#CORYTALKABOUTBEAUTY - Pengalaman Suntik Putih

Disclaimer : Sebelum baca tulisan gue menyoal suntik putih ini, gue mau bilang bahwa tidak semua orang yang melakukan suntik Vitamin C ...


Disclaimer: Sebelum baca tulisan gue menyoal suntik putih ini, gue mau bilang bahwa tidak semua orang yang melakukan suntik Vitamin C berdampak/ punya efek sama seperti gue. Ini adalah hasil pengalaman pribadi gue selama beberapa tahun ini (mohon dibaca sampai habis ya). Jadi buat yang ingin melakukan treatment suntik putih juga, alangkah baiknya googling dulu dan konsultasi dulu benar-benar. Selamat membaca πŸ‘―

Hallo beauties!

Kalian pernah dengar treatment suntik Vitamin C atau biasa dikenal dengan suntik putih tak? Oh ya, pastilah kalian sudah pada tahu dong ya. Injeksi Vitamin C atau biasa dikenal dengan suntik putih merupakan treatment peremajaan kulit yang dilakukan dengan cara menyuntikkan cairan Vitamin C ke dalam tubuh melalui pembuluh darah dengan tujuan menghambat kinerja enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen, sehingga kulit tampak lebih cerah dan bersih. Di sini, gue mau sharing pengalaman gue semasa suntik putih dan efek yang gue dapat setelahnya.

Bisa dibilang, gue adalah gadis baru gede yang tumbuh dewasa sebelum waktunya. Dari cara pemikiran gue sedari kecil, orang lain saja sudah bisa menebak kalau gue adalah anak hyperactive yang doyan kepo segala sesuatunya, termasuk menyoal beauty (skin care, makeup dan sekawanannya). Gue berani pakai makeup semenjak lulus SMA. Sebelum gue sibuk menyiapkan ujian masuk perguruan tinggi, gue sempat kerja di salah satu perusahaan telemarketing bidang media visual yang mengharuskan gue pandai bersolek dan menjaga penampilan (baca: tetap ayu, langsing dan mempesona). Jadilah gue model iklan spanduk lokal berbayar yang merangkap sebagai SPG bulanan Nutri Sari di PTC (Pakuwon Trade Center) Surabaya. Duh, nyinyir-nyinyir deh gue blak-blakan begini. Bhahaha πŸ˜€ Ditambah gue harus ikutan shooting jadi peran pembantu selama seminggu serial FTV "Ada Cinta di Bromo" di Malang with Vino G. Sebastian dan Jessica Iskandar. Woooo, langsung kepo ya! Untung udah dihapus sama PH Dharmawangsa Studio X nya. Hahaha, jadi kalian tak bisa liat di youtube! 😜

Dari situlah gue mulai ngikutin tren aktor juga SPG senior yang saban hari ngumbar cerita soal "Suntik Putih". Memang sih, kulit mereka licin mulus takde keriput jadi macam kulit bayi. Jadilah gue kepo sekepo-keponya, kira-kira rahasianya apa nih senior gue. Ternyata, mereka bilang itu hasil treatment Suntik Vitamin C. Well, gue bakal ngikutin saran mereka supaya gue juga tetap bertahan selama tiga bulan kerja. Maklum, liburan kelulusan itu rasanya hambar banget kalau nganggur.

Gue yang basically punya kulit kuning langsat ala Raden Ayu Kejawen jadi ikutan pengen punya kulit putih macam orang Korea (korean drama addict, ini salah satu alasannya juga), yang mana bisa gue lihat cerminannya setiap hari pada tubuh cici, cece, meimei, dan koko keturunan orang China yang everyday seliweran di depan mata. Gimana gue nggak terpesona pengen punya kulit bening licin seperti mereka. Duh duh mbak yu, mbak yu. Ampun deh. πŸ˜‚

Laroscorbine Mix Tationil

Gue bertanya dong sama senior gue, mereka melakukan treatment itu di mana, berapa budgetnya, pakai yang mana (secara, obat suntik putih itu nggak cuman siji (satu) tok cint, jadi harus tahu pilih yang mana). Alhasil mereka merekomendasikan gue ke Dr. Indah Dya Ekawati (nama sedikit samaran), salah satu dokter di klinik kecantikan yang ada di Surabaya. Sebelum gue treatment, pastinya gue konsultasi dulu ke dokternya, kira-kira kondisi kulit gue seperti apa, cocoknya suntik Vitamin C yang mana, harganya berapa (ini penting banget), efek dan selang waktunya berapa lama.

