Navigation Menu

Showing posts with label Featured. Show all posts

Hangout ala Sosialita di Bandung? Greko Creative Hub Aja!


Greko, Greko, Greko. Ada yang tau, apa itu Greko? 
Ya, sebutan baru bagi "The Green Kosambi" yang gedungnya terletak di dekat wilayah simpang lima, menghadap ke Jalan Ahmad Yani dan Asia Afrika Bandung, tepatnya di jalan Ahmad Yani No.136, Malabar, Kota Bandung. 

Warga Bandung sudah tau dong pastinya. 
Yang belum tahu, sini merapat dan baca postingan ini sampai habis! 😊

What's Greko aka Greko Creative Hub?


Greko (sebutan singkatnya) aka Greko Creative Hub merupakan area hunian mixed-use yang dikembangkan oleh PT Maju Makmur Usaha Bersama, yang terdiri dari 5 lantai creative hub dan 12 lantai apartement serviced residence Somerset Asia Afrika Bandung. 

Gedung ini mengusung konsep lingkungan yang hijau dan kreatif. Oleh karena itu, tak heran jika kalian hangout di sana, bakal terpesona ala-ala ketika menemukan berbagai macam usaha kreatif baik dalam maupun luar negeri yang berinovasi lebih canggih dan ramah lingkungan.

Hangout ala Sosialita di Greko

Kenapa harus di Greko? Ada apa aja sih di Greko?

-Karena gedung ini  terdiri dari 5 lantai creative hub, dan 12 lantai apartemen, jadi bisa dibayangin dong gimana kerennya gedung ini? Apalagi fasilitasnya yang super lengkap pakai banget. Bayangkan saja, ada hunian (apartemen) yang di bawahnya terdapat sebuah creative hub, pusat ritel kreatif dan komersil yang terdiri dari co-working space, marketplace, dan event space.

Masih penasaran? Oke, mari kita bahas satu per satu.

Apartemen



Ngomongin soal apartemen, di gedung Greko ini terdapat 136 unit hunian dalam 12 lantai yang terdiri dari 76 unit tipe studio, 17 unit tipe satu kamar, 34 unit tipe dua kamar, dan 9 unit tipe tiga kamar yang diberi nama Somerset Asia Afrika Bandung.



Properti yang ada di Somerset ini dikembangkan oleh PT Maju Makmur Usaha Bersama sebagai bagian dari Greko Creative Hub dengan konsep “Green Living”. Oleh karena itu, selain dilengkapi kolam renang dan food court, apartemen ini juga dilengkapi space pusat kebugaran seperti trek jogging, taman hijau, juga tempat gym.

Pict by @riyardiarisman pemilik blog: www.riyardiarisman.com
Food Court

Dalam satu gedung ini, apartemen dilengkapi dengan food court yang diberi nama "Pasar Pinuh Greko", yang mana dalam satu lantai tersedia berbagai macam tenant yang berisikan makanan cita rasa nusantara. Seperti: Nasi Goreng Babat, Mie Kwantung Makasar, Nasgor dan Nasi Rawon, Sate kelapa Gurih Malang, Roti Tisu dan Martabak, Kedai Kopi Kung-Kung, Lontong Kikil Wedang Jahe, Bakso, Nasi Pedas Wayan, Gado-Gado, Se'i Sapi K'sambi, Nasi Kari Pontianak, Es Pelangi, Es Kacang Merah, dan lain sebagainya.


Untuk informasi Pasar Pinuh Greko bisa kalian baca di postingan sebelumnya:

Co-Working Space & Indigologia

Auditorium co-working space cocok untuk seminar, workshop, maupun blogger gathering macam ni :)

Selain apartemen, gedung Greko Creative Hub ini salah satunya terdiri atas co-working space, tempat di mana para industri UKM menyewa ruangan kantor sebagai sarana pendukung real nya industri UKM yang dikembangkannya tersebut.

Di Greko sendiri Co-Working Space nya diletakkan di lantai satu dan dua, tergantung jenis/ tipe UKM yang akan menyewa. Lantai satu terdiri dari meeting room, auditorium, dan office room. Sedangkan lantai dua ditempati UKM yang mengarah ke industri tekstil, macam Indigologia.



