Showing posts with label Laptop. Show all posts

Si Anet Ingin Hijrah, Berpetualang Keliling Dunia Bersama Si Ringan ASUS ZenBook 13 UX331UAL

Sepenggal Kisah si Anet

Jaman awal masuk kuliah dulu, rasanya susah sekali jika sedang menanggung beban tugas yang begitu kampret. Agak-agaknya culture shock di kampus yang serba aneh di mata gue membuat gue merasa sedih tak tertangguhkan karena wartel dan warnet pada masa itu sudah mulai terkikis sama perkembangan teknologi baru, sedang gue yang katanya up to date masih merasa jadi anak tahun 90’an yang tak bisa meninggalkan budaya telpon pencet juga tim anet (anak warnet). 

Sering kali gue ngiri karena teman-teman sekelas dan seangkatan sudah dibekali laptop oleh orang tuanya sejak resmi jadi mahasiswa. Sedang gue, masih minjem sana-sini yang dengan ikhlas menerima sindiran ketika masa pengembalian sudah sangat expired. Lima hari, tujuh hari, bisa jadi lebih. Gue ikhlaaas, tapi secara tidak sadar gue memang tidak tau diri!

Gue sering gila ketika tulisan gue cuma ketampung dalam diary anak SD yang masih terus gue bawa kemana-mana tanpa rasa malu. Apa kabar friendster, twitter, facebook, dan tumblr? Dulu gue sering ngigau, dongeng sendiri, orator gila, sampai nangis pengen nulis di kertas putih digital milik microsoft. Tapi apa daya, maksud hati tak sampai. Hard disk di otak gue rasanya mau meledak. Cerpen, puisi, poem, pantun, novel , esai, curhat, tugas kampus semuanya menjerit-jerit. Gue emosi dan akhirnya gue menemukan motivasi yang begitu cemerlang. Gue tidak boleh putus asa. Gue harus jadi anet lagi.

Gue cari sampai ke penghujung dunia di mana kamu warnet, yang bisa gue jajah selama berjam-jam. Akhirnya gue dapatkan lokasinya, tepat di sebelah TK angker. Tak peduli sebetapa mengerikannya, yang penting tujuan gue berhasil. Tak lain tak bukan karena gue tidak punya laptop sendiri dan gue nggak mau jadi bahan sindiran lagi. Jadi gue harus cerdas. Gue pasang paket 5 jam dari pagi kalo gue lagi free ngampus, dan 5 jam dari pukul tujuh malam kalo paginya gue memang ngampus. Gue puas-puasin nugas sambil download film atau mp3, terus gue amalkan juga ke-sok-pintaran gue ke dalam microsoft word.

Lama-lama gue capek harus nongkrongin warnet hampir setiap hari. Tak ada waktu buat bersosialisasi, tak ada waktu buat ngobrol sama siapa pun di dunia nyata. Sampai akhirnya gue sadar kalo ternyata gue makhluk dunia maya. Spesies Blogisius Sosmedisaurus. Gue ngakak sampai kecirit-cirit (mencret).

Tahukah kalian kenapa gue mencret?

Gue terkena virus telat makan, lambung ngamuk, perut kerucukan. Sekalinya makan cuma teralirkan sari tepung indomie rasa soto sama air putih 3 liter per hari, ditambah recehan makanan ringan, keripik singkong sama kacang telor seharga seribu perak per bungkus. Bayangkan saja betapa mengerikannya gue jadi makhluk dunia maya. Begini rasanya jadi salah satu spesies yang kurang beruntung.

Empat tahun lamanya gue jadi spesies dunia maya dengan medali kategori user kurang gizi. Punya blog dengan banyak tulisan tapi berkali-kali ditolak adsense, punya infografis lumayan menarik tapi tidak pernah menang lomba. Ditambah lagi penyakit hati saat melihat user lain pamer endorsement juga paid promote di instagram rasanya pengen nyemplung ke dasar laut biar mati kekenyangan sekalian (kenyang minum air). Syukurlah, di penghujung rasa putus asa anet akhirnya punya laptop sendiri, ASUS namanya. Gue, si anet akhirnya bebas berekspresi, tak lagi buang-buang biaya dan energi. Sudah tidak lagi makan indomie dan sampai sekarang masih berjaya nugas dan kerja rodi.


