Serunya Menghadiri Indonesia Shari'a Economic Festival 2018 di Surabaya


Ohoho, baru kali ini saya nak sampaikan kepada awak semuanya. Festival terbaik yang saya jumpai di Grand City Surabaya sepanjang tahun 2018. Iaitu Indonesia Shari'a Economic Festival (ISEF 2018) yang diadakan pada tanggal 11 sampai 15 Desember 2018 kemarin. Ahai, seronok sangat macam? Betul lah seronok, jumpa festival terbesar di Indonesia menyoal ekonomi syariah, siapa hati tak senang? I think is good for Indonesian moslem Entrepreneurs. Betul kan? Lagi senang boleh jalan tengok booth-booth berlabel shari'a dalam festival ini. KNKS (Komite Nasioal Keuangan Syariah) for example. Eh kejap, awak ni kenape pakai bahasa melayu pulak? Pandai engkau menulis ye? Tulis baik-baik!

Apa sih ISEF itu?

Oke baiklah. . .
Jadi begini kawan. Kemarin tepat tanggal 11 Desember 2018, saya bersama ibu saya berangkat dari Gresik menuju Surabaya untuk untuk menghadiri acara spesial yang ada di Grand City Convention Surabaya yaitu Indonesia Shari'a Economic Festival (ISEF) 2018. Bagi kalian yang belum tahu apa itu ISEF, ISEF merupakan annual event yang diselenggarakan Bank Indonesia yang memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah di dunia. Acara tersebut dibuka Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada pukul tujuh malam. Sungguh meriah sekali bukan? Karena dalam periode acara ISEF 2018 kali ini, beberapa artis tanah air juga ikut serta meramaikan acara.

Tema yang diangkat oleh ISEF 2018 kali ini sungguh luar biasa yaitu “Strenghtening National Economic Growth: The Creation of Halal Value Chains and Innovative Vehicles”. Dengan begitu, acara ini menegaskan bahwa kebutuhan terhadap produk yang memiliki jaminan halal kian lama benar-benar kian diperlukan. Sehingga setiap perusahaan yang tidak mempertimbangkan bagaimana melayani segmen konsumen tersebut bakal kehilangan kesempatan yang signifikan dari hulu sampai ke hilir. Sebagai seorang muslimah, saya benar-benar mengapresiasi banget acara yang begini kerennya.

Nah, Sebenarnya Ada Apa Saja di ISEF 2018?

Secara, saya tak mau rugi dong, sudah satu jam perjalanan dari rumah. Saya harus benar-benar memperhatikan acara ini dengan seksama. Supaya apa? Supaya saya bisa merasakan dan menikmati langsung tujuan sedaripada acara ini digelar.


Karena tanggal 11 Desember 2018 sendiri merupakan serangkaian Opening Ceremony, jadi saya benar-benar memanfaatkan momen untuk berkeliling langsung mengunjungi booth-booth yang sedang dipersiapkan untuk empat hari kedepannya.

Oiya, perlu kalian tahu kalau sebenarnya ISEF 2018 ini kegiatannya adalah: 

Expo Shari’a Fair, yaitu Expo yang terdiri dari para pelaku UMKM Syariah, Pondok Pesantren, lembaga dan pihak pendukung, wholesaler, Lembaga Keuangan Syariah, dan regulator. Expo Shari’a Fair ini juga menghadirkan kelompok atau pelaku usaha atau kegiatan ekonomi yang memiliki peran penting dalam Pengembangan Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia.

Talkshow, yang mana tema talkshow/workshop di sini menekankan implementasi halal value chain pada sektor makanan halal, fesyen muslim, jasa syariah, dan kewirausahaan juga kemandirian ekonomi pesantren. Talkshow ini menghadirkan beberapa pelaku usaha UMKM, jajaran selebritis tanah air, para menteri, juga kepala daerah dengan beberapa tema menarik yang dapat dinikmati secara gratis di panggung utama.

FESyar (Festival Ekonomi Syariah), yang mana diisi oleh para pemenang FESyar yang mewakili wilayahnya untuk melakukan showcase hasil karya para pemenang dalam bentuk talkshow tentang keberhasilan dalam menjadi entrepreneur syariah, juga ada penampilan seni budaya Islam khas daerah, dan dalam bentuk expo produk unggulan yang dihasilkan.

Nah, waktu saya dan ibu saya masuk ke dalam hall, ternyata ada satu booth yang bikin saya tertarik untuk mengunjungi, yaitu booth KNKS.

Apa sih KNKS itu?

Komite Nasional Keuangan Syariah atau lebih dikenal dengan KNKS dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden RI No 91 Tahun 201. KNKS bertugas mempercepat, memperluas, memajukan pengembangan keuangan syariah dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi nasional. KNKS dipimpin oleh Presiden RI sebagai ketua dan Wakil Presiden RI sebagai wakil ketua. Dewan Pengarah KNKS sendiri beranggotakan Menko Perekonomian, Menteri PPN atau Kepala Bappenas, Menteri Keuangan, Menteri Agama, Menteri BUMN, Menteri Koperasi dan UKM, Ketua Dewan Komisioner OJK, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner LPS, Ketua MUI.

Nah ternyata, ISEF bersama KNKS dalam acara ini akan melakukan soft launching Masterplan Arsitektur Ekonomi Syariah di Indonesia. 


Masterplan yang saya maksud tadi bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan kemampuan sistem keuangan syariah, mengatasi kesenjangan yang ada, memperbaiki kinerja kelembagaan, menciptakan peluang baru di pasar domestik dan internasional, dan memosisikan Indonesia sebagai pemain utama dalam keuangan syariah di dunia.