Setelah chit-chat lumayan lama, muka gue di facial dulu (pertama kalinya coy), baru gue melakukan treatment suntik putih tahap paling rendah, yaitu pakai Laroscorbine yang dimix dengan Tationil. What is Laroscorbine and Tationil? Buat kalian yang baru pertama kali dengar atau baru tahu, pasti penasaran kan obat keras seperti apakah keduanya, terus kandungannya apa saja kok bisa dipakai untuk mencerahkan kulit dan anti aging. Oke, baca baik-baik.

Sebenarnya, Laroscorbine ini merupakan obat yang berisi vitamin C dosis tinggi berupa asam askorbat dan ekstrak kolagen. Kalau dalam dunia kecantikan, laroscorbine ini ada tiga jenis yaitu laroscorbine nano dan laroscorbine roche serta laroscorbine diamond, dan biasanya dalam satu jenis Laroscorbine ini berisi 10-12 ampuls. 


Kalau Tationil sendiri merupakan nama patent untuk sediaan glutathion dengan kadar 600 mg/4 ml larutan injeksi. Glutathion sendiri merupakan suatu molekul asam amino yang penting dalam tubuh, yang bereaksi sebagai antioksidan, peningkat sistem imun dan detoksifier (pengeluaran racun/toksin dari dalam tubuh), dan tationil sendiri ini sebenarnya tidak berfungsi untuk kecantikan. Makanya waktu itu gue disaranin untuk suntik Laroscorbin+Tationil agar kandungan sedaripada dua obat keras tersebut berfungsi yaitu sebagai whitening (mencerahkan dan memutihkan), meningkatkan ketahanan tubuh (antioksidan), mengurangi kelelahan (fungsi dari Tationil), menjaga kulit untuk tetap sehat dan awet muda (anti aging) juga sekaligus detoksifikasi, serta menjaga pembentukan pigmen tubuh akibat paparan sinar UV A dan UV B. Jangan tanya masalah harga, lumayan nguras kantong coy!

Dan perlu kalian tahu, setelah gue melakukan treatment selama 6 kali (3 kali dalam seminggu), warna kulit gue beneran cerah, segar, dan licin. Haduh mak, anakmu jadi China, eh Korea! Tanda lahir gue aja sampai nggak kelihatan saking cibulnya. Mau fotonya? Jangan, nanti naksir. πŸ˜ŽπŸ’– Tapi beneran sih, gue jadi nggak gampang sakit gitu loh, kelihatan segar terus. Gue juga merasakan apa yang orang lain lihat dengan mata telanjang. (Gue jadi banyak fans, karena banyak yang nanya gue pakai cream and handbody apaan biar bisa mulus begitu, tapi gue diemin, pura-pura ayu. *najooong*)

Sudah Lelah Sama Jarum Suntik !

Sebagai perempuan yang berusaha untuk tampil cantik, pastinya butuh usaha keras dan pengorbanan dong. Begitu juga gue, harus rela dan tahan disuntik pelan-pelan yang rasanya perih pake panget, karena cairan tersebut dimasukkan ke pembuluh darah, bisa dibayangin betapa kerasnya usaha gue buat nahan semua itu. Ditambah lagi pernah kejadian jebolnya darah gue saat disuntik di siku bagian dalam yang disebabkan karena seringnya ditusuk jarum baby infus di situ, alhasil dipindahkan ke pergelangan tangan dan lagi-lagi harus memar selama dua hari. Setelah itu besoknya disuntik lagi. Hmm, mau cantik yo kudu sanggup berkorban yess, bukan melulu soal cinta dan hidup saja yang harus berkorban. Ternyata cantik juga butuh pengorbanan. (Laki-laki harus tahu, cewek cantik mana yang sanggup bertahan saat menggembel? Kecantikan luntur bung!) Yayaya 😁