Duh, ternyata pembukaannya terlalu panjang juga ya!

Mari kita akhiri kisah anet yang menyedihkan. Selamat datang di kehidupan anet yang baru. Anet ingin Hijrah dan ingin berpetualang keliling dunia. Anet ingin jadi Travel Blogger. Berawal dari hobinya yang suka baca, yang suka motret, yang suka jalan-jalan, dan yang suka pamer keindahan, gue alias si anet pengen merasakan naik segala transportasi, menghirupi segala musim, dan mengabadikan segalanya dalam sebuah blog.

Balik lagi ke ASUS. Selama gue masih jadi anet yang kurang beruntung, gue selalu ditemani ASUS X Series keluaran tahun 2014. Sampai akhirnya gue memutuskan untuk bosan dan mulai berusaha mencari versi terbarunya yang lebih bisa membantu kebutuhan gue saat ini. Karena sudah berkali-kali ganti charger, reinstall windows, dan juga jatuh dari ketinggian. Ditambah lagi sekarang baterainya bocor dan sampai saat ini masih belum bisa kebeli. Ingin rasanya berganti ke ASUS yang lebih oke lagi. Yang RAM dan ROM nya mungkin tidak menjadikan gue patah semangat buat ngedit video dan desain grafis.



Si Anet mulai meliri-lirik produk ASUS yang ter ter ter di zamannya. Body tipis, berat melayang, performa keren tak tertandingi. Bisa diinjak bung! Ingin ku berteriak wow and wow. Gue terkaget-kaget karena dengan mata telanjang gue lihat secara langsung laptopnya diinjak sama Mbak Fika yang berat badannya sekitar 100kg lebih, dan resultnya biasa aja. Tidak menimbulkan cidera apa-apa pada laptop. Doi aman masih mulus tanpa retak sedikit pun. Superman kali ya. Mana sih laptopnya?

ASUS ZenBook 13 UX331UAL

Tidak asing bukan, namanya? Buat kalian si penggemar ASUS pastinya tahu dong ya kalau ASUS Zenbook tipe 13 UX331UAL ini memiliki banyak kelebihan yang bikin para traveler menari kegirangan. Karena body nya yang super travel size banget. Gue bersyukur banget waktu itu diundang langsung oleh Mbak Rien aka Katerina (pemilik blog www.travelerien.com), sang Travel Blogger Hijab Indonesia Hits dengan julukan Perempuan Kain Kodian. Kerjanya menjelajah alam tanpa beban, punya suami ganteng nan sigapnya luar biasa. Gue sedikit ngiri, karena sampai saat ini status perkahwinan gue di KTP masih "single". Gue senangnya masyaallah karena bisa hadir menikmati performa luar biasa ASUS ZenBook 13 UX331UAL ini. Rasanya ada harapan untuk memiliki.

Gue pandang-pandang sampai mata ini hampir berkunang-kunang. Gue elus-elus macam belai kucing. Warnanya yang soft bikin energi positif gue makin bertambah. Semakin tinggi performanya, tentu semakin tinggi pula harganya. Jangan ditanya harganya berapa, kalau sudah jatuh cinta sama dia gue seakan lupa segalanya. Lupa kalo doi harganya mahal (standar ukuran orang nggak punya duit).




Specifications (Spesifikasi)

Untuk spesifikasi lebih detailnya, alangkah lebih baiknya jika kalian langsung liat-liat di website resmi ASUS di sini. Tipe 13 ZenBook UX331 yang revolusioner ini merupakan laptop ultralight, ultra tipis, dan ultrapowerful dan dirancang khusus untuk memberikan kita mobilitas tertinggi, terutama karena telah tersertifikasi US Military Grade dengan desain metal casisnya yang ringan hanya 985 gram dan masa pakai baterai yang tahan sampai 15 jam sepanjang hari.

