Showing posts with label Healthy. Show all posts

Mendukung Program Sentuhan Cinta Johnson's Baby; Ritual Pijat Bayi


Ngomongin parenting, rasanya ilmu saya masih belum ada apa-apaya dibanding ibu-ibu keceh di luar sana, termasuk kalian yang sedang baca postingan ini. Tapi sebisa mungkin ilmu yang saya dapat selama belajar parenting akan saya share sebaik-baiknya. Kalau ada yang salah boleh ditegur melalui kolom komentar ya. Kalau ada yang perlu ditambahkan, boleh juga dishare di kolom komentar. Karena saya merasa lebih senang jika ada yang mau berdiskusi memberi pelajaran lebih menyoal parenting ini.

Belajar Melatih Diri Melakukan Ritual Pijat Bayi

Seperti kampanye "Sentuhan Cinta" yang digembor-gemborkan oleh salah satu perusahaan produk bayi terkemuka di Indonesia; Johnson's Baby, saya belajar tentang perkembangan holistik anak dalam rangka meningkatkan kualitas hidup bayi. Spesialis mendukung gerakan sentuhan ibu yang ternyata amat penting bagi kesehatan dan perkembangan bayi terutama pada saat bayi menunjukkan periode emasnya. 

Kemarin, tepatnya tanggal 6 April 2019 saya mendapat undangan eksklusif dari komunitas The Urban Mama yang bekerja sama dengan Johnson's Baby. Dari sini saya mengetahui bahwa ternyata periode emas atau 1000 hari pertama kehidupan adalah periode penting bagi seorang bayi, di mana pertumbuhan yang diperoleh dalam periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan bayi periode berikutnya, sampai bayi beranjak dewasa. Bayi seharusnya tidak hanya diberi nutrisi yang cukup, namun penting bagi bayi untuk mendapatkan afeksi melalui Sentuhan Ibu seperti ritual pijat dan mandi bayi.

Ritual Pijat Bayi ternyata bisa membantu meningkatkan kesehatan psikologis bayi sehingga saluran pencernaan menjadi lancar dan makanan pun lebih dapat diserap dengan baik. Waduduh, kalau belajar parenting gini saya jadi lebih siap buat jadi ibu yang baik nantinya. (E'hem, keselek biji duren)

Manfaat Pijat Bayi

Sebenarnya apa saja sih manfaatnya ketika bayi di usia periode emas dipijat? Bukannya kasihan ya, tulangnya masih belum sekuat anak dewasa udah dipencet-pencet. Ohoho, jangan salah ya buibu. Sentuhan Cinta yang berupa pijat bayi bisa bermanfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang bayi loh. Pastinya dengan tehnik yang berbeda dong dengan pemijatan anak bayi yang udah dewasa.

Manfaat Pertama Pijat Bayi

Sentuhan yang dilakukan melalui ritual pijat bayi akan membantu meningkatkan kesehatan psikologis bayi sehingga saluran pencernaan menjadi lancar dan makanan pun lebih dapat diserap dengan baik. Selain itu, juga bermanfaat untuk meningkatkan imunitas bayi dan juga kepadatan mineral tulang. 

Manfaat Kedua Pijat Bayi

Sikap orangtua juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan anak secara jangka panjang dan bagaimana nantinya anak mampu menghadapi tekanan. Sentuhan cinta berpengaruh terhadap sistem saraf-stimulasi sensorik selama pijat telah terbukti membantu otak bayi untuk berkembang dan bekerja lebih cepat.


Manfaat Ketiga Pijat Bayi

Pijat bayi dapat mengurangi kerewelan bayi dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan bayi. Bayi yang terbiasa dipijat, cenderung lebih mudah untuk bersosialisasi-mereka cenderung melakukan kontak mata jika bertemu dengan orang lain, senyum dan berbicara dengan ramah.

Manfaat Keempat Pijat Bayi

Ritual mandi dan pijat dengan menggunakan produk yang tepat untuk bayi adalah waktu ikatan yang tepat antara orang tua dan bayi. Hal tersebut juga dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur bayi.



Nah ternyata, Johnson's ini punya program yang namanya Sentuhan Cinta, seperti yang sudah saya singgung di awal tadi. Program ini mendorong para ibu di Indonesia untuk terus mendukung pentingnya sentuhan cinta ibu untuk kesehatan dan perkembangan bayi, khususnya selama periode emas. Dalam menjalankan kampanye ini JOHNSON® akan bekerja sama dengan Habitat for Humanity, Alfamart dan Shopee. 

Dengan Habitat For Humanity inilah ternyata JOHNSON® akan membangun pusat kesehatan anak (Posyandu) di desa Randusongo, Gresik, Jawa Timur. Wah, saya sebagai warga Gresik jadi makin bahagia nih. Ibu-ibu Randusongo jadi lebih mudah mengecek kesehatan dan perkembangan bayinya.

Serangkaian Produk Perawatan Bayi

Sebagai seorang ibu harus memahami bahwa kebutuhan merawat bayi juga harus selektif. Demi kenyamanan dan efek yang akan diterima si bayi. Serangkaian produk Johnson's Baby kiranya bisa menjawab semua kebutuhan itu.

Johnson's Baby Oil, biasa dipakai memijat bayi sebelum melakukan ritual mandi bayi. Supaya badan terasa fresh dan sehat sehabis mandi.

Johnson's Baby Lotion, biasa dipakai oles-oles/ memijat bayi setelah mandi dan supaya badan si bayi merasa lebih segar dan wangi tahan lama.

Johnson's Baby Powder, biasa dipakaikan ke seluruh badan dan wajah si bayi, supaya bayi merasa segar dan semangat beraktifitas menunjukkan tumbuh kembangnya.

