Navigation Menu

Showing posts with label #2019GantiLaptop. Show all posts

Siap Menjadi Seorang Desainer Grafis Profesional Bersama ASUS Vivobook Ultra A412DA


Bukan, ini bukan tentang mereka seperti Ivan Gunawan si perancang busana atau Anda Arrusa si penata jambul khatulistiwa. Tapi ini tentang diriku, yang berharap bisa mengukir sejarah seperti Danton Sihombing, Kathrin Honesta, Naela Ali atau graphic designer yang mendunia lainnya. Kalau mau flashback sedikit, sebenarnya diriku memang suka menggambar sejak kecil. Suka bikin sesuatu yang kadang bikin teman-temanku jadi kaget dan berkata, kok bisa sih kamu bikin begituan, kreatif banget. Tapi sayangnya, aku dan ibuku tak pernah menghargai bakat itu. Hingga pada akhirnya tangan ini bersumpah sendiri tak akan menghianati bakat terbaiknya. Dia muntab, lalu berjalan dengan percaya diri mengukir beberapa karya yang kemudian pernah ku jadikan buku harian dan pernah ku ikutkan lomba komik ber-dialog bahasa arab. Alhamdulillah, juara kedua.

Mari kita kembali ke masa kini. Setelah ku pikirkan beberapa kali bagaimana baiknya sembari menulis perjalananku di blog lifeascory.com, aku ingin menghargai bakat itu. Aku yakin Tuhan tidak pernah setuju kalau aku bunuh keistimewaan yang tidak semua orang diberikan secara percuma. Aku ingin diriku lebih mengeksplorasi, belajar setinggi-tingginya, mencapai titik kepuasan seperti mereka para pendahulu yang sudah melambungkan namanya di seluruh dunia. Ya, aku ingin menjadi kebanggaan siapa saja yang pernah berpapasan dengan namaku maupun melihat langsung diriku. Untuk Allah dan ibuku terutama, juga untuk teman-teman semua. Be a professional graphic designer yang mendunia juga, InshaAllah. Biar mereka semua bangga, seakan memiliki diriku di mana saja. Barakaallahu lana pada akhirnya, Aamiin.


Sekian lama, bertahun-tahun harus ku jalani secara otodidak menjadi seorang desainer grafis. Dimulai dari coret-coret di buku harian, main photoshop waktu jadi anak warnet, nyoba illustrator selagi pinjam laptop milik teman, sampai akhirnya bisa belajar rutin edit foto dan video di laptop milik sendiri, rasanya diriku telah bermetamorfosis sebegini jauhnya. Aku yang dulu sering dibilang bego, nggak bisa apa-apa selain meneteskan air mata tanpa kata-kata, kini alhamdulillah sudah ada yang mengapresiasi. Memberikan tepuk tangan, ucapan bravo, acungan jempol, bahkan job desain part time misalnya. Mungkin inilah saatnya aku mengapresiasi diriku sendiri.

Problematika Seorang Desainer Grafis

Aku yakin, pekerjaan di bidang apapun, setiap orang pasti pernah mengalami kesulitan dalam bekerja, tak terkecuali sebagai seorang desainer grafis. Mendatangkan ide saja kadang harus melakukan sesuatu yang berbeda, apalagi buat yang masih pemula sepertiku. Rasa-rasanya, ide adalah satu hal yang patut dipertahankan kemunculannya. Ikat kuat-kuat supaya tidak lepas. Jangan lengah, jangan moody, kerjakan terus sampai mata kurus. Tak peduli sesulit apapun itu, kalau diusahakan secara matang-matang, mungkin hasilnya bisa dipertimbangkan, akan menjadi layak jika terlihat memuaskan. Begitulah seharusnya ritme mencapai harapan besar. Ya, mari kita lihat dulu apa problematika yang sedang ku hadapi saat ini.


