Navigation Menu

Showing posts with label Review. Show all posts

Pengalaman Menginap di Airy Rooms Syariah Candi Mendut 37 Malang Saat Liburan Akhir Tahun


Liburan tahun ini sebenarnya gue sedikit terkejut, karena sebelumnya gue belum pernah memaknai liburan long-weekend yang benar-benar liburan. Biasanya gue harus berkutat dengan laporan akhir tahun di kantor, tapi kali ini gue sedikit ada kelonggaran. Puji syukur Alhamdulillah, setelah gue menang lomba blog Traveloka di penghujung tahun 2019 dengan hadiah yang menurut gue super mewah, akhirnya gue bisa merealisasikan liburan yang benar-benar liburan di kota Batu, Malang.

Of course, gue memilih kota Malang karena cuacanya yang sejuk macam di Korea, lokasinya juga tidak terlalu jauh dari tempat tinggal gue yang sekarang dan tentunya lagi, dalam rangka memenuhi janji ngajak liburan adek kesayangan gue, si Najwa Imoet bersama sodara gue yang di Malang ke beberapa wahana di Jatim Park 3. Wadidaw memang yah.

Surprisenya lagi, gue lebih memilih tinggal di hotel selama liburan dibanding menerima tawaran tinggal di rumah sodara gue. Agak kaget juga sebenarnya, karena tiba-tiba gue mau mengeluarkan budget dari dana darurat buat liburan. Biasanya, gue lebih memilih something yang berbau serba gratis semua. Tapi mau gimana, setidaknya sebagai seorang yang memimpikan menjadi seorang 'travel blogger' sekali-kali boleh lah ya berkorban dikit demi konten.  Meski cuma bayar buat makan, transport dan penginapan. Ehe.

Jujur, liburan pas high season gini tuh benar-benar challenge tersendiri buat gue. Ini pertama kalinya gue benar-benar liburan, tapi gue langsung bersinggungan dengan dua kemungkinan: antara harus apes atau untung. Apesnya kalau harganya bakal jor-joran naik setinggi-tingginya dan untungnya kalau kita bisa dapetin diskon penginapan atau diskon-diskon yang lainnya. Tapi bismillah aja sih kemarin, gue mencoba untuk bersyukur bagaimanapun dapetnya.


Setelah searching sana-sini buat bisa dapetin hotel dengan harga yang murah. Akhirnya, gue harus menerima kenyataan bahwa liburan pas high season gini memang kitanya yang harus rela mengeluarkan uang lebih besar dari liburan biasa demi kenyamanan. Yaudahlah, pasrah. Gue akhirnya memilih booking hotel lewat aplikasi Airy biar lebih cepat dan bisa lihat rate reviewnya langsung. Hasil rekomendasi dari saudara gue yang pernah menginap di Airy Rooms juga tentunya.


Ini pertama kalinya gue menginap di Airy Rooms. Biasanya kan ya, seperti biasa. Gue bloger mahal yang biasa diberi penginapan hotel mewah gratis oleh sponsor. (Plis jangan mikir guenya yang terlalu arogan). Alasannya, padahal ya karena gue ikut event yang menyediakan fasilitas hotel mewah gratis gitu aja loh. Bukannya gue sengaja diendorse sama mereka. Haduh. *gue lempar sepatu juga nih*

(back to the topic)

Ceritanya, setelah saudara gue kasih opsi nginep di Airy, gue searching dulu review pengalaman para travel blogger yang udah duluan nginep di Airy Rooms ini. Setelah beberapa kali baca dan merasa cocok, akhirnya gue memantapkan diri memilih Airy Syariah Lowokwaru Candi Mendut Barat 37 Malang. Gue sengaja pilih penginapan di daerah Malang kota, karena beberapa hotel murah yang dekat dengan Jawa Timur Park sudah sold out semua.

Ada sih ada yang katanya murah, tapi harganya above 450 ribu bok per malam. Bujubuneng ala buset dong, gue bisa gelandangan di sono kalau ngambil harga yang segitu. Secara, gue berencana mau liburan paling enggak tiga hari dua malam. Jadi, cari mati kalau budgetnya nggak sesuai sama kantong liburan gue.


Oke, karena budget yang gue punya paling nggak harus habis 500 ribu untuk dua malam. Kalau bisa dibawahnya. Karena adek gue udah terlanjur ngotot mau di Airy Syariah Candi Mendut, akhirnya gue booking saat itu juga alias H-1 sebelum liburan dengan harga yang lumayan murah di saat liburan high season gini. IDR 280,000 per malam. Tapi gue cuma pesan satu malam dulu. Rencana, gue mau lihat dulu seberapa nyaman nginep di situ. Kalau oke, nanti gue lanjut dengan budget yang super pas-pasan. Dan gue lupa kalau sisa budget hotelnya cuma 200,000 an. Hadeuh.

Setelah perjalanan sekitar empat jam dari Gresik ke Malang menggunakan mobil, akhirnya gue sampai juga di lokasi sekitar habis maghrib pukul 18.30 an (berangkat pukul 14.00 siang). Gue sama Najwa langsung check in dan nunjukin invoice pemesanan gue via aplikasi. Ternyata, gue dapat kamar di lantai dua Nomor 215.