Banyak hal yang bisa saya pelajari selama mengikuti Ritual Memijat Bayi bersama Johnson's kemarin. Saya jadi lebih siap untuk menjadi seorang ibu yang baik untuk tumbuh kembang dan kesehatan anak-anak nanti. Semoga apa yang saya share di sini bisa membuka diskusi atau topik parenting lainnya yang masih berkesinambungan dengan topik kali ini, sehingga saya dan para calon ibu lainnya di luar sana juga bisa belajar dan prepare lebih lagi untuk menyambut sang buah hati.

Tabik,

Pengalaman Suntik Putih | Cory Talk About Beauty Eps. 1


Disclaimer: Sebelum baca tulisan gue menyoal suntik putih ini, gue mau bilang bahwa tidak semua orang yang melakukan suntik Vitamin C berdampak/ punya efek sama seperti gue. Ini adalah hasil pengalaman pribadi gue selama beberapa tahun ini (mohon dibaca sampai habis ya). Jadi buat yang ingin melakukan treatment suntik putih juga, alangkah baiknya googling dulu dan konsultasi dulu benar-benar. Selamat membaca 👯

Hallo beauties!

Kalian pernah dengar treatment suntik Vitamin C atau biasa dikenal dengan suntik putih tak? Oh ya, pastilah kalian sudah pada tahu dong ya. Injeksi Vitamin C atau biasa dikenal dengan suntik putih merupakan treatment peremajaan kulit yang dilakukan dengan cara menyuntikkan cairan Vitamin C ke dalam tubuh melalui pembuluh darah dengan tujuan menghambat kinerja enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen, sehingga kulit tampak lebih cerah dan bersih. Di sini, gue mau sharing pengalaman gue semasa suntik putih dan efek yang gue dapat setelahnya.

Bisa dibilang, gue adalah gadis baru gede yang tumbuh dewasa sebelum waktunya. Dari cara pemikiran gue sedari kecil, orang lain saja sudah bisa menebak kalau gue adalah anak hyperactive yang doyan kepo segala sesuatunya, termasuk menyoal beauty (skin care, makeup dan sekawanannya). Gue berani pakai makeup semenjak lulus SMA. Sebelum gue sibuk menyiapkan ujian masuk perguruan tinggi, gue sempat kerja di salah satu perusahaan telemarketing bidang media visual yang mengharuskan gue pandai bersolek dan menjaga penampilan (baca: tetap ayu, langsing dan mempesona). Jadilah gue model iklan spanduk lokal berbayar yang merangkap sebagai SPG bulanan Nutri Sari di PTC (Pakuwon Trade Center) Surabaya. Duh, nyinyir-nyinyir deh gue blak-blakan begini. Bhahaha 😀 Ditambah gue harus ikutan shooting jadi peran pembantu selama seminggu serial FTV "Ada Cinta di Bromo" di Malang with Vino G. Sebastian dan Jessica Iskandar. Woooo, langsung kepo ya! Untung udah dihapus sama PH Dharmawangsa Studio X nya. Hahaha, jadi kalian tak bisa liat di youtube! 😜

Dari situlah gue mulai ngikutin tren aktor juga SPG senior yang saban hari ngumbar cerita soal "Suntik Putih". Memang sih, kulit mereka licin mulus takde keriput jadi macam kulit bayi. Jadilah gue kepo sekepo-keponya, kira-kira rahasianya apa nih senior gue. Ternyata, mereka bilang itu hasil treatment Suntik Vitamin C. Well, gue bakal ngikutin saran mereka supaya gue juga tetap bertahan selama tiga bulan kerja. Maklum, liburan kelulusan itu rasanya hambar banget kalau nganggur.

Gue yang basically punya kulit kuning langsat ala Raden Ayu Kejawen jadi ikutan pengen punya kulit putih macam orang Korea (korean drama addict, ini salah satu alasannya juga), yang mana bisa gue lihat cerminannya setiap hari pada tubuh cici, cece, meimei, dan koko keturunan orang China yang everyday seliweran di depan mata. Gimana gue nggak terpesona pengen punya kulit bening licin seperti mereka. Duh duh mbak yu, mbak yu. Ampun deh. 😂

Laroscorbine Mix Tationil

Gue bertanya dong sama senior gue, mereka melakukan treatment itu di mana, berapa budgetnya, pakai yang mana (secara, obat suntik putih itu nggak cuman siji (satu) tok cint, jadi harus tahu pilih yang mana). Alhasil mereka merekomendasikan gue ke dr. Indah Dya Ekawati (nama samaran dong pastinya), salah satu dokter klinik kecantikan yang ada di Surabaya. Sebelum gue treatment, pastinya gue konsultasi dulu ke dokternya, kira-kira kondisi kulit gue seperti apa, cocoknya suntik Vitamin C yang mana, harganya berapa (ini penting banget), efek dan selang waktunya berapa lama.

Setelah chit-chat lumayan lama, muka gue di facial dulu (pertama kalinya coy), baru gue melakukan treatment suntik putih tahap paling rendah, yaitu pakai Laroscorbine yang dimix dengan Tationil. What is Laroscorbine and Tationil? Buat kalian yang baru pertama kali dengar atau baru tahu, pasti penasaran kan obat keras seperti apakah keduanya, terus kandungannya apa saja kok bisa dipakai untuk mencerahkan kulit dan anti aging. Oke, baca baik-baik.

Sebenarnya, Laroscorbine ini merupakan obat yang berisi vitamin C dosis tinggi berupa asam askorbat dan ekstrak kolagen. Kalau dalam dunia kecantikan, laroscorbine ini ada tiga jenis yaitu laroscorbine nano dan laroscorbine roche serta laroscorbine diamond, dan biasanya dalam satu jenis Laroscorbine ini berisi 10-12 ampuls. 


