Hello, there !

I’m Cory. I have a huge passion for blogging in general, but I love dabbling in photography and graphic design! I’m a major introvert, which is probably why blogging became such a big hobby of mine. Thanks for stopping by my blog!

for business inquiries,

@lifeascory

What Read Next ?

Saatnya Bebaskan Problematika Mata Kering dengan Insto Dry Eyes!


Sebagai seorang content creator tentunya banyak hal yang harus diperjuangkan dan pastinya banyak waktu yang harus dipersiapkan untuk melahirkan karya-karya yang luar biasa. Cari referensi untuk konten baru misalnya, liputan sana-sini, berbaur dengan situasi dan kondisi apapun, belajar memilah kemudian filming, mencoba berinovasi saat editing, dan yah memanage waktu supaya bisa tepat sasaran dan sesuai deadline. Terkadang sampai lupa, kalau kondisi tubuh juga harus perhatikan. Bukan hanya bagi seorang content creator saja, tapi pekerjaan apapun saya pikir tetap harus memperhatikan kondisi tubuh agar tetap fit.

Pernah Mengalami Sakit Mata Parah

Jujur saja, selama ini saya tidak pernah memiliki riwayat penyakit yang aneh-aneh. Paling banter ya demam, flu, batuk, sakit kepala, dan sakit mata. Bahkan yang paling parah sekitar tahun 2008 hingga 2009 saya mengalami sakit mata yang sampai saat ini belum diketahui apa namanya. Di mana waktu itu, selain ada kelainan minus di kanan kirinya, mata saya mengeluarkan air mata yang berbentuk gel secara terus menerus. Bukan hanya bikin mata merah, tapi juga bengkak berkepanjangan. Bersyukur waktu itu (nemu tombohe; obatnya) dengan mengikuti terapi listrik rutin selama enam bulan dan alhamdulillah sampai sekarang penyakit itu tidak pernah kembali (dan jangan sampai kembali lagi). Bayangkan saja, setahun penuh mata saya bengkak dan memerah. Memakai obat apa saja pun berasa membuang garam ke lautan, sia-sia.


Alhamdulillah, sampai saat ini penyakit mata separah itu bablas amblas gak pernah datang lagi bahkan jadi tahan banting bener loh. Nah, karena kesibukan profesi yang sedang saya jalani saat ini sungguhlah amat sangat membutuhkan mata sebagai peran penting dalam menentukan layak tidaknya suatu karya yang akan saya share atau bagikan di platform dan media sosial yang saya punya, jadi jangan sampai mata sampai terserang penyakit, bisa gawat darurat nantinya.

Hindari Gejala Mata Kering, Karena Bisa Mengganggu Konsentrasi Kerja

Sebelum ngomongin penyebab gejala mata kering, saya mau kasih tau dulu apa sih definisi penyakit (sindrom) mata kering ini sebenarnya. Secara, yang kita tahu selama ini kan hanya sebutan "sakit mata saja". Jadi, sindrom mata kering atau dalam bahasa medis disebut keratoconjunctivitis sicca ini adalah kondisi di mana mata kita tidak mendapatkan pelumasan yang memadai dari air mata, yang mana seharusnya kornea akan terus dialiri oleh air mata ketika mata berkedip. Dan kondisi inilah yang akhirnya menyebabkan mata kita tidak bisa menghilangkan debu atau benda asing yang mengganggu mata. Akibatnya, mata akan terasa sangat tidak nyaman dan bisa mengganggu konsentrasi kerja. Lalu apa saja sih penyebab gejala mata kering ini?

1. Mata Sepet

Hari gini, pegawai mana yang masih buta soal gawai? Bahkan menurut data eMarketer sendiri menyebutkan bahwa pengguna gawai atau smartphone di Indonesia mengalami peningkatan sejak lima tahun terakhir dan tertulis sekitar 109 juta penduduk Indonesia menggunakan smartphone di tahun 2019 ini. Nah, saya rasa pekerjaan apapun saat ini pastilah menggunakan gawai sebagai penunjang kecepatan dan ketepatan waktu dalam bekerja. Apalagi semakin banyaknya fitur dan platform berbasis aplikasi yang memudahkan, agak-agaknya setiap orang tak mau ketinggalan memiliki sebuah gawai di dalam pekerjaannya. Namun, jika kita terlalu lama menatap layar gawai atau smartphone, tahukah kalian bahwa hal itu terkadang bisa membuat mata kita terjangkit mata sepet.
Indikasi mata sepet sendiri biasanya diawali dengan pening kepala dan penglihatan menjadi kabur. Mata terasa kesat atau seperti ada debu atau pasir yang masuk kedalam mata. Kemudian mata jadi kemerahan.