Pict by @riyardiarisman pemilik blog: www.riyardiarisman.com

Salah satu industri tekstil yang sudah menempati gedung Greko saat ini adalah Jeanology. Di mana industri ini telah berhasil menciptakan karya lukis berteknologi laser. Jadi, sekarang tak perlu lagi cetak gambar di kaos atau jeans secara manual. Semua bekerja otomatis melalui mesin di sini.

Kalau saya lihat kemarin, kasilnya keren-keren banget. Dimulai dari jeans, kaos, hoodie, sweater, sepatu berbahan denim, dan lain sebagainya. Keren super banget. Saya saja sampai ngiler pengen pesan, tapi sayang tidak bisa pesan mendadak. Harus konfirmasi selama 1-2 hari sebelumnya. It's oke, kapan-kapan harus kesana lagi ini mah.

Fashion Show Itang Yunasz x Indigologia

Salah satu hasil Karya mesin laser Jeanologia Flexi

Pict by @onosembunglango pemilik blog: www.onosembunglango.net

Di hari kedua saya jalan-jalan ke Bandung bersama Kelas Blogger kemarin salah satunya adalah menyaksikan peragaan berbagai macam busana hasil rancangan salah satu desainer baju ternama yakni Itang Yunasz di lantai dua gedung Greko Creative Hub ini. 

 Studio Foto

Pict taken by @timo_wp pemilik blog www.kadungcampur.com

Siapa yang doyan foto? Ya, sama saya juga.
Selain pusat perbelanjaan yang super okeh, di gedung Greko ini terdapat studio foto yang bisa kalian manfaatkan untuk foto keluarga. Bersama teman-teman, pacar, suami/istri, atau solo pun juga boleh. Tapi ya, tentunya tidak gratis dong. Kan ada fotografernya juga. Nanti siapa yang ngegaji kalo gratis. Wkwk. Kalau mau foto box juga ada kok, tempatnya di depan foto studio ini. 


Jadi sebenarnya, gedung ini belum sepenuhnya bisa dinikmati sebagai tempat hangout oleh para sosialita untuk saat ini. Tapi kalau kalian penasaran sama cita rasa makanan di Pasar pinuh dan kecanggihan mesin jeanology di indigologia gedung Greko ini, sok atuh main sama teman-teman sosialitanya. (kalau sudah dibuka ya) Hehe 😅 dan silahkan berfoto ria di sana. Karena banyak spot menarik yang bisa kalian manfaatkan secara percuma.


Cukup lengkap bukan? Sok atuh buat warga Bandung dan sekitarnya. Yang mau ke Bandung dan bingung mau hangout di mana. Boleh atuh ke Greko Creative Hub ini. Salam damai! :)

Berlibur ke Pantai Florida dan Marbella, Anyer Jawa Barat


Bagi mahasiswa seperti saya, liburan adalah hal yang paling membahagiaan di sela kesibukan menjalani tugas yang bejibun. Penat, banyak pikiran, butuh liburan begitulah seharusnya. Saya pun merealisasikan liburan sederhana saya bersama dua teman saya, Reva dan Chicy ke Anyer. Karena kebetulan rumah si Reva berdekatan dengan pantai yang ada di kecamatan Cikoneng, Anyer.


Kami bertiga naik kereta dari Stasiun Pondok Ranji ke Stasiun Serpong. Sampai di stasiun serpong kita menyambung perjalanan dengan naik bis dan angkot sampai ke Anyer. Untunglah kita punya tempat singgah yang nyaman, yaitu rumah Reva yang kebetulan ayahnya menjadi Pak Camat di kecamatan setempat. Kita berangkat jam 9 pagi, sampai di sana kira-kira jam 5 sore. Bisa kalian hitung sendiri berapa jam, dan jangan ditanya capeknya.

