Hello, i'm Cory!

a blogger from Gresik, East Java, living in Jekardah, Indonesia. I love so much graphic design, travel and photography. Thanks for stopping by my blog and hope y'll enjoy!

for business inquiries,

Cory Pramesti

What Read Next

Kreatifitas Tanpa Batas Bersama ASUS ZenBook 14 UX433FN


"Kreatifitas Tanpa Batas" Mungkin inilah slogan yang pas untuk ambisi saya saat ini.

Ambisi yang normal untuk menjadi seorang creator, entah itu author, blogger, youtuber, animator, programmer, atau apapun itu saya rasa tidak lepas dari fasilitas yang dimiliki. Bisa nulis tapi tidak punya buku ya sama saja bokis, doyan ngeblog tapi tidak punya komputer plus jaringan internet ya sama aja bokis, mau belajar desain grafis dan video editing yang bagus tapi tidak memiliki laptop yang mumpuni ya sama aja bokis. 

Menjadi Seorang Desainer Grafis

Tiga tahun yang lalu, sebelum orang lain mengenal saya sebagai seorang blogger, mereka lebih akrab menyapa saya sebagai seorang graphic designer, karena spesialisasi photoshop yang saya punya dan seringkali saya terima pesanan desain (banner, sertifikat, kartu nama, logo, dan sejenisnya) dari teman, senior, dosen, juga beberapa orang yang ada di dan sekitar kampus (UIN Jakarta). Hal itu terkadang membuat saya berpikir, akankah pekerjaan yang pas untuk saya adalah menjadi seorang designer?


Seiring berjalannya waktu, pekerjaan desain grafis saya ternyata lebih saya prioritaskan untuk menjadi pendukung informasi aktifitas blogging. Terima order mungkin hanya sebatas "kalau lagi pengen nerima" saja. Lambat laun saya jadi keseringan ngeblog sambil belajar bagaimana cara kostumisasi konten agar minat pembacanya banyak. Hampir 24 jam non stop laptop turn on tanpa shutdown, semua terjadi karena saya doyang mengotak-atik html template blog dan belajar lebih desain drafis. Sampai terkadang mata jadi terasa berkunang-kunang, tapi alhamdulillah mata masih normal sampai sekarang. Alhamdulillahnya juga, laptop saya pun masih tetap bertahan sampai sekarang untuk desain dan blogging meski tidak selancar dulu dan sudah beberapa kali ganti charger plus baterai.


Maklum, sejak tahun 2014 silam laptop ASUS sudah setia menjadi sahabat sejati saya. Banyak jasa yang ia berikan selama hampir lima tahun ini. Diawali dengan tugas kuliah yang bejibun, belajar desain grafis otodidak, editing video dari nol banget sampai doyan blogging dan nyoba coding. Semua menjadi awal perjalanan yang menyenangkan. Meski beratnya lumayan menguras tenaga saat jalan kaki, tapi tetap saja saya bawa kemana-mana dengan alasan keamanan (di asrama sering terjadi kemalingan) dan memang sudah menjadi kebutuhan. Rasanya kurang lengkap saja kalo seorang Cory pergi ke kampus atau traveling tanpa membawa laptop. Ingat sekali waktu saya sengaja mendiamkan laptop di lemari karena sudah kebanyakan bawa buku ke kampus, teman-teman banyak yang bertanya, "Tumben lu nggak bawa anak kesayangan lu (laptop) ke kampus?" Saya cuma bisa menjawab, "Biarin, lagi butuh istirahat dia". Setelah itu kami tertawa.

Menjadi Seorang Content Creator

Tak terhitung banyaknya karya yang saya hasilkan dari beberapa aplikasi di laptop saya. Rasanya saya beneran jadi content creator. Karena saking banyaknya file yang hampir memenuhi ROM (Storage) bawaan yang berisikan hasil desain, tulisan, video, dan sejenisnya. Sedihnya, sejak laptop ini jatuh dari lemari atas dengan ketinggian sekitar satu setengah meter posisi miring, speaker dan beberapa fitur seperti ruang SD Card menjadi tidak berfungsi. Alhasil saya jadi sedikit keteteran ketika mentransfer file dari kamera ke laptop (untuk proses editing) dan ketika membutuhkan hiburan seperti memutar musik atau menonton video.