2. Mata Pegel

Seperti yang kalian ketahui, pekerjaan konten kreator sesungguhnya tidak pernah lepas dari komputer atau laptop. Bahkan para pegawai kantoran juga entrepreneur pun terkadang diharuskan untuk menatap kedua layar tersebut. Entah mereka harus menulis laporan lah, membuat presentasi lah atau bahkan edit foto juga video yang semuanya membutuhkan waktu cukup lama untuk menatap layar dengan serius. Jadi bisa dikatakan bahwa dari sinilah gejala mata kering itu tiba-tiba muncul. Akibat terlalu lama menatap layar komputer atau laptop, terkadang bisa membuat siapapun terkena mata pegel.


Seperti gejala yang saya alami, mata pegel atau lelah biasa menyerang ketika saya terlalu lama memandangi laptop demi mengerjakan deadline, kebut-kebutan demi content placement dan begadang sampai pagi demi lomba. Indikasinya, kelopak mata akan terasa menempel saat tidur, mata terasa gatal dan silau sehingga mengharuskan saya untuk mengucek mata.

3. Mata Perih

Ini nih bagian yang paling tidak mengenakkan. bayangkan saja kalau mata kita terasa terasa dehidrasi parah sehingga penglihatan jadi kabur, terasa berkunang-kunang, kemudian gatal menyerang. Rasanya ingin menggosok dan mengucek mata keras-keras. Berasa banget kalau mata kayak gurun sahara, danau yang surut, terasa kering kerontang yang bikin mata susah berkedip. Nah, hal ini bisa disebabkan karena kita terlalu lama berada di ruangan ber-AC, dekat dengan AC atau sedang berada di dalam atau luar ruangan yang berangin. Inilah yang bisa menimbulkan gejala mata perih itu bermunculan.


Jadi, ketiga penyebab gejala mata kering tersebutlah yang terkadang membuat kita gagal konsentrasi saat bekerja. Oleh karena itu, secara umum bisa disimpulkan bahwa sindrom mata kering ini sebenarnya disebabkan karena terjadinya penguapan dan penurunan produksi air mata, sehingga mata terasa dehidrasi. Penyebabnya bisa karena mata kita terlalu lama menatap layar gawai atau laptop sehingga mata jarang berkedip, mata terlalu banyak terpapar angin, asap atau udara kering (sering beraktifitas di luar ruangan), ketidakseimbangan komposisi air mata dan kerusakan pada kelenjar air mata akibat radang atau radiasi.

Lalu, siapa saja sih yang rentan terkena sindrom mata kering?

Sebenarnya, siapa saja bisa berpotensi terkena sindrom mata kering, namun jika dilihat berdasarkan penyebab gejala mata kering yang saya tuliskan sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa yang rentan terkena sindrom mata kering ini adalah para pekerja era digital dan para pekerja lapangan. Siapa saja yang doyan menatap lama layar gadget atau komputer, mereka bisa terkena sindrom mata kering. Dan siapa saja yang beraktifitas atau bekerja terlalu lama di luar ruangan, mereka juga bisa berpotensi terkena sindrom mata kering.


Menurut sumber yang saya baca, ada beberapa orang (lebih spesifik) yang rentan terkena sindrom mata kering diantaranya adalah para lansia (berusia sekitar 50 tahun ke atas), hal ini terjadi karena sudah menjadi bagian dari proses penuaan dini, para wanita yang disebabkan karena seringnya mengalami perubahan hormonal, para pengguna lensa kontak, dan siapa saja yang kekurangan nutrisi dalam tubuh.