Kalau Tationil sendiri merupakan nama patent untuk sediaan glutathion dengan kadar 600 mg/4 ml larutan injeksi. Glutathion sendiri merupakan suatu molekul asam amino yang penting dalam tubuh, yang bereaksi sebagai antioksidan, peningkat sistem imun dan detoksifier (pengeluaran racun/toksin dari dalam tubuh), dan tationil sendiri ini sebenarnya tidak berfungsi untuk kecantikan. Makanya waktu itu gue disaranin untuk suntik Laroscorbin+Tationil agar kandungan sedaripada dua obat keras tersebut berfungsi yaitu sebagai whitening (mencerahkan dan memutihkan), meningkatkan ketahanan tubuh (antioksidan), mengurangi kelelahan (fungsi dari Tationil), menjaga kulit untuk tetap sehat dan awet muda (anti aging) juga sekaligus detoksifikasi, serta menjaga pembentukan pigmen tubuh akibat paparan sinar UV A dan UV B. Jangan tanya masalah harga, lumayan nguras kantong coy!

Dan perlu kalian tahu, setelah gue melakukan treatment selama 6 kali (dua kali dalam seminggu), warna kulit gue beneran cerah, segar, dan licin. Haduh mak, anakmu jadi China, eh Korea! Tanda lahir gue aja sampai nggak kelihatan saking cibulnya. Mau fotonya? Jangan, nanti naksir. 😎💖 Tapi beneran sih, gue jadi nggak gampang sakit gitu loh, kelihatan segar terus. Gue juga merasakan apa yang orang lain lihat dengan mata telanjang. (Gue jadi banyak fans, karena banyak yang nanya gue pakai cream and handbody apaan biar bisa mulus begitu, tapi gue diemin, pura-pura ayu. *najooong*)

Sudah Lelah Sama Jarum Suntik !

Sebagai perempuan yang berusaha untuk tampil cantik, pastinya butuh usaha keras dan pengorbanan dong. Begitu juga gue, harus rela dan tahan disuntik pelan-pelan yang rasanya perih pake panget, karena cairan tersebut dimasukkan ke pembuluh darah, bisa dibayangin betapa kerasnya usaha gue buat nahan semua itu. Ditambah lagi pernah kejadian jebolnya darah gue saat disuntik di siku bagian dalam yang disebabkan karena seringnya ditusuk jarum baby infus di situ, alhasil dipindahkan ke pergelangan tangan dan lagi-lagi harus memar selama dua hari. Setelah itu besoknya disuntik lagi. Hmm, mau cantik yo kudu sanggup berkorban yess, bukan melulu soal cinta dan hidup saja yang harus berkorban. Ternyata cantik juga butuh pengorbanan. (Laki-laki harus tahu, cewek cantik mana yang sanggup bertahan saat menggembel? Kecantikan luntur bung!) Yayaya 😁

Setelah 9 kali treatment, gue memutuskan untuk finishing. Lelah bung, lelaah! Lagipula, kulit gue udah semulus orang Korea mau disuntik terus, apa jadinya muka gue? Hahaha. Asli, gue panas-panasan seharian di Pantai berasa jadi bule, memerah sebentar balik segar lagi. Yasudah, akhirnya gue gak mau suntik lagi. Padahal masih ada tiga ampuls lagi untuk disuntikkan, tapi yasudahlah, gue pikir bisa dipakai bulan depan atau beberapa bulan lagi, biar gue menikmati kulit kinclong gue. Dan perlu kalian tahu, selain menjaga kulit dari dalam biar sehat, gue juga menjaga kulit luar gue. Ya, rajin-rajin pakai handbody sama luluran lah. Kalau gue sih dulu pakai hand and body Nivea varian mana aja, gue ngerasa cocok (beli kalau ada diskonan di minimarket, begitu banget ya gue).

Hyperpigmentasi? Seriusan!

Tiga bulan berlalu, gue mulai sibuk mengundurkan diri dan gue mulai persiapan ujian masuk STAN (Sekolah Tinggi Akutansi Negara). Gue udah masa bodo sama treatment suntik putih, toh kulit gue masih mulus aja. Toh masih banyak yang mempersunting! (Eaaa, ini abaikan) Gue mulai jadi anak rumahan lagi, belajar terus belajar dan belajar lagi. Sampai akhirnya gue ikut tes di Jakarta dan gagal masuk STAN karena gue telat pas berangkat tesnya. (Dijanjiin sama someone, katanya mau dianterin, ternyata gue ditinggal selingkuh. Hahaha, sudah sudah biarlah, sudah berlalu!) Maaf ya mas, anda keterlaluan! 

Akhirnya gue ikut beasiswa di kampus UIN Jakarta dan sampai sekarang gue masih menjadi mahasiswa Jurnalistik (kuliah kedua) di sini. Lambat laun, gue semakin acuh sama penampilan gue. Di samping gue kecewa karena masuk jurusan yang salah waktu kuliah pertama, gue bingung harus mulai dari mana karena gue ngerasa warna kulit gue semakin hari kok semakin menghitam alias Hyperpigmentasi. Sekali lagi gue capslock biar kalian peka, kulit gue jadi HYPERPIGMENTASI! Lo tahu kan macam mana bentuk kulit yang hyperpigmentasi? Makin hari makin kusut dan menghitam. Bukan pekat banget sih, tapi sawo matang!

Usaha demi usaha gue lakoni.

Setelah gue konsultasi ke klinik kecantikan (lagi-lagi masuk klinik), katanya itu efek dari suntik putih. Sampai sekarang pun gue masih mencari obatnya, kenapa produksi melanin di kulit gue semakin banyak, padahal segala treatment (selain suntik putih lagi) sudah gue lakuin. Dari mulai minum air putih banyak-banyak, minum greentea, pakai lulur, handbody, sunblock, khasiat al-fatihah, wudhu, pristine dan sebagainya, tapi hasilnya masih belum kelihatan. Malah kulit gue sekarang sensitif dan kering. Dulu mah dipuja-puji karena punya baby face. Sekarang mah apa atuh, kerutan aja mulai bermunculan. Digigit nyamuk dikit saja sudah bentol sejagung. Pakai makeup harus tebal-tebal, alhasil jadi pocong karena beda banget sama kulit tangan dan kaki. Usia gue yang 20an jadi terlihat 30an. Ditambah lagi, rambut gue jadi sering rontok, makanya jidat gue sekarang makin lebar. Hiks! Ya Rabb, pasrah aja deh bang, nunggu lulus kuliah, cari kerja, punya uang banyak, baru berani bertindak, BUKAN OPLAS LOH YA! Nanti pada salah paham lagi.

