, dapat kantong organza silknya yang sheer pink super cute. Duh, senengnyaaa! Kuy, mari saksikanlah hasil review saya.

Apa itu Micellar Water?

Awalnya micellar water diciptakan pada akhir tahun '90-an, ketika kanal air di seluruh kota Paris terkontaminasi oleh kandungan korosif. Air tersebut tidak dapat diminum dan juga berdampak buruk pada kesehatan tubuh maupun kulit. Pada kondisi tersebut berbagai ilmuan berupaya untuk menemukan replika air dengan komposisi yang nyaris alami dan serupa dengan air biasa, agar konsumen dapat menikmati manfaat air seperti sedia kala. Sampai akhirnya mereka menemukan micellar water.

Kata micellar sendiri diambil dari sebuah kondisi molekul yang dikenal dengan sebutan micelles (dalam bahasa Prancis). Pada kondisi tersebut, air dapat bekerja layaknya magnet yang mampu menarik kotoran. Kondisinya berbeda dengan air biasa yang Anda kenal hanya berfungsi untuk membersihkan kulit saja, tapi tidak dapat mengangkat noda membandel seperti makeup. Dalam arti lain, micellar water ini berfungsi untuk mengangkat riasan wajah dan impurities yang mengendap pada kulit. Selain itu, meskipun micellar water dapat dikategorikan sebagai makeup remover, formulanya juga dirancang khusus tanpa membuat kulit wajah jadi kering seperti pembersih rias wajah pada umumnya. [sumber: www.harpersbazaar.co.id]


Packaging

Dari segi tampilan udah super girly banget. Botolnya bening berwarna putih, dihiasi sticker produk yang berwarna pink (ya, identitas pond's pastilah sudah dikenal). Suka sih sama packagingnya, karena tutup botolnya juga rapat dan travel size gitu. Nggak terlalu kegedean, normal alias wajar.

Texture

Karena produknya adalah Micellar Water, jadi teksturenya ya cair semacam air gitu. Bening biasa sih, seperti nggak ada campuran minyaknya. 

Price and Repurchase?

Untuk harga sangatlah bervarian, tergantung di mana kita membeli produk ini. Kalau saya cek secara offline di mini market harganya sekitar Rp. 30.000,- an, sedangkan di toko online seperti Lazada harganya Rp. 28.500 tapi sedang ada diskon 30% jadi Rp. 20.000. Insyaallah kalo nanti cocok, saya bakal repurchase. Saya baru 3 hari pakai produk ini jadi masih belum habis. Hehe.

Kelebihan

Karena ada kandungan 1 juta micelles dan vitamin B3nya, produk ini dipercaya bisa membersihkan debu, kotoran sisa makeup dalam sekali usap (meski kotoran makeup membandel sekalipun). Selain itu juga, produk ini benar-benar bikin kulit terasa segar dan ringan. Ya, lumayan mencerahkan sih (karena sisa-sisa makeup dan kotoran yang ada di kulit wajah kita terangkat semua, sampai bersih).

Kekurangan

Tidak ada wewangian sehingga terasa hambar pas dipakai. Paling tidak harusnya ada aroma jeruk/ apel yang segar gitu. Biar wajah juga berasa segar.

Ya, begitulah review saya mengenahi produk baru dari Pond's White Beauty ini. Buat yang penasaran, bisa langsung coba ya :)

xoxo,