Selain booth KNKS, ada banyak booth yang bikin saya terpana ketika mengunjungi festival ini. Salah satunya adalah booth Pondok Pesantren. Di mana ada beberapa ponpes yang dihadirkan dari seluruh Nusantara untuk menawarkan program terbaiknya. Diantaranya ada 17 pondok pesantren dari daerah Jawa Timur, 9 pesantren perwakilan FESyar, dan juga 3 pondok pesantren sebagai mentor dalam pengembangan kemandirian ekonomi pesantren di Indonesia. Hemm, jadi ingat 13 tahun silam saat saya mesantren di Ponpes Qomaruddin Sampurnan Bungan Gresik. Di sana ada juga Koperasi dan UKM yang berbasis syariah, ya namanya juga pondok pesantren kan. Pasti menerapkan sistem yang berbasis syariah dong ya, kita jadi tahu bagaimana cara mengelola produk yang halal dan sistem yang halal pula (sesuai dengan syariat Islam).

Baca juga: Satu Malam Jadi Santri Legal


Booth lain yang bisa kita lihat sebenarnya sangat banyak sekali. Salah satunya adalah booth milik Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf). Di sini Bekraf ingin ikut serta dalam meramaikan ISEF 2018 dengan menggelar juga Bekraf Festival.

Bekraf Festival merupakan public report atau ajang penyampaian hasil kinerja Badan Ekonomi Kreatif "dalam membentuk ekosistem ekonomi kreatif" kepada masyarakat luas setiap tahunnya. Dan dalam acara ISEF kali ini, Bekraf Festival mengusung tema Accelerate Inclusive Creativity, di sana mereka menampilkan gelaran ekonomi kreatif yang terbagi menjadi empat konsep utama, yaitu gelar wicara (talkshow), lokakarya (workshop), pertunjukan (performance), dan pameran (exhibition). Hemm, pantesan kemarin ramai banget yess.


Nah, karena kemarin saya hanya berkunjung sebentar ke acara ini, di sore hari pun akhirnya saya kembali pulang karena saya juga ada jadwal check up di rumah sakit. Bukan saya sih yang check up. Tapi saya hanya mengantar ibu saya. Intinya sih, saya seneng banget bisa datang ke acara yang super spesial di akhir tahun ini. Semoga dengan adanya Indonesia Shari'a Economic Festival 2018 ini, seluruh masyarakat Indonesia sadar akan pentingnya pasar syariah.

See you my next article.
For information about this event, please visit @ISEF2018

Pesona Indonesia Kabupaten Gresik yang Wajib Kalian Kunjungi

Penampakan salah satu Gili di Pulau Bawean
Bosan. Butuh Piknik. Pengen jelajah alam ke luar kota, tapi ke mana?

Gresik dong! Sebuah kota kecil yang ada di provinsi Jawa Timur yang sering disebut kota industri maupun kota santri ini ternyata menyimpan beberapa tempat istimewa yang tak kalah mempesona dan layak dikunjungi para traveller. Selain dikenal sebagai tempat wisata religi, kota santri ini juga memiliki beberapa objek wisata alam yang menggiurkan. Nggak percaya? Sini gue cekokin biar yakin. Apa saja objek wisatanya?

1. Bukit Kapur Sekapuk


Bukit Kapur Sekapuk ini dulunya merupakan tempat penambangan batu ris (batu balok berwarna putih yang biasa dipakai sebagai bahan dasar pembangunan rumah) bekas pegunungan dan bentuknya menyerupai bangunan peradaban Yunani kuno. Sisa-sisa penambangan yang dibiarkan terkikis hujan ini tiba-tiba membentuk sendiri bangunan semacam benteng yang menjulang tinggi dihiasi dengan rerumputan yang amat sangat menggemaskan. Di bagian tengah dalamnya bangunan, terdapat lubang sedalam tiga meter berbentuk oval yang seakan-akan dulunya adalah kolam tempat berendamnya para dewi dari kahyangan.

Karena material dari bangunan ini keseluruhan adalah batu kapur yang berwarna putih, tak heran jika dinding-dinding bangunan ini berlumut kering dan lama-kelamaan akan berwarna cream kecokelatan sebab diterpa hujan, angin dan cuaca panas berhari-hari. Tapi tetap saja, warna putih di sebagian tubuhnya tidak bisa ditiadakan, hingga terkesan berkilau seperti bangunan lama peninggalan dinasti kerajaan yang sudah runtuh berabad-abad yang lalu.

Bukit kapur ini terletak di desa Sekapuk, kecamatan Ujung Pangkah, kabupaten Gresik. Tepat di ujung bagian utara kota Gresik. Jadi, buat kalian yang ingin berkunjung kesini biasanya lewat dua jalur. Dari jalur Lamongan atau dari jalur Gresik kota. Dua-duanya memiliki titik temu yang sama yaitu di desa Sekapuk. Kalau dari rumah saya (desa Sembayat) sih letaknya lumayan jauh, sehingga dibutuhkan persiapan membawa bekal untuk perjalanan selama setengah jam atau 30 menit (naik motor) hingga sampai ke lokasi. Tak terlupakan bawa sunblock, karena di sana suasananya panas banget. 

Untuk saat ini, tempat wisata bukit kapur ini tidak dipungut biaya sepeser pun, karena belum ada dinas pariwisata setempat yang meresmikan. Aji mumpung dong!

2. Delegan Pasir Putih


Selain Bukit Kapur Sekapuk, masih di sekitar wilayah utara kota Gresik, objek wisata yang bisa kalian kunjungi adalah Pantai Pasir Putih Delegan yang mana lokasinya bertepatan dengan perbatasan wilayah kabupaten Gresik bagian utara dan wilayah kabupaten Lamongan bagian utara. Tepatnya di dusun Dalegan, desa Campurejo, kecamatan Panceng, kabupaten Gresik. Sehingga banyak yang mengira bahwa pantai delegan ini milik dinas pariwisata kabupaten Lamongan padahal sesungguhnya adalah Pesona Indonesia Kabupaten Gresik punya.