Serius ya, kalau kalian tanya apakah gue menyesal sudah treatment Suntik Putih? I said "Yess!" Gue benar-benar menyesal. 

Pesan moral yang bisa kalian ambil dari pengalaman gue di sini adalah jangan sekali-kalinya "mencoba" kalau kalian masih belum tahu apa dampak/ efeknya. Apalagi yang berkepanjangan begini. Cantik boleh, berkorban juga boleh, asal sesuai dosis dan usia aja. Kita nggak tahu bagaimana kehidupan kita selanjutnya. Kalau tahu hidup gue semandiri ini di negeri orang, nggak mungkin gue gegayaan dulu kemarin. Ikut tren yang bikin kantong gue jebol. Bokap bukan konglomerat, nyokap bukan lagi pengusaha. Jadi mau bagaimana? Mau nerusin treatment mahal kok ya gue masih harus sekolah. (puk puk, belajar yang rajin nak, sambil menggaet duit!) Selain itu, menjaga kesehatan juga sangat penting. Jangan sampai kita sehat di luar (terlihat cantik) tapi organ tubuh dalam kita ternyata sedang terluka. Huhu, sedih kan jadinya.

Duh, cabe rawit benar deh gue. Sok dewasa banget kemarin. Kalau sudah kayak gini, siapa yang mau disalahin kan? Gue pulang ke Surabaya aja, teman sekolah pada kaget, kenapa sekarang gue kok goreng (bahasa sunda: gosong) dan tutung (bahasa sunda: item) banget? Dalam waktu sesingkat ini, kulit gue jadi gak karuan. Gue sih yakin kulit gue bakalan sembuh seperti semula, tapi butuh waktu yang lama buat menetralisir racunnya. Kalau kata dokter klinik mah, "udah mbak, suntik putih aja lagi, anggap saja lanjutan yang kemarin!" Menurut ngana? Bayar pake bubur? *kebut nyari duit*

Setelah kejadian ini, gue jadi googling soal dua obat keras yang udah menyetubuhi pembulu darah gue kemarin. Ya, dan gue kaget sekaget-kagetnya dapat artikel dari kompas.com menyoal dua obat ini:

Gimana gue nggak deg-degan banget bacanya. Gue sekudet ini loh ternyata. Apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur. Apalagi ditambah dengan kalimat awal dalam penutup yang begini:

Ferdinand juga membeberkan bahwa selama ini banyak pihak yang secara tidak bertanggung jawab mengambil untung dari ketidaktahuan masyarakat. "Larascorbine dan kawan-kawan itu harganya sangat murah. Anda bisa dapat dengan harga Rp 10.000. Tapi dijual sekali suntik itu harganya Rp 600.000. Bahkan, ada beberapa center itu harganya Rp 1 juta," ujarnya.

Oh gusti, jadi inilah karma gadis cabe-cabean yang buru-buru dewasa!
Pengen tampil lebih cantik, malah gak bisa berkutik. Gimana mau lanjut jadi artis? Hahaha 😀😂 (jangan ditanggapi serius banget lah, serius biasa aja, hehe)

So, bagaimana? kalian masih ingin tampil cantik dengan treatment suntik putih?
Adakah di antara kalian yang pernah suntik putih juga? Efeknya bagaimana? Boleh dong sharing di kolom komentar!
Anw, buat yang tahu cara menetralisir racun-racun bekas obat-obat keras semacam dua yang gue sebutkan di atas, boleh dong share juga di kolom komentar :)

"Semoga, apa yang gue share di sini tidak menjadikan kalian berputus asa dalam berusaha untuk bisa tampil cantik. Tapi setidaknya ambillah pesan moral yang terkandung di dalamnya. Kalian boleh coba-coba ketika mengetahui sesuatu yang baru, tapi kalian juga harus bijak dalam memilihnya."

NB: Makanya kalian heran kan, kenapa kulit gue yang sekarang bisa sedekil dan sekusam ini? Jangan terpesona sama updatean foto gue yang cakep membahana, karena itu semua berkat aplikasi photoshop gue yang amat canggih (kalian boleh menghujat, eh salah, kalian boleh juga mencoba kehebatan aplikasinya)

Salam hangat dari gue beauties!
xoxo,

Waspadalah bila Virus Influenza Menyerang si Kecil !


Lifeascory.com - Sebagai seorang ibu dengan satu anak, ibu saya pastinya memberikan yang terbaik untuk saya. Bahkan bukan hanya untuk saya, tapi untuk siapa pun yang lengket di kehidupan ibu saya. Keponakan-keponakan lucu kami misalnya. Hari-hari main bersama di rumah, bersama adik angkat saya. Mereka seringkali menganggap ibu saya adalah mamanya, Mama yang suka perhatian kepada anak-anaknya, karena seringkali ibu saya menyuapi mereka, mendidik mereka (dengan nasihat-nasihat kecil), membelikan mereka mainan, dan bahkan merawat mereka ketika mereka sakit.

Saya pun ingin menjadi seorang ibu yang baik untuk siapa pun, terlebih untuk anak sendiri. Sebagai calon ibu yang baik, usaha yang tepat bagi saya adalah merawat anak kecil seperti halnya ibu saya merawat kami. Ketika kami sakit, beliau repotnya luar biasa.

