Si Anet Ingin Hijrah, Berpetualang Keliling Dunia

Sunday, December 02, 2018


Sepenggal Kisah si Anet
Jaman awal masuk kuliah dulu, rasanya susah sekali jika sedang menanggung beban tugas yang begitu kampret. Agak-agaknya culture shock di kampus yang serba aneh di mata gue membuat gue merasa sedih tak tertangguhkan karena wartel dan warnet pada masa itu sudah mulai terkikis sama perkembangan teknologi baru, sedang gue yang katanya up to date masih merasa jadi anak tahun 90’an yang tak bisa meninggalkan budaya telpon pencet juga tim anet (anak warnet). 

Sering kali gue ngiri karena teman-teman sekelas dan seangkatan sudah dibekali laptop oleh orang tuanya sejak resmi jadi mahasiswa. Sedang gue, masih minjem sana-sini yang dengan ikhlas menerima sindiran ketika masa pengembalian sudah sangat expired. Lima hari, tujuh hari, bisa jadi lebih. Gue ikhlaaas, tapi secara tidak sadar gue memang tidak tau diri!
Gue sering gila ketika tulisan gue cuma ketampung dalam diary anak SD yang masih terus gue bawa kemana-mana tanpa rasa malu. Apa kabar friendster, twitter, facebook, dan tumblr? Dulu gue sering ngigau, dongeng sendiri, orator gila, sampai nangis pengen nulis di kertas putih digital milik microsoft. Tapi apa daya, maksud hati tak sampai. Hard disk di otak gue rasanya mau meledak. Cerpen, puisi, poem, pantun, novel , esai, curhat, tugas kampus semuanya menjerit-jerit. Gue emosi dan akhirnya gue menemukan motivasi yang begitu cemerlang. Gue tidak boleh putus asa. Gue harus jadi anet lagi.

Gue cari sampai ke penghujung dunia di mana kamu warnet, yang bisa gue jajah selama berjam-jam. Akhirnya gue dapatkan lokasinya, tepat di sebelah TK angker. Tak peduli sebetapa mengerikannya, yang penting tujuan gue berhasil. Tak lain tak bukan karena gue tidak punya laptop sendiri dan gue nggak mau jadi bahan sindiran lagi. Jadi gue harus cerdas. Gue pasang paket 5 jam dari pagi kalo gue lagi free ngampus, dan 5 jam dari pukul tujuh malam kalo paginya gue memang ngampus. Gue puas-puasin nugas sambil download film atau mp3, terus gue amalkan juga ke-sok-pintaran gue ke dalam microsoft word.

Lama-lama gue capek harus nongkrongin warnet hampir setiap hari. Tak ada waktu buat bersosialisasi, tak ada waktu buat ngobrol sama siapa pun di dunia nyata. Sampai akhirnya gue sadar kalo ternyata gue makhluk dunia maya. Spesies Blogisius Sosmedisaurus. Gue ngakak sampai kecirit-cirit (mencret).

Tahukah kalian kenapa gue mencret?

Gue terkena virus telat makan, lambung ngamuk, perut kerucukan. Sekalinya makan cuma teralirkan sari tepung indomie rasa soto sama air putih 3 liter per hari, ditambah recehan makanan ringan, keripik singkong sama kacang telor seharga seribu perak per bungkus. Bayangkan saja betapa mengerikannya gue jadi makhluk dunia maya. Begini rasanya jadi salah satu spesies yang kurang beruntung.

Empat tahun lamanya gue jadi spesies dunia maya dengan medali kategori user kurang gizi. Punya blog dengan banyak tulisan tapi berkali-kali ditolak adsense, punya infografis lumayan menarik tapi tidak pernah menang lomba. Ditambah lagi penyakit hati saat melihat user lain pamer endorsement juga paid promote di instagram rasanya pengen nyemplung ke dasar laut biar mati kekenyangan sekalian (kenyang minum air). Syukurlah, di penghujung rasa putus asa anet akhirnya punya laptop sendiri, ASUS namanya. Gue, si anet akhirnya bebas berekspresi, tak lagi buang-buang biaya dan energi. Sudah tidak lagi makan indomie dan sampai sekarang masih berjaya nugas dan kerja rodi.