Reva, Gue, Cici
Waktu itu, kami sedang ada tugas bikin video gitu. Jadi rencana kita mau memakai latar di pantai. Tapi sebelum take, kami survei dulu, kira-kira pantai mana yang bisa dipakai untuk pengambilan video minggu depannya. Alhasil kita coba jalan-jalan ke pantai yang sekiranya tidak jauh dari rumah Reva, yaitu pantai Florida Anyer. Dan saya, sangat menyukai viewnya.


Pukul 05.30 pagi kami bertiga sudah siap menyambut keindahan pantai Florida, tapi ketika kami sudah sampai di sana, cuaca sedang tidak bagus karena mendung. Seperti akan hujan deras sepanjang hari, ya agak mengecewakan sih pagi itu. Kami hanya menikmati para nelayan yang siap menjemput rejeki di tengah laut sana. Sambil duduk cantik di pinggir pantai kami berdo'a agar hari itu hanya mendung yang lewat, tidak ada air hujan yang ikut berkucuran. Jadi perjalanan kami dari Ciputat ke Anyer tidak mengecewakan. 

Me time
Reva and her self
Kami menunggu sampai jam 9 dan hasilnya masih mendung di mana-mana. Akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke rumah. Berharap di siangnya, matahari tidak lagi mengurung diri. Oke, di kamar mini si Reva, kami mulai ngobrolin tugas video, biar tidak terlalu sia-sia gitu liburan kami. Soal tema, konsep, dan kawan-kawannya. Ah, ternyata berakhir dengan goler-goler (rebahan di kasur sambil main hape) juga ujungnya.

Hujan ternyata mengguyur Anyer sampai jam 11 siang. Kami pun was-was bakal nggak bisa balik lagi ke pantai karena hujan seharian. Oh God! Kami bertiga pun berdo'a lagi semoga siang beneran tidak hujan lagi, dan alhamdulillah kali ini Tuhan pun mengalah. Matahari siap mengucurkan panasnya. Hemm, dan kami kembali riang gembira. Meluncur ke Pantai Marbella. Nggak nyangka loh, langit Marbella begitu keren membahana! ❤

Jangan salah fokus!
Sesampai di sana saya terkagum-kagum dan loncat-loncat saking senengnya. You know, ini pantai keren banget asli! Ketika matahari menyulutkan sinar panasnya, pasir-pasir putih yang ada di pantai ini jadi berkilau. Langit biru berawan putih pekat indah sekali. Subhanallah! Kami jadi kegirangan foto-foto mulu.

Kalau bertiga lagi akur
Bang, beli dong kelapanya !
Reva seneng banget yess! Padahal deket banget sama rumah dia. Lho, nggak bosen apa liat pantai mulu?
Yang menarik dari pantai ini adalah Banana Boats, Jet Ski dan Hotelnya yang Uwaaawww banget guys!. You know Marbella Hotel? Nah itu dia, ada di pantai Marbella yang dekat dengan pantai Florida ini. Kira-kira, kalian sudah ada yang pernah menginap di sana kah? Ceritain dong di kolom komentar :) Kalo saya sendiri sih belom. 😓😝

Banana boat yang menyenangkan!
Sayang sekali waktu itu kami tak sempat naik banana boat karena akomodasi tidak ada yang menanggung. Haha. Mahasiswa harus pintar menghemat uang. Menikmati dengan pandangan mata saja sudah cukup kok. Biarkan hati yang menangis, orang lain tidak akan tahu. Lho?

Untuk wahana banana boat yang ada di pantai Marbella ini ditawarkan dengan harga yang lumayan murah, yaitu IDR 150,000/ package untuk 5 orang. Kalau mau nawar silahkan, kalau tidak ya alhamdulillah. Sedekah ke penyewa. Hehe. Kalau terlalu mahal, kalian bisa sewa ban karet saja, cuma 15 ribu/ ban. Lumayan kan bisa terapung-apung di anak pantai sambil berkhayal sedang menaiki banana boat yang ada di depan mata.

