Hello, there !

I’m Cory. I have a huge passion for blogging in general, but I love dabbling in photography and graphic design! I’m a major introvert, which is probably why blogging became such a big hobby of mine. Thanks for stopping by my blog!

for business inquiries,

@lifeascory

What Read Next ?

Wisata Heritage ke Museum Sepuluh Nopember Surabaya


Sudah lama nggak jalan-jalan ke Surabaya, rasanya semangat sekali kemarin bisa backpackeran di kota Pahlawan yang ada di sebelah kota kelahiranku ini. Mungkin kalian tidak asing lagi dengan nama "Monumen Tugu Pahlawan". Sebuah monumen yang menjadi landmark sekaligus toggak sejarah di kota Surabaya yang dibangun sebagai bentuk penghargaan dalam rangka memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 yang berdarah-darah oleh arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu bersama Belanda yang hendak menjajah kembali Indonesia.  


Monumen yang tingginya sekitar 41,15 meter dan berbentuk lingga atau paku terbalik ini memiliki tubuh yang berbentuk canalures atau lengkungan-lengkungan sebanyak 10 lengkungan dan terbagi atas 11 ruas. Tinggi, ruas, dan canaluresnya mengandungi makna tanggal peristiwa pertempuran yang terjadi pada masa itu yaitu tanggal 10, bulan 11, dan tahun 1945. Bagi seluruh rakyat Indonesia, tanggal tersebut menjadi tanggal yang bersejarah, dan monumen Tugu Pahlawan ini menjadi tempat yang amat bersejarah bagi warga kota Surabaya sendiri juga bagi seluruh masyarakat Indonesia.


Bangunan pertama yang akan kalian temui ketika kalian masuk ke area dalam taman Tugu Pahlawan ini adalah Patung Bung Karno dan Bung Hatta (Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama) berdiri tegak di pintu taman seolah sedang memproklamirkan (membaca surat proklamasi) kemerdekaan Indonesia. Dan perlu kaliaan ketahui jika kalian mau foto di sini, alangkah baiknya kalian menunggu sampai matahari lagi terik-teriknya. Karena pengunjung bakal nyari spot yang dingin dan pergi dari patung ini secepat-cepatnya (bilang dong kalau panas banget cuacanya). Kalau nggak, jangan harap bisa foto sendiri seperti foto saya di atas. Ngeblur pulak kan hasilnya, gegara nggak ada yang motoin (cuma swafoto dengan countdown timer).

Museum Sepuluh Nopember 

Nah, kalau kalian berkunjung ke Monumen Tugu Pahlawan yang ada di tengah-tengah kota di jalan Pahlawan Surabaya dan di dekat Kantor Gubernur Jawa Timur ini, kalian pasti tahu dong ya bahwa tempat ini memiliki Museum bersejarah yang ada di bawah tanah sedalam tujuh meter dan menyimpan benda-benda pusaka dari peristiwa Pertempuran 10 Nopember tahun 1945 silam. 

Pintu Masuk Museum setelah melewati lorong tiket
Miniatur Tugu Pahlawan yang ada di depan pintu masuk Museum

Museum Sepuluh Nopember ini didirikan pada tanggal 10 Nopember tahun 1991 guna menunjang keberadaan Monumen Tugu Pahlawan yang telah berdiri sebelumnya, yakni tanggal 10 Nopember 1951. Museum ini resmi dibuka dan dijadikan wisata heritage oleh Presiden Republik Indonesia pada masa itu yaitu KH. Abdul Rahman Wahid (Gus Dur) pada tanggal 19 Februari tahun 2000. 

Di dalam Museum Sepuluh Nopember sendiri tersimpan benda-benda pusaka nan bersejarah yang bersinggungan langsung dengan peristiwa pertempuran Sepuluh Nopember yang pernah terjadi di Surabaya. Di mana banyak pemuda Surabaya yang rela mati demi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Patung bung tomo yang lengkap dengan radio siaran pidatonya

Koleksi utama dari museum ini adalah suara pidato Bung Tomo (Sosiodrama), radio peninggalan Bung Tomo, Senjata-senjata otomatis (peninggalan peperangan), mobil Bung Tomo, pameran foto dan benda-benda peninggalan H.R Muhammad. 

Museum ini terdiri dari dua lantai, yang mana tiap lantai dibagi menjadi beberapa bagian. Di lantai pertama terdapat beberapa galeri foto juga miniatur lengkap Rumah Sakit Simpang dan sejarahnya, beserta beberapa patung pahlawan 10 Nopember dan orang-orang yang berjasa di dalamnya (seperti nurse, angkatan bersenjata, juru bicara, petani dan sebagainya), sedang di lantai dua lebih didominasi oleh senjata-senjata dan diorama yang berisi miniatur kota Surabaya masa itu lengkap dengan audionya.