Oiya, gue sedikit kaget juga sih pas check in di sini. Ternyata, kalau pesan kamar via aplikasi, kita tidak mendapatkan handuk sama sekali. Woho, padahal dengan harga segitu (IDR 280,000 per kamar untuk 2 tamu) tuh harusnya sudah include dong ya. Tapi di sini enggak! Duh, apes juga nih ternyata. Akhirnya gue harus rela mengeluarkan receh senilai IDR 10,000 untuk satu handuk.

Disini gue merasa sedikit kecewa sih. Yakali kan, handuk aja harus nyewa lagi. Terus ya, pas kita naik ke lantai dua menuju kamar tuh, ternyata mas-masnya baru bawa snack, airy kit dan air mineralnya dari bawah. Oh my god! Padahal ya, produk display harusnya sudah langsung tersedia dong di Airy box di atas meja kamar seperti review cantik yang gue baca sebelumnya (ketika gue sampai), eh ternyata ekspektasi gue salah. Yaudah sih, masalah gituan doang mah harap maklum.

Untungnya sih, gue masih bisa berpikiran positif. Mungkin saja hari itu baru ada tamu yang check out dan mereka belum sempat mempersiapkan display box ulang. Jadi, gue maafkan. Huft. Udah mah kondisi fisik saat itu lagi capek banget lagi. Mood gue juga lagi fluktuasi kan, naik turun nggak jelas gitu. Mana lagi mens pulak. Aelah, pengen marah dah pokoknya. Tapi yasudahlah ya. *dasar bipolar* 😂


Sedikit kekecewaan itu akhirnya terbayar semua ketika melihat Najwa tersenyum kegirangan. Gue tahu, tahun ini first time dia liburan menginap di hotel segala. Biasanya cuma ikutan tour sehari semalam tidur di bus rombongan dengan mamaknya. Kali ini janji gue ke dia sudah terbayarkan. Ah, lega rasanya melihat Najwa senyum-senyum sendiri sambil teriak, "Wah, ada ACnya. Wah, ada TV LCDnya. Wah, kasurnya empuk. Bla bla bla". Gue keikut senang, karena ini kali pertamanya gue juga bisa liburan senikmat ini.


Karena ini kali pertamanya liburan mewah kami, akhirnya gue dan Najwa room tour kamar 215 ini. Yang paling gue suka dari Airy adalah snack kitnya. Rasa lelah yang kami rasakan setelah berkutat lama di perjalanan rasanya langsung hilang. Laper sih iya, tapi setelah lihat snack, tiba-tiba lapernya mendadak jadi berkurang. Airy kitnya juga oke. Ada shower gel tube dan shampoo tube mini khas Airy. Serba biru putih imut begitu. Kayak si Najwa. Aduhai. Gemes deh gue.


Setelah sejenak melepas penat, gue dan Najwa langsung cuci kaki, nyalain teve, dan memesan Go-Food Bakso Damas yang letaknya tidak jauh dari Airy Rooms Syariah Lowokwaru Candi Mendut Barat 37 Malang ini. Bersyukur sih, ternyata Airy Rooms yang kita tempati memang lokasinya berada di area wisata kuliner. Jadi, mau pesan apa saja rasanya mudah dan cepat. Ingat sekali kemarin, kita pesan dua porsi bakso lengkap dan bakso hemat, baru saja gue tinggal mandi, eh abang gojeknya malah udah sampai duluan sebelum gue selesai mandi. Untungnya udah dibayar pakai Go-Pay, jadi baksonya sudah dititipin di resepsionis dan kita tinggal ambil saja ke bawah.



Jadi, karena di kamarnya tidak tersedia mangkok untuk makan bakso malam itu, akhirnya kita meminta ke respsionis dan ternyata tidak dikenakan biaya sewa mangkok. Beruntung deh, meski sendoknya harus pakai sendok plastik yang tersedia di depan kamar, kita tetap bisa makan sampai kenyang. By the way, disediakan air galon panas dan dingin untuk membuat kopi dan teh saat sarapan pagi atau kapan pun yang kita mau. Gula, kopi dan tehnya juga sudah disediakan di sana. Untuk gelasnya bisa pakai gelas yang ada di meja kamar.


Oiya, kamar mandinya juga bersih loh. Ada showernya dan tersedia air hangat juga di sana. Seriously, kalau ditanya soal kenyamanan sih gue amat sangat merasa nyaman karena kamarnya kedap suara. Jadi nggak ada tuh yang namanya kedengeran berisik dari luar atau darimana pun. Jadi, buat kalian yang mau liburan sambil kerja di Malang, boleh juga sih nyoba nginep di Airy Syariah Candi Mendut 37 Malang ini. Selain fasilitasnya lumayan oke, stafnya juga ramah. I highly recommended it. Kapan-kapan kalau ke Malang gue juga mau loh nginep di sini lagi.

Review (Kesimpulan)

Kelebihan:
Lokasinya strategis, dekat dengan stasiun kota malang, dan banyak lokasi kuliner. Lahan parkirnya luas, baik untuk tamu dengan kendaraan bermotor roda dua atau roda empat. Kamarnya bersih, wangi, dan menyejukkan mata. Ada mushollanya juga di lantai dua (satu lantai dengan kamar yang kita tempati). Tidak berisik dan tiap pagi ada yang bersih-bersih di luar kamar, jadi hotelnya selalu kinclong.

Kekurangan:
Handuknya bayar lagi (disewakan), no sikat dan pasta gigi, no sandal, no breakfast (sarapan pagi) or dinner (makan malam)
Waktu dan Kebutuhan Check in: 
above pukul 14.00 dan cukup menyerahkan KTP, nanti difotocopy sama mas-masnya.

