Keistimewaan Naik Kereta Api Kertajaya Surabaya - Jakarta

Thursday, December 06, 2018


“Cory kamu kalau ke Jakarta naik apa sih?”
- Naik kereta mbak, mas, pak, bu...

“Murah nggak sih?” 
- Hemm, tergantung situnya mau naik kereta yang berkelas tinggi atau biasa saja.

“Aman nggak kalau naik kereta?” 
- Insyaallah aman dong ya, selama dalam perjalanan kita berdo’a terutama untuk keselamatan insyaallah aman-aman saja.

“Kok kereta mulu sih, keistimewaannya apa coba?”
- Baiklah, kalau sudah kayak gini sepertinya aku harus posting sedetail-detailnya soal keistimewaan perjalanan gue selama naik kereta.

Sudah siap? Let's get started!

Mungkin sudah banyak yang tahu kalau gue jadi anak rantau di ibukota sudah hampir 8 tahun. Homesicknya sudah luar biasa banyaknya. Seringkali balik kampung hanya untuk melepas rindu tiga sampai lima hari, lepas tu balik lagi ke Jakarta. Macam student anak Dato' kerajaan Malaysia yang suka manja-manja (padahal mah banyak bukannya). Tapi alhamdulillah sih, rejeki dari Allah mah ada saja kalau niat kita sebagai anak ingin sedikit membahagiakan orang tua. Macam ya, menengok orang tua di kampung yang sedang sakit merindukan anak semata wayangnya seperti saya kan? Memang lah, saya ni Along sekaligus Usu. (Heih, kenapa pulak bahasa awak jadi melayu? Halaah, takpe lah Mak Cik, sikit-sikit boleh lah belajar bahasa ngeri jiran kite ni kan? Hah, oke lah kalo macam tu! Takpe lah:D) Jadi, kalau kangen dikit bawaannya pengen pulang.

Semenjak selesai kuliah awal bulan Oktober kemarin, rasanya gue pengen memanjakan diri lagi. Bercengkerama dengan alam, quality time with family, jadi fulltime blogger yang bermanfa'at bagi mereka yang (benar-benar) membutuhkan. Jadi kerjaan gue ya melalang buana kemana-mana. Gue pengen hidup di negeri ini, gue pengen pergi ke belahan bumi yang itu. Setelah itu gue abadikan semua momen terindah ke dalam sebuah tulisan. Tak lupa, jepret-jepret sama bikin video biar lebih nyata momennya. Tapi untuk saat ini, gue pengen menjelajah Indonesia dulu. Agaknya Indonesia juga punya banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi dan disyukuri.

Kesan Pertama Jadi Travel Blogger

Jujur, kalau kalian nanya; sudah kemana sajakah gue selama ini? Pasti gue jawab belom kemana-mana selain ke Jakarta. Karena ya, sedaridulu gue tidak pernah mendapat restu ibu ketika mau pergi jalan-jalan (traveling), jadi sekalinya nekat jalan jauh dengan alasan menuntut ilmu akhirnya gue diizinin (for the first time). Padahal di sekitar rumah gue juga ada beberapa tempat yang menarik, tapi karena gue anak omahan yang jarang banget keluar buat jalan-jalan, alhasil impian gue buat mensyukuri alam yang cantik milik Tuhan di Indonesia ini sedikit diundur dari masa pecicilan gue menjadi anak abege berujung di usia remaja 18 tahun.

Sungguh sangat bersyukur ketika gue bisa keluar dari kurungan rumah sarang walet nyokap gue. Penjelajahan gue yang pertama tengah dimulai. Dengan bekal dan budget yang amat sangat memprihatinkan, gue langsung kepikiran pengen naik kereta api. Kenapa? Karena pada saat itu gue mikir, "Seumur hidup dari gue bayi sampai gue SMA, gue belom pernah naik kereta api. Apalagi perjalanan jauh macam ke Jakarta, mungkin bakalan asik memandangi perkebunan, persawahan, dan perkotaan yang didominasi warna hijau segar macam di film layar lebar." Disamping itu, gue juga cari tiket perjalanan yang murah, aman juga nyaman. Kereta api lah solusinya, pikir gue saat itu.

