Terimakasih Tuhan, Telah Engkau Turunkan Malaikatmu Untuk Somalia !

Sumber foto: act.id Jakarta (lifeascory.com) - Sangat miris ketika mendengar dan menyaksikan langsung berita serentak di seluruh media...

Sumber foto: act.id
Jakarta (lifeascory.com) - Sangat miris ketika mendengar dan menyaksikan langsung berita serentak di seluruh media menyatakan bahwa saudara kita yang ada di Sudan Selatan, Yaman, Nigeria, dan Somalia telah ditelan musibah kelaparan dan kekeringan yang menyebabkan ribuan jiwa terenggut nyawanya. PBB telah menyatakan bahwa ada sekitar 20 juta jiwa di empat wilayah tersebut telah menderita kelaparan akut  sejak pertengahan Februari lalu.

Perdana Menteri Somalia pada awal Maret lalu juga mengatakan bahwa dalam dua hari terakhir sudah ada 110 jiwa yang tewas karena kolera dan malnutrisi. Semua berawal dari kekeringan (krisis kemanusiaan skala massif) yang mengganggu pertanian dan berimbas menjadi kelaparan jutaan orang. Lalu kekeringan kelaparan tersebut menimbulkan rentetan penyakit menular serupa diare, kolera, dan malnutrisi akut, yang berujung hingga di titik tanpa penyelesaian, yaitu kematian.

Angka kematian yang sangat mungkin untuk terus bertambah seiring bergulirnya panas dan terik tanpa air dan nihil makanan di Jubaland. 26 kematian warga Jubaland terjadi di dua titik yang berbeda di wilayah Middle Juba dan Gedo. Dikutip di salah satu berita online dikatakan bahwa Ibrahim Abdow, lelaki lewat paruh baya berumur 62 tahun mengatakan bahwa ia sudah berjalan jauh keluar dari Jubaland. Ia lari dari nelangsa, menumpang bus dan menunggang keledai. Ia mengatakan bahwa ternak sapi yang dimiliki semuanya mati. Kebun yang ia garap binasa karena tidak ada air. Sungai yang mengalir di Jubaland semua kering, tidak ada air mengalir yang bisa ia dapatkan. Setelah melewati ratusan kilometer lari dari Jubaland, Abdow dan keluarganya mengungsi sementara mendirikan tenda di pinggiran Mogadishu.

Sumber foto: act.id
Mendengar hal itu, Indonesia ingin mengirimkan malaikat terbaiknya untuk Somalia. Tanpa basa-basi, Aksi Cepat Tanggap (ACT) langsung menjawab aksi batinnya mewakili Indonesia untuk masyarakat Somalia. ACT mengirimkan Action Team untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada mereka. ACT mempersiapkan dana sebesar 5 milyar rupiah untuk pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut, dan dalam dua bulan ke depan, ACT juga akan mengirimkan kapal kemanusiaan yang membawa 10 ribu ton bantuan pangan untuk mereka.

Apa Itu ACT?

ACT atau Aksi Cepat Tanggap merupakan Lembaga Kemanusiaan yang memiliki VISI "Menjadi organisasi kemanusiaan global profesional berbasis kedermawanan dan kerelawanan masyarakat global untuk mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik" dan MISI "Mengorganisir dan mengelola berbagai persoalan kemanusiaan secara terencana, terkonsep, terintegrasi, dan berkesinambungan sehingga menjadi formula ideal dalam mengatasi berbagai problem kemanusiaan baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global. Mengorganisir dan mengelola segala potensi kedermawanan masyarakat global sebagai modal sosial untuk mengatasi berbagai problem kemanusiaan baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global. dan Mengorganisir dan mengelola segala potensi kerelawanan global sebagai modal sosial untuk mengatasi berbagai problem kemanusiaan baik dalam skala lokal, nasional, regional, maupun global." Untuk sejarah terbentuknya Lembaga ini bisa kalian lihat di website resminya, di sini.

Di pekan kedua Maret 2017 kemarin, Aksi Cepat Tanggap lewat Tim SOS (Simpathy of Solidarity) Somalia telah mendistribusikan tidak kurang dari 9,9 ton bahan pangan di Desa Kukari, wilayah Administrasi Lower Shabelle, yang berlanjut sampai ke wilayah Baidoa, pangkal kelaparan dan dilema Korela Somalia. Ada sekitar 16,5 ton bahan pangan yang sudah terdistribusi sampai ke kampung-kampung pengungsian mereka di Baidoa, wilayah sebelah Barat Laut Mogadishu.

