First Impression Nyobain Menu Imperial Kitchen; Spicy Beef Soup La Mian in Szechuan Style

Jika kalian penikmat kuliner, suka menjelajahi tempat makan di mana pun lokasinya, pastinya kalian sudah tidak asing lagi sama resto yan...


Jika kalian penikmat kuliner, suka menjelajahi tempat makan di mana pun lokasinya, pastinya kalian sudah tidak asing lagi sama resto yang satu ini. Ya, Imperial Kitchen & Dimsum. Salah satu resto china yang menyediakan berbagai menu makanan Tradisional Nusantara nan memiliki cita rasa khas Tiongkoknya. Tau dong ya, dimsum asalnya dari mana? Oke, tak usah panjang lebar, langsung aja ngebahas makanan yang sesuai sama judul postingannya.

First Impression

Ditanya gimana rasanya nyobain makanan di resto china macam Imperial Kitchen ini so pasti akan saya jawab, enak banget (kalau soal rasa). Tapi pertanyaannya, pengolahan makanannya bersertifikat Halal apa enggak? Pasti nanya juga dong ya, apalagi saya baru pertama kalinya nyoba makan di resto ini. Ya, meskipun sebelumnya juga pernah nyoba makan di resto China (yang berlabel halal), tapi tetap saja ada yang bikin deg-degan. 

Tau lah, kitorang dilarang makan pork, entah itu berbentuk minyak walaupun setetes, apalagi lemak, kulit, atau apapun yang bersentuhan dengan hewan tersebut. Jadi wajar kalau harus bertanya-tanya soal halal enggaknya. Tapi jangan khawatir, ternyata Imperial Kitchen ini sudah resmi mendapatkan sertifikat halal, karena pengolahan dan penyajiannya juga dengan cara yang halal (pegawainya kebanyakan orang-orang muslim). Jadi saya bersuka cita dan makan dengan tenang.

Ada Menu Apa Saja di Imperial Kitchen


Selain dimsumnya yang murah meriah (menu khas yang lebih dikenal kebanyakan orang), Imperial Kitchen juga menyediakan menu Nusantara diantaranya ada Aneka Nasi Goreng, Aneka Mie Goreng, Aneka Sup, Aneka Lumpia, Aneka Tumisan,  Menu Bebek Goreng, Menu Ikan Goreng, dan masih banyak lagi. 

Waktu itu kebetulan saya makan tidak sendirian, tapi ditemani banyak orang. Hahaha. Ceritanya ada Meeting gitu bareng Honestbee dan Blogger Perempuan. Kita ngumpulnya di Imperial Kitchen Citywalk Sudirman. Jadi nggak kelihatan jomblo kan? Hehe. Anggap aja lagi arisan ibu-ibu komplek.


Saking banyaknya menu yang ada di Imperial Kitchen, saya sampai bingung mau makan apa. Secara saya ini orangnya doyan makan, tapi kalau sudah ngeliat banyak makanan di depan mata gitu suka jadi kenyang duluan terus sakit kepala. 



Akhirnya untuk saya pribadi memesan Sup Pedas La Mian With Beef, sedang untuk dimakan bareng-bareng kita pesan Kai-Lan Dua Rasa sama Tahu Goreng disaosin gitu, lupa apa namanya, sapo tahu kali. Tak terlewatkan, kita pun memesan dimsum dung. Kan murah meriah. Only 10,000 dapat 4 biji.

Alasan kenapa milih Sup Pedas La Mian with Beef

Sebenarnya, saya sendiri tidak terlalu suka sama menu yang berbahan pokok mie. Kayak mie ayam, indomie dan sejenisnya. Tapi entah kenapa daripada milih salah satu dari menu nasi goreng atau nasi ayam, saya lebih tertarik sama Sup Pedas La Mian ini. Alasan paling mendasar adalah karena saya orangnya suka makan (makanan) yang berkuah semacam soto, sup, bakso dan sejenisnya. Alasan yang lebih mendasar lagi adalah karena saya punya wasir/ambeyen. Hmm, kan pasti langsung bilang, "Oooohhh.." atau "Owalah, pantesan!". Ya begitulah, jadinya saya memilih makanan yang berkuah.

