Hello, i'm Cory!

a blogger from Gresik, East Java, living in Jekardah, Indonesia. I love so much graphic design, travel and photography. Thanks for stopping by my blog and hope y'll enjoy!

for business inquiries,

Cory Pramesti

What Read Next

Sunday Penuh Bunga di Wagos Ujung Pangkah Gresik


Bisa ngajak jalan orang tua itu rasanya Alhamdulillah banget. Apalagi ke destinasi wisata yang bisa menjadi siraman rohani kedua setelah mencuci diri dengan ayat-ayat Allah yang suci. Wisata alam misalnya. Tanpa kita sadari sebenarnya, memanjakan mata untuk melihat ciptaan Allah yang segar membentang hijau seluas samudera bisa jadi obat hati yang sedang tersakiti, atau bahkan bisa menyembuhkan penyakit jiwa ringan seperti stress kerja dan tingkat kebosanan akut dalam diri.

Kalau di lingkungan kita tidak ada destinasi wisatanya gimana dong kak? Bisa kok, lihat taman-taman penuh bunga atau membiasakan menghirup oksigen setiap pagi sebelum kerja bisa membuat otak kita terasa fresh dan badan kembali bugar. Tidak mungkin juga kan di sekitar kalian tidak tumbuh satu pun tanaman, jadi manfaatkanlah hasil fotosintesis mereka yang mengudara bebas.

Kalau kalian bertanya di mana tempat tinggal? Kalian boleh ketikkan nama 'Gresik' di google. Di situlah saat ini saya mengabdikan diri kepada agama, orang tua, dan perintisan karir sebagai seorang penulis juga konten kreator. Nah, buat yang sudah tahu kota Gresik ini seperti apa, pasti banyak yang beranggapan bahwa Gresik minim destinasi wisata. Padahal di tahun 2019 ini, wisata kota Gresik khususnya di daerah utara semakin dikembangkan. Salah satunya ya ini, Wisata Alam Gosari (Wa'gos) yang terletak di desa Gosari, kecamatan Ujung Pangkah, kabupaten Gresik.


Wagos sendiri resmi dibuka sekitar akhir tahun 2017 silam, bisa dibilang Wagos ini merupakan salah satu gebrakan oleh masyarakat Gresik yang dianggap pinggiran/ ndeso untuk mempromosikan keindahan alam yang ada di sekitarnya dan menyadarkan masyarakat sekitar tentang pentingnya destinasi wisata di tengah kota industri.

Harga Tiket Masuk Wa'Gos

Berbahagialah, karena tiket masuk wisata alam di Gosari ini terbilang sangat-sangat murah. Cukup mengeluarkan kocek sebesar 5,000 rupiah saja per orang, kita sudah bisa menikmati seluruh wahana wisata alam penuh bunga, arena outbond dan bermanja-manja ria.

Untuk parkir sepeda motor sepuasnya, kita cukup membayar 5,000 rupiah saja, sedang untuk mobil, cukup membayar 10,000 rupiah saja. Jangan khawatir soal parkiran, tempat parkir yang disediakan juga cukup luas dan rindang karena banyak pohon jati yang siap meneduhkan.

Spot instagramable di Wa'gos

Spot pertama yang bisa kita nikmati adalah lorong payung warna-warni tepat di samping kanan lahan parkir. Berbagai macam payung dipajang rapi, berbaris dengan selingan pattern dan etnik. Untuk bisa foto di area ini harap sabar sih, karena yang antri banyak dan kadang ada juga yang lewat karena lorong ini merupakan jalan menuju bukit yang ada rumah segitiganya itu.

Jembatan Cinta ala Pedesaan Jepang Klasik

Spot kedua yang menarik perhatian adalah jembatan cinta ala-ala di pedesaan China/Jepang klasik. Jembatan merah lengkap dengan lamphion dan bunga sakura ini membuat kita semakin terasa sedang berada di desa penuh bunga di negeri matahari terbit (Jepang) sana. Jembatan merah di sini asli terbuat dari kayu yang di beri warna merah, sehingga terasa kental sekali budaya Jepangnya.

Kanan kiri jembatan ini dipenuhi bunga Cosmos berwarna-warni, berdampingan dengan Dandelion yang sedikit membaur. Sehingga spot ini cocok untuk berfoto ria ala-ala gadis jepang yang memakai kimono. Sayang, saya nggak punya kimono jadi seadanya saja foto di sini. 

Taman Bunga Cinta

Spot inilah yang paling menyegarkan mata menurut saya, karena bunganya berwarna segar semua. Lahannya lumayan luas dan bermacam-macam bunga yang sejenis tumbuh dalam satu taman, seperti bunga seruni, cosmos, violet, vinca dan zinnia. Duh, kebayang kan gimana happy nya kalau memandang satu taman yang berisi bunga semua begini. Seketika sakit hati langsung hilang dan lambat laun stress tatkala luntur dengan sendirinya, mata segar, batin sehat memancar.