Cara mengatasi problem mata kering

Sebagai pencegahan, kita harus paham betul bagaimana gejala mata kering itu sendiri timbul. Jika kita sedang bekerja atau beraktifitas di luar ruangan, kita harus menjaga kebersihan mata dengan memakai kacamata, melindunginya dari serangan debu, asap, dan angin. Jika kita bekerja di dalam ruangan, sebaiknya atur posisi saat membaca atau pakai komputer. Hindari berdekatan dengan kipas angin atau AC terlalu lama.


Nah, untuk menetralisir dehidrasi sendiri, kita bisa mengontrol kesehatan tubuh kita dengan meminum air dan mencukupi asupan gizi. Kalau sudah terlanjur terkena gejala mata kering, usahakan jangan menggosok atau mengucek mata. Lalu usahakan memberi tetes mata yang dapat membantu mengurangi peradangan pada permukaan mata, meningkatkan produksi air mata, dan melumasi berkedip secara teratur (jadi nggak harus melotot terus). Kalau saya sendiri sih memakai INSTO DRY EYES, yang sudah turun-temurun dari nenek saya. Bahkan saya sendiri punya dua pilihan, ada insto reguler dan insto dry eyes, sebagai jaga-jaga sesuai kebutuhan. Karena pekerjaan saya selain lama menatap gawai dan laptop, saya juga sering bekerja di luar ruangan.

Kenapa harus pilih Insto Dry Eyes?

1. Mengandung komposisi yang bisa meredakan dehidrasi mata

Tiap mL, larutan Isotonik steril mengandung: Hydroxypropyl methylcellulose 3,0 mg, Benzalkonium chloride 0,1 mg. Cairan aktif tersebut terbukti bisa membunuh kuman atau bakteri pada mata. Jika mata kita iritasi, cairan insto bisa berpotensi untuk menetralisir dehidrasi dan menyembuhkan gejala mata kering.

2. Kemasannya Praktis

Di sela kesibukan yang bejibun sebagai content creator baik di dalam maupun di luar ruangan, kemasan mini insto dry eyes yang hanya berisi 7,5 mL ini saya rasa sangat praktis jika dibawa kemana-mana. Mau dikantongin di jaket atau celana pun oke, ditaruh di slingbag atau dompet juga oke, diselipkan di mana-mana pun selalu oke. 

3. Harganya Terjangkau dan Mudah didapat

Kelebihannya lagi, Insto Dry Eyes ini dibandrol dengan harga yang amat terjangkau. Sesuai lokasi, insto dry eyes ini dibandrol dengan harga yang berbeda. Kemarin saya lihat teman saya membeli di area Jakarta yang hanya dibandrol Rp. 13,000 saja, sedang saya membelinya dengan harga Rp. 16,000 (masih terjangkau lah ya). Enaknya lagi, insto mudah didapat dimana-mana. Baik di apotek, toko kelontong, minimarket, supermarket terdekat maupun online shop di platform mana saja yang menyediakan obat-obatan original.

4. Terbukti Aman dan Terpercaya

Penting banget nih buat kalian yang masih ragu pakai insto, bahwasanya produk insto dry eyes ini sudah tersertifikasi Halal nya loh, juga sudah terdaftar di BPOM. Dan juga, produk insto sendiri sudah menerima berbagai macam perhargaan kategori Eye Care setelah bergabung dengan Combiphar sejak tahun 2014 silam, diantaranya ada:
  1. Indonesia WOW Brand Award Kategori Eye Care pada tahun 2014 dan 2015
  2. Social Media Award 2015
  3. Superbrands Grand Award tahun 2015
  4. Top Brand Award untuk kategori obat tetes mata pada tahun 2014 - 2016
  5. Penjualan No. 1 versi retail audit Nielsen
  6. Superbrands Award 2017 dan Top Brand Award 2017
  7. Indonesia Digital Popular Brand Award 2018
  8. WOW Brand 2019
    Wow banget kan ternyata? 
    Banyak konsumen yang setia loh termasuk saya dan keluarga.


    Insto Dry Eyes sendiri mengantongi sertifikat Halal dengan nomor 00140094950419 dan teregistrasi di BPOM dengan nomor DTL438202146A1 (bisa dilihat di kemasan), yang terus membuat para pelanggannya di seluruh Indonesia masih tetap setia menggunakan pelumas mata termasuk saya dan keluarga. Jadi, kalau masih ragu obat ini masih layak dikonsumsi atau tidak, saya sarankan cek sendiri deh di website resmi MUI dan BPOM biar kalian makin percaya.