Dari sekian banyak tempat pariwisata di kabupaten Gresik, sebenarnya pantai delegan inilah yang paling banyak diketahui warga. Karena pantai ini sudah dibuka dan dijalankan sebagai objek pariwisata sejak tahun 2003 silam. Setiap hari ramai pengunjung dari berbagai daerah, apalagi di penghujung minggu aka weekend, bisa-bisa selametan di situ bawa tumpeng saking padatnya orang. Bukan kayak liburan, tapi kayak mau demo. Alamak! 

Wisata pantai pasir putih ini dibuka sejak pukul tujuh pagi hingga pukul lima sore, untuk mengantisipasi terjadinya kehilangan anak di malam hari dan perbuatan tak senonoh para remaja. Ya, seperti biasa, banyak bocah millenial yang doyan nge-trip bersama pacar sampai kadang-kadang lupa waktu untuk ibadah dan pulang.

Tiketnya sendiri dibandrol dengan harga yang super murah. Untuk dewasa harganya Rp. 3,500 per orang, untuk anak-anak Rp. 2,500 per anak. Jadi kalau kalian bawa rombongan satu bis buat liburan, tidak usah khawatir bakalan tekor, karena harga dan fasilitas dijamin super bikin ketagihan liburan ke sini. Yaiyalah, tiket masuk nggak sampek goceng udah bisa foto-foto cantik di pinggir pantai, sambil bakar jagung sembari minum es kelapa muda. Hemm, liburan beneran nih.


Baik orang dewasa maupun anak-anak biasanya datang untuk piknik dan berenang dengan menyewa ban pelampung seharga Rp. 5000 (ukuran kecil/standar) atau ukuran yang super jumbo seharga 20,000. Ada juga yang naik sampan/ perahu kecil dengan harga sewa yang cukup murah yaitu Rp. 10,000 (sudah bisa berkeliling pantai dengan mendayung). Bermain layang-layang atau sekedar duduk manis melihat pemandangan pantai yang begitu indah beriringan dengan angin yang semilir.

3. Exotic Mengare


Mari bergeser ke selatan agak ke timur kabupaten Gresik. Tepatnya di Pulau Mengare. Nah kan, banyak juga yang belum tahu. Ada apa sih di Mengare? Mengare terkenal sebagai penghasil ikan bandeng terenak (segar dan tidak bau tanah). Eh ada lagi, banyak pohon bakaunya. 

Pulau Mengare ini berlokasi di desa Watu Agung kecamatan Bungah kabupaten Gresik. Lokasinya berada di ujung timur wilayah kecamatan Manyar dan hanya bisa dilalui melalui jalan paving selebar 2,8 meter di samping seberang balai desa Sembayat dengan pemandangan lahan tambak dan semak belukar di kanan kiri sepanjang perjalanan. Jangan heran ya, karena kebanyakan warga di sini bermata pencaharian "budidaya ikan" seperti bandeng, mujaer, lele, juga udang windu. Makanya sepi dan seringkali gagal pergi kalau ke sana malam hari. Lampu jalannya redup bang.

Di Mengare ini para traveller bisa melakukan berbagai aktifitas wisata seperti susur sungai, menikmati pantai pasir putih yang masih sepi, keliling hutan mangrove juga wisata heritage (adanya benteng portugis yang sering dikenal dengan Benteng Lodewijk). 

Biasanya sih banyak pengunjung yang bermalam dengan mendirikan camp di sini, karena berwisata ke Pulau Mengare ini tidak akan cukup jika hanya dilakukan dalam satu hari. Belajar sejarahnya dapet dan masih banyak yang belum tahu bok, jadi lokasinya masih tentram gitu. Beruntungnya sih, warga setempat sudah sadar akan indahnya pulau Mengare yang berpotensi sebagai objek wisata ini, sehingga mereka menyediakan perahu untuk menyusuri pulau juga disediakan pemandu wisata agar tidak tersesat. Ingat, ada benteng Lodewijknya! Yang mana banyak ditemukan flora seperti bunga bangkai dan fauna seperti lutung yang imut bermain di pesisir pantai.

Harga tiket masuk wisata ini murah meriah. Only Rp. 10,000. Untuk lengkapnya nanti saya ceritakan terpisah deh ya.

4. Gili Noko Selayar


Siapa bilang Gresik tidak punya surga wisata. Bawean menjawab keraguan para traveler yang doyan berselancar dan snorkeling. Selain Bali dan Lombok, Gresik juga punya dong satu Gili yang keren. Sebut saja namanya, Gili Noko Selayar. Wah udah pasti tau dong ya. Tiap hari saja ramai pengunjung kok, baik lokal maupun mancanegara.

Gili Noko yang ada di Pulau Noko ini terletak di desa Pamona kecamatan Sangkapura, Sidogedungbatu, Sangkapura, kabupaten Gresik. Wih, google map saja hafal kan ya. Tinggal search Gili Noko Selayar, kalian akan diberikan rute terbaiknya.

Selain pemandangan pasir putih yang bisa dinikmati, keindahan alam bawah lautnya dengan bunga karang dan ikan hias tentunya menjadi daya tarik yang tak bisa diabaikan begitu saja. Ku ingin marah, menyelam dalam samudera, syalalalala. Snorkeling dong, snorkeling! Pasti dong ya. Tak perlu jauh harus ke Lombok atau Bali, Gresik juga punya Gili, manfaatkan apa yang ada dong ya, traveling jadi low budget. Apalagi kalau kita warga Gresik sendiri, nah loh. Ngibrit aja langsung ke sini. 

Biasanya para traveler lebih suka menikmati sunset. Daya Tariknya adalah bila air laut surut, pelancong bisa berjalan kaki mengelilingi pulai tersebut sambil menikmati terjangan ombak kecil dan desiran angin laut. Sekeliling pulau di tengah laut ini penuh dengan pemandangan batu karang dan semak belukar. Duh segarnya jiwa raga ini. Stress dan suntuk pasti hilang dong! 