Meskipun desainnya yang ringkas dan ultraportabel, ASUS ZenBook UX331 ini tidak berkompromi dengan kinerjanya: Prosesor Intel® Core™ i5 Generasi ke-8 yang supercepat, RAM 8GB, dan SSD 256GB PCIe® memungkinkan kita untuk menyelesaikan seluruh tugas dengan mudah, dan system audio Harman Kardon-nya juga memberikan suara imersif yang kencang dan kuat. Siapa sih yang nggak pengen meminang laptop sebegini kerennya? Pastinya pengen banget dong. (source: asus.com)

[ M A N U F A C T U R E R   W A R A N T Y ]
  • 0-year limited International hardware warranty. *different by country
  • 1-year battery pack warranty
  • OS (Windows® 10 ) install/uninstall consultation
  • Bundled software install/uninstall consultation
  • ASUS software supporting
Buat yang mau download buku panduannya bisa klik link di bawah ini:

Price (Harga)

Rp 13.299.000
(Intel® Core™ i5-8250U/8GB/256GB SSD/Windows 10 Home)

Menurut hasil penelusuran mbah Google, harga yang dibandrol di setiap toko online jelas beragam ya. Mulai dari IDR 13,350,000 hingga IDR 13,999,000. Mahal tak? Mahal dong kak! Yelah, kecil atuh bagi yang banyak duit mah. Kalo menurut gue? Ya setara buat beli motor scoopy satu lah. Mayan. Masih berminat? Masih dong ya. Kapan lagi ye kan, punya laptop sebegini asooooy nya. Mau beli? Bhehe, maunya si gratis. *gembar-gembor nangis darah*

Eh, jangan sampai kelewat! Gue udah bikin video di youtube selama gue ikut Event ASUS Blogger Gathering x Travelerien beberapa bulan silam. Tonton ya. Jangan lupa: like, comment, and subscribe. Salam pegasus!

Semangat Blogging dan Vlogging Bersama Notebook ASUS X555 Series


"Don't give up on your dreams, dreams give you a purpose in life. Remember, success is not the key to happiness, happiness is the key to success." Iya, memang benar. Bukanlah sukses yang menjadi kunci sebuah kebahagiaan, tapi kebahagiaanlah yang menjadi kunci atas sebuah kesuksesan. Banyak orang yang terlihat sukses di luar sana tapi hidupnya masih sering ngeluh, merasa tidak bahagia. Tapi ada beberapa orang di luar sana yang terlihat biasa saja, tapi mereka merasa sangat bahagia. Saya pun pernah merasakan hal yang sama. Jika saya sedang banyak tugas, banyak kerjaan, banyak beban yang saya pikirkan, tapi saya menanggapinya dengan rasa syukur, tanpa saya sadari pun orang lain juga bisa melihat bahwa saya sedang berbahagia, dan dengan kebahagiaan itulah tugas saya jadi cepat selesai, kerjaan beres, beban pun jadi berkurang. Tapi sebaliknya, jika saya sedang merasa stress, ditambah kurangnya rasa bersyukur, maka semua pekerjaan yang saya lakukan jadi terasa sia-sia. Istighfar banyak-banyak!


Ngomongin soal impian, ngomongin soal hidup, saya merasa (hidup saya) benar-benar hidup adalah semenjak saya menginjakkan kaki di bangku kuliah. Dulu saya kalem, diam-diam bergerak, bergerak diam-diam, demi mencapai sebuah keingintahuan. Saya ingin tahu: Sebenarnya diri saya ini nantinya mau jadi apa? Pertanyaan itu sudah mulai menjadi beban sejak SMA. Melihat kondisi lingkungan yang hanya memiliki cita-cita sebatas netesno ayam alias punya anak yang penting disekolahin, nggak usah sekolah tinggi-tinggi (terlebih cewek), toh nantinya bakal dikawinin, cuma buat masak di dapur sama mejeng di kaca, terus netesin bayi biar punya keturunan. Apalagi kalo ekonominya rendah, mending jadi buruh pabrik atau jadi ibu rumah tangga. Cukup! Oh, tidak bagi saya. Sepurane cak! Karena sejak SD (tahun 2004) mataku sudah berani berkeliaran, mencari ide supaya bisa mengakses komputer (karena di tahun-tahun itu sekolah saya baru membeli 10 perangkat komputer yang bakal disajikan khusus untuk anak-anak 10 besar). Dan syukurlah saya bisa menikmati untuk yang pertama kalinya, dan dari situlah saya mulai ketagihan mengoperasikan microsoft dan sok yess meramal masa depan, kalau-kalau nanti bakal ada zaman laptopysaurus. Dan ternyata "kok benar?" Saya juga agak sedikit shock.