Setelah hampir delapan tahun sering pulang pergi Surabaya Jakarta - Jakarta Surabaya naik kereta, baru kemarin (waktu diundang Dinas Pariwisata Kota Tangerang untuk ikut FamTrip Jelajah Kota Tangerang), gue benar-benar bisa menikmati pemandangan dan suasana di dalam dan di luar kereta yang begitu memukau. Gue bisa liat penumpang kelas Ekonomi yang sungguh tidak seperti dulu (berantakan), gue bisa pergi ke toilet dengan senang hati (karena sudah premium pelayanannya), gue bisa melihat bebas ke luar jendela pemandangan sawah dengan segala keunikannya, gue bisa ini bisa itu, bahagia sekali.

Gue berangkat dari kota Gresik ke Surabaya stasiun Pasar Turi pukul 5 sore, alhasil sampai di sana pukul 6 sore. Stasiun pun masih sepi tapi benar-benar bersih. Tidak ada lagi jasa/ calo yang menawarkan tiket langsung berangkat macam empat atau lima tahun silam, semuanya serba tertata rapi. Hanya saja banyak bapak-bapak yang menawarkan jasa angkat barang, karena kebanyakan penghuni kereta kelas Ekonomi barang bawaannya bejibun. Untuk tiket, gue biasanya sudah memesan via online dari dua hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi KAI atau tiket.com. Jadi, pas di jadwal keberangkatan gue tinggal pergi ke stasiun dan langsung menuju mesin cetak tiket untuk ngeprint Boarding Pass lalu masuk ke dalam stasiun yang sudah disediakan ruang tunggu dengan berbagai macam outlet makanan.


Karena gue bawa bekal makanan sendiri jadi ya gue simpan saja sampai tiba waktunya nanti makan malam di kereta, biar terkesan sweet backpacker. Sebenarnya apa sih keistimewaan saat kita melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api? Mari sama-sama kita simak catatan gue di bawah ini:

1. Menghemat Waktu (Perjalanan Terasa Lebih Cepat)

Seperti yang kita ketahui, semakin ke sini semakin banyak pula para pengguna alat transportasi pribadi seperti sepeda motor, mobil, dan lain sebagainya. Itu artinya bahwa jalanan menuju suatu tempat baik itu tempat wisata maupun tempat singgah akan lebih sering mengalami kemacetan. Macet sini macet sana, pusing sini pusing sana. Hitungan waktu saat traveling jadi tidak efisien. Nah, jika kita berpergian dengan menggunakan kereta api, insyaallah waktu di perjalanan akan terasa singkat dan menyenangkan karena laju kereta api lebih cepat dibanding alat transportasi darat lainnya. Di samping itu, kereta api tidak akan pernah mengalami kemacetan kecuali ada bencana alam dan harus diberhentikan secara mendadak.

Seperti halnya kemarin, gue naik KAI dari stasiun Surabaya Pasar Turi ke stasiun Pasar Senen cuma memakan waktu sebanyak 12 jam padahal kalau bawa mobil sendiri bisa sampai 16 jam. Lumayan kan hemat waktu 4 jam, jadi gue bisa langsung nyambung perjalanan naik Commuterline dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Tangerang. Alhasil acara dibuka jam 1 siang, saya sudah di tempat lebih dulu.

Jadi kalau naik Kereta Api skala jauh (perjalanan jarak jauh) bisa dipastikan waktunya lebih singkat dan efisian dibanding naik kendaraan pribadi atau transportasi umum jalur darat.

2. Pemandangan Alam yang Memukau

Of course, kalau kalian naik kereta api pastinya bisa melihat pemandangan di sepanjang perjalanan baik itu persawahan, perkebunan, rumah dan bangunan di pedesaan maupun riuhnya perkotaan karena jalur rel kereta dibikin berbeda dengan jalur alat transportasi darat lainnya dan juga jendela kereta api Indonesia sangat lebar dan ada di setiap sisi kursi penumpang baik kanan maupun kiri. Sehingga kita bisa menikmati pemandangan yang super segar itu hanya dari dalam jendela.