Laptop ini pun menjadi saksi atas berkembangnya seorang Cory dari yang masih belum berani berbuat apa-apa menjadi seorang Cory yang berani mengambil langkah untuk terus menciptakan dan membagikan karya-karya terbaiknya. Dari mulai presentasi tugas kuliah, mengisi pelatihan desain kecil-kecilan, hingga mengisi workshop besar tentang kepenulisan dan desain. Ya, meskipun apa yang dibagikan masa itu dirasa masih kurang atau jauh dari kesempurnaan, tapi rasanya ia sangat bersyukur. Andai jikalau sampai sekarang ia masih jadi Anet (anak warnet) dan belum memiliki laptop, mungkin segala hal yang begitu menakjubkan tidak pernah terjadi dalam hidupnya. Karena sejak memiliki laptoplah, ia jadi berani mengeksplorasi segala minat dan bakat yang ia punya.

Penampakan laptop waktu di ajak kerja sama ke Bandung
Tapi apa yang saya dapatkan sekarang terkadang menjadi tantangan yang lebih lagi. Mengingat laptop yang saya punya sudah mulai memperlihatkan gejala-gejala penuaan dini, seperti not responding, loadingnya lama, kadang suka restart sendiri, dan susah menginstall aplikasi-aplikasi baru (apalagi yang suka memakan ROM dan RAM begitu banyak). Ditambah lagi beban bawaan. Setiap pergi bertugas atau mengisi acara, rasanya ingin ku kurangi bobot laptop yang terkadang menguras tenaga. Karena seringnya saya juga memakai sepatu hak tinggi, saya jadi harus hati-hati takut jatuh. Saya pun masih suka kemana-mana menggunakan transportasi umum. Kalau saya terkesan membawa barang banyak dan ketahuan bawa barang berharga, rasanya tidak aman lagi jika harus berhadapan dengan para pencopet atau penodong. So, apa yang harus saya lakukan dengan masalah ini? Rasanya saya harus upgrade ke laptop yang lebih mumpuni, aman dan ringkasEmangnya ada mbak? A.D.A ! Mari saya perkenalkan sekarang.

ASUS ZenBook 14 In UX433FN

Ini adalah seri ZenBook terbaru ASUS. Baru diluncurkan di Indonesia bulan Januari lepas. Dan sebenarnya ada ada tiga tipe di seri ini. Ada UX333, UX433, dan UX533. Lalu saya mempertimbangkan keinginan saya untuk memiliki yaitu ASUS ZenBook 14 in UX433FN saja sesuai dengan kebutuhan saya saat ini. Kenapa saya memilih laptop ini? Mari saya jelaskan perbedaannya dulu, antara laptop saya yang sekarang dan Zenbook 14 ini.


Sudah jelas kan, perbedaan yang amat sangat jauh spesifikasi juga performanya. Sebagai seorang content creator yang amat sangat membutuhkan segala konektivitas dan performa yang mumpuni, saya rasa tidak ada salahnya kalau saya bermimpi memiliki laptop ini. Kali aja kan, Gusti yang Maha Sayang tiba-tiba menurunkan kuasanya. 

Semakin membaca spesifikasinya, saya jadi semakin menggebu berdo'anya. Berharap bisa memiliki satu unit untuk upgrading kebutuhan be a content creator. Mari saya tunjukkan apa saja spesifikasi ASUS Zenfone 14 in UX433FN ini.


Itulah kenapa, saya harus mengiyakan mau upgrade ke ZenBook 14 UX433FN ini. Semua spesifikasi dan performanya jauh bahkan sangat jauh dari laptop yang saya miliki sekarang. Makanya jangan tanya mulu ya, kapan upload videonya lagi di youtube? Kalau fasilitas kurang mumpuni ya sampai kapan pun karya itu akan terbuang sia-sia. Karena semakin hari, akan semakin banyak content creator yang benar-benar memulai dengan konsep dan performa yang matang. Jadi, kudu siap segalane yess!

Fitur-fitur Unggulan ASUS Zenbook 14 in UX433FN


Siapa sih yang nggak tahu teknologi NanoEdge Display pada laptop ini? Saya rasa kalian juga sudah tahu bahwa teknologi eksklusif terbaru NanoEdge Display inilah yang telah membuat bezel pada empat sisi layar laptop ASUS ZenBook 14 in UX433FN ini dapat dibuat dengan ukuran hanya 2,8 milimeter hingga 5,9 milimeter saja. Ukuran tersebut jauh lebih kecil dibandingkan laptop konvensional yang bezelnya bisa mencapai 20 milimeter. Laptopku yang saya pakai sekarang? Jelas bezelnya besar, makanya kurang ringkas.

Nah, berkat teknologi NanoEdge Display inilah tiga tipe dalam satu seri selain UX433 ini memiliki bodi yang lebih ringkas dibandingkan dengan laptop sekelasnya saat ini. NanoEdge Display juga membuat laptop tersebut memiliki screen-to-body ratio yang sangat tinggi, yaitu mencapai 95% sehingga layarnya terlihat lebih lega dan hampir tanpa batas. Kalau UX433FN ini screen to body rationya mencapai 92%, jadi bisa kebayang kan betapa enaknya mantengin layarnya.