Oiya, supaya bisa dapat foto instagramable kayak gini, jangan lupa bawa kostum atau aksesoris pendukung dari rumah ya, karena di sana tidak disediakan. Ya, namanya juga wisata alam, pada hakikatnya ya alam yang harus dinikmatin, bukan foto-fotonya. Ehe. Note: jangan sampai diinjak-injak juga ya bunganya, kasian banget kemarin lihat beberapa bunga ada yang layu karena bekas diinjak para turis. Please, kita harus jaga keindahan destinasi wisata yang sudah ada segalanya buat kita. Jangan sampai dirusak begitu saja, serius saya sedih banget lihatnya.

Rumah Sarang Burung

Spot paling unik ya ini, rumah sarang burung yang ada di belakang spot lorong payung dan kolam renang. Untuk naik ke rumah sarang burung ini cukup menantang, disediakan tangga kayu untuk sampai di atas. Ketinggiannya mungkin sekitar dua setengah meter, tapi deg-degannya luar biasa banget. Takut rumahnya oleng atau jatuh rontok. Ehe.


Asli kreatif banget warga Gosari yang bikin rumah sarang burung ini. Tapi sayangnya, kemarin pas saya kesitu kawat penyangganya sudah mulai berkarat dan dedaunan sarangnya mulai rontok. Semoga saja cepat diperbaiki ya. Seru banget kalau udah di dalam rumah sarang burung ini, rasanya pengen baca buku berlama-lama atau bobok siang dengan semilir angin yang menghangatkan.

Tipsnya: saat naik ke atas, pandanglah ke atas jangan pandang ke bawah tangga. Nanti pasti kecut karena deg-degan dan kocar-kacir. Dan kalau sudah di atas jangan lupa menghirup udara pelan-pelan biar bisa menikmati sensasinya sebagai burung. Ehe. Jangan bergerak terlalu keras, biar rumah sarang burungnya tetap awet dan bisa tetap dinikmati siapapun yang berkunjung ke sini. 

Rumah ala The Hobbit

Nah, di Wagos sendiri ada rumah kayu The Hobbit macam di Farm House Lembang. Kalau di sini rumahnya lebih sederhana dan simpel. Nggak sama persis kayak rumah Hobbiton yang ada di New Zealand. Jadi semacam replikanya gitu lah ya. Lumayan kan, bisa jepret-jepret di depannya, biar jadi turis ala-ala mengunjungi rumah Hobbiton gitu.

Omah Kayu Unik

Duh, ini nih yang bikin ceria di Wagos, bisa foto-foto sepuasnya di beberapa omah kayu yang didesain unik. Bahan dasar omah kayu ini benar-benar dari kayu jati yang kuat. Makanya keren banget kalau pengerjaannya sedemikian rupa uniknya. Saya saja sampai excited banget pas lihat omah kayu ini berjejer. Tapi jangan heran ya, buat sekali jepret di sini saja harus antri dan sabar.


Nggak tahu lagi harus ngomong apa, semua spot terlihat menarik di sini. Sebenarnya ada satu spot lagi yang nggak kefoto karena antrinya lama banget, jadi ya cukup ini saja spot omah kayunya. Tips: jangan lupa siapin gaya buat foto di sini. Kalau saya orangnya asal aja jepret-jepret, alhasil bingung pilih yang bagusnya mana, karena kebanyakan failed. Ehem.

Bukit Batulan

Spot terakhir yang kami kunjungi saat ke Wagos adalah Bukit Batulan. Seperti yang sudah pernah saya singgung di atas, bahwa jalan menuju bukit ini adalah melalui lorong payung yang ada di samping kolam renang. Karena jarak tempuhnya lumayan jauh yaitu kurang lebih 500 meter, maka alangkah lebih baiknya bawa motor sendiri daripada jalan kaki. Apalagi jalanannya nanjak gitu, bisa semper kalau kaki dipaksa jalan, apalagi kesana nya pas siang hari pula. Duh, makin imut deh ya. Bisa gelar tikar nyampe bukit saking capeknya. (Note: buat yang jarang jalan kaki kayak saya sih)

Kalau sudah di atas bukit, lihat pemandangan kanan kiri yang berupa bukit sisa gunung kapur yang sudah lumayan terkena erosi, duh ademnya hati dan pikiran. Rasanya langsung keformat sendiri file-file di otas yang sudah bobrok dan rusak. Recycle Bin otak juga rasanya bersih kembali. Cocok sih buat yang mau ngilangin stress kerja sama bosan berkepanjangan. I highly reccommend it.