Maen jet ski asyik kali yaa 😭 
Hal yang paling menyedihkan saat liburan adalah tidak bisa menikmati fasilitas berbayar yang ada di dalamnya karena terbatasnya biaya. Huhu. Sponsor dong, hayuu! Saya suka sedih kalau sudah begini. Hahaha. Lebay banget. Tapi beneran agak sedih loh, cuma bisa ngeliat orang lain maen Jetski terus kita cuma duduk cantik di pinggir panti. Duh, nunggu purnama datang mbak! Untuk harga sewa jet ski ini sendiri saya kurang tahu, karena lupa bertanya sama abang penyewa, yang jelas fasilitas ini memang ada bukan hanya di Bali saja. Anyer gitu loh!

Naek perahu juga oke-oke aja
Kalau kalian bosan sama banana boat atau jet ski. Atau punya masalah dengan harga penyewaan mereka. Naik perahu keliling pantai juga boleh jadi alternatif. Karena per orang cuma dihargai IDR 10,000 dan kalian sudah bisa menikmati indahnya pantai Florida, Marbella  dan sekitarnya. Murah kan? Jangan tanya saya dong, naik perahu atau tidak. Pastinya tidak, karena uang lebih suka saya pakai untuk mengisi perut saat itu. Ya, penasaran saja sama kuliner yang ada di sana. Selalu begitu saya mah. 


Selain menikmati wahana yang ada di pantai ini. Jangan lupakan Marbella Hotel yang ada di sana. Surga bagi penikmat liburan ke Pantai Marbella. Andai saya dapat sponsor (*eh), pasti kan ku gagahi megahnya hotel berbintang lima ini.

Kalau kalian bertanya, apakah saya pernah masuk ke dalam? Jawabannya: iya, pernah. Tapi cuma sebatas di taman belakang hotelnya saja. Karena scurity nya super galak loh. Ya, mungkin karena kita bukan penghuni kamar hotel Marbella, dan mungkin karena waktu itu banyak remaja yang main di taman belakang dengan suara yang agak mengganggu penghuni hotel, jadi wajar saja saat kami bertiga masuk ada sekawanan scurity yang teriak ke segerombolan anak, menyuruh untuk keluar. Kami bertiga? Tidak diusir tuh, tapi karena kami takut akhirnya ikut keluar juga deh.

Foto dari taman belakang hotel Marbella
Serius, bahagia banget setelah dari pantai Florida dan Marbella ini. Selain ramai pengunjung, tempatnya juga lumayan bersih dari sampah. Wonderful Indonesia! Kalian masih di gunung saja liburannya? Cobalah sekali-kali ke pantai! Dijamin penat kalian akan hilang seketika.

About tugas video kami?
Ternyata susah bisa take di sana. Banyak orang seliweran jadi kami tak bisa fokus. Akhirnya kami memutuskan untuk take di tempat lain.

Xoxo,

Nginep di Valley Resort Hotel Bandung


Lifeascory.com - Sebenarnya ini late post banget. Tapi untungnya masih nemuin beberapa foto saat nginep di salah satu Resort Hotel, Dago Pakar, Bandung. Waktu itu, sekitar akhir tahun 2015, saya, kak Petty dan Satria, rekan kerjanya berangkat dari Ciputat naik bus mini ke Bandung pagi-pagi jam 06.00. Di sini saya sebagai penikmat saja. mereka berdua yang berkepentingan urusan kantor. Meeting gitu lah ceritanya.

Seumur-umur belum pernah ke Bandung senang lah pastinya, itu kesan pertama saya. Perjalanan sekitar empat/ lima jaman gitu deh (kalau tidak salah), sampai saya menghabiskan 3 kotak susu ultra vanilla 250ml beserta cemilan-cemilan lainnya. Untuk tiket travelnya sekitar 85,000/person sekali perjalanan.

Sampai di Bandung, kami beristirahat di Giant Pasteur sambil memesan driver ojek online. Untuk meeting pertama, kami ke Villa Bank Mandiri. Saya agak lupa nama jalannya apa, yang jelas dari Giant Pasteur ke lokasi jaraknya lumayan dekat. Sekitar 20 menit kami sampai. Kenangan terakhir ada di postingan instagram saya yang ini:


Di sana kami mendapatkan 2 tiket sarapan, dan 2 Tiket Valley Adventure Park. Karena daerah Bandung terkenal dingin macam di Korea. Hari-hari saya malas keluar. Kenapa? Karena saya lupa tak bawa Jaket tebal, hanya memakai jaket levis saja. Lagipula, setiap pagi hingga sore saya ditinggal meeting sama kak petty jadinya sebatang kara. Palingan keluar kamar buat liat pemandangan sama belajar renang doang.