Zaman laptopysaurus menggantikan zaman komputeropus erectus. Di mana saya mengenal laptop untuk yang pertama kalinya: ketika saya masuk SMA tahun 2008. Saat itu saya masih sering ke warnet buat main friendster sembari cari di google, bagaimana cara registrasi di facebook. Dalam balutan muka yang polos dan cupu, semua teman saya termasuk keluarga dekat saya tidak akan ada yang percaya bahwa saya sudah bisa bikin akun sendiri di email pakai @rocketmail.com (bawaan Yahoo!), bikin akun friendster, facebook, dan blogger. Mereka menganggap saya bagian dari makhluk komputeropus erectus yang hanya mengerti setelan wallpaper, microsoft word, CD dan disket. Padahal saya sudah memasuki zaman laptopysaurus, di mana saya pernah bergaul dengan si penjaga warnet (sering pulang maghrib sebab internet) dan di sana saya diajarkan mengoperasikan laptop untuk yang pertama kalinya. Desain undangan, scan foto, edit video dan lain sebagainya. Tak sampai hati melihat batinku tengah bergumam, "Wah, komputer ternyata bisa dibawa kemana-mana ya." OF COURSE, CORY!

Pikiran saya sempat melayang sebab ingin memiliki laptop sendiri. Tapi sejak pertemuan saya dengan abang warnet saat itu, saya jadi beruntung terpilih menjadi salah satu perwakilan dari kotamadya/kabupaten untuk mengikuti lomba Karya Ilmiyah Remaja (PORSENI) tingkat Provinsi. Ya, saya berhasil membuat juri takjub dengan presentasi yang saya operasikan di laptop. Semua guru tepuk tangan termasuk kepala sekolah saya. Saya tersenyum bahagia, akhirnya saya bisa membuktikan ke mereka bahwa diamnya perilaku saya tidak membuat pikiran (otak) saya diam begitu saja. Dalam senyuman yang menyeringai kepala sekolah dan teman-teman saya, mereka menyiratkat sebaris kalimat, "Ternyata Cory diam-diam bergerak, dan bergerak diam-diam." Hehe, saya tersipu.


“Do not dream too often, however, take action as often as possible”. Setelah berhasil mengikuti lomba KIR, saya semakin semangat buat ikutan lomba yang lain. Termasuk lomba Bikin Komik Berbahasa Arab, Story Telling, dan lomba Pidato. Alasannya cuma satu. Supaya saya bisa mendapatkan penghargaan, bernilai uang, lalu saya belikan laptop dan modem sendiri. Sehingga saya tak perlu lagi pulang maghrib demi belajar internet di warnet. Satu lagi alasan pendukung, karena saya juga suka menulis, saya ingin seperti mba Dee, menerbitkan buku serial Supernova yang Maha Keren dan bisa belajar apa saja di laptop sesuka hati. Semangat lomba, kebut cari duit, banggain guru dan orang tua! Ciaaaaaaaaat!

Sayangnya, impian punya laptop tertunda banyak waktu, banyak hal tak terduga dalam hidup yang dulu tidak saya mengerti, sampai akhirnya saya kuliah 6 semester dan seringkali meminjam milik Sam yang pada akhirnya berakhir pada rasa tidak enak karena terlalu sering menginap 2-5 hari. Dan Alhamdulillahnya, di penghujung akhir tahun 2014 Allah telah memberikan pencerahan bahwa saya harus punya laptop sendiri. Secara dong ya, saya pengen lulus kuliah cepet-cepet (read: lancar skripsian), pengen jadi penulis beneran kayak mbak Dee, dan supaya bisa cepat mengatasi beberapa kekurangan dalam hidup. Dan akhirnya, saya berhasil menemukan Notebook 14"inc ASUS X452EA yang sampai saat ini masih setia menemani saya dalam suka dan duka.