    Bagaimana Cara Menggunakan Insto Dry Eyes?

    Untuk cara penggunaannya sendiri sebenarnya sudah tertulis jelas di kemasan, yaitu 1-2 tetes pada setiap mata, 3x sehari atau sesuai anjuran dokter (bagi yang sensitif). Untuk lebih detailnya lihat video saya dulu yuk! :)


    Teringat waktu saya ngedrop beberapa tahun lalu, saat masih pertama kali memberanikan diri sebagai pekerja lepas sebagai seorang desain grafis dan layouter, hampir tiap hari mata saya standby 24 jam. Supaya apa? Meningkatkan rasa kepercayaan klien terhadap kinerja saya. Beberapa menit yang lalu baru disetorin, tau-tau dibalas lagi emailnya minta direvisi segera. Rasanya mata ini harus bekerja ekstra keras demi menghidupi diri sebagai seorang mahasiswa yang belum lulus-lulus.

    Akhirnya mau nggak mau saya harus bekerja pakai kacamata, supaya ada jarak buat berlama-lama di depan laptop. Tahu sendiri kan pekerjaan graphic designer, kadang ide suka muncul secara tiba-tiba tapi kalau lagi ditungguin karena revisi suka ngambek nggak nongol-nongol. Alhasil, mata harus berjam-jam bertatapan dengan layar. Ya, bersyukur sekali ketika mengonsumsi insto sejak lama. Satu dua tetes saat mata lelah saja sudah bikin mata dan mood seketika segar lagi.

    Buka Mata, Buka Insto dong! Bye bye mata kering! :)
    Ini cerita mata keringku. Gimana cerita mata kering kalian? Share juga ya di kolom komentar.

    Tabik,


    Sumber tambahan: http://insto.co.id/
    Disclaimer: Tulisan ini diikutsertakan Insto Dry Eyes Competition. Segala bentuk tulisan maupun infografis juga video pendukung yang ada di dalamnya merupakan hasil dokumentasi pribadi dan editing (desain grafis) sang penulis.

    ....

    Comments

    1. wahh wajib nih bawa insto kemana2. biar klo gejala mata kering sewaktu-waktu bisa langsung diatasi

      ReplyDelete
    2. Selalu sedia Insto di rumah apalagi saya dan suami sama-sama kerjanya natap layar laptop. :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. sip mbaaak :)
        satu profesi harus saling menjaga ya mba..

        Delete
    3. Terpukau sama infografisnya :D selama ini aku kurang aware sama kesehatan mata.. Sepertinya setelah baca ini, aku mesti pakai insto.. Soalnya mataku sukak pegel gitu.. Huhu

      ReplyDelete
      Replies
      1. hehe, makasih dhiyah..
        iya.. harus aware dari sekarang sebelum terlambat. hayuk pakai insto jugak :")

        Delete
    4. Luar biasaaaaa sekali teman setia buat mata keringnya kak, aku pun juga demikian hehe. Infografisnya jg ciamikkkkk jossss

      ReplyDelete
    5. Pas banget nih buat aku yang tiap hari mantengin layar buat ngedit naskah atau nulis blog. Kadang mata sepet dan perih emang, beli ah....

      ReplyDelete
      Replies
      1. yaps, insto dry eyes solusinya kak.. hayuk beli hehe..

        Delete
    6. iyupp aku skrg juga pake.. ngejar dl pas malam soalmya klo siang digangguin naufal mulu

      ReplyDelete
    7. Aku puuuuuun. Bawa insto kalo lagi jalan-jalan.
      Buat jaga-jaga kalo kena iritasi dll.
      Ternyata kita satu kebiasaan kwkwkw

      ReplyDelete
      Replies
      1. hehe, toss juga bebskuuuuhh..
        pelanggan lama insto juga yess :)

        Delete
    8. Wooow lengkap bangettt & yes aku jugaaa pake insto ini karena mataku sering banget kering pas lagi ngedit dll makanya aku sampe beli banyak trs taro di tas, di mobil, di mana mana deh krn cpt abis hahaha

      ReplyDelete
      Replies
      1. Thanks beb..
        hahaha, cucok meong wes pokoke. patut ditiru ini, sedia dimana-mana biar gak cepet habis :)

        Delete
    9. Selalu suka dengan blog mbak cory, ga hanya bercerita tentang manfaatnya saja, tapi infografisnya juga membantu banget. Good jooob mbak cory, semoga sakit matanya jauh2 ya
      -mutiara fhatrina-

      ReplyDelete
      Replies
      1. hehe, makasih mbak. semoga mengedukasi ya.. :)

        Delete
    10. Bener bgt ni, harus sedia insto di tas.