Influenza menjadi Penyakit Umum anak kecil kebanyakan

Biasanya, anak kecil yang berusia di bawah 2 tahun sering kali/ rentan terkena virus yang menyebabkan timbulnya penyakit influenza, dikarenakan daya tahan tubuh si kecil tidak sekuat anak yang berusia di atas 2 tahun. Oleh karena itu, perhatian lebih sangat dibutuhkan untuk anak kecil yang masih berusia di bawah 2 tahun. Tapi tak bisa dipungkiri bahwa anak kecil usia 2 tahun ke atas bisa juga terkena penyakit influenza.

Influenza biasanya ditandai dengan gejala batuk, pilek, demam, hidung tersumbat dan lain-lain. Penyakit ini termasuk dalam kelompok self-disease. Artinya penyakit yang dapat sembuh sendiri sesuai dengan daya tahan penderita.


Ketahui akibat gejala Influenza yang menyerang pada si Kecil !
PERHATIKAN YA BU IBU, KESIAN KALO BOCIL SAMPE KEK GINI:


Kita musti tau apa yang bakal terjadi pada si kecil saat dia terkena gejala influenza. Diantaranya adalah:
  • Gangguan kualitas tidur pada si kecil dan Ibu, karena si kecil rewel akibat nafasnya tersumbat
  • Kualitas tidur yang kurang baik membuat si kecil menjadi rewel di pagi hari dan mempengaruhi minatnya untuk belajar berbagai hal baru
  • kualitas tidur yang kurang baik juga dapat mempengaruhi kinerja ibu di keesokan harinya
Oleh karena itu, sebagai seorang ibu maupun calon ibu (seperti saya), musti belajar mengetahui gejala influenza dan apa penyebabnya, supaya kita bisa jaga-jaga agar si kecil tetap terlindungi dan terobati (jika penyakit influenza mulai menyerang). 

Treatment saat si Kecil terkena Gejala Influenza

Bila si Kecil terkena influenza, langsung saja lakukan treatment yang saya tulis di bawah ini agar cepat mereda:

  • Berikan asi yang cukup
  • Jemur masing-masing 10-15 menit pada bagian depan dan belakang sebelum pukul 08.30 pagi (jangan kesiangan ya, kasian nanti si Kecil jadi gosong)
  • Bersihkan cairan hidung yang mengeras menggunakan kapas yang diberi air hangat 
  • Baringkan di pangkuan dengan posisi tengkurap menghadap ke bagian depan. Tepuk punggungnya dengan lembut
  • Siapkan mangkuk yang diisi air hangat lalu teteskan minyak esential secukupnya. Letakkan di sudut kamar agar uapnya dapat dihirup
  • Oleskan Transpulmin Baby Balsam di bagian dada, punggung dan leher
  • Hindari menggunakan obat tanpa resep dokter

Belajar dari Ibu; menjadi dokter untuk anak kecil

Dulu saat kami kehujanan yang terkadang mengakibatkan batuk dan flu berkepanjangan (hampir satu minggu lebih), kami cuma disarankan untuk tidak meminum es, sembari berkumur air hangat yang sudah dilaruti garam, supaya flu dan sakit tenggorokannya mereda. Tapi setelah memasuki zaman millenia seperti sekarang ini, semua hal yang menurut kami agak kuno sedikit dihilangkan. Karena menyesuaikan situasi dan kondisi saat ini, yang mana cuaca saat saya masih kecil dan sekarang sangatlah berbeda. Serasa tidak mempan (tak berpengaruh) ketika sakit saat ini hanya diobati dengan cara tradisional seperti tadi.

Biasanya kami langsung cek ke dokter, kira-kira sakitnya apa. Dan ketika dokter bilang cuma penyakit anak kecil alias influenza, kami langsung menebus obat di apotik dan ternyata, salep/ baby balsam Transpulmin masuk ke dalam daftar list. 

Kenapa harus Transpulmin? 


Transpulmin mengandungi bahan Eucalyptol dan ekstrak Bunga Chamomile yang mampu memberikan efek menghangatkan badan juga melegakan pernafasan. Yang pada dasarnya Champor mempunyai sifat menghangatkan kulit (rubefacient) dan bersifat analgesik lemah, begitu juga Eucalyptol yang umumnya digunakan untuk mengurangi iritasi kulit (counter-irritant).


Transpulmin Balsam kemasannya sangat praktis, mini size 10g dan 20g yang mana mudah di dapatkan di Apotek dan toko-toko obat terdekat seperti Kimia Farma, Guardian,  Watson, Century, Boston dan lain sebagainya.


Teksturnya tidak terlalu padat seperti balsam pada umumnya, juga tidak terlalu encer. Semacam pelembab krim muka sih menurut saya (salep gitu lah). Wanginya benar-benar segar, tidak terlalu menyengat. Sekali oles langsung meresap dan terasa hangat (bukan panas seperti balsam kebanyakan loh ya). Makanya cocok untuk anak-anak dan seluruh keluarga. Kalau buat orang dewasa semacam saya sih suka diolesin di pilingan (pelipis) supaya sakit kepalanya mereda.

Ada 2 Jenis Transpulmin yang bisa dipilih sesuai kebutuhan

Ada dua jenis balsam Transpulmin yaitu Transpulmin BB Balsam (kemasan warna putih) dan Transpulmin Balsam keluarga (kemasan warna kuning).

1. Transpulmin BB Balsam (Baby Balsam)


Transpulmin BB Balsam digunakan untuk anak berusia 0-2 tahun (bayi dan balita). Kegunaannya: untuk membantu meringankan hidung tersumbat karena flu, nyeri di punggung, sakit kepala, sakit perut dan menghangatkan badan.