5. Bukit Jamur


Ini dia yang paling populer beberapa tahun ini. Semenjak tim My Trip My Adventure datang ke lokasi untuk syuting, Bukir Jamur makin dikejar-kejar para fans. Dulu masuk ke sini masih belom di tarif, tapi semenjak landmark Bukit Jamur dipasang, sekarang jadi ditarif. Belum tau juga sih tarfnya berapa. Mungkin 5,000 perak.

Baca juga: Berkelana di Dua Kota Bersama Mobil Nissan New Grand Livina

Sama seperti Bukit Kapur Sekapuk, pada mulanya bukit ini adalah sebuah gunung yang sering disebut Gunung Pentung (i don't know the history) berfungsi sebagai tempat penambangan liar batu kapur dan tanpa ada yang tahu sebab musababnya, tiba-tiba ditemukan secara mendadak oleh salah satu petani padi (warga setempat) bahwa ada bukit berbentuk seperti jamur. Sampai sekarang pun tidak ditemukan asal-usulnya, karena para penambang di situ pun tidak pernah merasa sengaja membuat bebatuan mirip jamur itu.

Lokasi Bukit Jamur ada di desa Bungah, kecamatan Bungah, kabupaten Gresik.


For your information, untuk segala destinasi wisata yang saya tulis di postingan ini insyaallah lengkap dengan berbagai fasilitas umum seperti area parkir (parking area), kamar mandi (toilet), juga Musholla. Jadi tak usah diragukan lagi, kalau mau jelajah Pesona Indonesia di Gresik sila dikunjungi saja beberapa destinasi yang sudah saya share di atas. Semoga suka ya.

Salam,

Keistimewaan Naik Kereta Api Kertajaya Surabaya - Jakarta


“Cory kamu kalau ke Jakarta naik apa sih?”
- Naik kereta mbak, mas, pak, bu...

“Murah nggak sih?” 
- Hemm, tergantung situnya mau naik kereta yang berkelas tinggi atau biasa saja.

“Aman nggak kalau naik kereta?” 
- Insyaallah aman dong ya, selama dalam perjalanan kita berdo’a terutama untuk keselamatan insyaallah aman-aman saja.

“Kok kereta mulu sih, keistimewaannya apa coba?”
- Baiklah, kalau sudah kayak gini sepertinya aku harus posting sedetail-detailnya soal keistimewaan perjalanan gue selama naik kereta.

Sudah siap? Let's get started!

Mungkin sudah banyak yang tahu kalau gue jadi anak rantau di ibukota sudah hampir 8 tahun. Homesicknya sudah luar biasa banyaknya. Seringkali balik kampung hanya untuk melepas rindu tiga sampai lima hari, lepas tu balik lagi ke Jakarta. Macam student anak Dato' kerajaan Malaysia yang suka manja-manja (padahal mah banyak bukannya). Tapi alhamdulillah sih, rejeki dari Allah mah ada saja kalau niat kita sebagai anak ingin sedikit membahagiakan orang tua. Macam ya, menengok orang tua di kampung yang sedang sakit merindukan anak semata wayangnya seperti saya kan? Memang lah, saya ni Along sekaligus Usu. (Heih, kenapa pulak bahasa awak jadi melayu? Halaah, takpe lah Mak Cik, sikit-sikit boleh lah belajar bahasa ngeri jiran kite ni kan? Hah, oke lah kalo macam tu! Takpe lah:D) Jadi, kalau kangen dikit bawaannya pengen pulang.

Semenjak selesai kuliah awal bulan Oktober kemarin, rasanya gue pengen memanjakan diri lagi. Bercengkerama dengan alam, quality time with family, jadi fulltime blogger yang bermanfa'at bagi mereka yang (benar-benar) membutuhkan. Jadi kerjaan gue ya melalang buana kemana-mana. Gue pengen hidup di negeri ini, gue pengen pergi ke belahan bumi yang itu. Setelah itu gue abadikan semua momen terindah ke dalam sebuah tulisan. Tak lupa, jepret-jepret sama bikin video biar lebih nyata momennya. Tapi untuk saat ini, gue pengen menjelajah Indonesia dulu. Agaknya Indonesia juga punya banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi dan disyukuri.

Kesan Pertama Jadi Travel Blogger

Jujur, kalau kalian nanya; sudah kemana sajakah gue selama ini? Pasti gue jawab belom kemana-mana selain ke Jakarta. Karena ya, sedaridulu gue tidak pernah mendapat restu ibu ketika mau pergi jalan-jalan (traveling), jadi sekalinya nekat jalan jauh dengan alasan menuntut ilmu akhirnya gue diizinin (for the first time). Padahal di sekitar rumah gue juga ada beberapa tempat yang menarik, tapi karena gue anak omahan yang jarang banget keluar buat jalan-jalan, alhasil impian gue buat mensyukuri alam yang cantik milik Tuhan di Indonesia ini sedikit diundur dari masa pecicilan gue menjadi anak abege berujung di usia remaja 18 tahun.

Sungguh sangat bersyukur ketika gue bisa keluar dari kurungan rumah sarang walet nyokap gue. Penjelajahan gue yang pertama tengah dimulai. Dengan bekal dan budget yang amat sangat memprihatinkan, gue langsung kepikiran pengen naik kereta api. Kenapa? Karena pada saat itu gue mikir, "Seumur hidup dari gue bayi sampai gue SMA, gue belom pernah naik kereta api. Apalagi perjalanan jauh macam ke Jakarta, mungkin bakalan asik memandangi perkebunan, persawahan, dan perkotaan yang didominasi warna hijau segar macam di film layar lebar." Disamping itu, gue juga cari tiket perjalanan yang murah, aman juga nyaman. Kereta api lah solusinya, pikir gue saat itu.