Empat tahun lamanya saya bergelut dengan dunia tulis menulis, desain grafis dan ditambah lagi belajar vlogging spesifik video editing bersama notebook ASUS X452EA. Meski speknya masih jauh dari notebook ASUS keluaran tahun 2018 saat ini, tapi prosesor AMD E1 yang dimiliki notebook X452EA ini adalah sebuah prosesor dengan teknologi manufaktur 28 nanometer dari AMD yang sudah dilengkapi dengan grafis terkini (Radeon HD 8000 series). Jadilah saya betah menonton film berjam-jam, editing desain grafis pun hasilnya maksimal, karena visual yang ditampilkan di laptop sungguh sangat realistis. Bersyukur, tidak pernah ada keluhan selain baterainya yang bocor sejak dua tahun lalu atau kabel chargernya yang error namun sudah saya ganti yang baru.

Sayangnya beberapa hari ini soundnya mulai terdengar gemeresek, artinya ada something di dalamnya yang tidak beres. Dan juga RAM yang dimiliki notebook ASUS X452EA ini hanya 2 GB, sebagai seorang designer dan vlogger (edit video), saya seperti merasakan kurang masako pada laptop yang sudah menemani saya selama empat tahun ini. Dan tentunya saya ingin memiliki yang lebih. Kenapa? Karena untuk menggunakan aplikasi seperti Adobe Photosop, Illustrator, Lightroom, Indesign, Audition, Premiere, After Effect dan Video Editor lainnya, laptop saya masih sedikit kurang mumpuni dalam menjalankan aplikasi berat seperti mereka secara berbarengan. Memang sih, satu aplikasi bisa dihandle dengan baik, namun untuk urusan linked seperti Adobe Illustrator dan saudaranya, tidak bisa dibuka secara berbarengan. Kendalanya karena laptop saya ini sudah banyak data dalam folder, baik di Disk C maupun Disk D. Itulah sebabnya, jika saya membuka dua aplikasi atau lebih secara bersamaan, maka akan timbul yang namanya 'Not Responding' atau 'Force Closed'.

 
Jadi maunya gimana? Berhari-hari saya berpikir tentang bagaimana mencari solusi terbaik agar aktifitas blogging dan vlogging saya tetap berjalan lancar. Bekerja juga jadi lebih semangat. Semangkaaa. Semangaat Kakaaaak! Kendala sedikitnya ada di laptop. Sekarang jadi jarang edit video karena nge-rendernya butuh waktu yang lama. Video berdurasi 15 menit saja bisa seharian penuh, dari pagi sampai ke pagi lagi. Sempat ada usulan dari teman, mending upgrade RAM nya saja, biar lebih enteng. Tapi saya masih takut mengambil resiko. Takutnya, nanti-nanti kalau tidak sesuai dengan spek notebooknya, malah terjadi kerusakan permanen. Yoweslah, mending upgrade laptopnya saja, iya kan? Iya dong!

Browsing kanan kiri, berselancar di mbah google dan di berbagai sosial media, kira-kira notebook apa yang cocok dengan kebutuhan saya. Kok ya, mata saya jadi tertarik sama ASUS X555 Series yang bertebaran di timeline teman-teman blogger seperguruan. Cocok nih, batin saya. Iya, cocok deh kayaknya, pikiran saya meyakinkan. Secara, saya ini orangnya setia. Selama empat tahun saja saya pakai ASUS sering dipuji-puji karena hasil editan video saya bagus, desain grafis yang saya buat oke banget (percaya diri saja dulu). Dan saya secara pribadi pun maunya ya beli notebook ASUS aja lagi. Secara, notebook ASUS selalu upgrade sesuai kebutuhan konsumen. Jadi, saya merasa srek aja terus. Contoh hasil editan video saya dibawah ini:

 
Setiap melihat timeline instagram yang berisi updatean para blogger dan vlogger yang semakin hari semakin produktif, saya jadi terdorong lebih untuk bisa memiliki notebook ASUS yang baru. Secara, kendala saya kurang produktif selama ini ternyata ada di laptop. Mau desain harus nunggu laptop dicolok dulu, karena baterai sudah bocor. Mau edit video malah lebih terkalahkan oleh rasa gergetan, karena untuk ngerender beberapa menit saja saja butuh waktu seharian. Aseli, kudu emosi. Mau blogging di mozilla saja kadang-kadang suka not responding sendiri, kalau buka banyak tab. Terus aku kudu piye? Saya makin emosi. Yasudah, cari notebook ASUS X555 saja.