Setelah 9 kali treatment, gue memutuskan untuk finishing. Lelah bung, lelaah! Lagipula, kulit gue udah semulus orang Korea mau disuntik terus, apa jadinya muka gue? Hahaha. Asli, gue panas-panasan seharian di Pantai berasa jadi bule, memerah sebentar balik segar lagi. Yasudah, akhirnya gue gak mau suntik lagi. Padahal masih ada tiga ampuls lagi untuk disuntikkan, tapi yasudahlah, gue pikir bisa dipakai bulan depan atau beberapa bulan lagi, biar gue menikmati kulit kinclong gue. Dan perlu kalian tahu, selain menjaga kulit dari dalam biar sehat, gue juga menjaga kulit luar gue. Ya, rajin-rajin pakai handbody sama luluran lah. Kalau gue sih dulu pakai hand and body Nivea varian mana aja, gue ngerasa cocok (beli kalau ada diskonan di minimarket, begitu banget ya gue).

Hyperpigmentasi? Seriusan!

Tiga bulan berlalu, gue mulai sibuk mengundurkan diri dan gue mulai persiapan ujian masuk STAN (Sekolah Tinggi Akutansi Negara). Gue udah masa bodo sama treatment suntik putih, toh kulit gue masih mulus aja. Toh masih banyak yang mempersunting! (Eaaa, ini abaikan) Gue mulai jadi anak rumahan lagi, belajar terus belajar dan belajar lagi. Sampai akhirnya gue ikut tes di Jakarta dan gagal masuk STAN karena gue telat pas berangkat tesnya. (Dijanjiin sama someone, katanya mau dianterin, ternyata gue ditinggal selingkuh. Hahaha, sudah sudah biarlah, sudah berlalu!) Maaf ya mas, anda keterlaluan! 

Akhirnya gue ikut beasiswa di kampus UIN Jakarta dan sampai sekarang gue masih menjadi mahasiswa Jurnalistik (kuliah kedua) di sini. Lambat laun, gue semakin acuh sama penampilan gue. Di samping gue kecewa karena masuk jurusan yang salah waktu kuliah pertama, gue bingung harus mulai dari mana karena gue ngerasa warna kulit gue semakin hari kok semakin menghitam alias Hyperpigmentasi. Sekali lagi gue capslock biar kalian peka, kulit gue jadi HYPERPIGMENTASI! Lo tahu kan macam mana bentuk kulit yang hyperpigmentasi? Makin hari makin kusut dan menghitam. Bukan pekat banget sih, tapi sawo matang!

Usaha demi usaha gue lakoni.

Setelah gue konsultasi ke klinik kecantikan (lagi-lagi masuk klinik), katanya itu efek dari suntik putih. Sampai sekarang pun gue masih mencari obatnya, kenapa produksi melanin di kulit gue semakin banyak, padahal segala treatment (selain suntik putih lagi) sudah gue lakuin. Dari mulai minum air putih banyak-banyak, minum greentea, pakai lulur, handbody, sunblock, khasiat al-fatihah, wudhu, pristine dan sebagainya, tapi hasilnya masih belum kelihatan. Malah kulit gue sekarang sensitif dan kering. Dulu mah dipuja-puji karena punya baby face. Sekarang mah apa atuh, kerutan aja mulai bermunculan. Digigit nyamuk dikit saja sudah bentol sejagung. Pakai makeup harus tebal-tebal, alhasil jadi pocong karena beda banget sama kulit tangan dan kaki. Usia gue yang 20an jadi terlihat 30an. Ditambah lagi, rambut gue jadi sering rontok, makanya jidat gue sekarang makin lebar. Hiks! Ya Rabb, pasrah aja deh bang, nunggu lulus kuliah, cari kerja, punya uang banyak, baru berani bertindak, BUKAN OPLAS LOH YA! Nanti pada salah paham lagi.