Setelah hampir delapan tahun sering pulang pergi Surabaya Jakarta - Jakarta Surabaya naik kereta, baru kemarin (waktu diundang Dinas Pariwisata Kota Tangerang untuk ikut FamTrip Jelajah Kota Tangerang), gue benar-benar bisa menikmati pemandangan dan suasana di dalam dan di luar kereta yang begitu memukau. Gue bisa liat penumpang kelas Ekonomi yang sungguh tidak seperti dulu (berantakan), gue bisa pergi ke toilet dengan senang hati (karena sudah premium pelayanannya), gue bisa melihat bebas ke luar jendela pemandangan sawah dengan segala keunikannya, gue bisa ini bisa itu, bahagia sekali.

Gue berangkat dari kota Gresik ke Surabaya stasiun Pasar Turi pukul 5 sore, alhasil sampai di sana pukul 6 sore. Stasiun pun masih sepi tapi benar-benar bersih. Tidak ada lagi jasa/ calo yang menawarkan tiket langsung berangkat macam empat atau lima tahun silam, semuanya serba tertata rapi. Hanya saja banyak bapak-bapak yang menawarkan jasa angkat barang, karena kebanyakan penghuni kereta kelas Ekonomi barang bawaannya bejibun. Untuk tiket, gue biasanya sudah memesan via online dari dua hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi KAI atau tiket.com. Jadi, pas di jadwal keberangkatan gue tinggal pergi ke stasiun dan langsung menuju mesin cetak tiket untuk ngeprint Boarding Pass lalu masuk ke dalam stasiun yang sudah disediakan ruang tunggu dengan berbagai macam outlet makanan.


Karena gue bawa bekal makanan sendiri jadi ya gue simpan saja sampai tiba waktunya nanti makan malam di kereta, biar terkesan sweet backpacker. Sebenarnya apa sih keistimewaan saat kita melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api? Mari sama-sama kita simak catatan gue di bawah ini:

1. Menghemat Waktu (Perjalanan Terasa Lebih Cepat)

Seperti yang kita ketahui, semakin ke sini semakin banyak pula para pengguna alat transportasi pribadi seperti sepeda motor, mobil, dan lain sebagainya. Itu artinya bahwa jalanan menuju suatu tempat baik itu tempat wisata maupun tempat singgah akan lebih sering mengalami kemacetan. Macet sini macet sana, pusing sini pusing sana. Hitungan waktu saat traveling jadi tidak efisien. Nah, jika kita berpergian dengan menggunakan kereta api, insyaallah waktu di perjalanan akan terasa singkat dan menyenangkan karena laju kereta api lebih cepat dibanding alat transportasi darat lainnya. Di samping itu, kereta api tidak akan pernah mengalami kemacetan kecuali ada bencana alam dan harus diberhentikan secara mendadak.

Seperti halnya kemarin, gue naik KAI dari stasiun Surabaya Pasar Turi ke stasiun Pasar Senen cuma memakan waktu sebanyak 12 jam padahal kalau bawa mobil sendiri bisa sampai 16 jam. Lumayan kan hemat waktu 4 jam, jadi gue bisa langsung nyambung perjalanan naik Commuterline dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Tangerang. Alhasil acara dibuka jam 1 siang, saya sudah di tempat lebih dulu.

Jadi kalau naik Kereta Api skala jauh (perjalanan jarak jauh) bisa dipastikan waktunya lebih singkat dan efisian dibanding naik kendaraan pribadi atau transportasi umum jalur darat.

2. Pemandangan Alam yang Memukau

Of course, kalau kalian naik kereta api pastinya bisa melihat pemandangan di sepanjang perjalanan baik itu persawahan, perkebunan, rumah dan bangunan di pedesaan maupun riuhnya perkotaan karena jalur rel kereta dibikin berbeda dengan jalur alat transportasi darat lainnya dan juga jendela kereta api Indonesia sangat lebar dan ada di setiap sisi kursi penumpang baik kanan maupun kiri. Sehingga kita bisa menikmati pemandangan yang super segar itu hanya dari dalam jendela.

3. Fasilitas Kereta Api Indonesia Makin Lengkap

Setelah sekian lama gue menjadi fans berat Kereta Api Indonesia, alhamdulillah makin hari makin tahun ternyata makin banyak perubahan. Dari segi ketertiban, pelayanan, dan fasilitas yang melimpah ruah. Kelas ekonomi saja sudah membuat gue berbunga-bunga apalagi nanti jika di lain waktu gue diberi kesempatan Allah untuk bisa mencicipi KAI kelas bisnis juga eksekutif. Sungguh makin jingkrak-jingkrak luar biasa, bersyukur sangat-sangat. Argo Bromo Anggrek Luxury, huwaaaw~

Pict Source: catperku

Dulu sekitar tahun 2011 hingga 2013 an, pedagang kaki lima masih bisa beroperasi di dalam kereta, dan penumpang masih berserakan di mana-mana sebab beli tiketnya ke calo. Hari ini KAI sudah terbebas dari segala ke-riweuh-an yang sringkali membuat mual dan pening kepala. Toilet pun sekarang makin oke. Penjual makanan dan minuman saat ini sudah berseragam. Bukan lagi pedagang kaki lima melainkan para staff KAI sendiri yang menawarkan makanan sekelas bisnis dan eksekutif. Duh, ramah ya masnya. Jadi enak!

Malamnya kita ditawari lagi bantal berukuran 30 cm x 15 cm seharga 7,000 / per bantal. Lumayan, tidurnya bisa nyenyak karena ada yang dibuat senderan atau dipeluk. Hemm, baper lagi kan yang jomblo. Pagi-pagi benar pun gue sudah bisa menyeruput teh panas, kopi panas, ataupun cokelat panas yang tengah ditawarkan para staff KAI.

Dari sekian banyak fasilitas sih yang paling gue suka adalah Toiletnya. Makin kesini makin yahut banget. Sudah tidak keseringan bau karena petugas cleaning servis always membersihkan setiap kali ada banyak orang yang sudah keluar masuk dari toilet. Keren banget deh pokoknya, makin betah jalan-jalan menggunakan kereta.