Rate: ★★★★☆
4,5 of 5 Stars
(Nyaman dan Betah Dong!)

L O C A T I O N :

Rekomendasi Film Komedi Bulan Agustus 2019; Mahasiswi Baru Angkat Isu Soal Pendidikan


Masih ingat film yang berjudul "Bad Genius"? Salah satu filem terlaris di dunia yang  berasal dari Thailand ini mengangkat isu pendidikan bergenre aksi-kriminal dan dibumbuhi dengan komedi. Kebayang dong serunya saat kita nonton. Deg degan iya, humornya juga iya, membuat saya hampir setiap adegan terpingkal-pingkal. Kini hadir juga filem serupa di Indonesia dengan alur yang berbeda, produksi MNC Picture yang siap tayang di bioskop mulai 8 Agustus 2019 mendatang. Trailer tonton di sini atau boleh cek di bawah.

Film drama remaja Mahasiswi Baru yang memakan waktu syuting 21 hari di Yogyakarta ini disutradarai oleh Monty Tiwa, yang menghadirkan kolaborasi akting lintas generasi dalam satu adegan. Diantaranya ada Widyawati dan Slamet Rahardjo yang beradu akting dengan para pemain muda nan mempesona, abang Morgan Oey, Mikha Tambayong, juga dedek gemes si Umay Shahab. Haduh, plis. Semoga tidak membuat saya terkencing-kencing di bioskop nanti.

Memiliki Pesan Moral Tinggi Tentang Pendidikan

Dalam film ini, diceritakan oleh Muhammad Soufan selaku Executive Producer MNC Pictures bahwa meskipun di usia lanjut, sosok Lastri yang diperankan oleh Widyawati masih tetap berusaha untuk mencapai apa yang dicita-citakan. Karena sebenarnya pendidikan memang tidak mengenal umur dan itu poin penting dari film yang akan tayang di bulan Agustus mendatang. 

Soufan pun menambahkan bahwa film Mahasiswi Baru ini tak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga bisa menjadi tuntunan. Dan, tuntunan akan sangat baik sekali bila semua orang bisa melihatnya, termasuk para remaja dan orang tua. 

Sinopsis

Diceritakan dalam filem Mahasiswi Baru ini tentang sosok perempuan yang bernama Lastri alias ibu Widyawati (pemeran utama) yang walaupun di usia tak muda lagi, ia tetap ingin menempuh pendidikan di perguruan tinggi atau universiti. Nah, saat menjadi mahasiswi baru inilah, Lastri bersahabat dengan Danny (Morgan Oey), Sarah (Mikha Tambayong), Erfan (Umay Shahab), dan Reva (Sonia Alyssa), yang mana menjadi tantangan tersendiri bagi mereka untuk bisa bersatu. Akhirnya, mereka pun membentuk sebuah kelompok di kampus yang memunculkan konflik dan drama dibumbui komedi dengan pesan moral edukatif yang diberi nama jeng jeng jeng. Kita tonton bareng-bareng ya trailernya.


Seru banget ketika Bu Lastri (Widyawati) bilang ke teman lamanya yang posisinya saat itu menjadi dosen tempat ia kuliah. "Yoaaa braaaay..." sambil gaya manjanya ala nenek-nenek abege. Duh kocak banget deh pokoknya. Baru liat trailernya aja udah nggak sabar pengen nonton. Nggak kebayang, nenek-nenek punya geng di kampus. Gimana nasib anaknya ya menghadapi ibu gaul macam nenek Lastri ini?

Nggak sabar pengen liat filemnya.

3 Items That I Really Love


Hello girls,

Waw! kesannya harus cewek banget ya yang baca. Of course sih, karena kebanyakan yang suka jelajah online menyoal makeup itu ya kaum cewek. Ada sih cowok, tapi jarang banget kecuali yang MUA, transgender atau sejenisnya. (calm please, gue menghargai kalian kok) Well, kali ini gue mau bahas soal 3 item makeup yang biasa gue pake dandan sehari-hari. Yang terkesan kalem, natural, dan menarik.

Apa sajakah 3 item tersebut?


3 item tersebut terdiri dari NYX Soft Matte Lip Cream, Tony Tint Delight by Tony Moly, & Eyebrows Drawing by Etude House, yang gue dapet dari salah satu online shop baru (yang bisa kalian kepoin instagramnya) di @kirei_makeupshop. 3 item ini juga yang mendukung cantiknya gue semasa bikin "Birthday Makeup Look" kemarin.


Di sini gue akan bahas nama dan fungsinya masing-masing supaya kalian tahu. Terus komposisinya apa aja. Bagusnya diaplikasikan di jenis bibir yang kayak gimana, endebrei-endebrei. Jadi simak terus sampai akhir.

Pertama, NYX Soft Matte Lipcream No.02 Stockholm


Packaging
NYX Soft Matte Lip Cream ini dibungkus rapi sama botol plastik yang mana body botolnya disesuaikan sama warna lipstiknya. Karena punyaku yang ini warnanya nude Stockholm jadi body botolnya juga warna nude. untuk tutupnya sendiri berwarna hitam. Di sana ada barcodenya gitu. Di bawah botolnya juga terdapat nomor sama jenisnya SMLC 02 Stockholm, jadi memudahkan kalian dalam mencari (saat membeli online). Dan yang paling gue suka, botolnya ini dibungkus lagi pakai plastik yang ada tulisannya gitu. Jadi buat kalian yang pengen tahu lipstik ini asli apa nggak bisa dicek dari situ.