Selama masuk ke dalam museum ini, saya berasa kembali pada masa penjajahan dulu. Bulu kuduk merinding, sembari membayangkan betapa hebatnya para pejuang pada masa itu. Dengan tekat kuat dan penuh semangat, kemerdekaan akhirnya bisa diraih bangsa Indonesia sampai saat ini meski harus rela berdarah-darah hingga tinggal kenangan nama dan perjuangannya.

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya bahwa di lantai dua museum ini lebih didonimasi oleh senjata-senjata otomatis yang dipakai pertempuran pada masa itu. Bukan hanya golok, berang, pedang saja, tapi juga tombak, pistol, helm besi, slingbag kulit, perisai, botol minum alumunium yang dipakai pada masa itu tersimpan rapi dalam kaca yang disertai dengan keterangan-keterangan tertulis di dalamnya. Ada juga mata uang kertas juga koin yang dipakai pada masa pertempuran yang tertata rapi. Ditambah lagi koleksi perangko juga alat-alat medis seperti suntikan, perban, buku-buku kuno semua terpajang rapi di dalam kaca di sudut-sudut ruangan.


Serius, kalau ke sini dijamin auto pinter sejarah. Ehe. Banyak benda-benda pusaka yang masih membuat kita bertanya-tanya, kok bisa ya orang jaman dulu menang melawan penjajah hanya dengan peralatan sederhana seperti ini saja. Mungkin wirid dan tirakatnya lebih-lebih kali ya. Pendekatan diri kepada Tuhannya saya yakin melebihi manusia biasa pada umumnya. So, jika Tuhan sudah berkehendak menang, mau dikata apa lagi yekan. Meski harus meninggalkan kenangan yang berdarah-darah, tapi perjuangan melawan penjajah tanpa pamrih sungguh membuat kita kadang harus mengintropeksi diri. (jleb)

Fasilitas untuk pengunjung

Hebatnya lagi, fasilitas di dalam museum ini sungguh sangat-sangat membantu semua kalangan termasuk disabilitas dan para lansia. Ada eskalator dan lift yang bisa dipakai juga toilet yang bersih bikin betah wisata heritage di sini. Jadi, tidak hanya anak-anak, remaja, mau dewasa saja yang bisa menikmati dan mengenang tempat juga pahlawan bersejarah kota Surabaya, tapi lansia dan disabilitas juga bisa mengakses dengan mudahnya.

Nah, ngomongin wisata heritage di Surabaya pasti kalian bertanya-tanya dong: di mana tempat yang pas untuk staycation, menginap sekaligus kuliner yang bisa menjangkau lebih dekat dengan Tugu Pahlawan juga wisata lainnya. Jawabannya adalah pesan hotel di Surabaya. Karena lokasi museum juga monumen tugu pahlawan ini ada di tengah kota, jadi banyak pilihan hotel yang bisa kalian tinggali selama menjelajah kota Surabaya ini. Contohnya ya RedDoorz Plus near Marvell City Mall yang ada di Pegi Pegi. Selain harganya yang murah, lokasinya hanya berjarak 461 meter dari Tugu Pahlawan.

 

Enaknya kalau pesan di Pegipegi tuh bisa pilih hotel yang dekat di area mana, seperti yang aku lihatin di atas, kalau kita butuhnya di area Tugu Pahlawan ya kita klik aja opsi dekat dari Tugu Pahlawan. Nanti akan ada urutan hotel yang terdekat apa aja dan harganya berapa aja. Kalau di Pegipegi sih insyaallah murah lah ya, banyak diskon lagi. Lumayan kan, uang lebihnya bisa dipakai buat kulineran.

Untuk kulinernya sendiri, (rekomendasi) kalian bisa meluncur ke Nasi Bebek Tugu Pahlawan yang ada di jalan Tembaan, alun-alun Contong, tepat di seberang taman kota atau taman Tugu Pahlawan ini. Tendanya milik Hajah Minhah yang sudah mulai membuka usahanya itu sejak tahun 1989 silam. Wow, rame banget asli. Jangan lupa, siapkan kesabaran untuk membeli nasi bebek di sini, karena ramai sekali ngantrinya. Fyi, buat yang mau menu favorit ada Paha Super ukuran jumbo yang biasanya setelah pukul 20.00 WIB saja sudah ludes dipesan pelanggan.


Jadi, masih ragu mau wisata heritage di Surabaya?
Sayang banget loh!
Tabik,
....

Comments

  1. Tertarik ke sini. Tanggal 27 ah mampir Cory. Hehehe...

    ReplyDelete
  2. wah aku mau deh ke sini , tp kapan ya ke suarbayanya

    ReplyDelete
  3. pernah 2 kali ke sini, kunjungan pertama nggak sampai menjelajahi setiap sudut museum. kunjungan kedua pas baru nyampe malah udah tutup wkwk

    ReplyDelete

Post a Comment

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment above, then click post/ publish.
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Dan please, jangan berikan nama Anonymous di sini, karena jika kita tak saling mengenal maka bisa jadi tak sayang kan. *sok banget :p

Yuk sharing bareng di sini :)
Siapa tau nanti ku kunjungin balik blog kamu. Love you guys.