4. Tiket Bisa Dipesan Di mana Saja & Kapan Saja

Sungguh berbahagia sekali, memesan tiket tidak serepot dulu jaman gue masih pertama kali ke Jakarta (tahun 2011). Harus pagi-pagi sekali berangkat ke stasiun supaya bisa ngantri dan dapat tiket duluan karena di jaman itu beli tiket rasa beli barang Flash Sale, siapa cepat dia dapat. Yang semalaman ngantri pun banyak. Sekarang alhamdulillah sudah bisa pesan di mana-mana. Via aplikasi, via minimarket, via kantor pos, semuanya available. Asal bookingnya tidak terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan saja, insyaallah kebagian slot KAI kelas apasaja, terlebih buat kalian yang mengidamkan tiket KAI kelas Ekonomi yang terkenal dengan harga super murah tapi pelayanan oke punya. Harga tiket kelas Ekonomi Kertajaya biasa dibandrol dengan harga IDR 165,000 via aplikasi.

5. Punya Keluarga dan Teman Baru

Kalau kalian adalah seorang backpacker atau solo traveler, berbahagialah karena di kereta kalian bisa menemukan teman baru yang bakal bikin kalian makin semangat jelajahnya. Seringkali gue ketemu sama satu rombongan Mahasiswa Pecinta Alam atau Travel Blogger yang naik kereta demi bisa menikmati perjalanan super mengesankan. Kalau kita klop sama topik pembahasan yang mereka uraikan biasanya kita akan sering mengobrol dengan mereka, ngopi cantik bareng mereka dan akhirnya saling bertukar informasi yang bisa menambah wawasan lebih tentang traveling juga tak lama akan menjadi satu keluarga para traveler.

Cara Beli Tiket Kereta Api Indonesia

Seperti yang udah gue jelasin di atas, memesan tiket tidak serepot dulu jaman gue masih pertama kali ke Jakarta tahun 2011. Sekarang sudah bisa pesan via apa saja. Kalau gue biasa pesan melalui aplikasi tiket.com, karena di sana gue bisa dapetin promo murah. Lumayan kan, jadi hemat budget traveling.


Cara lengkapnya bagaimana kak?
  1. Kalian download dulu aplikasi booking tiket di App Store atau Play Store smartphone kalian seperti KAI, Tiket, Traveloka, atau yang lainnya.
  2. Install aplikasinya lalu registrasi.
  3. Pilih rute yang akan kalian pesan, kalau gue kemarin rutenya dari Stasiun Surabaya Pasar Turi (SBI) ke Stasiun Pasar Senen (PSE), lalu klik book.
  4. Isi data penumpang.
  5. Pilih metode pembayaran.
  6. Bayar via merchant yang kalian pilih (transfer via ATM, M-Banking, Virtual Account, Minimarket, atau yang lainnya).
  7. Tunggu deh informasi selanjutnya.

Biasanya kalau proses payment sudah di approved sama pihak KAI, kalian akan mendapatkan KODE BOOKING email, sms, whatsapp ataupun barcode untuk cetak e-ticket. Seperti contoh di bawah ini, ini bukti bahwa pembayaran gue sudah diapproved dan e-ticketnya sudah terbit bersamaan dengan Kode Booking yang nantinya bisa diprint di stasiun.

Dan yeah, selesai sudah pembahasan gue soal beberapa keistimewaan ketika gue berangkat traveling ke Jakarta kemarin. Pagi booking tiket, sore berangkat ke stasiun, malamnya naik kereta berangkat ke Jakarta. Alhamdulillah sampai dengan selamat dan datang tepat waktu sesuai dengan brief yang disepakati tim Fam Trip Jelajah Kota Tangerang. Next post ya buat kalian yang penasaran sama Amazingnya Kota Tangerang. See you next trip guys! Jangan lupa tonton videonya ya :)



Rate untuk naik Kereta Api Indonesia Kertajaya
★★★★☆ (4 of 5 stars)
CUCOK MEONG

Download Tema Blogspot Premium Secara Percuma


Assalamu'alaikum semuanyaaaa! :")

Sungguh bahagia sekali hari ini, karena gue bisa berbagi sesuatu ke kalian secara cuma-cuma (freebies) alias gratisan. Ini udah menjadi salah satu wishlist tertunda yang dulu pernah gue tulis di status twitter entah facebook. Kalau gue pengen ngasih kalian tema blogspot premium secara gratis. Berkaca dari pengalaman, gue sebagai pengguna setia platform blogspot kadang merasa ada yang kurang atas tampilan blog gue. Dan ternyata ada di dalam sebuah tema problemnya.

Untuk mengatur tema agar responsive saja kadang sudah melilit liat html dan cssnya. Ditambah kalau kepikiran soal milih dan download tema yang feminine + kekinian (biasanya sih jadi problematika cewek bosenan macam gue). Mau nyari yang gratisan, pastinya sudah terlihat biasa atau ya biasa-biasa saja gitu, sudah banyak yang pakai.


Maka dari itu, di sini gue rela bagi-bagi tema blogspot premium yang baru gue beli beberapa hari yang lalu. Sebagai hadiah ulang tahun gue bulan November kemarin. Seperti apa temanya? Gue yakin sih, insyallah kalian juga suka. Apalagi pecinta hal-hal yang unik macam gue, tema ini menjadi salah satu hal yang unik juga menurut gue. Seperti inilah penampakan temanya:


Sebagai penikmat gratisan juga, di sini gue mau klarifikasi. Bukan gue nggak mau menghargai karya orang ya. Gue di sini cuma ingin membantu orang-orang yang ingin merasakan tema blogspot secara percuma. Gue ngerasain banget perasaan mereka yang ingin memasang tema supaya tampilan blog mereka cantik dan responsive tapi apalah daya, mereka masih belum bisa mewujudkan impiannya. Di sini gue berusaha mewujudkan impian mereka dengan gue membeli tema ini dan membagikannya secara percuma. Insyaallah mbak nya yang jualan juga dapat pahala atas amal ini.

