Pentingnya Komunikasi Dalam Organisasi Kemahasiswaan


Pentingnya Komunikasi Dalam Organisasi Kemahasiswaan - Di dalam suatu kelompok/ organisasi, selalu terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan hidup kelompok. Di antara kedua belah pihak harus ada two-way communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik. Untuk itu diperlukan adanya kerja sama yang diharapkan untuk mencapai tujuan suatu organisasi.

Kerja sama tersebut terdiri dari berbagai maksud yang meliputi hubungan sosial/kebudayaan. Hubungan yang terjadi merupakan suatu proses adanya suatu keinginan masing-masing individu, untuk memperoleh suatu hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kehidupan yang berkelanjutan. Bila sasaran komunikasi dapat diterapkan dalam suatu organisasi baik organisasi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, maupun organisasi kemahasiswaan, maka sasaran yang dituju pun akan beraneka ragam, tapi tujuan utamanya tentulah untuk mempersatuka individu –individu yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Pengertian Organisasi Kemahasiswaan 

Pengertian organisasi secara umum adalah sekelompok orang yang tergabung dalam suatu wadah yang menimbulkan suatu hubungan timbal balik, saling memberi dan menerima dan juga saling bekerjasama untuk melahirkan dan merealisasikan maksud (purpose), sasaran (objective) untuk mencapai tujuan bersama.

Sedangkan pengertian organisasi kemahasiswaan adalah suatu bentuk kegiatan yang terdiri atas sekelompok orang yang berada di bawah naungan perguruan tinggi (universitas), yang diselenggarakan atas prinsip dasar: dari mahasiswa, oleh mahasiswa, untuk mahasiswa, dan bertujuan sebagai sarana pengembangan diri, peningkatan ilmu pengetahuan, serta intregritas kepribadian dari mahasiswa itu sendiri.

Dengan mengikuti (tergabung dalam) suatu organisasi, mahasiswa akan belajar mengimplementasikan sebuah makna interaksi sosial (antar mahasiswa), juga belajar akan kemampuan dalam menyelesaikan sebuah permasalahan secara bersama-sama sehingga membentuk sebuah kepribadian yang kritis, enerjik, dan mempunyai semangat tinggi. 

Macam-Macam Organisasi Kemahasiswaan

Di Indonesia, organisasi kemahasiswaan dapat dikategorikan ke dalam 2 jenis, yaitu organisasi kemahasiswaan internal kampus dan organisasi kemahasiswaan eksternal kampus.

Organisasi kemahasiswaan internal kampus adalah lembaga-lembaga organisasi yang memiliki kedudukan resmi di lingkungan kampus (perguruan tinggi/ universitas) dan mendapat pendanaan kegiatan kemahasiswaan secara mandiri, dari pengelola perguruan tinggi dan atau dari Kementerian/Lembaga, pemerintah dan non pemerintah untuk memajukan program kerja serta kemajuannya lainnya. Bentuknya dapat berupa Ikatan Organisasi Mahasiswa, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Senat Mahasiswa tingkat fakultas dan Himpunan Mahasiwa Jurusan (HMJ). Kewenangan pengaturan sepenuhnya ada di tangan pemimpin perguruan tinggi yang dituangkan dalam Statuta (UU No. 12 Tahun 2012).

Organisasi kemahasiswaan eksternal kampus merupakan organisasi mahasiswa yang aktivitasnya berada di luar lingkup universitas atau perguruan tinggi. Organisasi ini biasanya berafiliasi dengan partai politik tertentu walaupun tidak secara eksplisit. Di Indonesia, ada beberapa organisasi kemahasiswaan ekstra kampus diantaranya adalah (Wikipedia) : 
  • Front Mahasiswa Nasional
  • Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
  • Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia
  • Himpunan Mahasiswa Islam
  • Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA PERSIS)
  • Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
  • Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
  • Lembaga Dakwah Kampus
  • Pelajar Islam Indonesia
  • Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
  • Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia
  • Serikat Mahasiswa Indonesia
  • Ikatan Mahasiswa Teknik Industri
  • Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia
  • Ikatan Mahasiswa Manajemen Pendidikan/Administrasi Pendidikan Seluruh Indonesia (IMMAPSI)
Pengertian dan Fungsi Komunikasi dalam Organisasi

Komunikasi dalam organisasi adalah komunikasi yang terbentuk di dalam sebuah organisasi, dimana proses komunikasi tersebut dipengaruhi oleh struktur hirarki dalam suatu organisasi.

Komunikasi menjalankan empat fungsi utama dalam sebuah organisasi diantaranya yaitu (Robbins, 2006:392) :

- Pengendalian

Fungsi komunikasi ini untuk mengendalikan perilaku anggota dengan beberapa cara. Setiap organisasi mempunyai wewenang dan garis panduan formal yang harus dipatuhi oleh pimpinan dan anggota. 