Transpulmin BB Balsam mengandungi Eucalyptus Oil dan ekstrak Chamomile yang bisa melegakan pernafasan, menghangatkan badan, cocok untuk relaksasi, dan memiliki aroma yang menenangkan. Transpulmin BB Balsam tidak mengandung Champor & Menthol, sehingga sangat sesuai untuk kulit bayi dan tidak menyebabkan alergi. Transpulmin BB Balsam juga berbentuk salep/ cream yang mudah menyerap ke dalam kulit sehingga cepat meredakan gejala influenza. 

Dosis dan cara pemakaian:
-Untuk bayi dan anak-anak : 2-4 kali sehari
-Digosokkan pada dada, punggung dan leher

Anjuran:
Jangan digunakan pada muka khususnya untuk hidung atau bagian kulit yang sensitif.

Efek Samping:
Terjadi iritasi ringan berupa kemerahan pada kulit (hal ini sangat jarang terjadi, tapi bisa saja terjadi, tergantung jenis dan kondisi kulit pada saat pemakaian)

2. Transpulmin Family Balsam (Balsam Keluarga)


 

Transpulmin Balsam Keluarga digunakan untuk anak berusia 2 tahun ke atas (tidak untuk anak di bawah 2 tahun) juga untuk seluruh keluarga. Kegunaannya: Sebagai obat gosok untuk menghangatkan badan dan melegakan pernafasan. Meredakan nyeri punggung, sakit kepala, sakit perut, meringankan gejala batuk dan pilek.

Peringatan dan perhatian:
- Hindarkan kontak dengan mata, luka terbuka, kulit yang terinfeksi
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak
- Tidak digunakan untuk anak di bawah usia 2 tahun
- Jangan digunakan langsung di bawah lubang hidung (tapi kalo saya suka menghirup wanginya sambil merasakan sensasi mentholnya, haha)

tangan nyeri bisa juga diolesin :D
Dosis dan cara pemberian:
Sesuai dengan umur penderita, digosokkan beberapa kali sehari pada dada, leher, dan punggung selama beberapa menit. Bagian-bagian badan yang telah digosokkan hendaknya ditutup misalnya dengan kain atau selimut. 

Saya dan si kecil Juwita (4 tahun)

Mandi Uap Muka
Untuk mandi uap muka sendiri caranya gampang banget. Kalian tambahkan beberapa colekan balsam ke dalam 1 liter air panas. Lalu uap yang timbul bisa kalian hirup selama beberapa menit. Ya semacam aroma teraphy gitu lah.

So, buibu dan colon buibu udah paham lah ya bedanya Transpulmin BB Balsam sama Transpulmin Balsam Keluarga. Jangan sampai salah oles ya bu Takutnya si kecil malah iritasi kulit. Soalnya kandungan dari BB Balsam sendiri kan berbeda dengan Transpulmin Balsam Keluarga. Kalau BB Balsam tidak ada mengandung campuran Champor & Menthol, sedang Transpulmin Balsam Keluarga mengandung keduanya.

Kondisi yang harus diwaspadai nih buibu!


Bila si kecil sudah diberi treatment seperti yang saya tulis tapi masih ada hal-hal seperti yang saya tulis di bawah ini, maka segera bawa si kecil ke dokter ya bu ibu.. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan loh!
  • Pilek yang disertai batuk dan demam diatas 39 derajat Celcius dan berlangsung lebih dari 3 hari 
  • Sering mengantuk atau rewel 
  • Sering menarik telinga dan menangis 
  • Batuk semakin parah dan diiringi nafas cepat 
  • Pilek tidak membaik lebih dari 7 hari
Oleh karena itu, sampai sekarang saya masih mengkonsumsi Transpulmin Balsam Keluarga 10g. Karena influenza bukan hanya menyerang anak kecil saja. Jadi saya tetap WASPADA terhadap influenza :) Selama saya berada di luar kota pun, bilamana mengalami nyeri, pusing kepala, atau menderita influenza, balsam menjadi obat yang terbaik untuk saya. Dan saya pun belajar menjadi seorang ibu yang baik, ketika saya menemukan anak kecil seperti si Juwita dan teman-teman misalnya yang kebetulan terserang batuk pilek, saya langsung menjadi dokter alternatif bagi mereka dan menjadikan Transpulmin sebagai pereda pesakitan mereka. Hangatnya Transpulmin Balsam sehangat kasih sayang seorang ibu loh :) 

// Penyimpanan:
Simpan di tempat Sejuk
(tidak terkena sinar matahari)
 

No. Reg: POM QD. 151 713 831

Diproduksi oleh:
PT. MUGI LABORATORIES
Bekasi - Indonesia
Merek Dagang yang dimiliki oleh:
MEDA Pharma GmbH & CO.KG, 
Bad Homburg, Germany

Xoxo,

Ibadah Tenang, Cegah Anyang-anyangan dengan Prive Uri-Cran


Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah yang wajib kita jalani serentetan dengan amalan-amalan yang disunnahkan seperti sholat tarawih, tadarus, mendengarkan ceramah/ ikut pengajian, bersosialisasi, aktif menulis blog, dan sebagainya. Untuk itu, kita sebagai umat muslim tentunya ingin melakukan ibadah dengan tenang dan sungguh-sungguh, agar ibadah kita senantiasa diterima Allah SWT. Tapi bagaimana jika ada penyakit seperti Anyang-anyangan itu timbul dan menyerang kita secara tiba-tiba? Tentunya bikin kondisi tubuh kita semakin lemas dan ibadah kita menjadi tidak tenang dan tidak fokus. Hal itu bisa terjadi kapan saja. Kita pastinya tidak menginginkan hal itu terjadi dong?

Kenapa sih anyang-anyangan itu pasti terjadi, dan siapa pun pasti pernah mengalami yang namanya anyang-anyangan. Apa sih penyebabnya? Singkat cerita: Ketika saya mudik bareng naik bus ke Surabaya, jalanan pantura begitu macet, pengen pipis harus ditahan karena supirnya marah-marah berada ditengah-tengah kemacetan. Kanan-kiri penuh dengan mobil dan kendaraan bermotor lainnya. Bus kita tengah diapit lautan para pengendara mudik. Saya harus meringis karena menahan sakit. 