Rupanya kendaraan yang sudah menemaniku selama lima tahun terakhir ini sedang mengalami penuaan dini. Bahkan lebih parah, karena dia mulai marah-marah akibat tulang rusuknya ada yang patah. Suka restart dan update system sendiri. Mulai ngambek, lemot dan suka keluar aplikasi tanpa permisi. Sebagian anggota tubuhnya juga sudah ada yang cacat seperti fitur card reader, sound dan bluetoothnya sudah tidak berfungsi, sampai akhirnya aku usahakan agar dia bisa mengistirahatkan diri, tapi entah kenapa kemarin Tuhan masih belum mengizinkan. Sudah cukup lama ia gonta-ganti charger. Baterai pun sekarang sudah bocor, alhasil kalau mau pakai harus dicharge terus menerus. Tak peduli kipas angin dalam dirinya masih berfungsi atau tidak. Ku biarkan dia nyala selama hampir 24 jam setiap hari. Rasanya aku terlalu kejam menjadi seorang tuan puteri. Andaikan aku ada rejeki buat menggantikan seluruh tanggung jawabmu sebagai kendaraan sayang, mungkin dirimu sudah beristirahat mulai sekarang. Doakan dengan sungguh-sungguh ya, semoga kali ini Tuhan tak sampai hati.

Dengan RAM 2 GB dan prosesor AMD E1 besutan ASUS X452EA tahun 2014 silam, masih bersyukur ku bisa membuka aplikasi Photoshop Portable dalam kondisi Microsoft Word dan UC Browser terbuka bersamaan di tahun 2019 sekarang ini. File beberapa tahun lamanya masih tersimpan rapi. Dengan size yang berbeda-beda, agak-agaknya itulah yang membuatnya merasa berat. Sedih juga, karena harapanku bisa belajar Illustrator, Indesign, Premiere, juga After Effect telah kandas di tengah jalan. Ia sudah tak sanggup lagi membuka semua itu (meski tidak dibuka secara bersamaan) kecuali Photoshop Portable, Microsoft Word & Powerpoint 2008, UC browser, Notepad++ dan aplikasi-aplikasi ringan lainnya. Berat juga ketika harus dibawa kemana-mana dengan kondisiku yang super sibuk seperti sekarang. Mohon ma'af, bukan maksudku menyia-nyiakanmu. Kamu pasti paham maksudku, sayang. Sekali lagi, ma'af.


Akankah bakat ini sebentar lagi akan ku kubur dalam-dalam? Jangan! Mari kita cari saja solusinya. Menggantikan tanggung jawab ASUS X452EA sebagai kendaraanku menjadi seorang desainer grafis bukan maksud mengganti keseluruhan kasih sayangku terhadapnya. Tanpa dia, mungkin aku akan jadi anak warnet sampai sekarang. Tanpa dia, mungkin aku tidak seberani sekarang. Dan tanpa dia, mungkin aku tidak sebahagia dan sekreatif sekarang. Jadi jangan salah paham, karena sampai kapan pun, namanya akan tetap menjadi bagian dari proses bagaimana keberhasilanku nantinya. Aku sayang, selalu sayang, dan tidak ingin membuatnya lebih menderita. Aku hanya butuh pengganti dengan spesifikasi dan performa yang bisa membuatku dan dirinya akan terus terkenang namanya. Biarkan dia istirahat sebentar, karena sebagai seorang Desainer Grafis yang memiliki harapan besar, aku juga harus bertindak profesional.

Butuh laptop yang bagaimana?

Berdasarkan kebutuhan yang sedang aku sesuaikan dengan kesibukan profesi ku sekarang, mungkin ada beberapa spesifikasi yang harus dipenuhi. Seperti RAM dan ROM yang besar, Baterai yang tahan lama, fitur keamanan yang menjanjikan, sistem operasi yang original, juga prosesor yang menjamin kemudahan setiap program atau fitur yang akan dijalankan. That's all. Satu lagi sih, kalau bisa dia ringkas dan ringan saat dibutuhkan dan dibawa kemana-mana. Pastinya, kalau lagi kejar-kejaran sama deadline seperti nulis postingan ini atau butuh cepat membalas revisi. Ya, harus standby kapan saja dan dimana saja kan. Sudah ada jawaban yang sesuai? Tentu ada. Salah satu generasi terbaru The World’s Smallest 14 inch Colorful Notebook. ASUS Vivobook Ultra A412DA yang super mempesona. Mungkin ini bisa jadi solusi bagi siapa saja yang membutuhkan dan ingin memilikinya.