Lokasi dan Rute Menuju Wisata Alam Gosari

Lokasinya sendiri terletak di desa Gosari, kecamatan Ujung Pangkah kabupaten Gresik, Jawa Timur, Indonesia. 61154. Kalau mau ke sana bawa mobil, saya sarankan mengkuti peta. Insyaallah lokasinya sesuai kok. Saya kemarin juga ikut peta.

Rutenya sendiri ada dua jalur. Kalau dari arah lamongan atau paciran, kalian lurus saja ke arah Sidayu, tapi sebelum itu carilah gapura Desa Sekapuk ada di sebelah kiri jalan, terus masuk saja. Lurus saja sampai masuk desa Gosari, kalau sudah nanti ada anak panah yang menunjukkan arah lokasinya. Kalau dari arah Gresik kota, kalian lurus saja ke arah Gresik wilayah utara, melewati Jembatan Sembayat, sampai ke alun-alun Sidayu, terus belok kiri. Setelah itu lurus saja sampai ketemu desa Sekapuk di sebelah kanan jalan. Untuk patokan sebelah kirinya ada masjid besar & RS PKU Muhammadiyah. Nah kalau sudah masuk gapura Desa Sekapuk, kalian tinggal lurus saja sampai masuk desa Gosari, kalau sudah nanti ada anak panah yang menunjukkan arah lokasinya.

So, kalian masih ngira Gresik nggak punya destinasi wisata? OH, BIG NO!
Tabik,

Comments

  1. Aku beberapa kali ke Gresik tapi belum pernah ke sini. Tepatnya enggak tahu kalau ada ini.
    Tapi aku pernah juga ke Paciran oe

    ReplyDelete
  2. Wisata kekinian bangget ya mba, bisa-bisa memori card habis buat jepret-jepret. Kalau wisata kulinernya juga lengkap mbak?Pengen ke sana

    ReplyDelete
  3. Wow, ternyata menarik banget. BTW bila mendengar kata Gresik, yang kuingat cuma semen dan pudak.

    ReplyDelete
  4. Sekarang semakin banyak ya tempat wisata yang dikelola secara mandiri...jadi kalo jalan-jalan gak harus jauh-jauh...Nah kalo ke Gresik mampir ah kesini..kayak e asik..

    ReplyDelete
  5. destinasi murah tapi gak murahan. foto-fotonya keren btw

    ReplyDelete
  6. Wisata tergolong baru ya, 2017. Dimana mana sekarang perduli dan melek akan pentingnya distinasi wisata alam.
    Harga tiketnya murah meriah.

    ReplyDelete
  7. Emang instagramable ya..

    Murah tapi g murahan..

    Boleh juga di coba kesini. G jauh dari sby

    ReplyDelete
  8. Pantas halaman ini loadingnya lama, ternyata foto-fotonya besar-besar. Yah, baguslah Gresik sekarang punya objek foto-fotoan yang mengingatkan saya pada Mangunan. Yang penting, tidak sampai merusak alam hanya demi mendapatkan predikat "destinasi wisata digital" yang kurang berfaedah itu.

    ReplyDelete
  9. Murmer amat tiket masuknya. Yang mahal itu tiket dari Bandung ke Surabaya, trus lanjut ke Gresiknya :D

    ReplyDelete
  10. Eyaampun, cakep banget ya tempatnya. Kekinian deh kayak di luar negeri. Spot-spot cakepnya bikin sayang untuk dilewatkan berfoto. Instagramable 😍

    ReplyDelete
  11. Wah lagi booming juga wisata buatan ala ala yang kadang bikin sakit mata hehehe

    Tapi karena zaman now jadi banyak deh. Agak gimana gto tapi ini bisa jadi destinasi keluarga aja.

    Salam
    Kidalnarsis.com

    ReplyDelete
  12. aku salfok sama color grading fotonya. hehehe
    jadi tambah cakep gitu postingannya

    ReplyDelete
  13. adi takira lagi di jepang. Memang lagi tren wisata instagrammable ya di mana-mana

    ReplyDelete
  14. Aku belumm pernah ke Gresik mb... Tapi sepertinya arahan destinasi wisata di setiap tempat mirip-mirip ya... Di Jogja juga ada rumah hobbit dan sarang burung gini...di daerah mangunan hutan pinus. Sepertinya sekarang orang2 paling suka dengan destinasi wisata yang banyak spot instagramablenya..

    ReplyDelete
  15. Wah aku belum pernah ke Payakumbuh...pengen juga main ke sana ..semoga Allah mudahkan.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment above, then click post/ publish.
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Dan please, jangan berikan nama Anonymous di sini, karena jika kita tak saling mengenal maka bisa jadi tak sayang kan. *sok banget :p

Yuk sharing bareng di sini :)
Siapa tau nanti ku kunjungin balik blog kamu. Love you guys.

Contact Form

Name

Email *

Message *