Hello There !

I'm Cory. an Author and Blogger from Indonesia.
Makhluk spesies blogisius fiksidisaurus. Doyan makan bakso juga keliling kota. 🌿feed antigo: @lifeascory | Hidup di dua benua (lifeascory.com dan corywanderlust.com). For business inquiries, ✉️ coryandherjourney@gmail.com!
Cory Dori

What Read Next

Norak Manjah di Jembatan Berendeng


Setelah kemarin saya posting pengalaman norak jadi selebgram di Kampung Bekelir, hari ini saya akan berbagi pengalaman norak lagi saat mengunjungi salah satu icon wisata Kota Tangerang, yaitu Jembatan Berendeng. Tahukah kalian lokasi jembatan berendeng ini? Ya, betul sekali. Jembatan berwarna tegas dominan merah dan biru ini berada di jalan Dadang Suprapto, Gerendeng, Tangerang  membentang di atas sungai Cisadane, yang lokasinya tak jauh juga dari wisata Kampung Bekelir.

Seperti biasa, saya pergi ke jembatan ini dalam rangka penasaran ingin adu adrenalin karena saya agak takut sama ketinggian, terlebih lagi di bawahnya membentang luas perairan. Jadi, saya sangat penasaran sama dek kaca hits yang ada di samping kanan kiri Jembatan Berendeng ini. Setelah sampai, Omo! Ngeri juga nih kalau tiba-tiba kacah jatuh ke bawah macam film The Final Destination. Saya langsung bertolak ke sudut-sudut yang lain. 

Norak Manjah, foto ala-ala . . .

Jujur, saya norak banget ketika mengunjungi jembatan ini. Maklum lah, selama di Ciputat saya belum pernah jalan-jalan ke landmark yang lucu seperti ini. Jadilah saya kayak orang kesetanan, loncat sana loncat sini, pose sana pose sini, duh haduh malu maluin. Untung saya ditemani mbak Evrina, Blogger hits dari Bogor yang bawa kamera mirrorless. Lumayan, saya jadi bahagia bisa menyimpan kenangan norak saya. Foto ala-ala (mbuh seleb, mbuh artis) sambil menahan sakit perut.
Duh, sakit perut saya melihat foto saya sendiri. Tapi bener loh, kalau kalian mau jalan-jalan dengan budget yang minim, Tangerang atau Jembatan Berendeng ini bisa jadi salah satu alternatif untuk jalan-jalan atau wisata singkat saat weekend. Hanya dengan bersepeda saja (kalau kalian juga warga Tangerang), kalian bisa menikmati area/ tempat ini sambil ngegoes sore-sore. Biasanya ada pedagang kaki lima seperti kang cilor, otak-otas, dan es campur. Lumayan kan, bisa piknik sejenak sembari kulineran jajan yang harganya murah meriah.

Histori Jembatan Berendeng

Jembatan Berendeng ini dibangun dan diresmikan oleh Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah bersama Wakil Wali Kota H. Sachrudin sekitar bulan Februari tahun 2018. Sebutan Jembatan Berendeng ini sendiri diambil dari lokasinya sebagai penghubung kedua wilayah, yaitu wilayah Benteng Makasar di kecamatan Tangerang dengan wilayah Gerendeng di kecamatan Karawaci. Karena itulah jembatan ini disebut juga sebagai jembatan yang menyatukan.

Sebenarnya, yang membuat jembatan ini jadi instagramable adalah interior lampunya yang kebarat-baratan. Ditambah lagi adanya dua flying deck kaca yang ada di samping kanan kiri jembatan. Sehingga, wisatawan bisa dimanjakan dengan pemandangan sekitar sungai juga melihat langsung perairan sungai Cisadane dari atas (tengah-tengah sungai).

So, buat kalian yang belum tahu atau belum pernah ke Jembatan Cisadane ini, sila ke sini pada hari Sabtu dan Minggu ya. Karena, menurut informasi yang saya dapat, jembatan Berendeng ini hanya beroperasi sebagai Car Freeday (kendaraan bermotor tidak diperbolehkan melintasi) di hari-hari tersebut. Selain hari-hari itu, jembatan ini berfungsi sebagai jalan penghubung seperti biasa. Jadi kalau mau jalan-jalan sambil menikmati semeriwing angin sungai Cisadane di Jembatan ini ya mending datang pas hari Sabtu Minggu saja, terlebih lagi pas sore hari biar tidak kepanasan. You know lah, Tangerang lumayan panas juga kan.

Tabik,

Comments

  1. untung sungainya bersih! eh, bersih nggak sih sungainya? hahaha. ada dua dampak yang bisa ditimbulkan dari adanya jembatan berendeng.

    Satu, sungai jadi kotor karena pengunjung mungkin masih suka buang sampah seenak jidatnya sendiri. atau, dua, sungai jadi bersih karena sebagai tempat wisata, mau nggak mau pengunjung dan dinas terkait harus rajin2 membersihkan sungai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mayan bersih sih aku liat kemarin. Warna sungainya doang yang butek alias cokelat, hehe. Iya bener banget. Yang penting sih itu ya, buang sampah jangan sampe di sembarang tempat aja. Kadang susah ngasitau orangnya. Dikira kalo di buang ke sungai bisa ngendap dan langsung terurai di dalam apa ya. Huhu~~

      Delete
  2. Seru yaa kak foto2 di sana.. Hehe..

    Instagramable banget sih menurutku yang orang Tangerang ini.. Wkwk..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iyaa, ciyee yang udah pernah kesana duluaaaan :p
      Iyalah tangerang punya dhiyaaah. :D Tapi mayan instagramable emang sih. Mayaaan :D

      Delete
  3. Waahh warna jembatannya cerah ya mbk. Sukaakk. Jangan2 kalau jalan2 di sini bisa mencerahkan hati yang suram karna ditinggal kekasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, biasa aja mbak. Etapi bener jugak sih, soalnya di sana nanti ketemu sama calon gebetan baru, siapa tau. Kaaaaaaan? :D

      Delete

Post a Comment

I'd love to have a conversation with you about my post. Please share your thoughts & I'll reply as soon as I can!

Regards,
Cory Pramesti

Contact Form

Name

Email *

Message *