Keunggulan ASUS Vivobook Ultra A412DA 

Seperti yang kita ketahui, eh mungkin di antara kalian ada yang belum tahu kali ya. Mari sedikit mengenang sejarah singkat profil perusahaan yang mulai go public pada tahun 2005 ini. Sebagai perusahaan yang berkecimpung dalam bisnis hardware komputer, ASUS telah menelurkan berbagai macam produk yang saat ini saja terdapat lebih dari 420 juta motherboard yang tercipta di seluruh belahan dunia. Belum lagi jika menghitung jenis-jenis produk lainnya. Secara keseluruhan, ASUS membuat motherboard, graphics card, notebook, netbook, produk networking sever dan workstation, monitor, produk multimedia, optical storage, peripheral,dan aksesoris komputer. Oh wow, inovasi yang diberikan kepada para pelanggan setia juga masyarakat awam rasanya tumbuh dan berkembang secara pesat dan ini keren banget. Tak heran, semakin kesini ASUS selalu menjadi unggulan dalam menelurkan produk-produk terbaru di kelasnya. Seperti produk Vivobook Ultra A412DA ini. (Bangga sekali rasanya, sebagai pelanggan setia pegasus yang mendengar hal ini)

Kalau kalian sudah pernah baca postinganku tentang Si Anet, pasti kalian juga tidak akan kaget ketika ada laptop dengan performa sekebon dan membuat mata berbinar-binar dibandrol dengan harga yang mungkin tidak sesuai dengan budget yang kita miliki. Tapi jangan kecewa, ASUS selalu memberi pilihan yang terbaik buat para pecintanya. Nah, biar bisa mendapatkan performa sekebon yang nggak bikin kantong jebol sesuai budget dan kebutuhan kita sebagai creator pemula, maka ASUS Vivobook Ultra A412DA saya rasa bisa jadi pilihan yang tepat sebagai pengganti Zenbook. Selain memiliki RAM 4GB DDR plus Storage 1TB HDD, laptop ini memiliki beberapa keunggulan fitur baru yang bakal membuat kita seketika berjingkrak-jingkrak ria, pastinya siapa saja yang memiliki tidak akan pernah kecewa. Mari kita kupas bersama, apa saja keunggulan yang dimiliki ASUS Vivobook Ultra A412DA itu?

NanoEdge Display

Keunggulan yang pertama, ASUS Vivobook Ultra A412DA memiliki fitur mutakhir paling modern yang disebut NanoEdge Display, yang merupakan sebuah teknologi eksklusif yang membuat bezel pada layar VivoBook Ultra A412DA tampil dengan ukuran hanya 5,7mm alias super slim langsing banget. Nah, berkat bezel yang tipis inilah, dimensi bodi ultrabook ini secara keseluruhan dapat diperkecil dan dengan bangga menghadirkan screen-to-body ratio hingga 87 persen. Haduduh, siapa sih yang masih merasa bingung-bingung harus pilih yang mana. Jelas yang ini dong ya. 

Nah, ini dia salah satu alasan kenapa produk VivoBook Ultra A412DA ini menyandang gelar sebagai “The World’s smallest 14” colorful ultrabook” atau ultrabook dengan layar 14 inci paling berwarna dan paling kecil di dunia. Gelar tersebut mampu diraih berkat dimensi bodi yang diusungnya yaitu dengan panjang 32cm dan lebar 21cm, sehingga sekilas terlihat seperti ultrabook yang mengusung layar 13 inci. Cantik banget kalau dipandang-pandang ya.

ErgoLift Design

Keunggulan yang kedua, ASUS Vivobook Ultra A412DA memiliki fitur premium ErgoLift Design, yaitu mekanisme khusus yang membuat bagian bodi utama VivoBook Ultra A412DA terangkat dan membentuk sudut dua derajat. Berkat ErgoLift Design inilah posisi keyboard pada saat digunakan menjadi lebih ergonomis dan nyaman digunakan. 