Duh, ternyata pembukaannya terlalu panjang juga ya!

Mari kita akhiri kisah anet yang menyedihkan. Selamat datang di kehidupan anet yang baru. Anet ingin Hijrah dan ingin berpetualang keliling dunia. Anet ingin jadi Travel Blogger. Berawal dari hobinya yang suka baca, yang suka motret, yang suka jalan-jalan, dan yang suka pamer keindahan, gue alias si anet pengen merasakan naik segala transportasi, menghirupi segala musim, dan mengabadikan segalanya dalam sebuah blog.

Balik lagi ke ASUS. Selama gue masih jadi anet yang kurang beruntung, gue selalu ditemani ASUS X Series keluaran tahun 2014. Sampai akhirnya gue memutuskan untuk bosan dan mulai berusaha mencari versi terbarunya yang lebih bisa membantu kebutuhan gue saat ini. Karena sudah berkali-kali ganti charger, reinstall windows, dan juga jatuh dari ketinggian. Ditambah lagi sekarang baterainya bocor dan sampai saat ini masih belum bisa kebeli. Ingin rasanya berganti ke ASUS yang lebih oke lagi. Yang RAM dan ROM nya mungkin tidak menjadikan gue patah semangat buat ngedit video dan desain grafis.



Si Anet mulai meliri-lirik produk ASUS yang ter ter ter di zamannya. Body tipis, berat melayang, performa keren tak tertandingi. Bisa diinjak bung! Ingin ku berteriak wow and wow. Gue terkaget-kaget karena dengan mata telanjang gue lihat secara langsung laptopnya diinjak sama Mbak Fika yang berat badannya sekitar 100kg lebih, dan resultnya biasa aja. Tidak menimbulkan cidera apa-apa pada laptop. Doi aman masih mulus tanpa retak sedikit pun. Superman kali ya. Mana sih laptopnya?

ASUS ZenBook 13 UX331UAL

Tidak asing bukan, namanya? Buat kalian si penggemar ASUS pastinya tahu dong ya kalau ASUS Zenbook tipe 13 UX331UAL ini memiliki banyak kelebihan yang bikin para traveler menari kegirangan. Karena body nya yang super travel size banget. Gue bersyukur banget waktu itu diundang langsung oleh Mbak Rien aka Katerina (pemilik blog www.travelerien.com), sang Travel Blogger Hijab Indonesia Hits dengan julukan Perempuan Kain Kodian. Kerjanya menjelajah alam tanpa beban, punya suami ganteng nan sigapnya luar biasa. Gue sedikit ngiri, karena sampai saat ini status perkahwinan gue di KTP masih "single". Gue senangnya masyaallah karena bisa hadir menikmati performa luar biasa ASUS ZenBook 13 UX331UAL ini. Rasanya ada harapan untuk memiliki.

Gue pandang-pandang sampai mata ini hampir berkunang-kunang. Gue elus-elus macam belai kucing. Warnanya yang soft bikin energi positif gue makin bertambah. Semakin tinggi performanya, tentu semakin tinggi pula harganya. Jangan ditanya harganya berapa, kalau sudah jatuh cinta sama dia gue seakan lupa segalanya. Lupa kalo doi harganya mahal (standar ukuran orang nggak punya duit).




Specifications (Spesifikasi)

[ P R O C E S S O R ]
- Intel® Core™ i5 8250U Processor,
- Intel® Core™ i7 8550U Processor,
- Intel® Core™ i3 8130U Processor, 

[ O P E R A T I N G   S Y S T E M ]
- Windows 10 Pro - ASUS recommends Windows 10 Pro.
- Endless OS

[ C H I P S E T ]
- Integrated Intel® CPU
[ M E M O RY ]
- 8 GB LPDDR3 2133MHz SDRAM Onboard Memory
- 16 GB LPDDR3 2133MHz SDRAM Onboard Memory

[ D I S P L A Y ]
- 13.3" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) 60Hz Anti-Glare Panel with 72% NTSC
- Support ASUS Splendid Technology
- With WideView Technology