Texture and Applying
Untuk teksture sendiri, karena ini lip cream jadi ya agak kental gitu. Tapi pas diaplikasikan di bibir terasa lembut dan nggak terlalu kental banget sih, dan hasilnya Matte. Kalau gue sih ngerasa pakai lip cream ini, ya mungkin karena warna bibir gue agak gelap kali ya, jadi bisa nutupin gitu. Ya, i really love it.


Doe Foot/ Aplikator
Gue suka banget sama doe footnya, karena pas banget di bibir karena ujungnya agak runcing gitu.

Ketahanan
Untuk ketahanan sih standar, karena lip cream ini nggak lengket. Ya, gue suka banget lah pokoknya. Bisa sih tahan 6 jam/ 8 jam, asal nggak dipakai makan makanan yang berminyak aja. Kalau pudar ya tinggal re-apply aja lagi. It's easy girls.

Repurchase? Price and Where you can purchase this lip cream?
So pasti gue akan repurchase karena gue suka banget sama lip creamnya. Untuk harga tergantung di mana kalian beli. Gue rekomin kalian beli di @kirei_makeupshop aja. Karena selain barangnya yang original, harganya juga lebih terjangkau daripada beli di outletnya NYX yang mana harganya bisa mencapai 140,000 (harga diskon dari 160,000, waktu itu gue pernah beli di SOGO). *Yaiyalah mahal, belinya di SOGO. Please, don't say like that!* 

Kedua, Tony Tint Delight by Tony Moly "Red Cherry"


Packaging
Tony Tint Delight ini sangatlah imut. Botolnya terbuat dari plastik semi kaca yang bentuknya mirip body goal cewek gitu. Bening banget sehingga warna cairan lip tint nya kelihatan jelas. Atas tutupnya berbentuk love.


Texture and Applying
Untuk teksture pastinya cair karena jenisnya lip tint. Pas diaplikasikan ke bibir warnanya mencolok banget. Jadi tipis aja udah bagus. Bibir jadi kelihatan segar. Kalo gue biasa mengaplikasikan ke bibir bagian tengah, supaya kelihatan macam gadis korea gitu. Ombre Lip girls.


Doe Foot/ Aplikator
Bentuk doe footnya lumayan panjang, ujungnya meruncing gitu. Buat yang bibirnya tebal pasti enak banget dipakainya. Buat yang bibirnya tipis, hati-hati belepotan ya. Pastikan ujungnya saja yang terpakai.

Ketahanan
Untuk ketahanannya, lip tint ini super duper tahan lama. Gue pakai dari pagi sampai malam aja nggak ilang-ilang warna merahnya. Jadi warna merah bibir tetap segar gitu. You must try it!


Repurchase? Price and Where you can purchase this lip tint?
So pasti gue juga akan repurchase lip tint tony moly ini, karena cocok banget di bibir gue, terlebih buat ombre lip. So kewl girls! Untuk pricenya, tergantung di mana kalian beli. Gue sih lebih merekomendasikan ke kalian untuk beli di @kirei_makeupshop aja. Karena selain barangnya yang original, harganya juga lebih terjangkau. 50,000/lip tint (beli 3 cuma 140,000)

Ketiga, Eyebrows Drawing by Etude House


Yang terakhir inilah item yang bikin cewek kadang-kadang suka minder kalau tanpa dia. Eyebrow Drawing by Etude House yang bentuknya gue suka pake banget. Di cabut tutupnya, diputar ujungnya, lalu muncullah isinya. Untuk warna gue lebih suka warna brown ya, karena alis gue tergolong tipis jadi biar terlihat hidup aja kalau digarisin pakai cokelat.

Dan yang paling gue suka adalah 2in1, yang mana bisa dipakai untuk nyisir alis juga supaya rapi, pakai brush yang ada di ujung lawannya. Jadi, tak perlu repot beli brushnya lagi.


Harganya pun terjangkau pake banget, gue capslock ya biar mantep. HARGANYA TERJANGKAU, BARANGNYA ORIGINAL. Seriusan girls, bisa dibuktikan sendiri. Harganya UNDER 100,000 semua.

kuy langsung order ke instagramnya @kirei_makeupshop :)

Mora Makeup, Make Me More Confident


The beauty of a woman is not in a facial mode but the true beauty in a woman is reflected in her soul. It is the caring that she lovingly gives the passion that she shows. The beauty of a woman grows with the passing years. -Audrey Hepburn

Stop telling me 'beautiful', i'm 'ugly'!

I am an ugly woman. Objectively, I really am. Please don't argue with me on this one. I am not overweight, actually in better shape than most women my age, I dress well, I am great with makeup. But last weekend the world just had to remind me that despite all this, people will go out of their way to kick me. Oh~

Saya jarang pakai make up, untuk ke kampus saja saya tidak pernah memakai sunblock apalagi dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini. Blas bablaas, gak blas! Skin care routine pun tak pernah. Boro-boro harus ke beauty clinic, untuk beli pelembab biasa di minimarket saja terkadang susah sekali. Ya, hidup saya terlalu susah sepertinya. LOL! *don't judge me, please. Tapi hari ini saya senang sekali bisa bicara soal MUA yang sering dicari-cari kebanyakan cewek masa kini, khususnya cewek Indonesia.