Dirancang sebagai perangkat penunjang produktivitas on-the-go, ZenBook 14 UX433FN ini telah hadir dengan fitur eksklusif ASUS NumberPad. Fitur ini merupakan pengganti tombol numpad fisik yang tidak bisa dihadirkan di laptop berukuran kecil. Hanya dengan menekan ikon di ujung touchpad, NumberPad akan muncul lewat lampu LED yang sudah terintegrasi dengan touchpad. Canggih bener dong ya?

NumberPad sendiri berguna untuk pengguna yang sering memanfaatkan tombol numpad untuk memasukkan data ataupun melakukan perhitungan lewat aplikasi kalkulator. Nah loh, jadi lebih ringan juga kan pekerjaan menghitung data kita.


Nah, pernah nih. Suatu hari laptop saya habis dipinjam teman selama tiga hari. Setelah dipulangkan malah saya yang tidak bisa masuk ke sistem. Jadi saya nangis seharian karena terjebak macet mengingat-ingat password yang saya tanam dulu. Padahal saya merasa belum pernah merubahnya lagi. Nggak taunya, teman saya sengaja merubah password dengan niat ngerjain biar saya istirahat kerja. Lha ngapain coba? Toh selama dia pinjam tiga hari kan saya sudah istirahat kerja, kenapa harus ngerjain segala sih. Alhasil saya emosi, marah besar ke dia, karena bertepatan pada hari itu saya sedang kebanjiran order bikin gift wisuda dan teman saya itu tidak bisa dihubungi. Setelah malam dia mengaktifkan hapenya, dengan ketawa lebar dia mengaku sudah mengganti password. Kan ya, hemm. Saya tidak mau berkata kasar di sini. 

Ditambah lagi pas setelah saya berhasil masuk, tiba-tiba tampilan laptop saya jadi berubah dan ada beberapa file saya yang hilang. Allah, rasanya saya ingin mencabik-cabik diorang tapi saya ingat kalau saya berstatus manusia, jadi tidak pantas sejahat itu ke teman sendiri. Itulah kenapa, keamanan data itu sangatlah penting. 

Bersyukurnya, dalam ZenBook 14 UX433FN ini sistem keamanan yang tertanam menggunakan face recognition  atau sistem pengenal wajah yang terintegrasi dengan Windows Hello. Jadi, kalau saya nongol di depan layar saja, sudah bisa masuk langsung ke dalam sistem tanpa harus memasukkan password ataupun PIN. Goodbye deh lupa password atau password diganti. Tanpa lo, gue juga udah bisa log in!

Sistem pengenal wajah ini menggunakan kamera infra merah khusus (3D IR) yang dapat memindai wajah secara akurat. Hebatnya lagi, kamera terintegrasi 3D IR ini masih dapat mengenali penggunanya meski doi menggunakan aksesoris seperti topi atau kacamata. So pasti jadi makin ketagihan log in dong ya. Bukaan! Tapi lebih mudah. Alhamdulillah.


Mungkin kalian langsung bilang, Oh pantesan lancar, lha wong prosesornya saja Intel Core i7 kok. Lha yo pasti toh. Laptop yang ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-8 serta didukung oleh GPU NVIDIA GeForce MX150 ini jelas memiliki performa komputasi dan grafis terbaik di kelasnya. Inilah yang membuat saya klepek-klepek minta dibelikan satu unit biar desain grafisku lancar jaya. Calon suami harus lihat postingan ini. Hemms.

Dan perlu kalian tahu dong ya, meski performanya segudang dan lancar jaya, laptop ini berhasil mempertahankan daya baterainya sehingga tercipta yang namanya Hemat Daya walau aktifitas segudang (desain, edit video, ngeblog, dan lain sebagainya).


Seperti laptop ASUS kebanyakan, produk Zenbook 14 UX433FN ini juga dibekali sertifikasi standar militer MIL-STD-810G agar lebih tahan terhadap ketinggian, uji suhu dan kelembapan, hingga uji banting dan getaran. Kokoh bener bodynya mbak? Of course dong! Mungkin kalau ada drama jatuh dari lemari macam laptop saya kemarin doi lebih mempertahankan diri untuk tidak lecet-lecet dan retak kali ya, mungkin.