ErgoLift Design juga membuat sistem pendingin di VivoBook Ultra A412DA dapat bekerja lebih optimal (penting banget ya, biar tahan lama dipakai berselancar). Nah, saat ultrabook ini digunakan, bodinya akan sedikit terangkat sehingga membentuk rongga yang dapat memperlancar sirkulasi udara pada sistem pendinginan. Kayak ada kaki kecilnya yang menonjol gitu. Hemm, asli seratus peratus deh kalau laptop ini bakal membantu mewujudkan harapanku untuk menjadi Desainer Grafis profesional.

Pre-Install Windows 10 Original, Sensor Fingerprint, dan Windows Hello 

Ini nih, satu hal yang perlu diperhatikan banget, ketika kita sudah memiliki laptop. Memiliki fitur keamanan yang ketat di dalam laptop kita. Beberapa di antara kalian pasti pernah dong ya mengalami kejadian pencurian data atau penggantian identitas seperti password direset dan lain sebagainya. Ini yang kadang bikin sebel. Kadang kalau laptop suka dipinjem sama teman yang nggak tau diri suka banget seenaknya main ganti-ganti password segala. Padahal izin ke pemiliknya aja enggak.

Bersyukur banget sih, kalau aku bisa memiliki ASUS Vivobook Ultra A412DA ini. Keunggulan ketiga yang bisa dinikmati adalah fitur keamanan terbaru yakni menggunakan sensor fingerprint dan Windows Hello. Dengan Windows Hello inilah pengguna dapat dengan mudah melakukan sign-in ke Windows 10 yang terinstalasi di dalam laptop hanya dengan sentuhan jari saja. Dan dengan adanya sensor fingerprint maka faktor keamanan juga semakin meningkat ketika berada di mana saja dan kapan saja. Bayangin aja ya kan, kalau kalian belum selesai desain terus tiba-tiba ada yang menghapus datanya saat ditinggal ke toilet sebentar. Oh, big no! Aku pasti sedih banget harus memulainya lagi dari awal. Nah, kalau pakai sensor fingerprint kan jadinya enak. Nggak bisa dijajah oleh siapa-siapa kecuali kita sendiri yang memberi izin melalui sidik jari yang udah kita setting sebelumnya.

Nah, kabar baiknya. Kalau kita beli laptop ASUS Vivobook Ultra A412DA ini, kita bisa mendapatkan Pre-Install Windows 10 Pro Asli (original) tanpa harus beli atau install ulang lagi. Asyiknya. Hemmb, jadi ingat laptop ASUSku yang sekarang. Setelah install ulang di gerai abal-abal, akhirnya windows yang aku pakai adalah windows bajakan dan banyak sekali icon yang berubah jadi simbol kotak nggak jelas gitu. Menyesal banget rasanya. Pantas saja dia sering ngambek dan marah-marah kan.

Ringan dan Ringkas

Nah, kalau yang ini kalian pasti tahu semua dong ya. Karena ASUS Vivobook Ultra A412DA ini mendapat gelar “The World’s smallest 14” colorful ultrabook” pastinya kelebihan paling terkesan mendunia adalah memiliki ukuran yang mini dan bobot yang ringan, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Bobot ringannya hanya 1,5kg sudah dihitung lengkap dengan baterai. Berasa bawa gula kan. Hemm. Laptop ASUS VivoBook Ultra A412DA ini juga hadir dengan kombinasi hardware yang menghasilkan performa powerful dalam sebuah ultrabook ringkas.

Ditenagai prosesor AMD Ryzen Mobile, ia merupakan salah satu ultrabook mungil paling gesit dan paling hemat daya yang ada saat ini. Varian tertingginya, Ryzen 5 3500U mampu menghadirkan kecepatan pemrosesan hingga 3,5GHz pada konfigurasi 4 core dan 8 thread. Haduh, cocok banget ini buat aku yang doyan memakai aplikasi berat seperti keluarga Adobe (Photoshop, Illustrator, bahkan After Effect).


Yang menarik dari prosesor Ryzen Mobile adalah terdapatnya chip grafis terintegrasi Radeon RX Vega. Chip grafis tersebut mampu menghadirkan performa grafis layaknya laptop yang menggunakan chip grafis terpisah (discrette graphic). Dengan demikian, prosesor AMD Ryzen Mobile lebih unggul dalam konsumsi daya dengan keseluruhan TDP hanya sebesar 15 Watt. OMG, superb meringankan beban banget nih buat yang suka ngeluh punya laptop lemot.