Serius ya, kalau kalian tanya apakah gue menyesal sudah treatment Suntik Putih? I said "Yess!" Gue benar-benar menyesal. 

Pesan moral yang bisa kalian ambil dari pengalaman gue di sini adalah jangan sekali-kalinya "mencoba" kalau kalian masih belum tahu apa dampak/ efeknya. Apalagi yang berkepanjangan begini. Cantik boleh, berkorban juga boleh, asal sesuai dosis dan usia aja. Kita nggak tahu bagaimana kehidupan kita selanjutnya. Kalau tahu hidup gue semandiri ini di negeri orang, nggak mungkin gue gegayaan dulu kemarin. Ikut tren yang bikin kantong gue jebol. Bokap bukan konglomerat, nyokap bukan lagi pengusaha. Jadi mau bagaimana? Mau nerusin treatment mahal kok ya gue masih harus sekolah. (puk puk, belajar yang rajin nak, sambil menggaet duit!) Selain itu, menjaga kesehatan juga sangat penting. Jangan sampai kita sehat di luar (terlihat cantik) tapi organ tubuh dalam kita ternyata sedang terluka. Huhu, sedih kan jadinya.

Duh, cabe rawit benar deh gue. Sok dewasa banget kemarin. Kalau sudah kayak gini, siapa yang mau disalahin kan? Gue pulang ke Surabaya aja, teman sekolah pada kaget, kenapa sekarang gue kok goreng (bahasa sunda: gosong) dan tutung (bahasa sunda: item) banget? Dalam waktu sesingkat ini, kulit gue jadi gak karuan. Gue sih yakin kulit gue bakalan sembuh seperti semula, tapi butuh waktu yang lama buat menetralisir racunnya. Kalau kata dokter klinik mah, "udah mbak, suntik putih aja lagi, anggap saja lanjutan yang kemarin!" Menurut ngana? Bayar pake bubur? *kebut nyari duit*

Setelah kejadian ini, gue jadi googling soal dua obat keras yang udah menyetubuhi pembulu darah gue kemarin. Ya, dan gue kaget sekaget-kagetnya dapat artikel dari kompas.com menyoal dua obat ini:

Gimana gue nggak deg-degan banget bacanya. Gue sekudet ini loh ternyata. Apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur. Apalagi ditambah dengan kalimat awal dalam penutup yang begini:

Ferdinand juga membeberkan bahwa selama ini banyak pihak yang secara tidak bertanggung jawab mengambil untung dari ketidaktahuan masyarakat. "Larascorbine dan kawan-kawan itu harganya sangat murah. Anda bisa dapat dengan harga Rp 10.000. Tapi dijual sekali suntik itu harganya Rp 600.000. Bahkan, ada beberapa center itu harganya Rp 1 juta," ujarnya.

Oh gusti, jadi inilah karma gadis cabe-cabean yang buru-buru dewasa!
Pengen tampil lebih cantik, malah gak bisa berkutik. Gimana mau lanjut jadi artis? Hahaha πŸ˜€πŸ˜‚ (jangan ditanggapi serius banget lah, serius biasa aja, hehe)

So, bagaimana? kalian masih ingin tampil cantik dengan treatment suntik putih?
Adakah di antara kalian yang pernah suntik putih juga? Efeknya bagaimana? Boleh dong sharing di kolom komentar!
Anw, buat yang tahu cara menetralisir racun-racun bekas obat-obat keras semacam dua yang gue sebutkan di atas, boleh dong share juga di kolom komentar :)

"Semoga, apa yang gue share di sini tidak menjadikan kalian berputus asa dalam berusaha untuk bisa tampil cantik. Tapi setidaknya ambillah pesan moral yang terkandung di dalamnya. Kalian boleh coba-coba ketika mengetahui sesuatu yang baru, tapi kalian juga harus bijak dalam memilihnya."