Biasa dengar cerita sih, kalau pas traveling ke luar negara di saat musim dingin begitu kadang-kadang laptop suka nge-hank sendiri karena pertahanan di cuaca dingin kurang begitu mumpuni. Nah, oleh karenanya ZenBook 14 UX433FN ini dibekali sertifikasi standar militer MIL-STD-810G supaya para pengguna tahu bahwa laptop ini lolos uji ketahanan terhadap ketinggian, suhu dan banting. Udah siap dibawa kemana-mana dong? Pastinya.


Ini sih yang paling penting bagi seorang Content Creator. Ruang penyimpanan yang besar adalah dambaan bagi mereka. Di samping karena size file asli dari foto/video yang akan disimpan bakal memakan banyak ruang (sizenya gede), aplikasi/ software yang dipakai untuk editing foto dan video pun membutuhkan RAM dan Storage yang gede pula. Untuk rendering video saja biasanya menyesuaikan banyaknya RAM dan ruang penyimpanan yang tersedia, semakin banyak ruang yang kosong, maka rendering video juga akan semakin cepat. Proses loading aplikasi pun juga begitu, RAM dan ROM sangat mempengaruhi kecepatan loading. Semakin banyak ruang yang kosong, maka loading softwarenya juga akan semakin cepat.

Dan yang bikin lebih cepat lagi adalah teknologi terbaru yang mendukung (seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya) yaitu teknologi NanoEdge Display ditambah chip grafis dari NVIDIA dan menggunakan penyimpanan M.2 NVMe PCIe SSD yang sangat cepat. Jadilah srat srut klik klik cepat sekali loadingnya. Yakin, betah banget saya kalau kayak gini laptopnya. Tiap hari bertelur terus.


Ohoho, sepertinya drama kedua setelah laptop jatuh adalah seringnya menggendong laptop yang bobotnya hampir 3kg. Iya, itu laptop lama saya, laptop yang sampai sekarang masih saya pakai. Saya yang tak pernah lepas dari laptop, baik di kamar tidur maupun di luar rumah sebenarnya sudah menganggap biasa menyoal bobot laptop yang hampir 3kg. Toh sudah saya seperti anak sendiri, jadi meskipun berat bawaannya tetap saja saya bawa kemana-mana.

Tapi terkadang, kalau pikiran lagi lelah dan badan ikutan lelah. Di situ kadang saya merasa sedih. Punggung terasa berat banget jadi bungkuk. Beberapa teman ada yang bilang bahwa pertumbuhan tinggi saya terhambat gegara tumbuhnya pindah ke bawah dan ke samping akibat keseringan bawa barang berat di punggung. Masaiya? Terus bagaimana dong, kalau gak bawa laptop rasanya ada yang kurang melulu. Berasa anak atau suami deh. Spesial banget pokoknya.

Alhasil ada kabar menggembirakan di tengah-tengah kesulitan. Laptop yang ringan dan ringkas jika dibawa kemana-mana. Berat cuma 1.19 kg dan tebal cuma 1.59 cm thin. Ampun, makin jadi landmark ini lama-lama. Di situ ada laptop Zenbook 14 UX433FN, di situ pula keberadaan Cory ditemukan. Hemms, semoga bukan mimpi. Katakan Good Bye pada punggung pegel-pegel karena keseringan gendong laptop. Oh NO lagi sekarang!

Kreatifitas Tanpa Batas Bersama ASUS ZenBook 14 UX433FN


The truth is, it's not the idea, it's never the idea, it's always what you do with it - Neil Gaiman. 

Setuju sama yang dikatakan Neil Gaiman, menikmati setiap proses dalam berkreativitas itu tidak hanya berfokus dari ide pertama yang didapatkan saja. Kita akan mendapatkan hal menarik lainnya di saat kita berhasil menikmati proses tersebut. Jadi, kalau saya belajar desain, menulis, edit video, dsj yang mengalami metamorfosis sungguh berbeda-beda, itu membuat saya begitu merasa wow saja. Oh, ternyata begini ya. Oh, ternyata begitu ya. Kita jadi bisa mengoreksi mana yang kurang dan salah dari hasil kreatifitas yang sebelumnya.

Ya, kreatifitas memang tanpa batas. Selama keinginan dan semangat itu masih ada, di tambah dengan keyakinan yang kuat. Insyaallah sih, semuanya berbuah keberhasilan yang manis dan membanggakan.