Kenapa Harus Notebook ASUS X555 sih? 

Well, mari kita bahas secara rinci. Kira-kira bagaimana spesifikasi Notebook ASUS X555 ini. Apa keistimewaannya bagi seorang blogger dan vlogger seperti saya? Siapkan catatan dan mari berselancar bersama! 


Ngomongin spesifikasi, notebook ASUS X555 punya daya tarik tersendiri bagi seorang blogger seperti saya. Kenapa? Karena, selain tampilannya yang elegan. Saya sungguh tertarik dengan RAM dan ruang penyimpanannya yang begitu besar. Bayangin saja, untuk seri X555QG saja memiliki RAM 8 GB dan ruang penyimpanan internal 1 TB. Oh, my God! Saya langsung bisa ngebayangin bagaimana serunya menulis, mengedit foto dan video di dalam laptop ini. Sungguh sangat enteng sekali! Srupuuuut, kali ya. Tak perlu nunggu seharian lagi buat ngerender video dan tak usah repot-repot juga beli hard disk eksternal lagi. Endeeuusss pokoknya! Huhu.

Selain itu, yang bikin saya lebih mupeng lagi adalah ukuran layarnya yang super lebar yaitu 15,6 inch. Padahal laptop lama saya; ASUS X452EA saja sudah bikin saya klepek-klepek saat mendesain, apalagi yang 15 inchi, bisa-bisa betah sekali saya seharian kejar tayang. Ditambah lagi saya orangnya doyan banget nonton film atau drama korea di laptop, seharian marathon pun masih sanggup (kalau ini jangan ditiru ya, Haha). Jadi, ketiban duren banget kan kalau punya Notebook ASUS X555 ini. Pastinyaa!

Oh ya, perlu kalian ketahui juga. Soal baterainya guys! Notebook ASUS X555 ini memakai baterai jenis Li-Polimer yang memiliki ketahanan baterai sampai dengan 2.5 kali lebih kuat dibandingkan baterai Li-Ion Silinder. Bahkan setelah diisi ulang hingga ratusan kali, baterai ini tetap dapat menyimpan sampai 80% dari original kapasitasnya. Seharian tanpa charger oke dong kalau kita pengen ngerjain job di luar rumah? Nggak perlu lirik sana-sini buat nyari colokan, nanti kebingungan. So pasti! Daripada laptop saya yang sekarang toh, baterainya sudah bocor sebab hampir setiap hari tak pernah shutdown. Jadi, kalau mau ngerjain sesuatu ya harus nyolok dulu, wara-wiri cari colokan yang nyaman buat ngerjain tugas yang bejibun. Heuheu. Ganti laptop, Semangaaat!

Dan yang bikin saya jadi makin cinta adalah Teknologi Ice Coolnya, yang nggak bikin suasana laptop jadi panas. Tangan juga nggak ikutan panas. Emang lagi masak, bu? Huhu (Abaikan!). Teknologi ASUS Ice Cool ini bisa menjaga temperatur notebook antara 28° C sampai 35° C, hal ini menunjukkan bahwa panas yang dihasilkan oleh sistem di dalam laptop ini lebih rendah dari temperatur yang dihasilkan oleh tubuh manusia, di sinilah kita bisa merasakan yang namanya kenikmatan menulis maupun editing foto dan video. Betah coy, betaaah!


Of course, pasti kalian minta penjelasan lebih detail lagi bukan, mengenahi Notebook ASUS X555 ini? Oke, akan saya jelaskan lebih detail lagi. Biar kalian makin cinta sama laptop ternakan ASUS yang super keren ini. So, let's get started!