Sumber foto: act.id
Sebenarnya, akar permasalahan di sini adalah air. Di Somalia air benar-benar tidak bisa ditemukan, bahkan sungai pun sudah menjadi daratan kering seperti gurun sahara. Saat penduduk setempat menggali sumur dengan kedalaman tidak lebih dari 20 meter, mereka hanya menemukan kesia-siaan. Lalu harus bagaimana? Menurut Andi Noor Faradiba dari Global Humanity Response, ACT memperkirakan bahwa satu buah sumur di Baidoa membutuhkan kedalaman hingga 350 meter, baru bisa ditemukan air. Untuk itu, ACT perlu berbuat sesuatu dan merencanakan bantuan dalam pembangunan sumur untuk jangka panjang agar bisa mengatasi kekeringan Somalia di tahun berikutnya.

Sungguh patut diberi apresiasi untuk Action Tim ACT yang sangat luar biasa. Mereka mampu meluangkan waktunya sebagai relawan aksi untuk terjun langsung menghadapi jutaan korban mengerikan yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Dari sini, tiada yang patut diucapkan selain "Terimakasih Tuhan, telah engkau turunkan Action Tim ACT sebagai malaikat untuk Warga Somalia mewakili bangsa ini, yang turut merasakan sedih dan berduka!".

Bagi kalian yang tersentuh dan ingin memberikan bantuan untuk Somalia. Bisa melalui Lembaga Kemanusiaan ACT yang inshaallah akan tersalurkan secara cepat dan tepat. Untuk informasi selanjutnya, bisa menghubungi Contact di bawah ini:

Website: www.act.id

Kantor Pusat
Menara 165, lantai 11,
Jl. TB. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur
Jakarta Selatan, 12560, Indonesia
Ph. +62 21 2940 6565,
Fax. +62 21 2940 6564

Kantor Pendukung
Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok B 8-9
Jl. Ir. H. Juanda no. 50, Ciputat, 15419, Indonesia
Ph. +62 21 741 4482,
Fax. +62 21 742 0664

Atau bisa langsung menyalurkan bantuan dana melalui no. rekening di bawah ini:

Bank BNI/BNI Syariah 66-00000-120
Bank Syariah Mandiri 777-778-9777
Bank Mandiri 128-000-4793-136
a.n Yayasan Aksi Cepat Tanggap

Read Other Articles

14 komentar

  1. Merinding bacanya kak πŸ˜₯😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dee. Jangan lupa berdoa untuk mereka. Dan kita tetap bersyukur sebanyak-banyaknya :)

      Delete
  2. 😭😭😭baca artikel kk,,kemarin aku nulisnya aja sambil gemeteran,betapa kita dsini hrs bnyk bersyukur hiks..

    plis visit n like my blog jg ya kak http://semangatdesti.blogjak.com/2017/03/mari-bantu-somalia-melalui-lembaga.html?m=1

    Dan blog coklat.my.id

    Tararengkyuuu kak Cory syantiiqq πŸ˜™πŸ˜™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sayaang. Alhamdulillah, di Indonesia masih diberi kecukupan oleh tuhan.. Makanya, kalau ada rezeki lebih boleh disalurkan melalui act.id dan jangan lupa bersyukur sebanyak-banyaknya :)

      Delete
  3. Salut untuk teman2 cepat tanggap yg berangkat ke sana, serta salut buat para donatur, semoga mereka selalu diberkahi Allah

    Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa mba Zefy, salut banget sama mereka. Amin, semoga selalu diberkahi..

      Delete
  4. Tetep yakin, Somalia bisa melewatinya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, semoga penderitaan mereka cepat berakhir :)

      Delete
  5. Sedih ya.. :(
    Alhamdulillah, bersyukur sekali jadi warga Indonesia. Thanks for sharing Mba'.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sedih banget mba. Sudah mah panas ya di sana, dilanda kekeringan pula. Iya mba, harus banyak bersyukur sebelum tuhan murka :')

      Delete
  6. Sedih mendengar kabar saudara2 kita di Somalia. Salut dengan ACT dan lembaga kemanusiaan lainnya yang telah membantu. Semoga dimudahkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, sangat sedih.. Alhamdulillah ACT langsung menjawab kepedihan Somalia.

      Delete
  7. Mahasiswa jurnalistik emang beda pendekatannya, keren tulisannya mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah, mas ichsan ini selalu bisa membuat saya semangat menulis lebih. Thanks mas :)

      Delete

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment below, then click post/ publish!
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Jangan meninggalkan link hidup, karena bakal dihapus secara otomatis. Thank you :)

Back to Top
Cute Polka Dotted Beige Bow Tie Ribbon