Oke, mungkin kalian bosan akan muqoddimah ini. Semoga bisa saling memberikan manfa'at dan amal baik yang luar biasa. Amin :") Silakan dilihat demo tema nya dan sila didownload di link download yang ada di bawah. Oiya, jangan lupa follow blog aku ya. Klik tombol follow yang ada di sidebar kanan bawah blog.

[ LINK DOWNLOAD ] 

Oiya, jangan lupa ya. Masukkan password: happybirthdaycory

See you my next freebies dear :)

Si Anet Ingin Hijrah, Berpetualang Keliling Dunia

Sepenggal Kisah si Anet

Jaman awal masuk kuliah dulu, rasanya susah sekali jika sedang menanggung beban tugas yang begitu kampret. Agak-agaknya culture shock di kampus yang serba aneh di mata gue membuat gue merasa sedih tak tertangguhkan karena wartel dan warnet pada masa itu sudah mulai terkikis sama perkembangan teknologi baru, sedang gue yang katanya up to date masih merasa jadi anak tahun 90’an yang tak bisa meninggalkan budaya telpon pencet juga tim anet (anak warnet). 

Sering kali gue ngiri karena teman-teman sekelas dan seangkatan sudah dibekali laptop oleh orang tuanya sejak resmi jadi mahasiswa. Sedang gue, masih minjem sana-sini yang dengan ikhlas menerima sindiran ketika masa pengembalian sudah sangat expired. Lima hari, tujuh hari, bisa jadi lebih. Gue ikhlaaas, tapi secara tidak sadar gue memang tidak tau diri!

Gue sering gila ketika tulisan gue cuma ketampung dalam diary anak SD yang masih terus gue bawa kemana-mana tanpa rasa malu. Apa kabar friendster, twitter, facebook, dan tumblr? Dulu gue sering ngigau, dongeng sendiri, orator gila, sampai nangis pengen nulis di kertas putih digital milik microsoft. Tapi apa daya, maksud hati tak sampai. Hard disk di otak gue rasanya mau meledak. Cerpen, puisi, poem, pantun, novel , esai, curhat, tugas kampus semuanya menjerit-jerit. Gue emosi dan akhirnya gue menemukan motivasi yang begitu cemerlang. Gue tidak boleh putus asa. Gue harus jadi anet lagi.

Gue cari sampai ke penghujung dunia di mana kamu warnet, yang bisa gue jajah selama berjam-jam. Akhirnya gue dapatkan lokasinya, tepat di sebelah TK angker. Tak peduli sebetapa mengerikannya, yang penting tujuan gue berhasil. Tak lain tak bukan karena gue tidak punya laptop sendiri dan gue nggak mau jadi bahan sindiran lagi. Jadi gue harus cerdas. Gue pasang paket 5 jam dari pagi kalo gue lagi free ngampus, dan 5 jam dari pukul tujuh malam kalo paginya gue memang ngampus. Gue puas-puasin nugas sambil download film atau mp3, terus gue amalkan juga ke-sok-pintaran gue ke dalam microsoft word.

Lama-lama gue capek harus nongkrongin warnet hampir setiap hari. Tak ada waktu buat bersosialisasi, tak ada waktu buat ngobrol sama siapa pun di dunia nyata. Sampai akhirnya gue sadar kalo ternyata gue makhluk dunia maya. Spesies Blogisius Sosmedisaurus. Gue ngakak sampai kecirit-cirit (mencret).

Tahukah kalian kenapa gue mencret?

Gue terkena virus telat makan, lambung ngamuk, perut kerucukan. Sekalinya makan cuma teralirkan sari tepung indomie rasa soto sama air putih 3 liter per hari, ditambah recehan makanan ringan, keripik singkong sama kacang telor seharga seribu perak per bungkus. Bayangkan saja betapa mengerikannya gue jadi makhluk dunia maya. Begini rasanya jadi salah satu spesies yang kurang beruntung.

Empat tahun lamanya gue jadi spesies dunia maya dengan medali kategori user kurang gizi. Punya blog dengan banyak tulisan tapi berkali-kali ditolak adsense, punya infografis lumayan menarik tapi tidak pernah menang lomba. Ditambah lagi penyakit hati saat melihat user lain pamer endorsement juga paid promote di instagram rasanya pengen nyemplung ke dasar laut biar mati kekenyangan sekalian (kenyang minum air). Syukurlah, di penghujung rasa putus asa anet akhirnya punya laptop sendiri, ASUS namanya. Gue, si anet akhirnya bebas berekspresi, tak lagi buang-buang biaya dan energi. Sudah tidak lagi makan indomie dan sampai sekarang masih berjaya nugas dan kerja rodi.


Duh, ternyata pembukaannya terlalu panjang juga ya!

Mari kita akhiri kisah anet yang menyedihkan. Selamat datang di kehidupan anet yang baru. Anet ingin Hijrah dan ingin berpetualang keliling dunia. Anet ingin jadi Travel Blogger. Berawal dari hobinya yang suka baca, yang suka motret, yang suka jalan-jalan, dan yang suka pamer keindahan, gue alias si anet pengen merasakan naik segala transportasi, menghirupi segala musim, dan mengabadikan segalanya dalam sebuah blog.

Balik lagi ke ASUS. Selama gue masih jadi anet yang kurang beruntung, gue selalu ditemani ASUS X Series keluaran tahun 2014. Sampai akhirnya gue memutuskan untuk bosan dan mulai berusaha mencari versi terbarunya yang lebih bisa membantu kebutuhan gue saat ini. Karena sudah berkali-kali ganti charger, reinstall windows, dan juga jatuh dari ketinggian. Ditambah lagi sekarang baterainya bocor dan sampai saat ini masih belum bisa kebeli. Ingin rasanya berganti ke ASUS yang lebih oke lagi. Yang RAM dan ROM nya mungkin tidak menjadikan gue patah semangat buat ngedit video dan desain grafis.