      Infografisnya lucu..

      ReplyDelete
    11. Wah mbaknya ternyata desain grafis pantas foto dan videonta bagus-bagus euy. Tapi sayapekerjaan yang sering berkutat dengan gadget malah bikin mata kering ya. Untung ada insto si kecil yang bermanfaat. Btw, follow ya blognya.

      ReplyDelete
      Replies
      1. Ehe, makasih mbaaak :")
        Iya mbak, kudu ekstra menjaga kesehatan mata kalo kerjanya di depan gadget.

        Delete
    12. Ceritanya kereen. Dan kayaknya banyak yang butuh insto dry eyes untuk menghidupkan mata yang sudah lelah dan mati suri supaya fresh lagi ya.

      Thanks infonya mbak Cory

      ReplyDelete
      Replies
      1. Thanks mbak.
        Iya dong, asal jangan ditetesin ke hati yg sudah lelah ya, takut obatnya gak bekerja :D

        Delete
    13. memang sebaiknya sedia insto di tas
      jaga-jaga kalau kenapa-napa sama mata
      apalagi sering laptopan dan hapean ya. plus kerjanya di ruangan ber-AC. hadeeeeh...
      ya untung aja ada insto
      jadi sejauh ini aman sih

      ReplyDelete
      Replies
      1. hehe, bener banget mbak, harus sedia insto dry eyes ya :)

        Delete
    14. Sekarang saya wajib bawa insto kemana-mana supaya cepat mengatasi gejala mata kering..

      ReplyDelete
      Replies
      1. Hiyaps, harus banget mas. Thanks udah mampir anw 🙂

        Delete
    15. Sukak sama infografisnya 😍 Eye catching. Bikin saya ikutan semangat juga nih, hehe.

      Semangat berkarya terus, Mbak Cory.

      ReplyDelete
      Replies
      1. Ahhaaay, makasih kak 😊
        Hayuk atuh harus harus semangat terus. Makasih ya udah mampir..

        Delete
    16. Ku juga suka perih kalau ngeliat mantan bahagia sama yang lain wkwkwkwkwk... terus berkarya ceu

      ReplyDelete
      Replies
      1. Bhahahaa, tetesin insto dry eyes ceu, dijamin mantan langsung ilang dari dandangan 🤭😬 makasih bebskuuuh, kamu juga yaah ,😘😘

        Delete
    17. aku dulu ngga aware gejala mata kering, mbak. sekarang jadi minus gara2 udah kebablasan ya mungkinn...

      ReplyDelete
      Replies
      1. Emmm, syedih dengernyaaa. Mulai sekarang harus tetep dijaga ya mas matanya. Tetep, jangan biarkan mereka dehidrasi. Kasiaan pekerjaannya udah berat, heheu 👀👁️

        Delete
    18. Wah si insto ini bener cabe rawit banget. Kecil2 jagoan. Murah meriah lagi harganya, tapi bukan murahan juga. Ampuh untuk mata kering. Aku juga selalu siap sedia insto di pouchku.

      ReplyDelete
      Replies
      1. Hahaha, iyaapss. Bener banget mas. Toss dulu dong yaaaa, selalu sedia instoooo whenever, wherever. 😁 Thanks udah mampir anw..

        Delete

    Post a Comment

    Hello guys! Thanks for reading this article.
    For leaving your comment, please write on the box comment above, then click post/ publish.
    Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
    Dan please, jangan berikan nama Anonymous di sini, karena jika kita tak saling mengenal maka bisa jadi tak sayang kan. *sok banget :p

    Yuk sharing bareng di sini :)
    Siapa tau nanti ku kunjungin balik blog kamu. Love you guys.