Untuk foto ala artis, ala selebgram, mereka rela ngeluarin duit juta-jutaan buat bisa tampil cantik dan punya foto yang ciamik. Di situ kadang saya merasa sedih. Tapi, benar juga loh. Segala sesuatu yang dihasilkan secara sempurna memang butuh usaha yang maksimal juga. Mau tampil cantik, ya kitanya kudu berani berkorban. Korban uang saja ya, jangan sampai korban perasaan!

Makeup Artist Wisuda, Party, Pre-Wedding? Photoshoot? Oke!



Kadang kita merasa bingung memilih, di mana tempat yang cocok untuk kita, bisa bayar jasa makeup artist yang sesuai sama kondisi kulit dan keuangan kita. Untuk jenis kulit saya sendiri sih dehidrasi ya, kulitnya kering, secara finansial ya terbilang cukup lah, jadi kalau mau MUA harus cari tahu dulu, baca review/ testimoni pelanggan mereka, supaya kita bisa tahu hasilnya seperti apa dan sesuai nggak sama kebutuhan dan keuangan kita. 

Mahasiswa seperti saya biasanya banyak mikir buat mutusin suatu hal termasuk pilih jasa MUA. Harga terjangkau, kualitas make up bagus, dan hasil foto yang keren. Di lingkungan kampus UIN Jakarta sebenarnya ada lumayan banyak yang membuka jasa Make Up Artist. Tapi yang banyak didengar dan saya dengar sendiri di kalangan mahasiswa, make up artist "MORA" hasilnya oke dan terjangkau. Pilihan make up biasa cocok untuk Mahasiswi yang mau Wisuda, Party, Endorsement, atau Pre-Wedding Photoshoot. Ada makeup natural photoshoot, wedding, dan tradisional.

Me with Purple Pink shadow on my face

About Mora Make Up Artist

Mora Makeup merupakan jasa tata rias atau make over yang lahir dan mulai dirintis sejak tahun 2013 oleh Rara (nama lengkapnya Rabi'atul Adawiyah, 5 Desember 1995) salah satu Mahasiswi UIN Jakarta, Program Studi Sejarah Kebudayaan Islam semester 8 (tahun 2017). Berawal dari hobinya yang suka "dandan/ makeup-an", jadi model endorsement online shop juga suka mengoleksi makeup brand lokal, Rara mulai tergerak untuk berbisnis di bidang "beauty" specially "make up artist".

Mora make up sendiri mulai berkembang pada tahun 2015 dan sampai sekarang sudah lumayan famous di kalangan mahasiswi di kampus-kampus kawasan Jabodetabek juga masyarakat umum yang membutuhkan jasa Make Up Pre-Wedding juga Photoshoot. Untuk price listnya berkisar antara 250 ribu - 500 ribu. Itu untuk make up nya saja. Kalau sekalian photoshoot biasanya nambah 300 ribu. Harga MUA tergantung kebutuhan konsumen. 


Selain make up, Mora juga menyediakan sewa Gaun Pengantin (tradisional dan modern), Dress, Gaun Party, aksesoris lain yang mendukung sesi pemotretan seperti Wig (rambut palsu) dan sebagainya.

Rara's Dream

Selain menekuni hobi make up, tujuan sedaripada dibukanya jasa Mora MUA ini adalah ingin melihat orang lain bahagia, khususnya buat cewek-cewek yang suka minder atau kurang percaya diri terhadap penampilannya, seperti saya sekarang ini. Ia mencoba membantu mewujudkan kecantikan seseorang melalui riasan yang diukirnya. Dengan bermodalkan uang hasil endorsement (foto model) dan bisnis MUA-nya ini, ia mulai mengoleksi make up brand internasional seperti Make Over, Lancome, NYX, Etude, Sephora, dan Cover Girl agar kualitasnya makeup-nya makin Pro dan tak kalah saing di pasaran.

Selain bisnis MUA, kini Rara mencoba menjalankan bisnis baru bersama rekan dekatnya, Annabella di bidang "Clothing" yang diberi nama "NERDOSHOPEY". Sementara ini, ia masih mengeluarkan koleksi Hijabnya sebagai pemenuh kebutuhan tren di masyarakat. Selanjutnya, ia akan mendesain baju dan celana sesuai tren masa kini, namun tetap memiliki ciri khas dari nerdoshopey, perpaduan antara konsep femininnya dia, dan maskulinnya si Annabella.

Siapa fotografernya?

Yang menjadi fotografer selama photoshoot adalah Mr. Olan. Teman dekat yang katanya sedang menjalani relationship sebagai seorang pacar. Mr. Olan sendiri termasuk orang yang perfeksionis. Dalam hal memotret, ia memakai kamera yang berkualitas dengan lensa yang memiliki efek sangat luar biasa. Di samping itu, Mr. Olan juga jago editing foto. Jadi, menurut saya ya lengkap lah. Mereka sepaket!

Saya sendiri sempat berbunga-bunga, ketika ada tawaran photoshoot untuk koleksi terbarunya Nerdoshopey. Ya, meskipun model fokusnya bukanlah saya, LOL! Tapi saya merasa sangat bersyukur dan berterimakasih banyak sudah diberikan kesempatan untuk bisa ikutan photoshoot dan wawancara sebentar.