Pilihan Konektivitas yang Luas

Notebook ASUS X555 ini memiliki fitur USB 3.0, HDMI dan VGA ports, 2-in-1 SD/SDHC card reder, dan pilihan konektivitas lainnya untuk memastikan kompatibilitas yang luas dengan berbagai periferal dan perangkat. Jadi, kalau kita mau mindahin data atau transfer dari handphone ke laptop, fitur ini akan sangat membantu memudahkan kita dalam hal tersebut.


Warna yang begitu nyata dengan Teknologi ASUS Splendid

Dikembangkan oleh tim ASUS Golden Eye, teknologi ASUS Splendid yang eksklusif memberikan warna dan temperatur warna yang akurat. Teknologi ini memberikan warna yang cerdas dan menggetarkan dengan pengaturan dan parameter pada fine-tuning display. Gimana nggak tertarik punya laptop yang sumringah begini toh? Syantik ulalaaa~

 

 Dirancang untuk produktivitas dan hiburan

Notebook ASUS X555 ini didukung oleh prosesor AMD untuk performa yang halus dan responsif. Performa serta didukung dengan grafis yang bagus dan memory controller di bagian dalam yang canggih, membuat Notebook X555 ini ideal digunakan untuk kebutuhan komputerisasi sehari-hari atau menonton film dan video. X555 memudahkan kita dalam menyelesaikan semua pekerjaan tersebut, memberikan peforma multifungsi yang kita butuhkan untuk bekerja atau bermain dengan satu perangkat. Wow, super wow! Kerja sambil hiburan, hiburan sambil kerja. Cucoook!


USB 3.0 untuk data transfer yang sangat cepat

Seperti yang saya jelaskan sedikit di atas bahwa USB 3.0 dalam laptop ASUS X555 ini memberikan kecepatan 10x dari USB 2.0 yang memungkinkan kita untuk menyimpan foto atau melakukan transfer musik dan video dengan ukuran besar dalam waktu yang singkat. Jadi kita dapat melakukan transfer film dengan kualitas Blue-Ray berukuran 25GB dalam waktu 70 detik. Subhanallah, kerjaan jadi cepet kelar dong ya.~


Hasil Full HD 1080p melalui HDMI

Ternyata laptop ini mengandungi performa Full HD yang bikin kita betah nonton film sampai larut malam. Apalagi yang doyan nonton drakor dan main game di laptop macam saya, hal ini sangat berpengaruh. 


Smart Gesture-Multi-touch made easy

Notebook ASUS X555 ini memiliki fitur multi-point touchpad dengan kombinasi teknologi ASUS Smart gesture yang memberikan pengalaman berbeda dan mendukung berbagai sentuhan perintah sehingga dapat melakukan zoom in/out dan geser.


Setelah ngomongin performa dari Notebook ASUS X555 di atas, so pasti kalian penasaran dong harga dari Notebook ASUS X555 ini berapa dan enaknya beli di mana. Penasaran banget? Silakan cek infografis di bawah ini, karena laptop ini HARGANYA SUPER TERJANGKAU (dicapslock ya, biar makin enak, hehe). LAPTOP DENGAN PERFORMA YANG KEREN TAPI HARGANYA TERJANGKAU, SIAPA YANG NGGAK MAU DONG YA? PASTI MAU! Oiya, satu hal lagi kalian harus tahu bahwa Notebook ASUS X555 ini juga dijual di Tokopedia.

 ASUS on Tokopedia :)
Klik gambar ini kalau kalian ingin langsung menuju toko ASUS di Tokopedia :)
Baiklah, kalau kalian capek nulis link yang ada di atas, atau masih belum paham kalau gambar di atas bisa mengantarkan kalian ke ASUS Store yang ada di Tokopedia, sila klik link yang ada di sini :)

Jadi, semakin kita bisa upgrading laptop kita, semakin produktif pula profesi kita sebagai seorang blogger dan vlogger. Mari kita upgrade laptop kita bersama dan doakan saya ya, supaya bisa memiliki salah satu tipe dari laptop ASUS X555 ini! Semangat Blogging dan Vlogging guys! Semangaaaaaat! Salam PEGASUS. Hehehe :)