3. Fasilitas Kereta Api Indonesia Makin Lengkap

Setelah sekian lama gue menjadi fans berat Kereta Api Indonesia, alhamdulillah makin hari makin tahun ternyata makin banyak perubahan. Dari segi ketertiban, pelayanan, dan fasilitas yang melimpah ruah. Kelas ekonomi saja sudah membuat gue berbunga-bunga apalagi nanti jika di lain waktu gue diberi kesempatan Allah untuk bisa mencicipi KAI kelas bisnis juga eksekutif. Sungguh makin jingkrak-jingkrak luar biasa, bersyukur sangat-sangat. Argo Bromo Anggrek Luxury, huwaaaw~

Pict Source: catperku

Dulu sekitar tahun 2011 hingga 2013 an, pedagang kaki lima masih bisa beroperasi di dalam kereta, dan penumpang masih berserakan di mana-mana sebab beli tiketnya ke calo. Hari ini KAI sudah terbebas dari segala ke-riweuh-an yang sringkali membuat mual dan pening kepala. Toilet pun sekarang makin oke. Penjual makanan dan minuman saat ini sudah berseragam. Bukan lagi pedagang kaki lima melainkan para staff KAI sendiri yang menawarkan makanan sekelas bisnis dan eksekutif. Duh, ramah ya masnya. Jadi enak!

Malamnya kita ditawari lagi bantal berukuran 30 cm x 15 cm seharga 7,000 / per bantal. Lumayan, tidurnya bisa nyenyak karena ada yang dibuat senderan atau dipeluk. Hemm, baper lagi kan yang jomblo. Pagi-pagi benar pun gue sudah bisa menyeruput teh panas, kopi panas, ataupun cokelat panas yang tengah ditawarkan para staff KAI.

Dari sekian banyak fasilitas sih yang paling gue suka adalah Toiletnya. Makin kesini makin yahut banget. Sudah tidak keseringan bau karena petugas cleaning servis always membersihkan setiap kali ada banyak orang yang sudah keluar masuk dari toilet. Keren banget deh pokoknya, makin betah jalan-jalan menggunakan kereta.

4. Tiket Bisa Dipesan Di mana Saja & Kapan Saja

Sungguh berbahagia sekali, memesan tiket tidak serepot dulu jaman gue masih pertama kali ke Jakarta (tahun 2011). Harus pagi-pagi sekali berangkat ke stasiun supaya bisa ngantri dan dapat tiket duluan karena di jaman itu beli tiket rasa beli barang Flash Sale, siapa cepat dia dapat. Yang semalaman ngantri pun banyak. Sekarang alhamdulillah sudah bisa pesan di mana-mana. Via aplikasi, via minimarket, via kantor pos, semuanya available. Asal bookingnya tidak terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan saja, insyaallah kebagian slot KAI kelas apasaja, terlebih buat kalian yang mengidamkan tiket KAI kelas Ekonomi yang terkenal dengan harga super murah tapi pelayanan oke punya. Harga tiket kelas Ekonomi Kertajaya biasa dibandrol dengan harga IDR 165,000 via aplikasi.

5. Punya Keluarga dan Teman Baru

Kalau kalian adalah seorang backpacker atau solo traveler, berbahagialah karena di kereta kalian bisa menemukan teman baru yang bakal bikin kalian makin semangat jelajahnya. Seringkali gue ketemu sama satu rombongan Mahasiswa Pecinta Alam atau Travel Blogger yang naik kereta demi bisa menikmati perjalanan super mengesankan. Kalau kita klop sama topik pembahasan yang mereka uraikan biasanya kita akan sering mengobrol dengan mereka, ngopi cantik bareng mereka dan akhirnya saling bertukar informasi yang bisa menambah wawasan lebih tentang traveling juga tak lama akan menjadi satu keluarga para traveler.

Cara Beli Tiket Kereta Api Indonesia

Seperti yang udah gue jelasin di atas, memesan tiket tidak serepot dulu jaman gue masih pertama kali ke Jakarta tahun 2011. Sekarang sudah bisa pesan via apa saja. Kalau gue biasa pesan melalui aplikasi tiket.com, karena di sana gue bisa dapetin promo murah. Lumayan kan, jadi hemat budget traveling.