So, bagaimana pendapat kalian tentang foto saya di sini? Adakah perbedaan dengan rona wajah asli saya? Oh, jelas! The power of make up Hehe. 

Mora Makeup's Review

Selama pemotretan kemarin, so far so good sih. Bikin muka saya terlihat glowing gitu. Riasannya tak begitu menor meski temanya full colour, thats still look natural! Long lasting juga dari pagi sampai sore. Tahan 8 jam untuk kategori make up partynya.


Serius ya, saya yang aslinya mah apa atuh. Si upik abu, dekil pecicilan jadi terlihat "cinderella" berkat makeupnya Mora. Apalagi hasil fotonya, ciamik banget. Macam selebgram, artis hijab endorsement gitu deh. Wes pokok'e ingsun puas buanget. Makanya, tanpa diminta pun saya mereview di blog ini. Soalnya cocok banget buat kalian yang butuh makeup wisuda dan sebagainya. Mora memang the best. Di samping itu, Rara orangnya juga ramah, friendly, dan lucu. Jadi pas dimakeupin, enjoy aja sist!

Rate:
❤❤❤❤💚 - 4 of 5 love
Very Good MUA

Contact For Booking:

Instagram: @mora.make.up
Facebook: Mora Make Up
Whatsapp: +62 87809627453

xoxo,

Berkelana di Dua Kota Bersama Mobil Nissan New Grand Livina

 

Berkelana di Dua Kota Bersama Nissan Grand Livina - Pada awal tahun 2016 kemarin, saya dan beberapa teman rantauan di ibukota memutuskan untuk jelajah dua kota yang ada di Jawa Timur dengan menyewa mobil yang sudah ditawarkan oleh kakak dari salah satu teman traveler kami, sebut saja kak Mario (kakak dari Viona Mahameru). Sempat bertanya-tanya, bisa tidak ya mobilnya dimuat tujuh orang, sedang masa itu Viona bilang mobil yang ready adalah Nissan March yang biasa dipakai kakaknya kuliah, dan kabinnya hanya muat untuk empat orang. Sempat kecewa juga. Alhasil, kakaknya bilang bahwa dia baru beli mobil Nissan New Grand Livina tipe 1,5 HWS MT Solid White Color yang bisa dipakai untuk tujuh penumpang. Saya, Bojes, Andre, Viona, Maya, Sita, dan Loli akhirnya jingkrak-jingkrak, karena harapan kami terpenuhi dengan sempurna. Cukup satu mobil kita bakal berkelana di dua kota, yaitu Surabaya dan Gresik.

Dari Stasiun Pasar Senen kami naik kereta Kertajaya menuju Surabaya Pasar Turi dengan menempuh perjalanan selama 12 jam penuh. Di sana, mobil kami diantar sama sepupunya kak Mario (yang gantengnya luar biasa, oh my god!) yang beriringan dengan teman kampusnya yang juga bawa mobil. Jadi, mas Ulin (nama sepupunya) cuma sekedar naruh mobilnya di parkiran, ngasih kunci mobil, STNK, duit sejuta buat Viona, SIM A Viona, sama Cemilan minimarket yang bejibun (dua kantong penuh), lalu pamitan balik ke kosan, dan tibalah saatnya kami memendam rasa kekecewaan (karena belum kenalan). Hmm, penting nggak sih?


Kami langsung meluncur ke mobil. Dan kalian tahu? Kami benar-benar berulang kali mengucap “Alhamdulillah”, puji syukur gitu loh. Mobilnya sesuai banget sama maping kami sebelumnya. Cocok buat family trip gitu. Dan yang bikin kami lebih bahagia lagi adalah fitur New Grand Livina yang diantaranya ada: 2 Din Touchscreen Wide Display Headunit (Radio, CD, MP3, USB, DVD, mirroring smarthphone yang hadir dalam satu sistem head unit yang canggih), Roof Monitor (Hws Autech Type Only; terdapat DVD Monitor yang bisa digunakan untuk memutar film), Circular Ac Vents (Ventilasi AC Depan), Rear Ac Vents (Ventilasi AC Belakang, yang terletak di bagian belakang konsol tengah, di antara tempat duduk depan), dan juga dilengkapi dengan Sound-Absorbing Materials yang berfungsi untuk membantu meminimalisir suara dari luar. Jadi kami merasa dimanjakan dan tidak capek di setiap perjalanan.


  

Di tengah perjalanan sebelum ke rumah Viona (anggap saja penginapan gratis), kami mampir ke Warung Sate Klopo Ondomohen (kuliner Surabaya yang terus nge-hits) yang berada di jalan Walikota Mustajab No.36. Di sana kami memesan nasi bersamaan dengan sate dan es teh manis. Setelah kenyang, barulah kami pulang ke rumah Viona. Sekitar jam 12.30 sianglah kami sampai di sana. Sampai sore kita istirahat cantik sambil mempersiapkan diri. Barulah sekitar abis maghrib kami memulai perjalanan ke Pasar Malam yang ada di lapangan KODAM Brawijaya, Gunung Sari. Di sana kami menyantap kuliner Rujak Cingur, Tahu Campur, Rawon Setan dan makanan khas Surabaya lainnya. Sembari memikirkan, besok paginya mau jalan ke mana dulu buat keliling kota Surabaya.


