Rindu Emak

rin·du a 1 sangat ingin dan berharap benar terhadap sesuatu: memiliki keinginan yg kuat untuk bertemu (hendak pulang ke kampung halaman)...

rin·du a 1 sangat ingin dan berharap benar terhadap sesuatu: memiliki keinginan yg kuat untuk bertemu (hendak pulang ke kampung halaman) ke·rin·du·an n perihal rindu; keinginan dan harapan (akan bertemu), begitulah kiranya makna rindu dalam KBBI. 

Lebaran tahun kemarin, aku masih bisa menginjakkan kaki di rumah yang penuh dengan gumpalan tanah liat itu. Aku masih bisa mencicipi buah labu kuning yang menggelantung di bawah rimbunnya dedaunan yang berduri tipis di belakang rumah. Aku masih bisa menikmati gulai bebek yang disembelih sendiri. Dan aku masih bisa memeluk dua pahlawanku, ibu dan emak. 

Dulu waktu aku masih kecil, aku sering mendengarkan dongeng sebelum tidur; menceritakan hidup di zaman penjajahan, menikah di masa pra-kemerdekaan, bertani di bawah tekanan yang mengasyikkan, semua terdengar haru dan senang. Aku memeluk tubuh emak yang gembul. Lalu tertidur dengan posisi bibir yang masih tersenyum. 

Kulit emak lebih bersih dan putih. Kuning langsat macam buah timun suri. Bening berkilau, tapi sayangnya dia pernah terkena penyakit kulit yang namanya pathek, hingga akhirnya membekas di tangan dan kaki macam buah keriput. Hidung mancungnya terkena penyakit polip, oleh karenanya sampai sekarang batang hidung dia tak nampak (kecuali ujungnya) karena keropos dan menghilang. 

Emak, ingat sekali waktu dia memasak sayur. Bumbu rempahnya lengkap sekali, sampai aku pun tergila-gila makan dua tiga kali. Dia ketawa sambil tersenyum, mengharap aku lebih cepat besar. Karena ia ingin melihatku jalan berdua dengan ibu. Serasa ia melahirkan dua kali, dan aku menjadi anak bungsu kesayangannya. 

Tiap kali ibu melarang membeli es krim, dengan hati-hati emak keluar lalu masuk lagi dengan membawa tiga es krim untuk kami. Aku sedih ketika emak mulai tak suka dengan ibu. Aku menangis ketika emak membentak ibu, tapi aku lebih sedih lagi ketika ibu juga tak suka emak, dan mulai marah-marah dengan emak. Serasa tak pantas dipertontonkan di depanku.


Emak berhati lembut selembut sutera. Ibu berhati keras sekeras batu. Tapi di suatu hari, mereka menjadi pelengkap kebahagiaanku di saat aku mulai merasa sedih dengan hal lain. Mereka memperhatikanku, seolah mereka adalah ayah dan ibu. Yang satu bekerja keras demi menghidupi kami bertiga dan yang satu lagi berperan sebagai ibu yang selalu mengayomi. 

Emak tak pernah belajar agama secara formal, pendidikan umumnya pun tak pernah ia sentuh. Ia cacat sejak muda. Ia anak paling bungsu yang paling menderita. Kakak-kakaknya semua sukses menjadi pilot, pedagang, pebisnis dan guru. Hanya karena sakit, ia tak pernah berkesempatan mendalami ilmu umum maupun agama. Ilmu agama yang ia tahu hanya sebatas yang ia pahami dari orang tuanya, pengajian di masjid, dan praktikum secara sosial dan kemanusiaan. Hanya keturunannya lah yang bisa ia andalkan. Termasuk aku. 

Hari ini, aku merasa lelah sekali. Perjalananku ternyata jauh juga. Aku mencoba berdiri sekuat tenaga, menggerakkan kaki untuk berjalan, aku terbujur kaku. Aku rindu pelukan emak, aku rindu menyaksikan perjuangan ibu. Aku rindu rumah kecilku, aku rindu semuanya. Rindu masa di mana aku masih menjadi anak kecil yang tak tahu apa-apa dan ingin tahu segalanya. 

Emak, semoga engkau diberikan kesehatan. Semoga Allah memberikan umur yang panjang, supaya engkau bahagia melihat cucu dan anakmu bahagia. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, dan semoga kita bertemu lagi nanti di surga. Aku rindu memelukmu, dan sungguh aku sangat rindu. 

Salam hangat dari cucu cantikmu, 
29/06/18 Cory.

You Might Also Like

2 komentar

  1. semoga emaknya sehat ya. bersyukur banget ya masih punya emak. dulu waktu kecil, yang selalu ngajak saya ke mesjid ya emak. sering-sering ditengoklah emaknya. pasti kangen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin ya Allah.. Iyaa, alhamdulillah mba. Kangen berat memang :')

      Delete

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment below, then click post/ publish!
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Jangan meninggalkan link hidup, karena bakal dihapus secara otomatis. Thank you :)