Fyi, buat yang punya hajat sama ingin memiliki ASUS ZenBook 14 UX433FN ini, ada dua pilihan warna yaitu Royal Blue dan Icicle White. Sebenarnya di seri ini bukan hanya ada ASUS ZenBook 14 UX433FN saja ya yang memiliki spesifikasi dan performa hebat seperti yang saya tuliskan di atas. Jadi, selain ASUS ZenBook 14 UX433FN ini, ada dua lagi tipenya yaitu ASUS ZenBook 13 in dan 15 in. Mereka bertiga ini lahir bersamaan beda di inci dan beberapa fiturnya saja. Oiya, harganya juga beda sih. Kalo untuk ASUS ZenBook 14 UX433FN sendiri dibandrol dengan harga Rp. 18.299.000. Bonus Tas ZenBook Exclusive yang didesain langsung oleh Sebastian Gunawan (salah satu desainer terbaik Indonesia). Kalau belinya di tanggal 17 Januari hingga 17 Februari ya. Nah kan masih ada waktu. Eits, tapi tempat dan persediaannya juga terbatas sih. Jadi harus tahu loh produk ini dijual di mana aja yang bisa dapetin tas exclusive ini. Jangan lupa, belinya di counter ASUS nya langsung ya, di beberapa kota di bawah ini.

Kota
Nama
Lokasi
Medan
Plaza IT
Sun Plaza LG - Medan
Medan
Softcom
Plaza Medan Fair Lt 4 - Medan
Yogyakarta
CV Kana
Jogjatronik Lt 2 Jl. Brigjen Katamso No. 77 - Yogyakarta
Jakarta
IT Gallery
Mall Taman Anggrek Lt 3 E10 – Jakarta
Jakarta
MEGACOM
Mangga Dua Mall Lt. 4 No 6 – Jakarta
Jakarta
Victory
Mangga Dua Mall Lt. 3 No 10A – Jakarta
Jakarta
Sinar Bintang
Mangga Dua Mall Lt. 3 No 15B – Jakarta
Jakarta
JIIFO
Harco Mangga Dua Lt 1 Blok B No. 88
Jakarta
Mitra Sentosa
Harco Mangga Dua Lt 1 Blok B No. 86
Jakarta
Istana Computer
Ratu Plaza Lt 3 No. 16 - Jakarta

Kalau saja ASUS ZenBook 14 UX433FN ini bisa saya miliki. Saya siap menjalani Kreatifitas Tanpa Batas Bersama ASUS ZenBook 14 UX433FN kemana pun dan di mana pun. Kreatifitas tanpa Batas Bersama The World's Smallest 13, 14, 15 Inch Laptop by ASUS? Kenapa tidak, rek! 

Tabik,


Disclaimer:
Tulisan ini diikutsertakan "ASUS Writing Competition" 2019
Referensi: bloggerien.com dan travelerien.com

Comments

  1. Makasih review nya mbaa, paling ndak aku ndak aku taulah dikit2 soal update laptop ASUS,.maklum mama2 kudet :')) Sebagus itu ya ternyata ASUS ZENBOOK 14 UX433FN!

    ReplyDelete
  2. Bener banget mbak, sbg blogger laptop tu nyawa bgt yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbaak. kalo ngga ada laptop udah susah nyari warnet sekarang :D

      Delete
  3. Aku baru ngeh laptopnya yang sekarang A450 series....

    Puk puk puk buat laptop lama, semoga menang ya,Kak...

    Sepertinya aku juga ingin ganti laptop 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya mbaaa :)
      Tooosss mbaaak. Aamiin. Thanks udah mampir mbaak..

      Delete
  4. makasih reviewnya, jd mau juga punya

    ReplyDelete
  5. Mupeng bet liat dari luarannya aja keliatan mevvah gitu. Ngga malu2kn dibawa kemana2 *dikira pasangan kali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakakak, tapi bener juga sih mbaak.
      Kalo tampilannya mewah & pro gt kan karya kitanya jd dibeli mahal :p

      Delete
  6. Tipis banget ya, lebih ringkas dan gak berat, jadi lebih efisien untuk dibawa mobile dan gak malu-maluin, karena desainnya keren, apalagi Fitur-Fitur nya... Mantap luar biasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, bener-bener mantap luar biasa banget deh..

      Delete
  7. mantap jiwa! saya juga pengen punya ux333 yang mungil tapi masih memesona.. dah capek bawa laptop gede-gede.. berat..

    ReplyDelete
  8. Ya Allah ini mah bikin mupeng banget spek dan screen to body ratio-nya

    ReplyDelete

Post a Comment

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment above, then click post/ publish.
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Dan please, jangan berikan nama Anonymous di sini, karena jika kita tak saling mengenal maka bisa jadi tak sayang kan. *sok banget :p

Yuk sharing bareng di sini :)
Siapa tau nanti ku kunjungin balik blog kamu. Love you guys.

Contact Form

Name

Email *

Message *