Pertama Kali Masuk Asrama

Hola hollan bekri. Malam yang sunyi, gue hanya bertemankan ilusi, yang tak mampu menyatakan  kepastian mimpi. Ya, gue mau hibernasi progra...

Hola hollan bekri.

Malam yang sunyi, gue hanya bertemankan ilusi, yang tak mampu menyatakan  kepastian mimpi. Ya, gue mau hibernasi program studi dan mulai menggauli blog lagi. Ah, lebay kamu! Iya, memang begini sifat asliku. Bhahaha, sapaan gue bertransformasi jadi aku. 

Dan ya, selamat menikmati kisah blog gue yang baru. "Asrama 195". Tempat di mana gue harus banyak-banyak ghibah-in temen sendiri yang "ngeselin". 

Mulai ya? Sudah siap kan? Oke, gue mulai sekarang. Baca pelan-pelan biar nggak keselek. Apalagi yang makan nanas, bisa lahiran muda sampeyan! He, lalu he ๐Ÿ˜

If you ask to me, what the time i move to this dormitory?
I answer, I starting when i met kopri in 2013.

Gue pertama kali kenal Asrama 195 saat gue mulai aktif di salah satu organisasi ekstra kampus. Sebut saja "pe-em sebelas" di tahun 2013 akhir. Awalnya, gue mengikuti Mapaba (masa penerimaan anggota baru) di Puncak, Bogor tahun 2011 akhir, saat gue masih menjadi mahasiswa baru kuliah filsafat. Terus gue mengikuti Sekolah Kader pertama di tahun 2012 awal dan mengikuti Sekolah Kader Nasional di tahun 2013 awal. 

Gue mulai sering aktif di KOPRI (wadah perempuan dari pe-em sebelas) sejak Konfercab masa jabatan 2012-2013 dimulai. Berawal dari gue ditunjuk sebagai ketua SKK 1 Se-Pulau Jawa pada akhir 2013 sebelum Konfercab KOPRI masa kak Liazul berakhir. Saat itu gue bener-bener "bego" berorganisasi politik. Ya, karena gue juga memang agak kurang interest sama jargon "politik" sih jadi belajarnya setengah-setengah, tapi berpolitik juga tidak ada salahnya. Seru malah. Ya, lumayan sih, tapi otak seni gue sedikit berkurang di sini. Jiwa entertain gue juga jadi sedikit memudar. Tapi, seneng aja.

Gue menjadi presidium sidang pertama (karena gue ketua konfercab kopri) untuk yang pertama kalinya. Kak Liazul sebagai Ketua KOPRI masa itu menunjuk gue secara langsung , padahal gue masih bego pake banget soal Konfercab, tapi gue mengiyakan saja. Ya, itung-itung gue belajar secara otodidak. Kan gue emang gitu orangnya, serba tahu bulet. Digoreng dadakan ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜…

Setelah kepengurusan selanjutnya dibentuk, gue jadi semangat buat belajar berorganisasi di KOPRI. Gue tercatat di SK sebagai Ketua LSO Jurnalistik dan berhasil menerbitkan "Tabloid KOPRI" dua Edisi selama satu tahun kepengurusan.

File Tabloidnya menyusul ya, soalnya gue inget, kayaknya gue masih nyimpen soft filenya. Tapi gue lupa narohnya di mana, he he.

Dari sinilah gue jadi penghuni Asrama 195. Di mana banyak banget kenangan manis, pahit, asam garam kehidupan. Kisah horornya pun ada. Penasaran? Stay tuned terus makanya. Follow blog dan semua akun sosial media gue biar bisa dapat updatean kisah menarik dari "Asrama 195".

Bye, buat pembukaan kali pertama gue pindah ke Asrama. Nantikan episod selanjutnya. Oiya, anw. Gue pindah ke asrama kerana menggantikan salah satu kader kopri yang turun jabatan, yaitu mbak Petty. Maksudnya beliau sudah tak ingin tinggal di asrama jadi jatah kamarnya gue yang nempatin. Alhamdulillah kan, gue jadi gak anti sosial lagi orangnya. Bhahaha, wkwkwk, ckckck, hahaha, hehehe.

Waallahul muwaafiq ilaa aqwamit thaariq,
Wassalamu'alaikum. wr. wb.

Read Other Articles

1 komentar

  1. waah kehidupan barunya cory masuk asrama ya. semangat deh langkah pertama untuk perjuangan kedepan.

    ReplyDelete

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment below, then click post/ publish!
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Jangan meninggalkan link hidup, karena bakal dihapus secara otomatis. Thank you :)

My Instagram

Cute Polka Dotted Beige Bow Tie Ribbon