Si Anet mulai meliri-lirik produk ASUS yang ter ter ter di zamannya. Body tipis, berat melayang, performa keren tak tertandingi. Bisa diinjak bung! Ingin ku berteriak wow and wow. Gue terkaget-kaget karena dengan mata telanjang gue lihat secara langsung laptopnya diinjak sama Mbak Fika yang berat badannya sekitar 100kg lebih, dan resultnya biasa aja. Tidak menimbulkan cidera apa-apa pada laptop. Doi aman masih mulus tanpa retak sedikit pun. Superman kali ya. Mana sih laptopnya?

ASUS ZenBook 13 UX331UAL

Tidak asing bukan, namanya? Buat kalian si penggemar ASUS pastinya tahu dong ya kalau ASUS Zenbook tipe 13 UX331UAL ini memiliki banyak kelebihan yang bikin para traveler menari kegirangan. Karena body nya yang super travel size banget. Gue bersyukur banget waktu itu diundang langsung oleh Mbak Rien aka Katerina (pemilik blog www.travelerien.com), sang Travel Blogger Hijab Indonesia Hits dengan julukan Perempuan Kain Kodian. Kerjanya menjelajah alam tanpa beban, punya suami ganteng nan sigapnya luar biasa. Gue sedikit ngiri, karena sampai saat ini status perkahwinan gue di KTP masih "single". Gue senangnya masyaallah karena bisa hadir menikmati performa luar biasa ASUS ZenBook 13 UX331UAL ini. Rasanya ada harapan untuk memiliki.

Gue pandang-pandang sampai mata ini hampir berkunang-kunang. Gue elus-elus macam belai kucing. Warnanya yang soft bikin energi positif gue makin bertambah. Semakin tinggi performanya, tentu semakin tinggi pula harganya. Jangan ditanya harganya berapa, kalau sudah jatuh cinta sama dia gue seakan lupa segalanya. Lupa kalo doi harganya mahal (standar ukuran orang nggak punya duit).




Specifications (Spesifikasi)

[ P R O C E S S O R ]
- Intel® Core™ i5 8250U Processor,
- Intel® Core™ i7 8550U Processor,
- Intel® Core™ i3 8130U Processor, 

[ O P E R A T I N G   S Y S T E M ]
- Windows 10 Pro - ASUS recommends Windows 10 Pro.
- Endless OS

[ C H I P S E T ]
- Integrated Intel® CPU
[ M E M O RY ]
- 8 GB LPDDR3 2133MHz SDRAM Onboard Memory
- 16 GB LPDDR3 2133MHz SDRAM Onboard Memory

[ D I S P L A Y ]
- 13.3" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) 60Hz Anti-Glare Panel with 72% NTSC
- Support ASUS Splendid Technology
- With WideView Technology

[ G R A P H I C ]
- Integrated Intel UHD Graphics 620

[ S T O R A G E ]
Solid State Drives:
- 128GB/256GB/512GB SATA3 SSD
Solid State Drives:
- 256GB/512GB/1TB PCIE Gen3X4 SSD
[ K E Y B O A R D ]
- Illuminated Chiclet Keyboard
[ W E B C A M ]
- VGA Web Camera

[ N E T W O R K I N G ]
Wi-Fi
- Integrated 802.11 AC (2x2)
Bluetooth
- Built-in Bluetooth V4.2

[ I N T E R F A C E ]
- 2 x Type A USB3.0 (USB3.1 GEN1)
- 1 x Type C USB3.0 (USB3.1 GEN1*/GEN2*)
- 1 x HDMI, Support HDMI 1.4
- 1 x micro SD card
- 1 x audio jack COMBO

[ A U D I O ]
- Built-in Stereo 1 W Speakers And Array Microphone- Support Windows 10 Cortana with Voice
- ASUS SonicMaster Technology
- Harman kardon

[ B A T T E R Y ]
- 3 Cells 50 Whrs Polymer Battery

[ P O W E R  A D A P T E R ]
- Plug Type :ΓΈ4 (mm)
Output :
19 V DC, A, 45 W
Input :
100 -240 V AC, 50/60 Hz universal
- 3/ 2 pin compact power supply system

[ D I M E N S I O N S ]

310 x 216 x 13.9 mm (WxDxH)

[ W I G H T ]
NB:
985 g with Battery
*Disclaimer: It may differ by product specifications.

[ S C U R I T Y ]
- BIOS Booting User Password Protection
- USB Security Lock Cable Solution
- fTPM (Firmware-based Trusted Platform Module)

[ C E R T I F I C A T E S ]
UL, TUV, MIC, CE Marking Compliance, FCC Compliance, BSMI, Australia C-TICK / NZ A-Tick Compliance, CCC, CB, EPEAT, EU Flower, Energy star, WEEE, Erp 2013, RoHS

[ M A N U F A C T U R E R   W A R A N T Y ]
  • 0-year limited International hardware warranty. *different by country
  • 1-year battery pack warranty
  • OS (Windows® 10 ) install/uninstall consultation
  • Bundled software install/uninstall consultation
  • ASUS software supporting

Price (Harga)

Menurut hasil penelusuran mbah Google, harga yang dibandrol di setiap toko online jelas beragam ya. Mulai dari IDR 13,350,000 hingga IDR 13,999,000. Mahal tak? Mahal dong kak! Yelah, kecil atuh bagi yang banyak duit mah. Kalo menurut gue? Ya setara buat beli motor scoopy satu lah. Mayan. Masih berminat? Masih dong ya. Kapan lagi ye kan, punya laptop sebegini asooooy nya. Mau beli? Bhehe, maunya si gratis. *gembar-gembor nangis darah*

Eh, jangan sampai kelewat! Gue udah bikin video di youtube selama gue ikut Event ASUS Blogger Gathering x Travelerien beberapa bulan silam. Tonton ya. Jangan lupa: like, comment, and subscribe. Salam pegasus!