Setelah sampai di tempat pemberhentian bus, saya pun harus lari-larian ke toilet. Alhasil, di toilet ngantrinya minta ampun. Setelah ngantri selama 15 menit akhirnya saya pun pipis juga. Terasa sakit, bahkan air seninya pun susah sekali keluar. Keluar sedikit, mampet lagi. Keluar lagi sedikit, mampet lagi. Begitu saja berulang-ulang, sampai-sampai orang yang ngantri di luar pintu teriak-teriak. Saya pun akhirnya menangis. Bagaimana tidak, di dalam kantung kemih rasanya masih banyak air seni yang harus di keluarkan, tapi kenapa susah sekali keluarnya. Dari situlah saya merasakan betapa menderitanya saat mengalami anyang-anyangan. Sahur dan sholat shubuh pun terasa tidak tenang.

Sebenarnya apa sih penyebab dari anyang-anyangan? 

Anyang-anyangan atau dalam bahasa medis disebut juga "Infeksi Saluran Kemih", 80% disebabkan karena adanya bakteri Escherichia Coli / E-Coli yang menempel pada dinding saluran kemih/ saluran kencing seseorang. Bisa jadi juga disebabkan karena Seringanya menahan buang air kecil (seperti apa yang saya alami tadi), bisa juga karena toilet yang kita gunakan tidak bersih, atau juga karena arah proses pembasuhan setelah BAB kita yang tidak benar, dan bisa juga karena air yang kita gunakan untuk membasuh saat kencing tidak bersih,

 

Siapapun bisa terkena anyang-anyangan, termasuk adik dan ibu saya. Dulu, sewaktu kami jalan-jalan ke daerah pegunungan, entah kenapa mereka berdua anyang-anyangan padahal saya sendiri tidak. Jadi, anyang-anyangan ini bisa saja menyerang orang dewasa, anak-anak, dan ibu hamil dalam kondisi apapun. Dibanding pria, wanita lebih rentan terkena anyang-anyangan. Kenapa? karena tubuh wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek, maka wanita lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih.

Lalu, apa gejala anyang-anyangan?

Tidak semua orang mengalami gejala anyang-anyangan seperti apa yang saya sebutkan dalam grafik di bawah ini, tapi secara umum (biasanya) orang-orang yang akan mengalami anyang-anyangan akan mengalami beberapa hal dibawah ini:

Lalu, bagaimana cara kita mengatasi anyang-anyangan?

Dulu, ketika saya terkena anyang-anyangan, seringkali hanya meminum air putih. Karena saya pikir, ketika saya meminum air putih yang banyak bisa membantu melancarkan buang air kecil saya. Namun, ternyata bikin saya anyang-anyangan lagi. Sempat bisa pipis lancar, tapi nggak sebanyak apa yang saya rasakan. Rasanya masih ada air seni yang tertinggal di kantung kemih dan itu bikin sakit.

Kira-kira apa sih penyebab sakit saat buang air kecil?

Infeksi saluran kemih dibagi berdasarkan bagian sistem kemih mana yang terinfeksi sehingga mengakibatkan gejala-gejala yang berbeda, seperti: Ginjal (pielonefritis akut): nyeri pada pinggang belakang atas, demam tinggi, mual, muntah. Kandung kemih (sistitis): perasaan tidak nyaman pada perut bagian bawah, panggul terasa seperti ditekan, buang air kecil berulang kali dan terasa nyeri, serta adanya darah pada urine. Saluran kencing (urethritis): kemaluan terasa perih saat buang air kecil. Penyebabnya sama, yaitu akibat menyebarnya bakteri sistem gastrointestinal dari anus ke saluran kemih.
Ketika kemarin sempat mengalami anyang-anyangan lagi pas berangkat ke Pucak bogor dalam rangka buka bersama, saya sudah mempersiapkan Prive Uri-Cran untuk saya minum pas buka puasa. Jadi, tidak segundah gulana dulu, pas belum tahu adanya produk Prive Uri-cran.

Kenapa harus Prive Uri-Cran


#1 Karena Prive Uri-cran mengandung sari buah Cranberry yang mana buah ini telah lama diteliti dan digunakan di Amerika, efektif mencegah infeksi saluran kemih karena kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E-Coli pada dinding saluran kemih.


#2 Karena Prive Uri-cran memiliki dua pilihan yang sesuai untuk dikonsumsi, yaitu berbentuk tablet dan serbuk. Bagi yang tidak suka minum pil/ tablet seperti saya, bisa mengkonsumsi yang berbentuk serbuk / Powder Sachet. Tinggal seduh, aduk-aduk lalu minum. Rasanya semacam meminum jus buah anggur segar.

Kemarin pas acara bukber with IFB ketemu mbak Ella (si pemilik blog www.nyonyamalas.com) akhirnya saya tawarin minum Prive Uri-cran juga deh. Haha :) *maaf ya mba, jadi model di blog aku
Untuk Prive Uri-cran yang tablet (berbentuk kapsul) mengandung komposisi Vaccinium macrocarpon (ekstrak Cranberry) 250 mg dan mengandung 18 mg PAC (Proanthocyanidin) Symptoms. 1 box nya berisi 3 blister yang masing-masing blister berisi 10 kapsul. Aturan minumnya bisa dengan meminum 1-2 kapsul per hari.


Untuk Prive Uri-cran Plus yang berbentuk Serbuk / Powder Sachet mengandung komposisi 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vitamin C, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus, 0,1 mg Fructo Oligo Saccharides dan 1 mg Calcium Lactate Glukonate . 1 box nya berisi 15 sachet dan aturan minumnya 1-2 Sachet per hari.