Cara lengkapnya bagaimana kak?
  1. Kalian download dulu aplikasi booking tiket di App Store atau Play Store smartphone kalian seperti KAI, Tiket, Traveloka, atau yang lainnya.
  2. Install aplikasinya lalu registrasi.
  3. Pilih rute yang akan kalian pesan, kalau gue kemarin rutenya dari Stasiun Surabaya Pasar Turi (SBI) ke Stasiun Pasar Senen (PSE), lalu klik book.
  4. Isi data penumpang.
  5. Pilih metode pembayaran.
  6. Bayar via merchant yang kalian pilih (transfer via ATM, M-Banking, Virtual Account, Minimarket, atau yang lainnya).
  7. Tunggu deh informasi selanjutnya.

Biasanya kalau proses payment sudah di approved sama pihak KAI, kalian akan mendapatkan KODE BOOKING email, sms, whatsapp ataupun barcode untuk cetak e-ticket. Seperti contoh di bawah ini, ini bukti bahwa pembayaran gue sudah diapproved dan e-ticketnya sudah terbit bersamaan dengan Kode Booking yang nantinya bisa diprint di stasiun.

Dan yeah, selesai sudah pembahasan gue soal beberapa keistimewaan ketika gue berangkat traveling ke Jakarta kemarin. Pagi booking tiket, sore berangkat ke stasiun, malamnya naik kereta berangkat ke Jakarta. Alhamdulillah sampai dengan selamat dan datang tepat waktu sesuai dengan brief yang disepakati tim Fam Trip Jelajah Kota Tangerang. Next post ya buat kalian yang penasaran sama Amazingnya Kota Tangerang. See you next trip guys! Jangan lupa tonton videonya ya :)



Rate untuk naik Kereta Api Indonesia Kertajaya
★★★★☆ (4 of 5 stars)
CUCOK MEONG

You Might Also Like

19 komentar

  1. Serunya naik kereta, next time aku juga mau naik kereta

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuy lah naik KAI juga :")
      Biar ngerasain serunya,

      Delete
  2. Pengalaman naik kereta api pertama itu menegangkan dan saya menikmatinya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah loh, lebih menegangkan mana sama naik pesawat mas? Hehe

      Delete
  3. Saya lho Anker, anak kereta, tiap Hari Naik kereta, soalnya nyaman dan cepat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, sama mbak. Aku kalo di Jakarta juga hampir tiap hari jadi anker. Selain cepet, adem juga ya mbak AC nya. :D

      Delete
  4. Naik kereta emg asyik bgt sist, aku jg lebih memilih kereta dr pd pesawat wkwkkw soalnya takut ketinggian aku mah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwk, kalau aku mah doyan naik apa aja kak. Helikopter pun boyeeh :D

      Delete
  5. Naik kereta emang enak.. tiket gampang.. ontime pula..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, bener banget. Selama ini sih nggak pernah ngerasain delay KAI sih. Paling kitanya aja yg datangnya terlambat, heheu

      Delete
  6. Aku juga sueneeengg naik KA

    Tapi kalo sby-jkt lebih demen naik pesawat
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss mbak. Boleh sih, tapi kalau mau nyari transportasi yang harga nya terjangkau ya KAI. Hehe

      Delete
  7. Jadi kangen kampung, karena biasanya ke kampung naik kereta mulu :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Monggo pulang kampung mas. Jangan lupa naik KAI lagi. Hehe

      Delete
  8. Tiap hari gue naik kereta krl commuterline buat pulang pergi ke kantor. Apalagi kalo lagi mau pulang ke purworejo. Selalu naik kereta bisnis ke stasiun kutoarjo. Rasanya naik kereta ke luar kota itu asik dan menyenangkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, betul banget. Kalau ke luar kota pasti berasa banget asyiknya

      Delete
  9. Aku pernah sekali naik Kertajaya waktu ke Jakarta, pulangnya naik Jayabaya. Naik kereta api enak, tp kalau boleh bandingin lebih enak naik Jayabaya :D

    etarahayu.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe, pan kapan deh mba. nyoba naik jayabaya :)

      Delete
  10. Aku kemarin ke jkt juga naik ini..
    Walaupun ekonomi skrg da bagus kok keretanya

    ReplyDelete

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment below, then click post/ publish!
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Jangan meninggalkan link hidup, karena bakal dihapus secara otomatis. Thank you :)

Featured Post

Si Anet Ingin Hijrah, Berpetualang Keliling Dunia

Facebook Fanpage

My Youtube Channel