Dari rumah Viona yang ada di Tanjung Perak ke KODAM Brawijaya, kami hanya menghabiskan waktu sekitar setengah jam tanpa macet (beda di Jakarta ya! Amit-amit macetnya walau tengah malam) dan bensin mobil masih dalam keadaan full.

Esok paginya, kami mulai berkelana ke Tugu Pahlawan, lanjut ke Pasar Manuk (Burung), Monumen Kapal Selam (Monkasel), Masjid Ampel, Patung Sura dan Buaya (Depan Surabaya Zoo), lalu ke Masjid Muhammad Cheng Hoo, ke Gereja Santa Perawan Maria, ke Vihara Sanggar Agung, ke Monumen Bambu Runcing, ke Bangunan Tua di Jalan Pahlawan, ke Monumen Perjuangan POLRI, Gedung Sejarah bekas Bank Javasche Soerabaia, Monumen Jalesveva Jayamahe, Temple of Heaven Kenjeran, Monumen Gubernur Suryo, sampai di penghujung pukul 9 malam kami bisa menikmati keindahan Surabaya North Quay.

Perjalanan Irit Pakai Mobil Nissan New Grand Livina

Dalam waktu seharian kami hanya mengisi full bensin sekali saja, karena mobil yang kami tumpangi sangat hemat bahan bakar (mendukung sistem Eco Driving, yaitu teknik berkendara dengan menggunakan prinsip-prinsip dasar defensive driving dan safety driving agar tercapai tujuan utamanya yaitu berkendara dengan efisien, tentunya hemat BBM serta mengurangi tingkat polusi udara yang ramah lingkungan). Hal itu juga disebabkan karena mobil Nissan New Grand livina ini mengandung fitur “Teknologi Xtronic CVT (Continuously Variable Transmission, sebagai salah satu bagian dari teknologi Nissan Intelligent Mobility)”, yang membuat akselerasi terasa bertenaga, bebas hentakan (saat perpindahan gigi), namun tetap irit bahan bakar. Dalam perjalanan 30 km, mobil ini mampu menghemat 6 dari 7 liter bahan bakar yang terisi (hanya berkurang 1 liter), seperti apa yang tercatat dalam “Rekor 1:30l Konsumsi BBM Untuk Bandung-Jakarta” pada bulan Desember 2016 lalu. Baca selengkapnya di sini dan di sini.



Hari selanjutnya, kami melanjutkan jelajah wisata ke kota sebelah, yaitu kota Gresik. Kota santri yang terkenal dengan banyaknya industri dan minim tempat wisata ini mendadak booming semenjak ditemukannya “Bukit Jamur” di tahun 2015 silam. sampai akhirnya, saya dan teman-teman traveler pun penasaran, seperti apa sih wisata Bukit Jamur yang telah menjadi kebanggaan bersama warga dusun Kaliwot, desa Bungah, kota Gresik, Jawa Timur ini?


Bukit yang terdiri dari serpihan gunung kapur dan berbentuk jamur secara tiba-tiba ini membuat perjalanan kami serasa ditantang. Jalannya yang lumayan nanjak, tajam dan berkelok-kelok membuat kami agak khawatir soal kenyamanan berkendara. Sebisa mungkin Bojes sebagai driver menggunakan sistem Eco Driving agar perjalanan kami tetap berlanjut sampai ke lokasi. Dan ternyata mobil yang kami kendarai menjawab semua itu. Mampu melindungi kami dengan fitur yang dimiliki yaitu ABS (Anti-Lock Braking System; Saat nge-rem mendadak, sistem ini akan memompa rem sebanyak puluhan kali per detik agar roda tidak mengunci sehingga arah dan laju kendaraan tetap terkendali). Sehingga kami sampai di tujuan dengan selamat.


Sesampainya di sana, kami langsung keluar mobil dan menggunakan fungsi 2nd And 3rd Row, yaitu melipat semua kursi di baris ke-2 dan ke-3 sehingga kami bisa menggunakan ruang yang lebih luas itu untuk dijadikan kasur (ditutup dengan bed cover dan berpiknik ria). Meski cuaca di sana amat panas tapi kami tetap merasakan nikmat jelajah wisata alam di kota ini. Tidak ada ruginya kan, kami menyewa mobil keren milik kak Mario ini. Nyaman saat dikendarai, juga hemat bahan bakar.



Jadi, benar adanya jika dikatakan bahwa fitur mobil Nissan New Grand Livina ini “Comfort, Technology And Safety That Help Make Every Drive Feel Effortless”. Semua bisa dibuktikan dengan perjalanan kami selama dua hari berkelana di dua kota yaitu Surabaya dan Gresik. Fitur yang dimiliki berjalan sesuai kebutuhan. Maka tak heran jika banyak keluarga Indonesia memilih mobil Nissan New Grand Livina sebagai alat transportasi mereka. Selain membuat keluarga nyaman dalam perjalanan, mobil ini pun bisa dikatakan sebagai mobil yang paling menguntungkan (hemat BBM) untuk perjalanan jauh, keperluan mudik misalnya.

Jadi, masih ragu membawa keluarga kalian buat jelajah Indonesia? Saya sih enggak!
For more information about Nissan New Grand Livina, you can see here.