Selain itu, VivoBook Ultra A412DA juga dilengkapi dengan beragam port, mulai dari USB Type-A, USB Type-C, HDMI dan audio port. Semua itu tampil agar penggunanya dapat mengkoneksikan berbagai macam perangkat dan aksesoris tambahan. Opsi konektivitas nirkabel pun turut serta menambah kelengkapan sebagai premium laptop harga terjangkau. Seperti koneksi WiFi dual-band 802.11ac (2x2) dan Bluetooth 4.2 yang membuat berbagai aksesoris nirkabel dapat terhubung secara leluasa.

Fast Charging

Pernah kan kalian merasa kesal sendiri kalau lagi buru-buru tiba-tiba baterai low atau pas lagi mau meeting penting lupa belum mencharge laptop atau bahkan susah buat dihidupin? Nah, serunya lagi kalau punya laptop ASUS Vivobook Ultra A412DA, kita bisa meminimalisir rasa kesal itu karena ada keunggulan fitur paling membahagiakan, yaitu memiliki teknologi Fast Charging Baterai 2 Cell 37WHr lithium-prismatic Battery yang hanya membutuhkan waktu 49 menit untuk mengisi baterai 60% dan didukung oleh ASUS Baterai Health untuk memastikan proses charging yang aman. Nah, ketolong banget kan buat yang suka hidup buru-buru macam aku ini. Hemmb, semoga tidak berlarut-larut.

keyboardnya bisa nyala loh :")
Pict source: dailysocial.id

Oiya, perlu kalian tahu juga ya, kalau keyboardnya ASUS Vivobook Ultra A412DA ternyata bisa nyala loh kalau kita lagi ngerjain sesuatu di tempat yang gelap atau kurang terang gitu misalnya. Jadi, ya ampun bingung mau berkata apa-apa lagi. Yang jelas ini laptop ini insyaallah sesuai banget sama hobi aku sebagai seorang Desainer Grafis. Ya, berharap juga sih suatu hari nanti siapa tahu bisa jadi profesi kan.

Beberapa keunggulan ASUS Vivobook Ultra A412DA tadi itulah yang membuatku rasanya ingin sekali memiliki laptop ini. Saya rasa, inilah yang bakal menjadi solusi tepat mengatasi problematika yang saya hadapi saat ini. Dan mungkin di antara kalian yang memiliki hobi yang sama denganku, sebagai seorang Desainer Grafis pemula juga. Tak usah ragu buat memiliki laptop idaman ini, karena kualitas premiumnya tidak pernah menghianati sesiapa yang berselancar di dalamnya meski harganya sangat terjangkau di kelasnya. Superb!


Eh, jangan kemana-mana dulu. Ada kabar baru yang bakal bikin hidup kita lebih berwarna loh. Apa dia mak cik? Boleh lah, kita sesuaikan warna laptop kita dengan hobi atau profesi yang sedang kita geluti. Nah, hidup jadi berasa ada yang mewarnai, bukan? Ah, laptop ASUS Vivobook Ultra A412DA makin membuatku ingin segera menjadi seorang Desainer Grafis Profesional di tahun 2019 ini. Kalau aku sendiri sih suka warna coral crush dong ya, sesuai sama blog dan peachnya hatiku. Ehem.

Oiya, pilihan warnanya ada empat. Transparent Silver, Slate Grey, Coral Crush, dan Peacock Blue. Hayo, kalian suka warna apa? Yuk, siapkan diri buat jadi apapun profesimu yang profesional. Kalau aku sih siap jadi Desainer Grafis profesional yang mendunia. Ehe. *jangan keselek, plis :)

Tabik,
#2019GantiLaptop
#ColorfulWithVivobook

Disclaimer

Tulisan ini diikutsertakan dalam ASUS Vivobook Ultra A412DA AMD Writing Competition. Segala bentuk infografis merupakan hasil editing langsung oleh saya sebagai penulis dan foto pendukung lainnya bersumber dari dokumen pribadi juga website resmi ASUS Indonesia.