Nah, ini nih momen yang bikin menarik. Saya ini kan nggak doyan mie, tapi kenapa kalo makan Sup La Mian ini saya habiskan sampai bersih, malah waktu itu saya pengen nambah lagi porsinya, tapi sayang waktunya nggak cukup karena kita harus fokus meeting projek Beelanja Challenge.


Saking semangatnya makan, saya sampai tercyduk oleh Sheni saat memasukkan mie kedalam mulut pakai sumvit 😁. Duh mbak, rakus bener yak! Tapi sumvah, rasanya beda aja gitu. Kayak mie rumahan bikinan sendiri (memang dibikin khusus sama Imperial Kitchen) plus ada rasa-rasa Tiongkoknya gimana sih buat ngejelasin yang lebih detailnya. Pokoknya enak pake banget deh rasanya. 


Jadi, Spicy Beef Soup La Mian in Szechuan Style alias Sup Pedas Lamian pake daging ini terdiri dari mie, diguyur kaldu kuah yang mengandung rempah dan berasa banget pedasnya, dicampur baby kailan yang seger banget, di atasnya ada beberapa potong irisan tipis daging sapi, di tambah dengan irisan daun bawang yang hijau subur di atas sendok khususnya. Kalian harus tahu, saya memang pecinta bawang-bawangan termasuk daun bawang dan seledri. Nggak heran dong kenapa saya jadi doyan makan La Mian ini.

Baru pertama kali nyobain saja sudah ketagihan mau nambah lagi, gimana kalau sudah nyobain menu berkuah yang lainnya? Tapi untuk nasi goreng seafoodnya sih lidah saya kurang cocok. Kemarin sempat mencicipi sedikit punya Sheni.


Ini penampakan nasi goreng milik Sheni. Gimana, kalian tertarik? Buat yang pecinta seafood boleh dicoba, lumayan lah rasanya tapi kalau di lidah jawa timuran saya kurang cocok, hehe. Nggak tau kenapa.



Nah selain Sup La Mian dan dimsumnya, yang saya suka dari Imperial Kitchen ini adalah teh khas Tiongkoknya. Nendang banget, dan pas di lidah rasanya. Dauh tehnya kerasa, wanginya lumayan menyegarkan, pahitnya pas, dan tidak terlalu manis.

Jadi, pas habis makan Sup La Mian ini kan saya pesan es teh manis. Eh, malah bikin lidah saya makin kepedasan, akhirnya saya menyeruput satu cangkir teh Tiongkok ini. Entahlah apa nama tehnya, tapi beneran saya suka banget tehnya. Langsung bikin badan terasa segar dan rasa pedas di lidah dan tenggorokan juga hilang.

Jadi, pengalaman saya makan di Imperial Kitchen untuk yang pertama kalinya ini sih tidak mengecewakan. Apalagi pas banget, La Mian menjadi menu yang cocok di lidah jawa timuran macam saya ini. Rasanya kalau ke Imperial Kitchen lagi mau nyobain menu lain yang sama-sama berkuah juga sih. Biar tahu, kali aja ada menu lain yang bakal lebih menggoyangkan lidah kan.

Siapa di antara kalian yang sudah pernah makan di Imperial Kitchen & Dimsum juga? Sharing juga dong makanan favorit kalian di Imperial Kitchen. Biar saya juga bisa membayangkan menu-menu lain selain Spicy Beef Soup La Mian in Szechuan Style ini. Kali aja ada yang bikin tergoda kan. :)

Spicy Beef Soup La Mian in Szechuan Style
Price: IDR 38,900
Rate: ★★★★ (5 stars)
MANTAP BANGET !

You Might Also Like

1 komentar

  1. Saya tim nasi goreng malahan. Ga begitu suka yg berkuah2 hehe

    ReplyDelete

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment below, then click post/ publish!
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Jangan meninggalkan link hidup, karena bakal dihapus secara otomatis. Thank you :)