- Motivasi

Komunikasi memperkuat motivasi dengan menjelaskan ke para anggota apa yang harus dilakukannya. Seberapa baik mereka mengerjakan sesuatu, dan apa yang dapat dikerjakan untuk memperbaiki kinerja yang dibawah standar.

- Pengungkapan emosi

Komunikasi yang terjadi di dalam suatu kelompok atau organisasi merupakan mekanisme fundamental dimana para anggota dapat menunjukkan kekecewaan dan kepuasan. Oleh karena itu, komunikasi memfasilitasi pelepasan ungkapan emosi perasaan dan pemenuhan kebutuhan sosial.

- Informasi 

Komunikasi memberikan informasi yang diperlukan oleh suatu kelompok dalam organisasi untuk mengambil keputusan melalui penyampaian data guna mengenali dan mengevaluasi pilihan-pilihan alternatif.

Dampak positif dari adanya komunikasi dalam sebuah organisasi, diantaranya adalah:
- Komunikasi dapat meningkatkan tanggung jawab moral dan sosial
- Komunikasi dapat menimbulkan saling pengertian di antara sesama anggota
- Komunikasi merupakan suatu cara untuk mendorong manusia ke arah berfikir positif, logis dan kreatif
- Komunikasi sebagai alat utama bagi anggota organisasi untuk bekerja sama

Dampak negatif dari tidak adanya komunikasi dalam sebuah organisasi, diantaranya adalah:
- Diskusi dalam organisasi tidak akan berjalan baik
- Sulit untuk bekerja sama
- Terjadinya miss communication sehingga berakibat saling menyalahkan

Pentingnya Komunikasi dalam Organisasi Kemahasiswaan

Sebagai mahasiswa yang aktif dalam roda organisasi, tentunya banyak hal yang harus dipenuhi untuk mengimplementasikan hak dan kewajiban sebagai anggota organisasi tersebut. Jika diminimalisir, pentingnya komunikasi dalam organisasi kemahasiswaan diantaranya adalah:
1) Menciptakan interaksi sosial antar mahasiswa
2) Memahami maksud dan tujuan mereka mengikuti organisasi
3) Mendapatkan informasi dan wawasan (ilmu pengetahuan) yang lebih
4) Tujuan kegiatan dalam sebuah organisasi bisa terlaksana dengan baik
5) Terjalinnya kerjasama yang harmonis antar mahasiswa dan antar organisasi

Berkomunikasi berarti kita berusaha untuk berbagi informasi, gagasan atau sikap kita dengan partisipan lainnya. Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi social dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat. 

Di dalam suatu kelompok/ organisasi, selalu terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan hidup kelompok. Di antara kedua belah pihak harus ada two-way communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik. Untuk itu diperlukan adanya kerja sama yang diharapkan untuk mencapai tujuan suatu organisasi. 

Organisasi dapat dipandang sebagai suatu sistem pemrosesan informasi. Maksudnya, seluruh anggota dalam suatu organisasi berharap dapat memperoleh informasi yang lebih banyak, lebih baik dan tepat waktu. Informasi yang didapat memungkinkan setiap anggota organisasi dapat melaksanakan pekerjaannya secara lebih pasti. 

Sebagai mahasiswa yang aktif dalam roda organisasi, tentunya banyak hal yang harus dipenuhi untuk mengimplementasikan hak dan kewajiban sebagai anggota organisasi tersebut. Untuk itu, komunikasi dalam sebuah organisasi khususnya organisasi kemahasiswaan menjadi suatu hal yang amat penting. Karena dengan berkomunikasi, seseorang berarti sudah berhasil melakukan apa yang dinamakan interaksi sosial dalam sebuah organisasi, memahami maksud dan tujuan mereka mengikuti organisasi, mendapatkan informasi dan wawasan (ilmu pengetahuan) yang lebih, dan tujuan kegiatan dalam sebuah organisasi bisa terlaksana dengan baik, sehingga terjalinlah kerjasama yang harmonis antar mahasiswa dan antar organisasi.

Begitulah kiranya artikel yang bisa saya sampaikan tentang "Pentingnya Komunikasi dalam Organisasi Kemahasiswaan". Semoga Bermanfaat! 😊

No comments:

Post a Comment

Hello guys! Thanks for reading this article.
For leaving your comment, please write on the box comment below, then click post/ publish!
Mohon memberikan komentar yang bersifat membangun ya!
Jangan SPAM, karena bakal dihapus secara otomatis. Thank you :)

Instagram