Lampu tidurnya unyu gitu, terbuat dari kerang laut yang disusun oval. Disampingnya ada telepon yang mana customer servisnya siap melayani 24 jam. Teringat malam itu sekitar jam 00.30 tengah malam kami kelaparan. Dan karena resto utama sudah tutup, akhirnya kami memesan nasi, sayur asam, ayam, dan ampela. Dan harganya masyaallah lumayan juga. Maklum hotelnya mewah.

Menu dinner yang kebangetan, Hahaha :D
Malamnya bertingkah x,x
Setiap pagi, kamar kami selalu dibersihkan. Sprei dan bedcover kami di ganti dan dirapikan layaknya awal kami masuk hotel, jadi selama tiga hari dua malam di sana kerjaan saya cuma jalan-jalan, renang, fitness, lihat pemandangan Dago Pakar waktu malam, menyaksikan live konser musik, sama nonton tv di kamar. Allaaah, serasa bulan madu tapi bukan (nikah aja belum, mbak). Hahaha.


Source: booking.com
Sebelum pergi ke resto untuk sarapan, sebenarnya saya ngeteh cantik dulu. Karena di kamar hotel sudah disediakan air kosong empat botol, kopi, creamer, gula dan teh sachet beserta heater, dan juga cangkirnya. Jadilah, nyruput teh sembari menghirup oksigen pagi sambil menikmati pemandangan area sekitar hotel.


Setelah puas menikmati pemandangan, barulah saya sarapan yang menunya aduhai. Berat bok! Andai boleh dibungkus. Bakal aku simpen dulu deh buat makan siang. Heheu.

Menu sarapan pagi
Dinnernya bayar sendiri, hehe
Breakfast kita ke Valley resto yang alamak gedenya. Dan kalau ke sana malam-malam, super duper ramai, padahal harga makanannya mahal-mahal. Tapi ngga ada ruginya juga sih, karena harga menentukan kualitas, jadi cita rasa makanan yang disajikan juga tidak mengecewakan. Dan harus kalian tahu, kalau mau breakfast di sini harus menunjukkan tiket yang sudah diberi (beserta kunci kamar, dll) sejak check in, kalau tidak kalian bakal beli makanan yang harganya selangit dan bahkan ditegur sama waitressnya, "Maaf mbak, di sini hanya boleh dipakai tamu yang sudah memiliki tiket breakfast!" Nah loh?.

 
 
 
 
Source: booking.com
Sebenarnya di Valley Resort Hotel ini buanyak banget fasilitasnya, kekurangannya cuma "Wifi-Area". Masa iya, di kamar aku nggak bisa akses wi-fi, dan pas saya tanya sama customer servisnya, dijawab "Tamu hanya bisa menikmati wifi hanya di rest area atau di resto saja." Yakali malam-malam keluyuran kesana. Mana kamar aku paling pojok dan melewati lembah bukit dahulu pula (bo'ong kalau yang ini). Ya, nggak mungkin dong mas! Baiklah.


Jadi, karena saya tidak pandai berenang dan mumpung tamu hotelnya lagi tak berminat untuk berenang, tiap hari pertama dan kedua sore saya sempatkan untuk renang dan fitness. Tempat fitness ada di belakang kolam renang. Sebelah kiri kamar mandi/ tempat ganti baju. Gedung putih, yang full kaca.

Tempat fitness
The Valley & sekitarnya waktu Malam Hari
Nah, buat kalian yang mau lihat foto lebih serunya lagi bisa kalian kunjungi website resminya di sini atau yang mau reservasi kamar hotel buat honeymoon, liburan keluarga, meeting, dan keperluan lainnya bisa klik di sini.

Contact lengkapnya:

+62 22 2531052
reservasi@thevalley.co.id
Jl. Lembah Pakar Timur No. 28 Dago Pakar,
Bandung 40119.