#3 Karena Prive Uri-cran memiliki kemasan yang praktis. Jadi bisa dibawa kemana-mana. Diselipin di tas, di kantong celana, atau di dompet.


#4 Karena Prive Uri-cran bisa dibeli di apotek-apotek besar di Indonesia. Seperti Century, Kimia Farma, Guardian dan Viva Generik. Harga: antara IDR 94,000 - IDR 121,000, tapi kalau beli di tokopedia harganya IDR 141,000




Untuk saat ini, saya selalu mengkonsumsi Prive Uri-cran meski saya sedang tidak mengalami anyang-anyangan. Kenapa? Karena, selain mencegah dan mengobati anyang-anyangan, prive Uri-cran dapat meningkatakan kekebalan tubuh seperti halnya suplemen makanan. Jadi, tubuh saya lebih kebal terhadap infeksi dibanding dengan teman-teman yang tidak pernah atau jarang mengkonsumsinya. Ibadah tenang, bebas anyang-anyangan deh!

Menyanyi Bukan Sekedar Menyalurkan Potensi


Ketika seseorang ditanya, mengapa dia suka menyanyi. Jawaban yang paling banyak dilontarkan adalah karena hobi, karena suka teriak-teriak lama-lama jadi suka nyanyi, ada juga yang bilang bahwa dia suka menyanyi karena ingin mengasah potensi (dalam bernyanyi) agar bisa lebih baik lagi, ada yang bilang cuma suka-suka dia saja, bahkan ada juga yang beralasan bahwa menyanyi adalah hal yang iseng. Padahal menurut Graham Welch, seorang pakar pendidikan musik di University of London mengatakan bahwa manfa'at sedaripada menyanyi (selain beberapa alasan yang disebutkan di atas) adalah baik untuk kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Baik untuk tubuh maupun otak.

Lalu, apa sih yang sedang kita pikirkan saat bernyanyi?

Menyanyi bisa saja terlahir ketika seseorang itu merasakan kebahagiaan atau bisa juga karena sebaliknya. Selain menghayati isi dari apa yang sedang dinyanyikan (lirik lagu), seseorang bisa saja memikirkan atau berimajinasi seolah-olah bahwa lirik yang sedang dinyanyikan pada saat itu adalah real/ nyata. Yang artinya bahwa kejadian tersebut sedang terjadi bersamaan dengan dirinya.

Menyanyi bisa menyehatkan tubuh

Ada yang bilang bahwa di balik seseorang yang hobinya menyanyi sebenarnya ada hasrat (keinginan kuat) untuk mengasah, mengembangkan, dan menyalurkan potensi yang dimiliki. Tanpa disadari bahwa selain untuk menyalurkan potensi, menyanyi juga memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk kesehatan, emosional dan otak.

Bagi penderita asma, menyanyi bisa menjadi salah satu obat yang sangat mujarab. Meski kedengarannya sepele, tapi menyanyi bisa melatih fungsi paru-paru karena seringkali menyanyi adalah dengan mengambil nafas yang lebih dalam. Selain itu, menyanyi juga bisa meningkatkan kualitas tidur. Bagi kalian yang sering ngorok saat tidur, coba deh sebelum tidur kalian menyanyi dulu, dijamin frekuensi ngorok kalian akan berkurang. Selain itu, menyanyi juga bisa memperkuat sistem imun tubuh (jadi kamu tidak gampang sakit), juga bisa menjadi krim anti aging tak berbayar, karena dengan menyanyi gerakan postur wajah akan menjadikan otot-otot wajah menjadi kencang, ya anggap saja sedang olahraga muka.

Menyanyi juga bisa meningkatkan kepercayaan diri. Saat kamu menyanyi lalu suaramu terdengar bagus oleh orang-orang yang ada di sekitarmu, kemudian banyak yang memberi pujian. Secara pasti kamu akan terus percaya diri. Ya, paling tidak kamu akan merasa enjoy ketika di atas panggung (tidak demam panggung) saat banyak yang sudah menginginkan kamu untuk menjadi bintang tamu dalam suatu acara.

Selain itu, menyanyi juga bisa meningkatkan mood dan mengurangi stress. Asal lagu yang dinyanyikan bukanlah lagu-lagu yang mengandung suasana depresi (galau), yang ada malah semakin mengurangi mood dan stress, juga tidak akan meningkatkan kreativitas kinerja otak kanan

Menyanyi dapat meningkatkan kinerja otak


Dalam penelitian terbaru para pakar asal University of Helsinsky, Finlandia dikatakan bahwa para pakar tersebut melakukan penelitian yang melibatkan sekitar 90 orang yang mengalami berbagai masalah pada kinerja otaknya. Dan selama 10 minggu, para penderita tersebut menerima pembinaan musik seperti menyanyi dan mendengarkan lagu. Selama 10 minggu mereka pun terus memantau perkembangan dari para penderita, mulai dari tes neuropsikolosi, kualitas hidup dan suasana hati. Hasilnya, para pakar tersebut menemukan bahwa bahkan hanya dengan sekedar mendengarkan musik, itu bisa meningkatkan kembali kinerja otak.

Menyanyi mampu memperbaiki kembali semua sistem dan gangguan yang terjadi pada otak. Mereka yang menderita demensia mampu mendapatkan kembali kinerja pada memori otaknya dan bagi mereka yang mengalami depresi ringan dan gejala Alzheimer ringan mampu mengurangi semua risikonya. Demensia adalah gangguan pada otak yang menyebabkan masalah fungsional pada kinerja otak, seperti menurunkan memori, cara berpikir, perilaku sampai menurunkan kemampuan untuk melakukan pekerjaan sehari-hari.

Nah, mulai sekarang jangan menganggap remeh orang yang suka menyanyi ya. Atau jika kalian memang punya bakat menyanyi jangan pernah beranggapan bahwa menyanyi adalah suatu hal yang iseng. Jom, let sing together!