Source pict : www.nissan.co.id, www.wemotor.com

Tiga Bulan Bersama BOLT! 4G MF910


Kalau kalian tahu, saya adalah salah satu orang yang menyukai dunia internet sejak lama. Bisa dipastikan itu terjadi sejak saya masih berada di bangku Madrasah Ibtidaiyah (Sekolah Dasar Islam). Waktu itu saya penasaran, kenapa banyak remaja yang menyebutkan facebook. Ada juga yang menyebutkan twitter tapi masih jarang. Akan tetapi, sejak saat itu juga saya semakin penasaran kenapa guru saya sering menyebut mozilla firefox. Usut punya usut, rupanya itu dia jalan menuju ruang internet.

Dulu saya sering mendapatkan tugas mencari deskripsi dari sebuah objek. Sewaktu mata pelajaran Sains, guru saya menugaskan semua muridnya untuk mencari tahu "bagaimana metamorfosis katak". Beliau bilang, "Cari metamorfosis katak di internet, copy paste gambarnya, deskripsinya, dan lain sebagainya ke microsoft word", dan sejak itu pula saya mulai menggauli warnet hingga hampir setiap hari saya nongkrong di warnet dari siang sampai sore hanya demi mengobati rasa penasaran tentang dunia internet.

Kebiasaan itu pun mempengaruhi saya hingga ke bangku MTs. dan SMA. Saya lebih suka baca manga atau komik lucu di internet ketimbang main facebook. Karena sedari kecil saya juga rajin menggambar, maka yang saya cari di internet adalah gambar-gambar kartun, lukisan, manga, dan sejenisnya. Itu pengalaman saya sewaktu di bangku MTs. Beranjak SMA, saya pun menyukai dunia perbloggeran. Awalnya, blog saya hanya berisi tugas sekolah (yang sebelumnya pernah saya baca juga di internet), bikin tutorial yang membosankan; hasil copas dari blog orang lain. Lambat laun berisi tentang cerita komik yang saya buat. Lalu bertambah lagi tentang pentingnya buah dan sayur, hingga akhirnya blog saya berisi curhatan yang hampir setiap mata pelajaran TIK, saya selalu posting segala sesuatu yang sedang terjadi di kehidupan saya masa itu. Misalnya, tentang kisah cinta teman SMA, tentang perjuangan bermain musik, bahkan saya pernah bercerita tentang adu bacot warisan keluarga tetangga sebelah rumah. Oh god! Untung saja, blognya sudah terhapus secara permanen oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Ah, ini cerita lama!

Lama tidak nge-blog pun ternyata saya masih mengkonsumsi internet akut. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk bikin blog baru di pertengahan tahun 2016 silam. Dan inilah blog saya yang sekarang, semoga menginformasi dan menginspirasi kalian. Karena akhir tahun kemarin Wi-fi BOLT! 4G menjadi wishlist yang harus dipunyai di awal tahun ini, alhamdulillah akhirnya kesampaian juga. "Serius bok, gue bernafas dengan wi-fi, tanpa dia gue serasa mayat hidup yang nggak menghasilkan apa-apa. Makhluk tidak produktif". Makanya pas punya uang lebih langsung cari-cari promo Wi-fi BOLT! 4G, kali aja ada harga diskon.

Jangan salah fokus ke gue atau mas-masnya ya haha 😝
Setelah searching sana-sini, akhirnya saya pun membeli Bolt! 4g Hydra dengan harga IDR 299k dari harga 499k. Lumayan kan, diskon 200k. Di sana saya dapat kantong plastik pastinya, berisi dus modem, kartu bolt beserta nomor cantik dan Free Kuota 8GB, modem bolt, charger, dan kartu garansi.


Body dari Mobile Wi-fi Bolt! 4G Hydra memiliki desain slim yang dilengkapi layar LCD berukuran 1,44 inci, terkesan ringkas dan ringan sehingga mudah dibawa kemana-mana (bisa dimasukin kantong celana). Balutan warna putih dan hitam bodinya memberi nuansa elegan. Layar OLED yang dilekatkan di bagian atas-depan bodi menyuguhkan status koneksi, termasuk kekuatan sinyal, transfer data, petunjuk waktu, indikator baterai, WiFi ID hingga password.

Slot SIM card dan tombol reset diposisikan di bagian samping bawah bodi modem. Sebelahnya tertanam tombol WPS dan tombol Power. Sedangkan pada sisi samping atas tersemat port microUSB 2.0, yang bisa digunakan pengguna untuk mengisi ulang baterai serta mengkoneksikannya dengan perangkat laptop ataupun PC. Bolt! Hydra dibekali baterai berkapasitas 2.000 mAh, yang diklaim bisa bertahan dalam kondisi stanby hingga 150 jam dan akses streaming selama 6 jam.


Fitur yang ada di Bolt! 4G Hydra

Fitur-fitur yang selama ini saya rasakan selama tiga bulan saya memakai Mobile Wifi ini adalah kecepatan Mobile Wi-Finya yang mencapai 10x provider biasa. Kecepatan downloadnya tinggi sehingga menghasilkan video High Definition yang jernih dan kerja aplikasi yang optimal. Saya juga puas browsing, main games, dan video chat dengan teman atau keluarga melalui smartphone yang saya pakai, hingga terasa lebih menyenangkan. 

Sebagai seorang blogger, saya juga sering upload foto yang ukurannya lebih dari 5MB per foto, dan itu bisa terupload dengan sangat cepat. Saya pun bisa memakainya untuk keperluan Vlog dan dalam waktu lebih cepat dari biasanya.

Jadi, masih pakai tethering smartphone yang sering buffering?
Mending Wi-fian aja!