NB: Jangan terpesona sama updatean foto gue yang cakep membahana, karena itu semua berkat aplikasi makeup plus gue yang amat canggih (kalian boleh menghujat, eh salah, kalian boleh juga mencoba kehebatan aplikasinya)

Salam hangat dari gue beauties!
xoxo,

Read Other Articles

15 komentar

  1. Sebahaya itu ya ka suntik vitamin C. Alhamdulillah dapet informasinya dari sini, terimakasih informasinya kak cory :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ternyata begitu de kalau ngga sesuai sama dosis, ngeri banget :)
      Sama2 ya, jangan lupa dishare ke teman2nya..

      Delete
  2. Mantap banget. Bermanfaat loh. Terimakasih mba cory :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 kak Bella. Thanks udah mampir :)

      Delete
  3. Awla-awal baca tulisan kamu langsung kepengen coba, eh pas sampe paragraf akhir gak jadi deh haha. Takut karena kadang reaksinya juga beda-beda sih ya di tiap jenis kulit orang. Ada yang sekali suntik justru gak cocok misalnya malah timbul jerawat dari yang tadinya mulus hihi.

    www.zeillamudev.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia, aku salah satunya korban reaksi obat keras yg terkenal mempercantik kulit itu, efeknya gila bener :(

      Delete
  4. Bahayanya serius ternyata, yaudah kalo sekarang mahh kita banyak2 bersyukur aja karna terlahir dengan kulit yg alhamdulillah sehat walau tak seputih noona2 di korea. Hehehe
    Makasih ya kak Cory, tulisannya informatif bangett 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, kunci utamanya biar tetap sehat ya banyak2 bersyukur aja. Liat kanan kiri ngikut malah bikin kita jadi semerawut, xixi :) thanks juga ya udah mampir..

      Delete
  5. Dampaknya ternyata serem bgt ya.. Aku bnr2 baru tau bisa sampe hyperpigmentasi.. terimakasih infonya kak cory

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aku juga baru tahu. Dan bikin nyesel banget pokoknya. Huhu -,-

      Delete
  6. Wah bisa sampai begitu ya Mbak Cory. Kalau aku suka perawatan yang bikin cerah aja, apalagi di bagian wajahnya. Anyway makasih banyak sudah sharing pengalamannya. Semoga bisa jd bahan bacaan dan pertimbangan kalau ada yang mau melakukan treatment serupa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbaa, pengennya sih perawatan muka dulu untuk menetralisir kekusaman, tapi kok gak enak kalo terlihat pocong alias beda sama warna kulit tangan :(

      Delete
  7. Saya pernah suntik vit c, sekali...pas badan ngedrop. Efeknya malah ngantuk. Haha... Saya gak kepengen suntik putih. Lha gimana, sekali suntik ajah saya langsung molor. Tapi emang benner sih...kayak kecanduan. Liat teman2 kudu terus2an disuntik biar putihnya awet

    ReplyDelete
  8. kak coryyyy!!! aku baca ini merinding :( belum pernah sih suntik putih, mbayanginnya aja udah serem. kalo suntik vit c pernah tapi karena lagi ngedrop dan ga ada efek habis itu muka jadi cerah gitu

    kalo soal menetralisir pengaruh obat itu aku dulu seringin detox aja kak. ada tips tips detox (tapi dulu aku bacanya yang untuk keracunan mercury) yang ngaruh di aku misalnya oil pulling, minum jus beet dll. ngga ada salahnya dicoba juga karena ngga mahal. pernah pake kinohimitsu detox tapi abis itu lemes ke wc terus.

    semangat kak!

    ReplyDelete
  9. Cory~ ya Ampuuun lama gak bersua di blog kamu, udah ada postingan yang bikin excited buat baca pengalamanmu ini~

    seamngaat yak cory, gakpapa namanya jg belajar kekkkekee~

    ReplyDelete

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment below, then click post/ publish!
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Jangan meninggalkan link hidup, karena bakal dihapus secara otomatis. Thank you :)

Back to Top
Cute Polka Dotted Beige Bow Tie Ribbon