[ G R A P H I C ]
- Integrated Intel UHD Graphics 620

[ S T O R A G E ]
Solid State Drives:
- 128GB/256GB/512GB SATA3 SSD
Solid State Drives:
- 256GB/512GB/1TB PCIE Gen3X4 SSD
[ K E Y B O A R D ]
- Illuminated Chiclet Keyboard
[ W E B C A M ]
- VGA Web Camera

[ N E T W O R K I N G ]
Wi-Fi
- Integrated 802.11 AC (2x2)
Bluetooth
- Built-in Bluetooth V4.2

[ I N T E R F A C E ]
- 2 x Type A USB3.0 (USB3.1 GEN1)
- 1 x Type C USB3.0 (USB3.1 GEN1*/GEN2*)
- 1 x HDMI, Support HDMI 1.4
- 1 x micro SD card
- 1 x audio jack COMBO

[ A U D I O ]
- Built-in Stereo 1 W Speakers And Array Microphone- Support Windows 10 Cortana with Voice
- ASUS SonicMaster Technology
- Harman kardon

[ B A T T E R Y ]
- 3 Cells 50 Whrs Polymer Battery

[ P O W E R  A D A P T E R ]
- Plug Type :ø4 (mm)
Output :
19 V DC, A, 45 W
Input :
100 -240 V AC, 50/60 Hz universal
- 3/ 2 pin compact power supply system

[ D I M E N S I O N S ]

310 x 216 x 13.9 mm (WxDxH)

[ W I G H T ]
NB:
985 g with Battery
*Disclaimer: It may differ by product specifications.

[ S C U R I T Y ]
- BIOS Booting User Password Protection
- USB Security Lock Cable Solution
- fTPM (Firmware-based Trusted Platform Module)

[ C E R T I F I C A T E S ]
UL, TUV, MIC, CE Marking Compliance, FCC Compliance, BSMI, Australia C-TICK / NZ A-Tick Compliance, CCC, CB, EPEAT, EU Flower, Energy star, WEEE, Erp 2013, RoHS

[ M A N U F A C T U R E R   W A R A N T Y ]
  • 0-year limited International hardware warranty. *different by country
  • 1-year battery pack warranty
  • OS (Windows® 10 ) install/uninstall consultation
  • Bundled software install/uninstall consultation
  • ASUS software supporting

Price (Harga)

Menurut hasil penelusuran mbah Google, harga yang dibandrol di setiap toko online jelas beragam ya. Mulai dari IDR 13,350,000 hingga IDR 13,999,000. Mahal tak? Mahal dong kak! Yelah, kecil atuh bagi yang banyak duit mah. Kalo menurut gue? Ya setara buat beli motor scoopy satu lah. Mayan. Masih berminat? Masih dong ya. Kapan lagi ye kan, punya laptop sebegini asooooy nya. Mau beli? Bhehe, maunya si gratis. *gembar-gembor nangis darah*

Eh, jangan sampai kelewat! Gue udah bikin video di youtube selama gue ikut Event ASUS Blogger Gathering x Travelerien beberapa bulan silam. Tonton ya. Jangan lupa: like, comment, and subscribe. Salam pegasus!


You Might Also Like

12 komentar

  1. Seru ceritanyaaaa.. Btw aku juga jatuh hati sama laptop yang satu ini.. Uwuwu..

    ReplyDelete
  2. Team Asus, meski punyaku speknya jauh dibawah ASUS ZenBook 13 UX331UAL

    ReplyDelete
  3. Sukak banget sama tampilan slim nya ASUS ZENBOOK satu ini. <3

    ReplyDelete
  4. Saya juga suka banget sama Asus yg ini, dari dulu pengen punya tapi gak pernah kesampaian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk, sama2 kita menabung dulu mbak. Sambil mengharap rejeki nomplok, hehe

      Delete
  5. Saya juga suka banget sama Asus yg ini, dari dulu pengen punya tapi gak pernah kesampaian

    ReplyDelete
  6. Reviewnya aseliiik bikin MUPEEENGGG
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment below, then click post/ publish!
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Jangan meninggalkan link hidup, karena bakal dihapus secara otomatis. Thank you :)

Featured Post

Si Anet Ingin Hijrah, Berpetualang Keliling Dunia

Facebook Fanpage

My Youtube Channel