Rasanya Jadi Selebgram di Kampung Bekelir

Sunday, November 25, 2018


Sejak kalian baca judulnya, gue rasa kalian sedang menahan ketawa. I know gue memang takde muke jadi selebgram. Tapi ya boleh kali foto ala-ala selebgram kalau lagi traveling gini.

Ada yang tahu di mana Kampung Bekelir berada?

Yaps, betul banget. Kampung Bekelir berada di lingkungan RW 01, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang. Dulunya, kampung ini merupakan salah satu kampung yang kondisinya memprihatinkan dan masuk kategori kampung kumuh sedang karena banyak masyarakat yang membuang sampah ke bantaran sungai Cisadane. Tapi tapat pada tanggal 30 Juli 2017 silam, kampung ini mulai ditangani Wali Kota Tangerang Bersama Muspida dengan melakukan pencanangan Konsep Kampung Bekelir.

Akhirnya dengan persetujuan beberapa sponsor baik dari Cat Pasifik Paint  juga lainnya, dilakukanlah pengecatan serta mural dan graffiti dirumah warga RW 01, dengan jumlah rumah sebanyak 300 hunian dan dicat oleh pemuda RW 01 sebanyak 10 orang lalu dengan bantuan Manager seniman Abdi Sadraxs diundanglah 23 orang seniman untuk membantu. Seiring berjalannya waktu akhirnya ada 120 seniman dari berbagai daerah yang ikut andil dalam pengerjaan Kampung Bekelir ini, sehingga terciptalah aneka gambar mural dan graffiti sebanyak 1.121. Wow banget bukan?


Bahan Baku yang telah dihabiskan untuk Kampung Bekelir melalui program CSR; Cat dari Pasifik Paint selaku sponsor utama sebanyak 1.435 kaleng berbagai ukuran, Cat semprot dari PT Samurai Paint sebanyak 1.500 kaleng , Kuas cat dari PT Ace Oldfields sebanyak 608 buah dari berbagai jenis dan ukuran, Dengan sumber dana yang didapat hanya sebesar Rp. 70.000.000, yang bersumber dari Transit FM3 , PT. PAP II, Bank BJB Banten, dan donator-donatur lainnya.

Gue sendiri pun ternganga melihat kampung ini untuk yang pertama kalinya. Kreatif sekali loh, detail banget ngecatnya. Jadi instagramable gitu. Ini dia yang bikin gue dan kalian semua mungkin bakalan ketagihan foto-foto ala selebgram di sini.

Jadi Gimana Rasanya Jadi Selebgram Sehari di Kampung Bekelir?

Gue baru sadar kalau ternyata traveling juga butuh wujud foto diri kita. Kenapa? Karena kalau cuma fotoin tempatnya saja ya bisa kali lihat-lihat yang ciamik dari google. Maka dari itu, foto selfie maupun foto ala-ala selebgram menurut gue itu perlu dan butuh. Supaya terus menjadi saksi bahwa kita memang pernah menjelajah dan menikmati tempat wisata tersebut.

Baca juga: Kulineran di Pasar Lama Kota Tangerang

Tanpa kamera yang bagus alhamdulillah gue dapat kiriman dari mbak Evrina (pemilik blog www.evrinasp.com dan www.evventure.com) yang memakai kamera mirrorless, salah satu peserta FamTrip Jelajah kota Tangerang 2018 kemarin juga salah satu Hits Blogger Indonesia masa kini. Beliau menjadi salah satu orang yang mau berkontribusi jadi fotografer gue semenjak di Kampung instagramable ini. Jadi ya, bersyukur banget gue punya foto kampung ini beserta wujud gue di dalamnya. Kita gantian sih saling jeprat-jepret. Mbak Evrina motoin gue, lalu gue juga motoin mbak Evrina, pake kamera mirrorless mbak Evrina.


Seluruh dinding di kampung ini dipenuhi dengan warna. Bagi yang belom pernah kesana sama sekali mungkin akan mengobati rasa bosan kalian melihat riuhnya kemacetan di jalan. Tapi kalau sudah tinggal di sini dalam waktu yang lama mungkin bosan juga kali ya. Tiap hari lihat warna-warni terus. Mata sudah mulai memberontak.


Untuk saat ini, kalau kalian ingin menikmati indahnya Kampung Bekelir insyaallah tidak akan dipungut biaya apapun. Tiket masuk pun tak ada, tidak tahu kalau beberapa tahun lagi. Semoga sudah menjadi kampung Wisata Mendunia. Karena yang gue lihat saat ini kampung Bekelir sudah tidak kumuh lagi. Semua warga sepertinya sudah saling berinisiatif untuk saling menjaga kelestarian alam dan keindahan corat-coretnya. Untuk membangun destinasi wisata kampungnya agar semakin dikenal masyarakat luas kalau ada yang main ke kota Tangerang. Makanya kuy lah ya buat kalian yang belum pernah main kesini. Mumpung masih gratis loh :) Soalnya turis dalam dan luar negeri juga sudah banyak yang tahu, nanti kalau sudah ada tarifnya kalian jadi mikir-mikir mau mainnya.



Akhirnya, setelah lama foto-foto ala selebgram sendiri, tibalah saatnya gue foto bareng mbak Evrina. Itu saja menuai drama, berasa jadi selebgram beneran. Yang nonton kita foto berdua udah kayak nonton artis. Bersorak sorai dan gue semakin norak melet-melet sambil gaya norak pakai banget. Ya, hasilnya ternyata gue cupu dan mbak Evrina manis sekali senyumnya. Ah, sudahlah. Yang penting gue sekarang paham, jadi begini ya rasanya jadi selebgram. Kudu pede.


Inilah tampang peserta Fam Trip Jelajah Kota Tangerang 2018 kemarin.
See you my next trip guys!

You Might Also Like

9 komentar

  1. Kampungnya keren. Di area dekat pantai kenjeran surabaya juga ada yang sejenis begini kampungnya

    ReplyDelete
  2. instagramable banget..
    aahh pengen foto-foto juga disana..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiyaaapsss,
      Mayan kan mejeng dikit cekrek. Hehe :)
      Kuylaaah jadwalkaan kak!

      Delete
  3. aihh bagus ya ternyata di tangerang , ngak jauh banget dari rumah saya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuyylah mba maen2 kesitu. Jeprat jepret sepuasnya mumpung gratis. Hehe :)

      Delete
  4. Jiaaahhaha tapi berasa seleb sih, dianter ke sana-sini, difotoin juga Kan yesss, moga ketemu lagi Kita yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah kaaan, bener toh?
      Amiiin, moga bisa satu trip bareng lagi ye mbaa :)

      Delete
  5. Mantep ..emang kampung bekelir pas buat foto2 syantik...😍😍😍

    ReplyDelete

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment below, then click post/ publish!
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Jangan meninggalkan link hidup, karena bakal dihapus secara otomatis. Thank you :)

Featured Post

Si Anet Ingin Hijrah, Berpetualang Keliling Dunia

Facebook Fanpage

My Youtube Channel